
Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan 🌟🌟🌟🌟🌟. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.
***
Bab 38
Malam ini Shine dan Sky malah menghabiskan waktu dengan mengobrol bersama. Mereka banyak membicarakan masalah yang terjadi kemarin. Siapa orang yang sudah mengincar mereka. Sebab, semua penjahat yang memakai topeng badut itu tiba-tiba mati mendadak. Setelah diperiksa oleh Angkasa dan Langit, ternyata di jantung mereka terpasang sebuah chip kecil yang merupakan bom jarak jauh.
"Menurutku penjahat ini sangat cerdas. Bahkan dia bisa meniru barang buatan Kak Langit," kata Sky.
Shine pun setuju dengan pendapat Sky. Dia yakin kalau penjahat itu bukan orang sembarangan.
"Tapi menurut pengakuan Martin ini ada kaitannya dengan leluhur kita," lanjut Shine.
Sky pun mangut-mangut. Dia mendapatkan informasi ini saat melakukan perkumpulan dengan para pemimpin ketua divisi dari tim keamanan keluarga Andersson.
Alex yang memiliki pengaruh dan kekuasaan hampir di beberapa negara, otomatis memiliki orang kepercayaan dan mata-mata. Dia mempekerjakan orang-orang yang loyal terhadap dirinya. Sangat sedikit kemungkinan orang-orang yang bekerja kepadanya menghianati dia.
__ADS_1
Bahkan sosok Alex sangat disegani oleh kawan maupun lawan. Biasa banyak orang yang berpikir berulang kali untuk berurusan dengannya. Kecuali, kalau dia benar-benar sudah siap dengan kehancuran dirinya. Sebab, Alex bukanlah orang yang setengah-setengah dalam menyelesaikan masalah. Laki-laki itu pasti akan menyelesaikan sampai tuntas ke akar-akarnya, sehingga tidak ada masalah lagi di masa yang akan datang.
"Menurutmu apa penyebab dia ingin balas dendam kepada keluarga kita?" tanya Sky sambil meregangkan badannya yang terasa kaku karena duduk terus.
"Riwayat keluarga kita dari dulu adalah menentang adanya rasis. Dari kakek sampai leluhur semuanya, menganggap semua orang itu sama, baik dia itu berkulit hitam maupun kulit putih," jelas Shine.
"Kalau dilihat dari permasalahannya ini bukan terjadi saat ini maupun era zaman papa. Apa saat tahun 70-an terjadi sesuatu? Saat itu masih banyak terjadi rasisme Amerika," ucap Sky sambil mencoba mengingat-ingat apa ada kejadian heboh pada era zaman kakeknya, di mana saat itu terjadi rasisme terhadap orang kulit hitam.
"Berarti dia mempunyai masa lalu yang kelam dan ingin membalaskan dendam pada kita," tukas Shine.
"Kenapa kita yang jadi kena getahnya. Tahu saja tidak apa permasalahan mereka dulu," lanjut Sky dengan nada kesal.
"Yang bikin aku kesal adalah kenapa mereka mengejar kita berdua, tidak dengan ketiga kakak kita atau dengan adik kita," ujar Sky dan mendapat lemparan bantal dari Shine.
"Dasar tidak tahu diri, kamu ingin saudara kita mengalami hal yang sama," bentak sang kakak.
"Mana mungkin aku senang melihat mereka dalam bahaya," bantah Sky sambil bersungut-sungut.
__ADS_1
Shine mendelikkan matanya, karena merasa sebal kepada kembaran dirinya. Bukan hanya mereka bedua saja yang terancam nyawa. Bahkan nyawa ketiga kakaknya juga sudah terancam dari sejak mereka masih kecil padahal tidak ada sangkut pautnya dengan keluarga Andersson.
"Kok, berasa lucu, ya? Kita terlahir dari keluarga yang sangat unik," lanjut Sky.
"Maksud kamu?" tanya Shine tidak mengerti.
"Dalam diri kita mengalir kuat darah dari keluarga Andersson, keluarga Green, dan keluarga Mochtar," jawab Sky.
"Maksud kamu unik dari mananya? Menurut aku tidak yang aneh sama sekali," balas Shine.
Sky pun menjelaskan satu persatu tentang keluarga mereka. Keluarga Mochtar, dari zaman dulu sampai sekarang keluarga itu menikah di usia sangat muda. Abaikan yang menikahi secara dadakan. Lalu, keluarga Green, yang sering dikatakan memiliki kelainan sek_su_al karena tidak memiliki has_rat jika bukan pada jodohnya. Kebanyakan mereka patut dipertanyakan akan ke-jan-tan-annya dan tidak asing jika dianggap im-po-ten. Selain itu bola mata biru langit yang jarang dimiliki oleh keluarga lain, meski ada juga yang punya. Lalu, keluarga Andersson, orang yang sulit merasakan jatuh cinta, tetapi jika sudah menemukan pasangan mereka akan bertekuk lutut atau bucin terhadap pasangannya.
"Lihatlah, aku nanti tidak akan seperti kalian!" ujar Sky sambil tertawa.Â
"Nggak mungkin! Aku tak percaya. Kau pasti tidak akan beda jauh dari aku nanti," balas Shine dengan mendesis dan tersenyum miring.
"Lihat saja nanti!" tantang Sky.
__ADS_1
***
Bagaimana kisah Shine dan Amira? Akankah keinginan Shine di kabulkan oleh Kiai Samsul? Tunggu kelanjutannya, ya!