CINTA ANAK ANAK BAR BAR

CINTA ANAK ANAK BAR BAR
Episode 86


__ADS_3

Kini Hana sudah merebahkan tubuhnya di kamar yang ia tempati dulu setelah tadi Pak Jajang menjemputnya di bandara. Setelah Hana menyetujui tinggal kembali di Jakarta, Ayah Hana pun langsung memperkerjakan kembali Pak Jajang yang sebelumnya ia berhentikan karena tidak lagi membutuhkan jasanya.


Hana merasa tidak asing dengan kamar yang ia gunakan saat ini, kamar yang masih tertata rapi dan terurus, tetapi otak Hana belum bisa mengingat. Dulu dia pun bisa sepuas puasnya berguling guling dijaranjang, tetapi sekarang dia harus berbagi ranjang dengan temannya itu.


Keesokan paginya, anak anak bar bar SMA Harapan sedang berkumpul di rumah Lisa untuk pergi ke sekolah melihat hasil ujian mereka. Mereka pun semakin di buat cemas. Rafli pun melajukan mobilnya menuju SMA Harapan.


Sesampainya di sana, banyak orang yang desak desakan untuk melihat hasil ujian mereka. Anak anak bar bar SMA Harapan memilih untuk pergi ke kantin dulu dari pada ikut desak desakan dengan anak anak yang lain.


"Ih nilai gue berapa ya," tanya Fira yang diliputi kecemasan.


"Santai aja santai," jawab Firman.


"Elo dari kemarin santai mulu," jawab Diva.


"Pal sana elo tengok, masih rame nggak," ujar Rafli.


"Enak aja masa gue sendirian, ayo temenin," jawab Opal menarik tangan Rafli. Rafli pun hanya pasrah mengikuti langkah Opal.


Sesampainya disana ternyata hanya ada beberapa orang saja itu tandanya sudah agak sepi, Opal dan Rafli pun kembali ke kantin untuk memberitahu teman teman. Mendengar ucapan Rafli mereka semua pun langsung berdiri, melangkahkan kakinya melihat hasil ujian mereka.


"Alhamdulillah kita semua lulus," ucap Diva dengan senyum yang mengembang.


"Apa gue bilang, santai aja kali," timpal Firman.


"Ya terserah elo deh," jawab Diva yang malah meladeni ucapan Firman yang santainya nggak main main.


Karena Hana tidak ada, jadi Lisa lah yang mendapatkan nilai paling tinggi diantara anak anak bar bar tersebut. Setelah puas melihat hasil ujian mereka, mereka pun kembali lagi ke kantin.

__ADS_1


"Lega gue sekarang," ucap Fira.


"Iya gue juga, jadi nggak cemas deh kaya kemarin kemarin," timpal Lisa.


"Eh nongkrong yuk," ajak Angga.


"Iya tuh, sekalian rayain kelulusan kita," imbuh Dimas.


"Boleh tuh, ayo," jawab Firman.


Mereka pun berjalan menuju parkiran mencari mobil yang mereka naiki saat berangkat tadi. Setelah itu mereka pun naik, Dimas pun melajukan mobilnya menuju cafe yang biasa mereka datangi untuk nongkrong.


Di kamar Hana, Zela pun merasa bosan karena dari kemarin dia hanya di kamar atau di ruangan lain rumah Hana. Belum pernah ia keluar sejak kemarin sampai di rumah Hana.


"Han bosen gue gini terus," ucap Zela sambil memainkan hp nya.


"Emang mau ngapain?" tanya Hana.


"Ya udah ayok siap siap, biar ntar tanya sama Pak Jajang tempat tempatnya sekalian minta anterin," ujar Hana.


"Sip".


Setelah selesai mereka bersiap siap, Hana pun mencari keberadaan Pak Jajang. Hana meminta tolong Pak Jajang untuk mengantarkan mereka ke tempat yang sering digunakan anak muda nongkrong.


Dengan senang hati Pak Jajang pun mengantarkan mereka. Pak Jajang pun mengemudikan mobil menuju tempat yang dituju. Saat sedang perjalanan, Zela pun merasa mendapat panggilan alam.


"Han ini masih jauh nggak sih?" tanya Zela.

__ADS_1


"Emang kenapa elo Zel," jawab Hana.


"Kebelet gue," ucap Zela.


"Pak Jajang, masih jauh nggak?" tanya Hana.


"Enggak non sebentar lagi sampai," jawab Pak Jajang.


Akhirnya mereka pun sampai di tempat mereka tuju, entah kebetulan apa takdir, ternyata cafe itu juga tempat nongkrong anak anak bar bar SMA Harapan.


Setelah mobil parkir sempurna, Zela pun langsung turun tanpa memperdulikan Hana. Setelah masuk cafe, Zela pun bingung dinn letak toiletnya.


Oh iya ngapa gue tadi langsung masuk, seharusnya kan gue tanya dulu.~Batin Zela.


Zela pun menghentikan pelayanan yang lewat di depannya.


"Mba mbas maaf, toilet dimana ya?" tanya Zela.


"Disana mba," jawab pelayan itu sambil menunjukkan letak toilet.


"Terimakasih mba," ucap Zela.


"Iya sama sama," jawab pelayan tersenyum ramah.


Di meja anak anak bar bar SMA Harapan, mereka sedang menikmati kopi masing masing. Para cowo pun sambil memainkan game online di hp nya.


"Eh gaes gue ke toilet bentar ya," ucap Dimas.

__ADS_1


"Dasar, baru minum dikit aja udah ke toilet," ledek Rafli.


"Bodoamat," jawab Dimas langsung menuju toilet.


__ADS_2