
Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan ⭐⭐⭐⭐⭐. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.
***
Bab 90
Amira kini sudah sampai di sebuah bangunan yang sangat besar, tetapi terlihat sangat menyeramkan. Dia memperhatikan keadaan di sekitarnya hanya terdapat hutan yang rimbun dedaunan dan pohon-pohon yang tinggi menjulang.
'Ya Allah lindungilah aku dan baikku.' (Amira)
Nick membawa Amira berjalan masuk ke bangunan itu. Dia memegang erat tangan wanita hamil itu agar tidak jatuh saat menaiki anak tangga. Bagaimanapun juga hati kecilnya masih menghormati keluarga Andersson.
"Jalannya hati-hati Nona Amira," ucap Nick.
Sebenarnya Amira ingin mendorong jauh tubuh Nick yang berjalan di dekat dengannya. Namun, kedua tangannya terikat di belakang, sehingga menyulitkan dia untuk melakukan perlawanan. Begitu mereka berdua masuk ke dalam ruangan itu sudah terdapat banyak orang yang berdiri di sana.
__ADS_1
"Selamat datang Nyonya Shine Andersson," ucap seorang laki-laki berusia paruh baya.
Amira hanya diam saja melihat ke arah orang itu. Dia tahu laki-laki itu dari foto yang ada di dalam laporan milik Shine. Nama orang itu adalah David.
***
Sementara itu, di tempat Angkasa dan saudara kembar lainnya. Mereka pergi ke salah satu bagian ruang bawah tanah yang luas dan gelap itu.
"Tentang penjahat yang bernama David itu, apa menurut kalian tidak aneh?" tanya Bintang kepada kedua saudara kembarnya.
"Maksud kamu?" tanya Angkasa balik.
Baik Angkasa maupun Langit terdiam karena mereka tidak menyaksikan langsung David yang ada di sini. Jadi, kemungkinan itu bisa saja terjadi.
"Karena aku tidak melihat adanya tanda lahir di tengkuk orang yang bernama David tadi," lanjut Bintang.
__ADS_1
Angkasa dan Langit terkejut mendengar ucapan dari saudara perempuan mereka. Dulu mayat yang wajahnya persis seperti Davis itu adalah salah satu anak buah Juan. Orang itu pernah menjadi angkatan bersenjata Amerika yang dikirimkan ke Irak.
"Aku curiga kalau orang yang bernama David itu punya banyak sekali kloningnya," balas Angkasa.
"Ya, aku rasa juga begitu. Dia melakukan hal itu semua untuk menyembunyikan jejak dirinya yang asli," tutur Langit.
Ketiganya pun melanjutkan kembali perjalanan untuk mencari sosok David yang berhasil kabur tadi. Sebab, mereka yakin kalau orang itu masih berada di sekitar sana.
"Pasti akan ada petunjuk yang ditinggalkan oleh dia tanpa sadar," kata si sulung sambil mengedarkan cahaya lampu senternya ke segala arah penjuru.
Setelah beberapa saat, mereka berjalan agak lama baru menemukan adanya titik terang dari orang itu. Langit menemukan adanya bekas jejak seseorang di ruangan itu. Lalu, mereka bertiga pun langsung menelusuri bekas jejak-jejak langkah yang tercetak jelas di sana, karena tanahnya yang basah dan lembab.
"Untung saja orang itu termasuk golongan orang yang kurang teliti atau dia tipe orang yang tidak suka disibukan dengan sesuatu yang dianggapnya tidak penting," tukas Langit.
***
__ADS_1
Akankah Shine berhasil menyelamatkan Amira dan bayinya? Siapakah David yang ada di bangunan terbengkalai itu? Tunggu kelanjutannya, ya!