
"Eh itu Lisa," ucap Hana sambil menunjuk Lisa.
"Hai," sapa Lisa.
Bugg
"Aduh kepala gue," ucap Lisa sambil mengelus elus kepalanya.
"Ngapaih sih lo Fir kurang kerjaan banget jitak jitak kepala gue, baru dateng juga," ucap Lisa kesal.
"Lagian loh si udah gue tungguin lama banget," ucap Fira kesal.
"Ya udah deh cantiq maapin ya," ucap Lisa sambil mengedipkan sebelah matanya.
"Jijik gue Lis sumpah," ucap Hana.
"Iya deh gue maapin tapi itu matanya kenapa sih," ledek Fira.
"Jangan jangan mata elo kena belek," ledek Hana.
"Enak aja elo," jawab Lisa.
"Ya kali aja," jawab Hana. Diva pun datang menghampiri mereka.
Buggg
"***** kepala gue," ucap Diva kesal sambil mengusap ngusap kepalanya yang di jitak Fira.
"Elo yang paling terakhir dateng, gue nungguin lo lama *****," ucap Fira kesal.
"Udah, gue juga dijitak nih sama mak lampir," ucap Lisa.
"Ya udah gue minta maap," ucap Diva.
"Iya deh gue maapin lo, gue kan baik," ucap Fira.
"Baik apanya kaya gitu kok baik" ucap Diva.
"Baik banget nih dede gemes," ucap Fira percaya diri.
"Udah dibilangin namanya dede gorila bukan dede gemes," ucap Lisa.
"Terserah kalian aja lah," ucap Fira kesal.
"Udah ah kalian ribut mulu yang waras ngalah," ucap Hana mengengahi teman temannya.
"Udah yuk kita daftar sekarang," ajak Lisa dan diiyakan oleh para teman temannya.
Setelah mereka selesai mendaftar kini mereka akan pergi jalan jalan ke mall, saat di parkiran Lisa merasa kebelet, langsung saja Lisa meminta izin kepada teman temannya untuk pergi ke toilet.
"Eh gue ke toilet dulu ya". Setelah berpamitan kepada teman temannya Lisa pun pergi ke toilet, namum setelah keluar dia tidak sengaja ketabrak seseorang yang sedang berlari.
__ADS_1
Brukkk
"Aduh maaf nggak sengaja," ucap cowo itu yang tak lain adalah Rafli.
"Hah elo Lis," imbuh Rafli.
"Iya gue Lisa masa gorila," ucap Lisa kesal.
"Nggak mungkin lah gorila secantik kamu Lis," ucap Rafli agak menggoda Lisa.
"Apaan sih kamu nggak jelas banget," ketus Lisa.
"Kamu ngapain Lis kesini?" tanya Rafli.
"Mau jual jamu," jawab Lisa ketus.
"Kok jualan jamu disini, kalo jualan jamu biar laris ya keliling aja," ucap Rafli.
"Ya ntar gue keliling deh," jawab Lisa masih ketus.
"Emang bener lo jualan jamu?" tanya Rafli meyakinkan.
"Ya daftar sekolah lah masa jualan jamu," ucap Lisa kesal.
"Kamu daftar sekolah disini?" tanya Rafli sambil tersenyum.
"Lo budeg apa gimana sih, gue kan udah bilang gue mau daftar disini," ucap Lisa kesal dan ketus.
Karena Lisa sudah kesal, Lisa langsung saja pergi tanpa berpamitan terlebih dahulu kepada Rafli. Lisa langsung kembali menghampiri teman temannya.
Aduh pas pertama ketemu jinak banget dia. Kok sekarang udah kaya singa betina yang ngamuk, makin penasaran aja gue sama tuh cewe. Pokoknya gue harus dapetin dia.~Batin Rafli.
"Yuk kita berangkat," ajak Lisa.
"Kita nungguin lo sampe keriput nih," ucap Fira sambil memegang wajahnya.
"Wah ada nenek nenek baru nih," ledek Diva.
"Elo sih Lis lama banget," ucap Hana.
"Ayo deh berangkat ntar gue ceritain" ucap Lisa, lalu mereka berempat pun pergi ke mall yang mereka tuju. Setelah jalan jalan mereka berhenti di sebuah cafe.
"Eh Lis lo utang perjelasan sama kita," ucap Hana.
"Gue tadi nggak sengaja ketabrak sama si Rafli," ucap Lisa santai.
"Whatt!!" ucap Fira kaget.
"Apaa!" ucap Diva tak kalah kagetnya.
"Wah kayaknya lo jodoh deh sama Rafli," ucap Hana.
__ADS_1
"Gue juga kemaren nggak sengaja ketemu trus dibayarin," ucap Lisa.
Alamak gue tadi lupa mau bayar utang gue ke rafli.udah lah besok besok palingan juga ketemu lagi" Lisa mengegerutu dengan wajah tidak jelas.
"Emang gimana ceritanya?" tanya Hana penasaran.
Flash back on
"Ini mba totalnya jadi 50.000," ucap kasir tersenyum ramah kepada Lisa.
"Iya mba sebentar".Lisa pun merogoh saku celananya dan mencari di tas selempang miliknya.
Aduh uangnya kemana si.Masa aku kembaliin lagi, ini buku yang aku beli ditoko tinggal buku terakhir, mana bagus banget lagi ceritanya, tapi kalo uangnya nggak ada gimana ya.Apa jangan jangan jatuh dijalan.~Batin Lisa.
"Nih mba totalnya bareng aja sama punyaku,". Lisa langsung menoleh kebelakang dan ternyata ada Rafli.
"Totalnya jadi 80.000 mas". Rafli lalu mengeluarkan uang untuk membayar buku lisa dan miliknya, setelah selesai mereka jalan berdua keluar dari toko buku menuju parkiran.
"Eh Rafli makasih banget ya udah bayarin buku aku, besok kapan kapan gue ganti deh," ucap Lisa.
"Nggak usah lah lis santai aja kali," jawab Rafli.
"Aku nggak enak kalo nggak ganti uang kamu," ujar Lisa.
"Ya udah deh terserah kamu," jawab Rafli pasrah.
"Kamu pulang naik apa?" tanya Rafli.
"Pakai taksi online," jawab Lisa.
"Bareng gue aja nggak papa," ajak Rafli.
"Eh makasih banget ya fli tapi entar malah ngerepotin kamu," tolak Lisa.
"Eh enggak, udah sama aku aja," ajak Rafli agak memaksa.
"Nggak usah". Lisa pun langsung memesan taksi online, tiba tiba taksi tersebut datang mungkin karena lokasinya yang dekat.
"Ayo sekalian," ajak Rafli lagi.
"Eh itu udah sampe taksi yang aku pesan, makasih banyak Fli gue udah ngerepotin kamu". Lisa langsung masuk ke dalam taksi tersebut.
Flash back off
"Oh gitu," ucap Hana paham sambil manggut manggut.
"Wah diajak pulang bareng juga lu," ucap Diva.
"Iya," jawab Lisa.
"Wah enak elu," ucap Fira.
__ADS_1
"Udah ah diem ga usah dibahas lagi kita kesini kan mau makan," ucap Lisa. Akhirnya mereka pun melanjutkan makannya.