CEO Narsis: Kau Ditakdirkan Untukku

CEO Narsis: Kau Ditakdirkan Untukku
Bab 40. Menikah!


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih, like, komentar, bunga, kopi, vote, dan ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ. Semoga hari ini kalian dimudahkan dalam segala urusan.


***


Bab 40


"Jadi, apa yang ingin dirundingkan kembali Kiai Samsul?" tanya Alex dengan tenang.


Laki-laki tua itu merasakan sesak di dadanya. Dia menarik napas perlahan dan menghembuskan secara perlahan. Kiai Samsul merasa ajalnya akan menjemput saat ini juga. Sementara itu, putrinya belum dia nikahkan. Padahal keduanya itu sudah saling dekat.


"Bagaimana jika kita nikahkan Shine dan Amira sekarang juga?" tanya Kiai Samsul.


Mendengar ucapan bapaknya Amira yang tadi menolak, kini malah berbalik mendukung. Tentu ini menaruh curiga Shine terhadap keluarga Amira.


"Apa alasan Abah sekarang ingin menikahkan aku dengan Amira?" tanya Shine.


"Aku tidak mau putriku terus berbuat dosa," jawab Laki-laki tua yang suka pakai baju model gamis.


Shine mengalihkan perhatiannya kepada Amira. Gadis itu menunduk sambil mainkan jari-jari tangannya.


"Perbuatan dosa apa, Abah?" tanya Sky ikut nimbrung.


"Apa kalian tidak melihat kalau tadi Amira menyuapi Shine? Padahal mereka itu belum menjadi suami istri. Dulu pernah terjadi dan aku sudah memberi peringatan pada Amira jangan sampai melewati batas. Mungkin dulu dia belum punya perasaan cinta kepada Shine, jadi tidak terlalu takut. Namun, sekarang berbeda, Amira sudah punya rasa cinta dengan Shine, begitu juga sebaliknya. Mereka sudah saling berbagi perasaan. Aku takutnya mereka lupa diri dan kalah oleh napsu. Maka, akan lebih baik kita nikahkan saja mereka saat ini juga," jawab Kiai Samsul.


Baik Shine dan Sky menganga mendengar ucapan bapaknya Amira, barusan. Cuma karena Amira menyuapi calon suaminya, maka pernikahan di percepat.


'Tahu gini, dari dulu aku minta menyuapi aku di depan Abah.' (Shine)

__ADS_1


'Wah, nggak menyangka hanya gara-gara menyuapi, Shine bisa menikah dengan Amira.' (Sky)


"Baiklah. Aku terima pernikahan antara aku dan Amira hari ini," ujar Shine.


'Ya Allah, ada apa dengan anak-anakku?' (Cantika)


'Inikan kemauan Shine dari tadi? Menikah hari ini.' (Alex)


Pernikahan antara Shine dan Amira akhirnya di gelar hari ini. Meski masih secara agama terlebih dahulu. Sebab dokumen milik keduanya belum siap. Kedatangan Kiai Samsul dan Ummu Habibah ke Amerika juga salah satunya untuk memberikan berkas milik Amira. Pernikahan beda kewarganegaraan memang agak ribet dibandingkan dengan pernikahan sesama satu warga negara.


Alex mendatangkan seorang Syekh yang merupakan mengurus Islamic Center dan kenalan baiknya sebagai penghulu. Juga beberapa rekan dia yang sering menjadi imam masjid untuk menjadi saksi pernikahan.


"Apakah semuanya sudah siap?" tanya Syekh Ahmad Husein.


"Insha Allah, sudah siap," jawab Shine dengan semangat.


"Bismillahirrahmanirrahim, dengan memohon Rahmat dan berkat Allah Subhanahu Wa Ta'ala, saya nikah dan kawinkan engkau Shine Atta Abdulmalik Andersson bin Alexander Green Andersson dengan putri saya Amira Nur Azzizah dengan mas kawin uang sebesar dua puluh juta dollar, dibayar tunai."


"Saya terima nikah dan kawinnya Amira Nur Azzizah binti Samsul Maulana Bahri dengan mas kawin uang sebesar dua puluh miliar rupiah dibayar tunai."


"Sah!"


"Sah!"


"Alhamdulillah,"


โ€œBaarakallahu laka wa baarakaa alaika wa jamaa bainakumaa fii khoir.โ€ (Artinya: mudah-mudahan Allah memberkahi kamu, baik dalam suka maupun duka dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan).

__ADS_1


Shine memasangkan cincin nikahnya kepada Amira. Lalu, gadis itu mencium tangan sang suami sebagai bukti penghormatan padanya. Setelahnya Shine berdoa dan meniupkan ke ubun-ubun Amira.


"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu kebaikan atas dirinya dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya. Dan aku mohon perlindungan kepadaMu dari kejelekan atas dirinya dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya."


ย Doa Shine yang di aamiin kan oleh Amira. Lalu, Amira pun meminta keridhoan pada Shine agar bisa menjadi istri yang sholeha. Tempatnya berbagi dan mengharapkan ridho pahala dari Allah.


Kini kedua sejoli itu sudah sah menjadi pasangan. Senyum merekah menghiasi wajah Shine. Tentu dibalik cadar Amira juga ada senyum cantiknya.


'Ya Allah, Engkau tahu siapa yang terbaik buat aku. Ternyata Shine ditakdirkan untukku.' (Amira)


'Aku percaya dengan takdir dari Allah. Jika, memang sudah Dia yang menentukan maka kita akan bersatu juga. Amira, kau ditakdirkan untukku.' (Shine)


***


"Apa kalian mengenal laki-laki bernama David?" tanya Martin.


"Aku belum menemukan siapa David yang dimaksud oleh Pedro," jawab Angkasa.


"Apa kamu tahu nama lengkap atau mereka tinggal di mana?" tanya Langit.


"Aku kurang tahu siapa David ini. Pedro hanya bilang 'Tuan David' dan kami dulu berpisah di daerah Alabama," jawab Martin.


Langit yang sejak awal menghadapi sebuah laptop, dia pun mulai menelusuri jejak di mana 'Tuan David' itu berada dan siapa dia sebenarnya.


"Kalian akan terkejut melihat sosok yang aku temukan ini," ucap Langit dengan senyum miringnya.


***

__ADS_1


Apakah Angkasa dan Martin mengenali orang itu? Tunggu kelanjutannya, ya!


__ADS_2