
Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan 🌟🌟🌟🌟🌟. Semoga hari ini kalian bahagia dan dimudahkan rezekinya.
***
Bab 12
Shine menjalani terapi dalam pengawasan Angkasa. Kakaknya yang tidak banyak bicara, tetapi banyak bekerja. Jangan harap dia akan berlaku lembut pada adik-adiknya kecuali pada istrinya dan Bintang.
"Jangan tegang begitu. Lemaskan tubuh kamu," kata Angkasa saat Shine mencoba berdiri di palang besi. Shine pun menurut.
"Gunakan kekuatan tangan kamu. Jika sudah bisa menginjakan kaki dengan benar, baru boleh melangkah," lanjutnya.
Shine menggerutu dalam hatinya. Dia sedikit menyesal keputusannya pulang ke Amerika.
"Tahu kalau mama nggak jadi pulang, aku juga memilih tetap tinggal di Indonesia saja," gumam Shine sambil mencoba menginjakan kaki dengan benar.
"Fokus, jangan buyar konsentrasi kamu. Bisa-bisa kamu celaka," balas Angkasa.
Sudah satu jam lebih Shine belajar berjalan. Sebelumnya dia diterapi pijat oleh kakaknya itu sampai menjerit kesakitan. Namun, anehnya itu malah membuatnya merasa ringan kakinya dan nyaman saat mencoba belajar melangkah.
"Kak, Mama kapan pulang?" tanya Shine begitu selesai melakukan terapi.
"Mungkin masih lama. Mereka 'kan pergi berbulan malu setelah bisa lepas diri dari kalian berdua," jawab Angkasa.
Shine berdecak sebal. Dia dan Sky memang sejak kecil tidak bisa jauh dari ibunya. Bahkan mereka sering tidur di kamar orang tuanya, meski sudah besar. Dia paling tidak suka jika papa mereka ingin monopoli mamanya. Keduanya juga akan ikut kemanapun Cantika pergi. Bahkan mereka berdua memilih homeschooling daripada belajar di sekolah. Baru saat masuk universitas mereka mau bersekolah layaknya orang umum lainnya.
"Awas saja kalau papa membuat mama hamil lagi, aku tidak akan terima," ucap Shine dan mendapat jitakan dari Angkasa.
"Jangan berpikir yang aneh-aneh. Aku juga punya adik sepertimu, dulu tidak punya pikiran untuk menolaknya," balas Angkasa.
Shine hanya mengaduh dan menggerutu dalam hatinya saja. Dari semua orang, Shine paling tidak mau berurusan dengan Angkasa. Baginya, kakak sulungnya ini lebih mengerikan dari ketua mafia.
"Aku dengar dari Bintang kalau kamu sedang mengincar seorang perempuan di Indonesia," tukas Angkasa sambil tersenyum tipis.
"Sampai mana kak Bintang bercerita kepada Kak Angkasa?" tanya Shine dengan tatapan yang tajam.
Angkasa melihat ekspresi wajah Shine malah tertawa terkekeh. Tawa yang jarang diperlihatkan kepada orang lain kecuali keluarganya.
__ADS_1
"Apa jadinya saat perempuan itu tahu kalau kamu adalah kakak dari Rain. Aku harap dia tidak mundur dan menjauhi kamu. Karena aku tahu perempuan itu begitu sangat mencintai Rain," jawab Angkasa dengan nada yang serius.
Shine merasa kesal karena hanya dia yang tidak tahu kisah percintaan Amira dan Rain dahulu. Bahkan dirinya pun tidak pernah memikirkan tentang seorang wanita yang akan menjadi pendamping hidupnya sebelum bertemu dengan Amira.
"Tapi setahu yang aku dengar kalau Rania adalah cinta pertamanya Rain. Dia menganggap Amira adalah sosok perempuan ideal yang ingin dijadikan pasangan hidupnya dulu. Tapi nyatanya sekarang dia sangat bucin terhadap istrinya. Bahkan baru-baru ini dia membuat gaduh negaranya dengan menggoncangkan perusahaan dan memenjarakan orang yang sudah seenaknya mencium Rania," pungkas Shine.
"Ya, tapi kamu tidak tahu kalau Amira masih begitu mencintai Rain. Bahkan dia sampai jatuh sakit karena terus memikirkan adik bungsu kita itu," kata Angkasa memanasi Shine.
Shine tidak tahu hal ini, kalau bisa saat ini dia ingin sekali membungkam mulut kakak tertuanya ini. Namun, dia tidak bisa melakukan hal itu. Selain tidak punya bahan untuk membungkam Angkasa, dirinya juga punya kekuatan yang mengerikan selain otak jeniusnya yang di atas rata-rata itu.
"Menarik sekali. Dengan begini aku akan membuat Amira benar-benar mencintai aku dan melupakan perasaan pada Rain selamanya."
"Aku tunggu hal ini darimu,"
"Apa Kakak akan mendukung aku?"
"Jika hal ini membuatmu bahagia maka aku pun akan mendukungmu sepenuhnya."
Shine pun langsung memeluk tubuh kakaknya itu dan mengucapkan terima kasih.
***
Saat malam hari Shine dibangunkan oleh suara dari telepon. Terlihat nama Amira di layar, hal yang sangat langka terjadi.
"Halo,"
^^^"Shine tolong bantu aku!"^^^
Shine mendudukan tubuhnya. Dia merasa aneh tiba-tiba saja Amira mau minta tolong padanya.
"Bantu apa?"
^^^"Rania mengalami keguguran dan marah kepada Rain. Semua ini terjadi gara-gara keluargaku."^^^
"Apa?"
'Aku yakin kalau Rain benar-benar akan di habisi oleh si kembar, kakaknya Rania.'
__ADS_1
'Mama dan papa juga pasti akan ke Indonesia langsung kalau mendengar berita ini.'
^^^"Siang itu aku bertemu dengan Rain di rumah sakit dan kebetulan Abah sedang dirawat di rumah sakit. A-h, kamu tidak tahu siapa keluarga Rania itu,'kan? Rania adalah keturunan dari keluarga Hakim yang mempunyai pengaruh besar di negeri ini. Bagaimana jika terjadi sesuatu kepada keluargaku?"^^^
'Tentu saja aku tahu siapa keluarga Rania, karena dia adalah sepupuku.'
"Kamu tenang saja jangan takut aku akan datang ke Indonesia secepatnya."
^^^"Terima kasih, Shine. Mungkin dengan kehadiranmu di sini akan meyakinkan Rania kalau aku dan Rain benar-benar tidak memiliki hubungan apapun."^^^
"Iya, tenang saja. Aku akan meyakinkan Rania kalau kamu dan Rain tidak memiliki hubungan apapun."
^^^"Terima kasih, Shine. Aku benar-benar menantikan kehadiranmu di sini."^^^
***
Shine lupa kalau saat ini Sky sudah kembali ke Eropa. Ini membuat dirinya mau nggak mau harus menghubungi Bintang dan menanyakan keadaan di Indonesia.
"Kak Bintang, sebenarnya apa yang sudah terjadi di sana kenapa sampai Rania bisa keguguran?"
^^^"Ceritanya akan sangat panjang. Sebaiknya kau datanglah ke sini aku tidak mau terjadi sesuatu yang buruk kepada Rania,"^^^
"Aku dengar dari Amira kalau Rania keguguran karena keluarganya. Makanya dia meminta tolong padaku."
^^^"Ini hanyalah kesalahpahaman saja."^^^
Shine mendengarkan cerita secara garis besarnya dari Bintang (Baca Duda Vs Anak Perawan, lebih lengkapnya 😁). Setelah mendengarkan semua informasi yang dia dapat dari Bintang dan Mega. Shine memutuskan hari itu juga berangkat ke Indonesia menggunakan pesawat jet pribadi.
Dia tahu kalau keluarga Amira tidak punya niat buruk terhadap kehidupan rumah tangga Rania dan Rain. Meski ada hal yang baru dia dengar barusan dari Mega adalah keinginan Kiai Samsul menjadikan Amira sebagai istri kedua Rain.
Mega bercerita kalau Rain tidak punya keinginan untuk memiliki dua orang istri. Rain selalu menolak keinginan Kiai Samsul dan Amira dulu.
"Ada juga bagian cerita seperti ini. Aku baru tahu."
***
Apa yang akan dilakukan oleh Shine untuk menolong Amira? Sedangkan dia baru tahu Amira punya keinginan menjadi istri kedua dari Rain. Tunggu kelanjutannya, ya!
__ADS_1
Sambil menunggu up bab berikutnya, yuk baca juga karya aku yang lainnya.