
Selesai mandi, Hana masih rebahan di atas ranjang Hana yang sekarang milik mereka berdua.
"Han jorok elo, mandi ngapa," ucap Zela melemparkan handuk bekas Zela mandi ke muka Hana, lalu Zela ikut duduk di sebelah Hana.
"Ih apaan sih, bentar ngapa," jawab Hana kesal lalu melemparkan kembali ke Zela.
"Nih gue tadi beliin elo makanan, baik kan gue," ucap Zela beranjak berdiri, melangkahkan kakinya menuju meja yang tadi ia letakkan makanan yang ia beli disana. Ia pun duduk dan mulai membuka kotak pembungkus.
"Elo beli sama siapa Zel?" tanya Hana.
"Ya tadi lah pas pulang gue mampir beli," jawab Zela.
"Hah berarti elo beli sama Firman dong," ucap Hana heboh lalu memposisikan diri untuk duduk. Zela pun menjawab ucapan Hana hanya dengan menganguk.
"Udah lah nggak usah brisik, nih nikmatin aja, enak tahu," ucap Zela memarkan makanannya lalu memasukkannya ke dalam mulut. Tak tahan dengan godaan Zela, Hana pun langsung merebut kotak makanan itu.
"Woi main rebut aja," ucap Zela kesal.
"Han Han gue mau nanya nih?" ucap Zela.
"Apaan sih, nanya mulu," jawab Hana kesal.
"Elo beneran nggak sih suka sama Firman?" tanya Zela menatap Hana.
"Iya lah beneran emang gue pernah bohong," jawab Hana dengan santainya. Hana tak menganggap pertanyaan Zela itu serius.
"Gue serius *****, kok elo gitu sih," ucap Hana kesal.
__ADS_1
"Iya nih gue serius," jawab Hana.
"Emang elo bisa suka sama Firman gimana sih? kepo gue, ceritain dong," ucap Zela.
"Elo tahu nggak, nih gue kasih rahasia buat elo," ucap Hana dengan ucapan yang serius.
"Apa apa, buruan cerita," jawab Zela yang sudah tak sabar.
"Jujur nih ya gue dulu itu suka sama si Opal, sebelum Firman datang," ucap Hana. Zela menatap mata Hana, tak ada sorot mata kebohongan disana.
"Waktu itu gue deketin Firman biar Opal itu nggak naruh harapan ke gue. Karena waktu itu gue mau ke Surabaya. Pas lagi sayang sayangnya gue takut ntar Opal sedih pas gue tiba tiba ngilang ke Surabaya. Jadi Firman gue jadiin bahan pelampiasaan," jelas Hana panjang kali lebar.
"Lah trus sekarang?" tanya Zela kembali.
"Sekarang ya sama, gue takut suatu saat nanti gue tiba tiba hilang dari kehidupan Opal, trus Opal sedih karena nggak ada aku. Mending gue dari sekarang deh siapin. Biar Opal nggak naruh harapan trus sama gue. Karena gue nggak bisa kasih apa apa ke Opal. Gue takut pas gue hilang kehidupan Opal jadi kacau. Jadi gue saranin deh buat Opal, cari cewe lagi," jelas Hana sampai mulut berbusa wkwk.
"Nggak tega gue, dia selama ini baik sama gue, masa gue lukain terus," jawab Hana.
"Emang elo nggak merasa bersalah gitu, liat Opal sekarang sakit hati terus?" tanya Zela.
"Ya sebenarnya gue merasa bersalah sih dan nggak tega juga sama Opal, tapi mau bagaimana lagi, nanti kalo gue tiba tiba ninggalin dia gimama?" ucap Hana.
"Emang elo mau ninggalin Opal kemana?" tanya Zela.
"Eh elo sebenernya ada apa sih sama Dimas?" tanya Hana. Wah skakmat, sekarang Hana yang kepo balik.
"Enggak ada apa apa kok emang ada apa?" tanya Zela.
__ADS_1
"Ada yang aneh nih di antara kalian berdua. Jangan jangan kalian pacaran ya?" tanya Hana menatap Zela dengan curiga.
"Enggak lah baru kenal masa udah pacaran," jawab Zela. Zela belum bisa jujur kepada siapapun termasuk Hana sahabat dekatnya. Zela belum siap.
"Han Han, Dimas sama Diva pacaran? atau pernah deket sih?" tanya Zela.
"Ah ini pasti ada apa apa nih di antara kalian," ucap Hana.
"Udah lah jawab dulu, nggak usah kepo," jawab Zela.
"Nggak tau sih gue kalo hubungan mereka. Tapi kayaknya mereka deket deh," jawab Hana.
"Eh Han berarti elo nggak suka sama Firman?" tanya Zela.
"Ya enggak lah, orang dia kasar gitu," jawab Hana.
"Lah selama ini? elo galau galuan tentang Firman, elo ganjen ke Firman buat apa semua, sok sokan lago rebutan Firman?" tanya Zela.
"Ya biar lebih menjiwai gitu, jadi Opal nggak bakal punya harapan buat gue," jawab Hana.
"Emang elo tahu kalo gue lagi sok galau karena Firman?" tanya Hana.
"Ya tau lah," jawab Zela. Zela pun menceritakan bagaimana galaunya dan kebucinan Hana pada Firman. Hana juga menambah cerita Zela yang belum Zela ketahui. Saat itu Hana sudah membuka semua kegalauannya dan kebucinannya kepada Firman. Tinggal Zela yang belum jujur tentang dia dan Dimas.
Maaf Han, gue belum bisa jujur. ~Batin Zela.
_________
__ADS_1
Untuk kalian pembaca setia, jangan lupa like, komen, vote and rate. Jangan lupa juga di share ke teman teman biar banyak yang baca, trus author semangat buat update.