CINTA ANAK ANAK BAR BAR

CINTA ANAK ANAK BAR BAR
Episode 79


__ADS_3

Setelah kejadian Lisa seperti orang orang sawah, keceriaan Fira sudah mulai membaik. Tetapi saat mendengar kata pulang, senyum Fira pun sirna. Tetapi mau bagaimana lagi, bagaimanapun Fira harus pulang, ada orang tua yang mencarinya dan tidak memungkinkan untuk Fira menginap di rumah Dimas.


Motor yang dikendarai Angga pun sampai didepan rumah Fira. Fira pun segera turun dari motor Angga.


"Angga mampir dulu," ucap Fira ramah.


"Iya terimakasih, gue pulang dulu ya," ucap Angga menyalakan motornya kembali.


"Ya udah ati ati," ucap Fira, Angga pun langsung menjalankan motor nya.


Dengan langkah malas Fira pun masuk ke dalam rumahnya. Lagi lagi terjadi, saat menginjakkan kaki suara pendebatan orang tua Fira pun kembali terdengar. Fira pun langsung berlari menuju kamarnya.


Fira langsung membuang tasnya dan melompat ke kasurnya lalu tidur tengkurap tanpa melepas sepatunya. Cairan bening pun lolos dari pelupuk mata Fira.


Kenapa hidup ini begitu tidak adil. Apakah dosa dosaku yang membuat seperti ini. Apakah aku tidak diizinkan bahagia. Kenapa aku paling tersakiti saat perpisahan orang tuaku. Apakah sudah cukup aku memendam luka ini sendiri. Apakah aku harus membagi luka ini kepada orang lain agar bebanku berkurang. ~Batin Fira.


Fira pun tenggelam dengan lamunannya dengan cairan bening yang masih terus keluar dari pelupuk mata.


Aku besok harus cerita sama temen temen. Semoga kuat. ~Batin Fira.


Fira berusaha menyemangati dan menguatkan diri sendiri. Perlahan air mata Fira menyurut dan mata pun terpejam.


Suara gedoran dari luar kamar pun membangunkan Fira dari tidurnya. Dengan mata yang masih terpejam, Fira pun melangkah mendekati pintu dengan penampilan acak acakan. Saat pintu terbuka, ternyata adalah Bi Lilis.

__ADS_1


"Ada apa bi?" tanya Fira dengan malasnya.


"Non Fira hari ini nggak sekolah?" tanya Bi Lilis.


"Kan masih malam bi, sekolah kan besok pagi," jawab Fira dengan suara persis orang ngelindur.


"Non, sekarang udah jam setengah 7," ucap Bi Lilis.


"Oh setengah 7," ucap Fira yang belum menyadari.


"Apa setengah 7! kenapa bibi nggak bangunin Fira," ucap Fira membulatkan matanya. Fira langsung menyambar handuk dan masuk ke kamar mandi. Cukup 5 menit untuk dikamar mandi, Fira langsung memakai baju disusul dengan perlengkapan yang lain.


Setelah setengah jam bersiap siap, Fira pun langsung lari menuju halaman mencari Pak Jamal.


"Pak Jamal buruan, gerbang sekolah Fira udah mau ditutup," ucap Fira tergesa gesa.


Jalanan pagi ini pun sangat macet, membuat Fira kesal dan tak henti hentinya menggerutu. Fira pun sudah bisa menebak dirinya akan terlambat dan pasti akan terkena hukuman.


Sampai sekolah pintu gerbang sudah ditutup, akhirnya Fira pun lewat pintu samping. Saat pertama masuk, Fira sudah disuguhkan pemandangan guru BK yang sangat killer dengan wajah yang sulit ditebak. Fira pun berusaha menutupi kegugupannya.


"Eh ada Bu Ani cantik, assalamualaikum," ucap Fira dengan wajah sok ramah.


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh," jawab Bu Ani penuh penekanan.

__ADS_1


"Ya sudah bu saya masuk dulu ya," ucap Fira yang hendak pergi meninggalkan Bu Ani.


Tetapi saat baru melangkah, tangan bu Ani pun langsung berada ditelinga Fira dan menjewernya. Fira pun menatap Bu Ani dengan sejuta senyuman.


"Siapa yang suruh kamu masuk kelas!" ucap Bu Ani menunjukkan wajah garangnya.


"Sekarang kamu lari kelilingin lapangan 10 putaran, baru kamu boleh masuk kelas," ucap Bu Ani, Fira pun hanya mengangguk pasrah.


Setelah meletakkan tas dipinggir lapangan, Fira pun mulai berlari. Saat putaran ke 5 nafas Fira pun mulai tak beraturan, larinya pun melambat.


Gara gara Bu Ani gini, gue jadi disuruh lari lapangan segene ini. Mana gue capek banger lagi. ~Batin Fira.


Akhirnya Fira pun selesai berlari 10 putaran dengan keringat yang mengucur.


"Bu saya sudah selesai larinya," ucap Fira.


"Ya bagus, silahkan kamu boleh ke kelas. Ingat! Jangan diiulangi lagi," ucap Bu Ani dengan tegas.


"Siap bu," jawab Fira.


Tujuan Fira yang pertama saat ini melainkan kelas tetapi kantin. Sesampainya di kantin Fira pun langsung memesan dua gelas es teh.


"Capek ya neng".

__ADS_1


"Iya buu," jawab Fira.


Fira pun langsung menimun es teh tersebut hingga habis tak tersisa. Setelah 30 menit beristirahat di kantin Fira pun kembali ke kelas.


__ADS_2