
Salam buat para pembaca terimakasih sudah mampir dan dukung Karya dengan like, komen dan Vote ya...
Dukunganmu sangat berarti .
đđđđ
đșđșđșHappy Readingđșđșđș
Di toko pernak pernik Ica langsung jelalatan melihat accessories yang cantik dan manis sampai ia lupa tujuannya kesini.
âKira-kira kita beli apa Ca ? â Tanya Alex yang melihat Ica memperhatikan accessories.
âKalau menurut aku kotak musik iniâ
âCewek sukaâ
âIyaâ
âOke aku langsung bungkus ya, kamu tunggu disiniâ Ujar Alex.
âBaiklahâ
Ica berkeliling melihat dari meja satu ke meja yang lainnya.
Ia mencoba bando, topi dan beberapa pita rambut saat sedang asyik mencoba mata Ica tertumbuk pada sebuah gelang yang unik.
Gelang itu polos dan memiliki bentuk tanduk rusa didepannya.
âCantik sekali âujar Ica
âKamu suka ? âtanya Alex yang sudah ada disamping Ica.
âSuka sih aku mau beliâujar Ica.
âAku beliin kalau kamu sukaâ
âAku ada uang kok Lexâ
âHari ini aku yang traktirâujar Alex dan melihat gelang itu.
âGelangnya modelnya nempel kayak gini yaâ
âBisa dibuka deh Lexâ
âOhh memang gini kayaknya modelnya Caâ
âJadi kita pakai dia gituâ
âMungkinâ
âAyo kita bayarâajak Alex saat Ica sudah mengambil gelang itu.
Saat dikasir Ica bertanya tentang model gelang itu pada kasir.
âMba ini emang dapatnya dua pasang atau bagaimana cara pakainya ? â
âIni gelang couple Mbaâujar pramuniaga accessories.
âOh couple ya âujar Ica sambil menimang gelang itu.
âBagaimana Mba jadi ? âtanyanya lagi.
âIya jadiâujar Ica mantap dan mengisi pertanyaan dalam benak Alex, siapa yang akan diberikan oleh Ica.
âYang lagi satu buat siapa Ca ? â
Tanya Alex saat sudah selesai melakukan pembayaran .
âEmm kamu mau ? âtanya Ica pada Alex.
âEmang boleh ? â
__ADS_1
âNo problem kita kan bestodâ
âYa ampun bestodâujar Alex namun senang karna menerima barang dari Ica padahal kan dia yang bayarin.
âKamu yang warna hitam yaâujar Icaâ
âOkeâjawab Alex dengan bahagia.
Perasaan Alex saat ini tak bisa dilukiskan karna sedang bahagia, ia menjadi berarti meskipun Ica berkata bestod padanya.
(Bestod\=besti tapi diplesetin jadi bestod biar lucu).
Sepanjang perjalanan mencari tempat untuk beli makan Alex terus memandang gelang itu dan Ica memperhatikan Alex sambil tersenyum.
âDasar âucap Ica.
âJadi mau beli apa Ca ? â
âBeli crepes aja sama bobaâ
âOke â
Ica dan Alex berjalan menuju street food yang tak jauh dari tempat berbelanja tadi.
âIni punyamu Caâujar Alex dan duduk didekat Ica.
âAku baru tahu daerah sini malamnya sangat ramaiâujar Ica sambil melahap crepes.
âMemang ramai biasanya disiniâ
âEnak kamu Lexâujar Ica.
âEnaknya dimana Ca, kamu pikir aja kamu punya segalanyaâ
âPunya segalanya tapi hidup kita diatur 24 jamâ
âTapi terkadang aku nggak suka Lex, bebas itu lebih baikâ
âCa terkadang apa yang kita lihat diluar, nggak seperti yang ada di dalam mungkin saja kita melihat hidup orang lain enak tapi nyatanya hanya dialah yang tahu dan bisa merasakan â
âYa kamu memang benar Lex jika aku terlahir kembali aku ingin jadi orang biasa saja, minimal ortuku awetlah sampai maut memisahkan â
âCa orang tuamu berpisah itu adalah pilihan mereka dan kamu nggak bisa untuk melawan itu semua â
âYa soal itu aku paham Lex tapi kau tahu kan siapa yang jadi korban jika orang tua berpisah pasti anak-anak aku dan Devâ
âIntinya Ca kamu harus kuat dan tabah belum tentu ada yang bisa diposisi kamu sekarang ini jadi jalani dengan hati yang ikhlas â
âIya akan aku coba Lexâ
âNah gitu dong harus semangat â
Ica bersandar dibahu Alex dan Alex mengelus kepala Ica dengan lembut.
Alex sadar sejauh ini lebih baik ia dan Ica terus seperti ini karna jika ia jujur tentang isi hatinya pasti hari ini dan situasi saat ini tak akan pernah terjadi.
âKamu belum mau pulang sudah jam sembilan âtanya Alex pada Ica.
âOke deh aku malas nanti Dev nelponinâIca beranjak dari bahu Alex.
Alex menaiki motornya dan Ica pun demikian.
âLex lain kali jangan beli motor yang ribet kayak gini, mau naik aja aku kayak gorilaâujar Ica.
âHahaha kamu ada-ada aja sih Ca, kayk gorila segala macam â
âSerius kalau naik ini sampai Lombok Timur kayaknya aku nggak sanggup dehâ
âHeheheâ
__ADS_1
Ica menggenggam jaket Alex agar bisa naik memang motor yang membuat kesal.
Diperjalanan Ica melihat gelangnya yang manis itu.
Sungguh gelang yang cantik dan unik, saat sedang asyik memperhatikan gelang helm Ica terbentur dengan helm Alex.
âSorry Ca ada kucing lari tadiâ
âIya lanjut aja Lexâujar Ica masih terkejut.
âMaaf ya sekali lagi Caâ
âIya aku juga salah tadi, bukannya pegangan malah lihat gelangâ
âOke kita lanjut ya sudah dekat âujar Alex.
âIyaâ
Ica memegang ujung jaket Alex agar tidak terbentur mendadak seperti tadi.
Hal ini Ica lakukan hingga gang rumah saja saat dekat rumah ia melepasnya agar tidak menimbulkan gunjingan tetangga.
âSudah sampai ya Ca makasih karna sudah mau antar akuâ
âIya Lex sama-sama dan makasih gelangnya âucap Ica sambil menggoyangkan tangannya didepan Alex.
âOke kalau gitu aku pamit pulang ya salam sama Kak Devâ
âIyaâ
Saat Ica akan masuk ke rumah tamu Dev sudah menunggu disana dengan gaya klasiknya.
âKok pulangnya cepat Ca ? â
âSeharusnya aku tidak pulang âujar Ica ingin balik keluar.
âCoba keluar satu langkah aja aku sleding kepalamuâ
âIya aku balik âujar Ica dengan manyun.
âSeru kencannya ? â
âBodokâujar Ica dengan enteng lalu masuk kamar.
Dev hanya menyeringai dan mengikuti Ica dari belakang dan Dev tak menyadari ava baru yang ada di tangan kanan Ica.
âCa langsung tidur yaâ
âIya dasar kuat bicaraâteriak Ica dari dalam kamarnya.
Dev menggeleng perlahan mendengar ucapan Ica yang begitu ramah di telinganya.
Untung aja kamu adik aku coba kalau bukan.
âCantik sekkai gelang iniâujar Ica.
Tanpa Ica sadari jika nantinya gelang itu akan menimbulkan pertanyaan dari Nesa dan Gilang serta Fabian nantinya karna ini adalah gelang couple.
Ica tak memikirkan itu sampai kesana yang ia tahu hanyalah gelang itu cantik itu saja.
Alex yang bahagia karna bisa keluar dengan Ica hari ini berdendang dijalan sambil terus tersenyum.
âLex kamu benar-benar keren tapi kado ini untuk siapa ya karna aku emang tujuannya buat jalan sama Ica bukan buat beli kado, sudahlah aku simpan saja buat siapa aja yang undang aku ultahâ
Alex menarik gas motornya dan melesat membelah gelapnya malam.
Sementara Ica lupa kalau ia ingin bertanya kenapa susunan acara puncak malah pakai baju ala princes pada Neneknya,ia malah asyik bucin dengan gelang itu dan satu hal lagi yang ia lupakan kejadian tadi sore saat pulang sekolah ada seseorang yang melihat ia berbagi es krim dengan Kak Damar dan itu membuat berita hangat antara grup kakel dan grup khusus gosip sekolah mendapatkan bahan yang panas namun akan ditunggu terbit hingga selesai acara sekolah.
Pastinya kita tahu siapa yang akan membuat berita ini untuk. pertama kalinya.
__ADS_1