
Hari ini akhir pekan, seperti biasa Lisa setelah bangun tidur lalu joging, tetapi kali ini Lisa bukan joging keliling komplek tetapi Lisa joging di taman. Setelah lari beberapa kali putaran Lisa merasa capek dan memutuskan untuk duduk.
"Nih buat lo," ucap seorang cowo sambil memberikan botol air mineral, lalu Lisa mendongak ke atas dan ternyata adalah Rafli.
"Enggak usah sok baik," ketus Lisa sambil merebut botol air mineral dari Rafli, Lisa pun langsung meminumnya.
Katanya tadi sok baik kok dihabisin. Dasar betina nggak jelas.~ Batin Rafli.
"Kok langsung abis," goda Rafli.
"Cih nggak ikhlas banget si, nih gue ke kembaliin," ketus Lisa, lalu Lisa memberikan botol air mineral yang hampir habis kepada Rafli.
"Ikhlas kok gue abisin aja," ucap Rafli lembut, lalu Lisa mengambil lagi botol air mineral dan meminumnya hingga habis.
"Cewek apa unta kok minumnya banyak banget," goda Rafli.
"Udah diem lo," bentak Lisa. Setelah habis, Lisa melepar botol air mineral itu sembarangan.Ternyata botol air mineral itu tidak sengaja terkena ibu ibu.
"Siapa yang lempar botol ini!" ucap ibu itu marah sambil memegang botol itu.
"Dia bu," ucap Lisa kepada ibu ibu itu sambil menunjuk Rafli.Ibu ibu itu lalu menghampiri Rafli dan Lisa.
"Anak jaman sekarang nggak tau sopan santun ya. Kurang ajar kamu. Nggak diajarin sopan santun yang bener apa sama orang tua kamu, lagian kan ada tempat sampah ngapain lempar lempat sembarangan," ucap ibu itu marah marah sambil menjewer telingan Rafli.
"Aduh ampun bu ampun maafin saya bu saya nggak akan ngulangin lagi," ucap Rafli memelas dengan tangan yang mengatup meminta maaf terhadap ibu itu.
Lisa yang berada di samping Rafli menyaksikan sambil tertawa, sebenarnya di hati kecil Lisa ada rasa bersalah kepada Rafli.
"Bu maafin saya ya bu, ibu kan cantik," ucap Rafli dengan muka memelas.
__ADS_1
"Ya udah jangan diulangi lagi," ucap ibu itu dengan nada yang sudah turun.
"Iya deh bu maap," ucap Rafli cengengesan lalu ibu itu pun pergi.
"Lo pulang naik apa lis?" tanya Rafli.
"Mau tau aja," ketus Lisa, lalu Lisa pergi meninggalkan Rafli tanpa berpamitan.
Nih cewe tiap ketemu level judesnya makin naik aja.~Batin Rafli.
Setelah sampai rumah, Lisa langsung mandi, setelah itu Lisa ke meja makan untuk sarapan. Selesai sarapan Lisa duduk di depan tv sambil menikmati kentang goreng. Beberapa menit kemudian bel rumah Lisa berbunyi, Lisa langsung membuka pintu dan betapa terkejutnya ternyata ketiga teman temannya yang sudah berada di depan pintu.
"Assalamualaikum," ucap Diva Hana dan Fira sambil senyum pepsodent.
"Waalaikumsalam," jawab Lisa.
"Pengin main," ucap Diva.
"Aduh kaki gue pegel ya allah," drama Fira menyindir Lisa karena belum disuruh masuk.
"Enggak usah drama buruan deh masuk," ucap Lisa, lalu Lisa dan teman temannya masuk ke rumah Lisa.
"Nih gue bawain martabak spesial kaya gue," ucap Hana.
"Ah makasih banget lo Han, lo emang temen gue yang paling baik," sindir Lisa kepada Diva dan Fira. Mereka pun menikmati martabak itu bersama sama.
"Aduh ada yang nyangkut di tenggorokan gue," sindir Fira.
"Iya kering banget nih tenggorokan," imbuh Diva.
__ADS_1
"Enggak usah nyindir, bentar gue ambilin lo pada air comberan," ucap Lisa.
"Jorok banget lo," ucap Hana, lalu Lisa pergi ke dapun untuk membuat kan minum para teman temannya itu.
"Wah panas panas gini kan seger," ucap Fira.
"Satu gelas 5000," ucap Lisa.
"Buset deh mahal bener," ucap Diva.
"Biar cepet kaya," canda Lisa lalu mereka berempat tertawa.
"Kaya gorila," ucap Diva dan mereka melanjutkan tawanya.
"Udah ah perut gue sakit," ucap Hana sambil memegangi perutnya.
"Iya gue juga," imbuh Diva, lalu mereka melanjutkan makannya.
"Eh buset dah lo nggak makan berapa bulan?" tanya Fira.
"Udah diem ah lu," ucap Lisa.
"Ke cafe yuk," ajak Diva.
"Entar aja abis dzuhur kita main dulu disini," saran Hana.
"Ya udah lah disini dulu," jawab Diva pasrah
Mereka pun melanjutkan obralan mereka sambil makan dan diiringi canda tawa.
__ADS_1