CINTA ANAK ANAK BAR BAR

CINTA ANAK ANAK BAR BAR
Episode 40


__ADS_3

Pagi ini mereka sudah berkumpul di rumah Lisa, sebelum pergi ke rumah Opal.Karena hari ini weekend mereka berangkat agak pagi supaya tidak terjebak macet.Mobil pun melaju meninggalkan rumah Lisa menuju rumah Opal.Setelah beberapa menit perjalanan akhirnya mobil pun sampai di rumah Opal.


"Assalamualaikum," ucap Rafli, Dimas dan Angga mengetuk pintu.


"Naufal," teriak Diva.Seorang ibu ibu cantik pun membuka pintu yang tak lain adalah mamah Opal.


"Waalaikumsalam," jawab Sasa (mamah Opal)


"Ayo anak anak masuk," ajak Sasa,mereka pun berebut untuk masuk ke dalam rumah Opal.


"Silahkan duduk," ucap Sasa.


"Tante Sasa Naufal mana?" tanya Dimas.


"Katanya sih Naufal mau mandi,dia baru bangun tidur," jelas Sasa.


"Ohh".


"Ini siapa cantik cantik banget," ucap Sasa.Mereka pun memperkenalkan diri mereka kepada Sasa.


"Kalian berteman sejak kapan,tante liat waktu yang terakhir main cuma ada cowo cowo ini," jelas Sasa.


"Waktu awal awal kelas X tante," ucap Hana.Sasa pun manggut manggut paham.


"Mamah baju Naufal mana yang item," teriak Opal dari dalam kamar.


"Aduh kebiasaan itu anak, tante ke kamar Naufal dulu ya," ucap Sasa.


"Oh iya silahkan tante," ucap Lisa tersenyum ramah.Sasa pun meninggalkan mereka dan menuju ke kamar Naufal.


"Wah ternyata Opal masih kaya anak bayi ya," ucap Hana.


"Iya,suka teriak teriak gitu," ucap Dimas.


"Tuh mamahnya nggak bangkrut apa ya punya anak kaya Naufal," ucap Opal.


"Aduh Opal ada ada aja," ucap Lisa, lalu mereka pun tertawa atas kelakuan Opal.Sasa pun kembali lagi ke ruang tamu bersama si Opal.


"Maaf ya kalian jadi nunggu lama," ujar Sasa dan di balas senyum oleh mereka.


"Hai gaes," sapa Opal.


"Apaan lo Pal kok kaya orang nge vlog si," protes Dimas.


"Mah kita disini mau buat tumpeng," jelas Opal.


"Kenapa baru bilang?" tanya Sasa terkejut.


"Sebenernya waktu Opal pulang Opal mau ngomong ke mamah eh malah mamah pergi ya udah deh baru ngomong sekarang," ujar Opal.


"Kamu kan baru bilang jadi nggak ada bahan bahannya," ucap Sasa.


"Ya udah tante kita ke pasar aja tante," ucap Diva.


"Iya ke pasar aja,kalo pagi gini kan masih fresh," jelas Sasa.

__ADS_1


"Ya udah mah kita ke pasar sekarang," ucap Opal.Mereka pun keluar rumah dan menuju mobil.


"Ya udah kalian hati hati" ucap Sasa dan dijawab dengan bunyi klakson.Sasa pun kembali masuk ke dalam rumah, disana ada suaminya yang sedang mencarinya.


"Mah tadi ada apaan kok papah kaya denger suara mobil terus obrolan di ruang tamu," ucap Rendi (Papa Opal).


"Oh itu tadi ada temen temennya Opal pah," ucap Sasa.


"Lah sekarang pada kemana?" tanya Rendi.


"Mereka mau ke pasar tradisional buat beli sayur sama bahan bahan buat bikin tumpeng," jelas Sasa.


"Mereka mau bikin tumpeng mah?" tanya Rendi penuh semangat.


"Iya pah,mungkin mau rayain nilai mereka" ucap Sasa.


"Wah bagus itu anak anak," ucap Rendi.


Mobil pun melaju menuju pasar tradisional, setelah beberapa menit melaju akhirnya sampai di pasar tradisional tersebut.Mereka pun turun dari mobil.


"Gimana nih rame banget para emak emak," ucap Opal.


"Bagi tugas aja kali ya," ucap Lisa.


"Bagus kalo gitu," ujar Hana.


"Kita bikin tumpeng nya nasi kuning kan bukan nasi putih?" tanya Fira.


"Iya kita bikin nasi kuning," jawab Lisa.


"Pal rumah lo ada beras nggak," ledek Angga.


"Dimas sama Diva beli sayur sayuran," ucap Rafli.


"Ya udah iya" jawab Diva pasrah.


"Elo sama Lisa beli tempe sama sama bumbu dapur," ucap Angga sambil menunjuk Rafli.


"Lah gue sama Fira beli daging ,tempe, telur" imbuh Angga.


"Angga lo sekalian beli daun pisang kalo ada" ucap Hana.


"Ya udah deh ntar gue usahain," jawab Angga.


"Trus gue sama Hana beli seafod sama kelapa trus juga beli santan" ucap Opal.


"Ya udah yuk let's go," ucap Opal penuh semangat.


"Kita ntar kumpul di mobil lagi," ucap Rafli.


Mereka pun berpencar di pasar bersama pasangan mereka untuk mencari yang mereka butuhkan.Hampir 1 jam mereka berpencar di pasar,akhirnya Lisa dan Rafli yang pertama datang, di susul dengan Dimas dan Diva.


"Wah itu mereka kok lama banget ya," ucap Lisa.


"Seharusnya Opal kan udah sampai," ucap Dimas.

__ADS_1


"Mungkin cari kelapanya yang susah," ucap Diva.


"Ya udah kita tunggu," ucap Rafli.Setelah 10 menit akhirnya Angga dan Fira muncul di hadapan mereka.


"Wah nih jangan jangan kalian kencan ya," ucap Diva penuh selidik.


"Enggak lah,kita susah cari yang jual daun pisangnya," ujar Fira.


"Nih juga bawa telur nya hati hati,kan rame," imbuh Angga.13 menit kemudian Opal dan Hana pun mencul di hadapan mereka dengan kantong kresek dimana mana.


"Kok kalian lama banget sih, tadi kan cuman beli seafod sama kelapa trus juga beli santan," ucap Fira.


"Iya, lah itu ngapain kantong kresek banyak banget?" imbuh Dimas.


"Gue susah cari kelapanya, ada nya di bagain belakang pasar," jelas Hana.


"Lah ini si Nopal malah beli jajanan pasar," imbuh Hana kesal.


"Wah curang banget lo pal," ucap Diva.


"Ya enggak lah, ntar kan bikin tumpeng sambil menikmati jajanan ini," ujar Opal sambil senyum pepsodent.


Mereka pun memangku barang belanjaan mereka,k arena tidak muat jika ditaruh di dalam bagasi.Hari agak siang jalanan pun agak macet,setelah mobil menebus macet akhirnya sampai juga di rumah Opal.


"Assalamualaikum," salam mereka bersamaan.


"Waalaikumsalam," jawab Sasa sambil membuka pintu.


"Eh kalian masuk," ucap Sasa.


"Ini siapa yang beli kaya gini," ucap Sasa bingung sambil mengambil jajanan pasar.


"Aku mah," ucap Opal senyum pepsodent.


"Kamu beli aja pal?" tanya Lisa.


"Ada klepon,onde onde,kue cucur,pastel,bolu kukus,dadar gulung,getuk lindri," ucap Opal.


"Ada juga bubur sumsum,putu ayu,kue pukis,ongol ongol sama bubur ketan hitam," imbuh Hana.


"Kalian beli se pasar?" tanya Dimas heran.


"Santai aja ntar juga bakalan abis," ucap Lisa.


"Ya udah bahan yang buat tumpeng taroh dapur aja,kita sekarang nikmat dulu jajanan pasarnya," jelas Sasa.


Para cewe pun ikut Sasa ke dapur untuk menata barang belanjaan mereka.Diva sedang menata jajanan pasar itu di piring, Lisa sedang membuat teh hangat untuk teman jajanan tersebut.Setelah semua selesai mereka kembali ke ruang tamu dengan membawa makanan.


"Wah gini kan enak," ucap Opal.Tiba tiba Papa Opal pun datang.


"Wah kalian lagi pesta jajanan pasar ya," ucap Rendi (papa Opal) ikut duduk.


"Iya pah sini gabung aja," ajak Opal.


"Wah banyak banget nih ya," ucap Sasa.

__ADS_1


"Iya ini opal sama hana kalo beli nggak kira kira," ujar Diva.


"Nggak papa lah kan warganya juga banyak," jawab Hana.


__ADS_2