
Karena belum ada pelajaran, dan juga semua makanan yang dibawa Lisa dan Rafli sudah dari tadii, mereka pun kini berada di kantin hanya memesan minuman dan mengobrol.
"Eh itu yang anak kelas Bahasa yang gue bilang ganteng tadi," ucap Diva.
"Siapa si namanya?" tanya Lisa.
"Oh itu namanya Dito," ucap Diva.
"Samperin Fir buruan," ucap Hana.
"Ya udah deh bentar," ucap Fira.
Fira pun meninggalkan teman temannya dan menghampiri Dito, Fira pura pura menabrak Dito supaya perkenalkan mereka lebih dramatis 😂.
"Eh maaf maaf enggak sengaja," ucap Fira.
"Eh iya enggak papa," jawab Dito.
"Oh kenalin gue Fira X Ipa," ucap Fira sambil mengulurkan tangannya kepad Dito.
"Oh iya, kenalin gue Dito anak X Bahasa," ucap Dito.
"Oh iya, duduk yuk disana," ucap Fira sambil menunjuk salah satu kursi kantin.
"Ya udah ayo," jawab Dito, mereka pun berjalan lalu duduk di bangku.
"Kamu mau pesen apa Fira?" tanya Dito.
"Oh gue es teh aja, gue abis makan tadi," ucap Fira.
"Ya udah deh gue sama aja, kan biar satu hati," jawab Dito sambil menyibakkan rambut Fira ke belakang telinga. Sedangkan di meja Angga, teman temannya tidak berhenti meledek.
"Aduh pacar gue ilang," ucap Lisa.
"Enggak di samperin aja Ngga," ucap Dimas.
"Males gue ntar malah dikira gue cowo yang jelek," jawab Dimas.
"Beneran nih enggak panas," ledek Diva.
__ADS_1
"Kayaknya panas deh, mulutnya keluar apinya kaya naga," pinta Opal.
Bel masuk SMA Harapan berbunyi, para siswa meninggalkan kantin dan menuju kelas masing masing.
"Yuk balik ke kelas," ajak Lisa.
"Ya udah ayo," jawab Angga.
"Fira ayo masuk kelas jangan pdkt mulu," ucap Diva berteriak.
"Iya bentar," jawab Fira juga teriak.
"Eh Dito gue balik dulu ya," ucap Fira.
"Ya udah ati ati," jawab Dito.
Fira pun menyusul teman temannya, mereka pun berjalan melewati koridor sekolah dan akhirnya sampai di kelas masing masing.
"Eh iya bener Div ucapanmu Dito ganteng banget," ucap Fira.
"Apa gue bilang," jawab Diva.
"Kita pulang kan enggak mampir mampir?" tanya Lisa.
"Enggak ah langsung pulang aja," jawab Rafli.
"Yuk Fir pulang bareng aku," ajak Angga. Tiba tiba Dito pun datang dengan motornya dihadapan mereka.
"Fira bareng gue aja yuk," ajak Dito.
"Ya udah ayo," jawab Fira dengan semangat, Fira langsung saja naik ke atas motor Dito.
"Pacarku hilang di ambil orang," ucap Hana.
"Udah ah ayo pulang," ujar Angga.
Kenapa Fira begitu cepat berpaling, apa dia bosan denganku hingga cari cowo lain. Mungkin saat ini aku hanya butiran debu di matanya.~Batin Angga.
Sebenarnya hati Angga sakit melihat Fira berdua dengan cowo lain. Tapi Angga masih bisa menguasai diri untuk tidak berbuat hal hal bodoh.
__ADS_1
Keesokan harinya saat Angga sedang memarkirkan motornya, Fira dan Dito datang dengan pegangan yang mesra. Fira pun turun dari motor Dito. Melihat itu Angga langsung saja meninggalkan mereka.
Fira kenapa elo jalan sama cowo lain sedang elo udah punya pacar, Fira gue belum siap kalo putus sama kamu, gue udah nyaman Fira.~ Batin Angga.
Angga terus berjalan menuju kelas dengan pikiran entah kemana. Sesampainya di kelas tidak ada teman temannya, mungkin mereka di kelas X Ipa, pikir Angga. Angga lebih memilih duduk di kursinya daripada menyusul teman temannya ke kelas X Ipa.
Fira apa kamu sadae dulu kita sedakat apa, kenapa kau sekarang menganggap ku tidak ada, salahku sebenarnya apa, tidak ada angin tidak ada hujan kau tiba tiba bersama cowo lain padahal kau sendiri sudah punya cowo.~ Batin Angga.
Kenangan bersama Fira pun berputar putar di kepala Angga, mulai dari pertama perkenalan hingga sekarang
Bel istirahat berbunyi Angga ikut bersama yang lain, sedangkan Fira dia sudah dulu di kantin bersama Dito. Saat Angga dan teman teman lewat samping meja Dito dan Fira, Angga acuh dan tak peduli.
Angga dan yang lain pun duduk di meja kantin.
"Aduh panas banget nih," sindir Lisa.
Angga yang tidak kuat melihat kemesraan Fira dan Dito pun segere menghampiri meja mereka. Angga langsung menggebrak meja mereka.
"Apaan sih elo Angga, enggak jelas banget," ujar Fira.
"Elo tuh yang enggak jelas," ucap Angga kesal.
"Elo enggak sadar, gue pacar elo, dengan mudah elo jalan sama cowo saat masih ada status pacar sama gue, otak elo dimana!" teriak Angga.
Sekarang meja mereka pun menjadi pusat perhatian siswa di kantin, sedangkan Lisa dan yang lain hanya melihat aksi Angga dan Fira.
"Terserah gue dong mau jalan sama siapa, hidup hidup gue, elo ngaku pacar gue? cih kita PUTUS," ucap Fira dengan mudah.
Mendengar kata PUTUS, Angga bagaikan di sambar petir siang bolong, dadanya terasa sesak tanpa Asma.
"Oh ya udah makasih 6 bulannya, semoga bahagia," ucap Angga meninggal mereka dan menuju kelasnya. Bahkan tak banyak sisw yang mencibi mereka.
"Ih Dito ganteng PHO".
"Itu Fira selingkuh apa gimana".
"Kasihan Angga, buat aku aja".
"Fira enggak tau diri banyak, padahal Angga cinta tulus loh sama Fira eh malah cintanya di sia siain".
__ADS_1
Begitulah cibiran dari siswa lain yang menonton drama mereka.