
Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan ⭐⭐⭐⭐⭐. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.
***
Bab 108
Tangis haru bahagia dirasakan oleh pasangan itu. Akhirnya, setelah penantian dengan penuh kesabaran putra mereka lahir ke dunia. Cinta dan kebahagiaan terpancar dari sorot mata Shine dan Amira.
"Terima kasih, Honey. Kamu sudah menyempurnakan hidupku lagi," ucap Shine, kemudian dia mencium kening Amira.
"Sayang, seharusnya akulah yang berterima kasih kepada kamu. Karena kamu sudah membuat hidup aku menjadi sempurna. Dengan cinta, kasih sayang, dan perhatian yang kau berikan kepadaku, kini aku menjadi seorang manusia yang merasa memiliki segalanya," ujar Amira.
Dicintai oleh orang yang kita cintai. Disayanginya oleh orang yang kita sayangi. Keberadaan kita dianggap berarti dalam hidupnya. Begitu juga sebaliknya, keberadaan dia sangat berarti bagi dirinya.
***
Satu tahun kemudian.
__ADS_1
"Osama, ayo, berjalan ke sini!" Shine mengajak bermain putranya agar berjalan ke arahnya dengan mengiming-imingi sebuah robot berbentuk kucing buatan Langit.
Shine sedang bermain bersama putranya yang bernama Osama Attar Andersson. Putranya itu kini baru berusia satu tahun dan baru bisa berjalan meski itu masih sering membuatnya terjatuh.
"Sayang, jangan mengajak Osama bermain di sana. Banyak barang-barang," ucap Amira mengingatkan suaminya.
Shine pun langsung menggendong putranya dan mengajaknya jalan-jalan berkeliling kantor. Setiap hari Amira mengunjungi kantor suaminya untuk makan siang bersama. Selain itu dia juga ingin agar putra semata wayang mereka juga punya waktu bersama ayahnya meski sebentar.
Bayi tampan dan mengemaskan itu banyak disukai oleh orang-orang. Banyak sekali yang ingin menyentuh atau menggendong balita yang memiliki lensa berwarna biru langit itu. Namun, sang ayah tidak pernah mengizinkan orang lain untuk menyentuh putranya. Hanya keluarganya saja yang boleh menggendong atau mencium Osama.
"Tuan Shine memang Hot Daddy!" puji yang lainnya.
"Rasanya aku juga ingin punya suami seperti itu," timpal perempuan berambut pirang.
Amira yang menyusul suami dan anaknya, mendengar ucapan para karyawati itu. Dia merasa tidak suka saat melihat cara mereka menatap pada suami dan putranya. Maka, wanita itu pun bergegas berlari pada Shine. Lalu, dia merangkulkan sebelah tangannya pada pinggang sang suami. Dia ingin menunjukan pada orang-orang kalau laki-laki ini sudah ada yang punya, yaitu dirinya. Jadi, jangan berharap bisa menjadikan Shine suami mereka.
"Honey, katanya lelah ingin istirahat?" tanya Shine sambil melirik ke arah perempuan berjilbab lebar.
__ADS_1
"Aku ingin jalan-jalan bersama orang-orang yang aku cintai dan sayangi," jawab Amira dan mendapat ciuman di pucuk kepalanya oleh Shine.
"I love you more and more," bisik Shine.
Mendengar ucapan dari suaminya ini membuat Amira tersipu malu.
"I love you more than that," balas Amira.
Manusia tidak akan pernah ada yang tahu secara pasti takdir apa yang akan mereka jalani. Seperti Amira yang ditakdirkan Allah untuk menjadi pendamping hidup dari Shine. Meski pertemuan mereka berawal dari sebuah insiden kecelakaan. Namun, dari sanalah Allah membolak-balikkan hati keduanya, sehingga saling mencintai dan menyayangi. Sampai terbentuk keluarga kecil yang bahagia.
Jodoh menurut Hadis Nabi Muhammad “Tidak ada yang dapat menolak takdir [ketentuan Allah] kecuali doa dan tidak ada yang dapat menambah umur kecuali berbuat kebaikan.” [HR Tirmidzi, HR. Ibnu Majah]"
***
TAMAT
Saya ucapkan terima kasih banyak untuk teman-teman semua yang sudah membaca karya aku ini. Ambilah nilai yang dikiranya baik dan abaikan sesuatu yang dirasa tidak ada manfaatnya. Sampai bertemu di novel aku yang lainnya. I Love You All ❤️.
__ADS_1