
Hari ini kelas X sudah bebas dari MPLS. Sekarang sudah masuk ke kelas seperti biasa. Pagi ini acara berkenalan dengan teman teman sekelas dan wali kelas. Wali kelas X ipa bernama bernama Pak Kuat. Selesai acara berkenalan mereka pergi ke kantin untuk makan karena memang sekarang waktunya istirahat.
"Eh gue kebelet gue ke toilet dulu ya," ucap Lisa meminta ijin kepada teman temannya.
"Eh itu juga makanan gue jangan dimakan awas lo yah pada," ucap Lisa berteriak sambil berlari.
"Udah bawel cepet deh ntar lo ngompol di celana," ucap Fira sambil tertawa.
Selesai dari toilet Lisa berjalan kembali ke mejanya tadi tetapi pada saat lewat meja Rafli Lisa di panggil oleh Rafli.
"Hai Lis," sapa Rafli, lalu Lisa menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap ke Rafli.
"Hai juga," ucap Lisa singkat.
"Sini makan bareng aku," ajak Rafli.
"Males ngapain juga bareng sama lo," ucap Lisa.
"Eh sini aja," ajak Rafli lagi.
"Gue lagi makan tuh meja gue," ucap Lisa membentak sambil menunjuk mejanya.
"Eh iya deh iya," jawab Rafli sambil tersenyum, lalu Lisa meninggalkan Rafli tanpa berpamitan.
"Eh tuh cewek bening juga ya," ledek Angga.
Buuggg
"***** sakit, **** lo," ucap Angga sambil mengelus elus kepalanya.
"Lah elu giliran ada yang bening bening gitu langsung gebet," ucap Dimas.
"Itu siapa sih?" tanya Naufal polos dan penasaran.
__ADS_1
"Oh itu Lisa anak X ipa," ucap Rafli.
"Dulu dia juga dulu di SMP Nusa Bangsa kaya kita," imbuh Rafli.
"***** kok gue nggak pernah liat ya," ucap Dimas.
"Wah mata lo rabun tuh Dim," ucap Angga.
"Gue juga kenalan pas satu minggu sebelum kita ujian," jelas Rafli.
"Wah gue gebet deh tuh cewek," ucap Angga dengan penuh harapan.
"Lo gebet tuh cewek gue ceburin lo ke jurang," ucap Rafli dengan nada meninggi.
"Wah sante bos nggak usah ngegas," ucap Dimas menenangkan Rafli.
"Ya kali, nggak ngegas nggak jalan lah," ucap Naufal.
"Iya deh gue yang salah,kalian semua yang paling benar," ucap Angga dengan nada kasihan.
"Merinding gue deh liatnya," ucap Rafli.
"Emang gue apaan," ucap Angga.
"Makhluk halus," ucap Naufal, lalu mereka pun tertawa bersama.
"Eh itu serius lo mau gebet tuh cewe?" tanya Dimas.
"Ya gitu deh," ucap Rafli.
"Kita semua dukung bro," ucap Angga sok akrab.
Di meja Lisa dan teman temannya
__ADS_1
"Eh gila lo Lis bisa ngobrol sama Rafli," ucap Fira heboh.
"Apaan si biasa aja kali," ucap Lisa santai.
"Eh jangan jangan Rafli suka sama lo," ucap Hana penuh selidik.
"Nggak penting,yang penting itu makan," ucap Lisa santai sambil mengunyah makanannya.
"Gila deh kalo lo jadian sama Rafli" ucap Diva.
"Nggak tuh biasa aja," jawab Lisa santai.
"Kalo gila bawa rsj," ucap Hana.
"Rsj apaan tu?" tanya Fira polos.
"Itu lah yang banyak banget temenmu," ucap Diva.
"Ohh gitu yah ya udah gue besok ke sana aja lah," ucap Fira polos, lalu Diva Hana dan Lisa pun tertawaan.
"Apaan sih lo bertiga ketawa gitu nggak jelas," ucap Fira bingung.
"Oh itu ada gajah terbang," ucap Lisa.
"Tinggi nggak terbangnya?" tanya Fira.
"Pokoknya tinggi banget deh," ucap Diva.
"Ting ting ting" bel masuk pun berbunyi.
"Udah ayuk masuk," ajak Hana.
"Eh bentar es gue belum habis," ucap Lisa sambil menghabiskan es nya.
__ADS_1
"Ya udah buruan kalo nggak kita tinggal nih," ucap Fira.
"Iya iya bawel banget sih lo," ucap Lisa, lalu Lisa mengejar teman temannya yang sudah ada di depan.