CINTA ANAK ANAK BAR BAR

CINTA ANAK ANAK BAR BAR
Episode 37


__ADS_3

Keesokan harinya, adalah hari pertandingan futsal putra/ putri. Lapangan futsal dan wasit pun sudah siap,disana juga sudah ada anggota OSIS yang menjadi para juri. Kini mereka sedang menikmati bekal di kelas X Ipa.


"Wah para cowo gantian dong yang bawa bekal, masa cewe mulu," ucap Diva protes.


"Iyaa tuh," imbuh Fira.


"Tiap pagi ke kelas mau numpang makan," ucap Lisa.


"Apalagi tuh Opal," ucap Hana sambil menunjuk Opal.


"Ya maap," ucap Opal.


"Ya udah deh besok besok kita bawa," ucap Dimas.


"Eh weekend kita bikin tumpeng yuk," ajak Rafli.


"Buat apa?" tanya Fira heran.


"Ya buat rayain ulangan kita lah," jawab Rafli.


"Ya udah besok di rumah gue, gantian biar nggak dikira makan mulu," ucap Opal.


"Iya udeh deh, bareng sama yang kalah taruhan," ucap Angga.


"No no no" ucap Lisa sambil menggerakkan jari telunjuk nya ke kanan dan ke kiri.


"Nggak, nggak boleh gitu," ucap Opal.


"Nggak bisa, kamu harus traktir kita di Jogja" ucap Hana.


"Wah wah kalian malaq nih," ucap Dimas.


"Ya nggak papa sekali sekali," ucap Diva sambil senyum pepsodent.


"Awas aja kalo kalian malaq," ucap Angga.


"Eh ini yang tanding cewe dulu apa cowo dulu," ucap Lisa.


"Kayaknya cewe dulu deh, kalo enggak selang seling gitu " ucap Rafli. Arif pun kebetulan lewat di depan kelas X Ipa. Lisa pun langsung berlari menghampiri Arif.


"Kak Arif," panggil Lisa.


"Iya ada apa dek?" tanya Arif.


"Kak tanding futsal nya cewe dulu apa cowo dulu," ucap Lisa.


"Oh nanti selang seling dek, cewe/cowo, kelas X XI XII" jelas Arif.


"Ya udah makasih kak informasi nya," ucap Lisa.


"Sama sama dek," ucap Arif, berjalan meninggalkan Lisa, Lisa pun kembali menghampiri teman temannya itu.


"Lo pada makan yang banyak ya, biar kuat pas tanding," ucap Rafli.

__ADS_1


"Emang lo mau bayarin," ucap Fira.


"Enggak lah," jawab Rafli.


"Panggilan untuk putri X Ipa segere masuk ke lapangan," ucap seseorang dari pengeras suara.


"Whattt!" ucap Lisa.


"***** gimana nih," ucap Hana.


"Untung kita udah pake baju olahraga," ucap Diva.


"Indah lo udah siap belum," ucap Fira berteriak.


"Udah,ayo kita ke lapangan" ajak Indah, mereka pun berjalan ke lapangan beserta anak X Ipa untuk mendukung mereka, tak lupa Rafli Angga Dimas dan Opal pun ikut mendukung kelas X Ipa, walaupun bukan kelas mereka.


Para cewe peserta futsal X Ipa, sudah berada di lapangan berhadapan dengan cewe X bahasa. Mereka pun mulai menggiring bola dan saling mengoper.


"Ayo Fir tendang tendang," teriak Angga.


"Semangat terus" teriak salah satu murid.


"Ayo kalian pasti menang," teriak Dani membara.


Teriakan dan sorak sorai para penonton pun menjadi semangat untuk para pemain futsal. Mereka saling mengoper bola,dan menjaga gawang untuk para kiper.


Prittttt


"Nih minum buat elo pada," ucap Dani sambil memberikan kantong kresek berisi air mineral.


"Thanks," ucap Lisa, para pemain putri X Ipa itu pun langsung meneguk air mineral hingga hanya botol yang tersisa.


"Kalian abis ngapain kok langsung abis," ledek Dimas.


"Mata lo rabun!kita kan abis tanding tadi," ucap Hana kesal.


"Ya selow girl nggak usah ngegas," ucap Opal.


"Terserah deh," jawab Hana.


Setelah lima belas menit istirahat, kini mereka harus kembali ke lapangan untuk babak ke dua. Teriakan dan sorak sorai para penonton pun muncul lagi.


Setelah dua puluh menit pertandingan babak ke dua, kini selesai lah permainan futsal putri antara kelas X Ipa dan X Bahasa. Skor yang mereka cetak adalah 4-3, jadi pemenang nya adalah kelas X Ipa.


"Kantin yuk," ajak Rafli dan disetuji mereka. Seperti biasa mereka duduk di tempat langganan masing masing.


"Lo pada ntar ikut tanding apa cuma nonton?" tanya Fira.


"Ya ikut tanding lah, kita kan udah keren gini" jawab Angga.


"Emang bisa," ledek Hana.


"Wah kita mah udah pro," jawab Rafli.

__ADS_1


"Jangan main kasar ntar di lapangan," ucap Lisa.


"Enggak lah, kita kan anak baik baik masa kasar sih enggak banget lah," ucap Dimas sombong.


"Wah sombong amat," ucap Diva.


"Gue nggak sabar deh pengen weekend," ucap Opal memelas.


"Bilang aja pengen cepet cepet makan tumpeng," sindir Dimas.


"Iya dong," ucap Opal penuh semangat.


"Eh kita nonton kelas lain yuk," ajak Angga.


"Males gue ngapain nonton orang," jawab Lisa.


"***** elo," ujar Angga.


Mereka pun melanjutkan makan dan mengobrol tanpa melihat pertandingan futsal kelas yang lain. Tak terasa matahari pun semakin naik ke atas, menyinari bumi di tengah tengah, tetapi cowo X Ips belum juga tanding.


"Aduh nih kapan tanding sih," ucap Rafli.


"*****, ini juga udah rapi udah siap pake baju futsal masa nggak jadi tanding," ucap Dimas mendengus kesal.


"Ini bisa bisa bau duluan sebelum kita ke lapangan," ucap Opal.


"Aduh kalian ribut mulu," ucap Lisa.


"Noh ada kak Arif ketos, tanya sana" ucap Fira sambil menunjuk Arif yang sedang mengobrol bersama temannya.


"Udah sana Dim elo yang tanya," ucap Hana.


"Males ah gue, pake jalan segala," ucap Dimas mengeluh.


"Ya udah yuk sama gue aja," ajak Rafli.


"Ya udah ayo," jawab Dimas pasrah. Rafli dan Dimas pun menghampiri Arif.


"Kak Arif," panggil Rafli.


"Oh iya ada apa?" tanya Arif berbalik menghadap Rafli dan Dimas.


"Kak cowo X Ips tanding nya kapan?" tanya Dimas.


"Kayaknya besok deh, sekarang kan udah panas jadi udah mau bubar pertandingan nya" jelas Arif.


"Ya udah kak makasih," ucap Rafli berjalan meninggalkan Arif.


"Gimana?" tanya Opal penasaran.


"Kita besok, sekarang udah mau bubar pertandingan nya," ucap Rafli.


"Ah ***** ya udah deh," jawab Angga pasrah.

__ADS_1


__ADS_2