
Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan πππππ. Semoga hari ini kalian bahagia dan dimudahkan dalam segala urusan.
***
Bab 56
Martin dan Alex mendatangi markas keamanan Andersson yang ada di kota Alabama. Di mana dulu Martin pernah tinggal. Mereka juga mencari tahu kehidupan David selama orang itu tinggal di sana.Β
David dikenal sebagai orang yang pendiam dan kurang bergaul dengan orang lain.Β
"Dia itu tipe orang yang diam-diam menghanyutkan," kata Alex setelah membaca hasil penyelidikan pasukan khusus.
"Tuan Alex, sepertinya tuan Angkasa dan tuan Shine, sudah selesai melakukan penyelidikan di rumah itu. Bukti yang ada di rumah itu sudah kami terima. Sepertinya pihak polisi juga sudah mulai bergerak," kata salah seorang melaporkan keadaan di luar sana.
"Bagus. Dengan begini kita tidak perlu mengerahkan semua anggota kita ke dalam bahaya. Biar polisi dan pemerintah yang ambil alih," balas Alex.
Alex paling tidak mau membahayakan nyawa anak buahnya. Musuh mereka juga saat ini banyak sekali karena Juan berhasil melakukan pencucian otak pada orang-orang yang punya rasa benci pada kaum minoritas. Laki-laki itu juga sudah menguasai para gangster kelompok kecil yang jumlahnya hampir ribuan, untuk berbuat sesuka hati mereka dengan menamakan kebebasan. Mereka bebas melakukan apa saja tanpa batas, tetapi sering merugikan orang lain.
Alex menerima laporan dari komisaris kepolisian dari berbagai negara bagian. Mereka mengucapkan terima kasih atas bantuan keluarga Andersson, sehingga membuat mereka bisa menangkap para penjahat tanpa salah sasaran karena bukti yang dimiliki sangat banyak dan kuat.
__ADS_1
"Ada apa, Tuan?" tanya Martin saat melihat Alex tersenyum.
"Polisi dibuat repot dan penjara akan penuh oleh orang-orang jahat," jawab Alex.
Laki-laki yang kini sudah berkepala enam, tetapi masih terlihat bugar sepeti hot Daddy. Berdiri dari kursi yang sering ditempati sebagai pimpinan.
"Kita datangi markas pusat polisi. Pak Komisaris ingin membicarakan sesuatu," ajak Alex pada Martin.
Handphone milik Alex berbunyi dan menandakan adanya sebuah pesan yang masuk. Tertera nama Akira di sana.
Tuan Alex, aku dan Peter sudah berhasil membasmi sisa kelompok mafia Black Emperor.
'Bagus. Kelompok itu dari dulu memang bikin repot saja.' (Alex)
"Tuan Alex apa sudah terjadi sesuatu?" tanya Martin.
"Ya, setidaknya kelompok Akira dan Peter sudah menyelesaikan tugas mereka dengan baik," kata Alex sambil berjalan dengan langkah tegap menuju parkiran.
"Maaf, Tuan Alex. Kalau boleh tahu asal mula Juan begitu benci kepada keluarga Andersson?" Martin yang berjalan di samping merasa penasaran sekali.
__ADS_1
"Juan itu orangnya ambisius. Untuk mencapai tujuannya dia sering melakukan kecurangan dan segala cara dia gunakan untuk mencapai tujuan. Selain itu, dia tidak suka mengotori tangannya sendiri. Pasti menyuruh orang lain untuk melakukannya," jelas Alex yang kini duduk di kursi belakang.
"Lalu, mengenai kelompok yang sedang diburu oleh Akira dan Peter?" Martin semakin penasaran dengan kisah Tuannya saat masih remaja dulu.
Alex pun menceritakan secara garis besar kisahnya dulu. Sebenarnya kisah itu mulai Alex lupakan. Namun, lagi-lagi ada yang mengharuskan dirinya mengingat kembali.
Kelompok Black Emperor dulu menculik salah satu teman Alex yang merupakan anak pemimpin ketua mafia dan menyekap serta menyiksanya. Namun, dia memberitahu kalau kelompok saingan mereka yang melakukan hal itu. Sampai terjadi pertempuran besar-besaran antara 5 kelompok terbesar yang ada di Amerika waktu itu. Tiga diantaranya hancur oleh Alex dan teman-temannya yang menuntut balas atas kematian sahabat mereka.Β
Sementara itu, otak dari ide itu adalah Juan yang tidak pernah menampakan dirinya. Laki-laki itu salah memilih lawan saat menargetkan teman Alex. Dia juga tidak tahu kalau Alex adalah keturunan dari keluarga Green dan Andersson, dua keluarga yang punya kekuasaan di negara Adidaya itu. Itulah yang membuat kebencian Juan pada keluarga Andersson semakin bertambah.
***
"Tuan Juan, sekarang ini kelompok Black Emperor sudah tidak bersisa lagi karena ada pasukan khusus Andersson datang ke sana tadi dini hari. Mereka semua kalah dan menjadi tawanan," ucap Daniel.
"Lagi-lagi ulah Alex. Memang buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya," geram Juan Carlos.
Dia memiliki dendam warisan dari para leluhurnya untuk menghancurkan keluarga Andersson. Sebab, setiap mereka berbuat sesuatu, keluarga Andersson selalu menggagalkan rencananya.
"Tunggu saja pembalasan aku Alex!"Β Juan mengepalkan tangannya.
__ADS_1
***
Apakah Alex dan anak-anak bisa mengakhiri balas dendam dari Juan. Bagaimana nasib Angkasa dan Shine saat menghadapi polisi palsu? Tunggu kelanjutannya, ya!