
Sore ini Lisa Diva dan Hana pun sudah sampai di rumah Fira seperti janjinya tadi kepada Fira, ternyata Fira dirumah sendirian karena ayah dan ibunya pergi ke luar kota.
"Kita mau adain dimana?" tanya Diva bingung.
"Di taman deket kolam renang aja gimana?" usul Fira.
"Ya udah nggak papa," jawab Diva.
"Eh lo udah siapain yang buat manggang belum?" tanya Lisa.
"Udah si tapi masih di dapur, bawa aja ke taman" jawab Fira.
"***** males ah gue, minta tolong aja sama siapa," ucap Lisa kesal.
"Bii Lilis," panggil Fira, bi Lilis pun langsung datang di hadapan Fira.
"Iya ada apa non?" tanya bi Lilis.
"Bi tolong alat panggangnya bawa ke taman ya," ucap Fira sopan.
"Iya non bentar bibi ambilkan," ucap bi Lilis. Bi Lilis pun langsung ke dapur untuk mengambil alat pemanggang.
"Eh Han lo siapin tiker buat duduk kita ntar," ucap Fira.
"Iya iya gue siapin," jawab Hana malas. Hana pun berjalan ke taman menyiapkan tikar.
"Non itu pemanggang nya udah siap di taman deket kolam renang," ucap bi Lilis yang baru saja kembali dari taman.
"Makasih bi," ucap Fira ramah.
"Sama sama non," ucap bi Lilis sambil pergi ke dapur.
"Eh kita ke tempat acara yuk," ajak Fira.
"Ya udah ayo kita liat," jawab Diva. Mereka berempat pun berjalan menuju taman dekat kolam renang.
"Wah perfect," ucap Diva.
"Siapa dulu, Fira gitu loh," ucap Fira sombong.
"Apaan lu gitu aja udah terbang, kalo jatuh baru tau rasa kamu," ledek Lisa.
"Iya deh iya," jawab Fira pasrah. Di depan ada segerombolan pria mengetuk pintu rumah Fira yang tak lain segerombolan pria itu adalah Rafli dan teman temannya.
"Assalamualaikum," ucap Angga.
"Waalaikumsalam," jawab bi Lilis.
"Siapa ya?" tanya bi Lilis.
"Oh kita temennya Fira bi," jawab Angga.
"Bentar saya panggilkan non Fira dulu," ucap bi Lilis, bi Lilis pun langsung pergi menemui Fira.
"Non di depan ada 4 laki laki katanya temen non Fira," ucap bi Lilis.
"Oh suruh masuk aja bi," ucap Fira. Bi Lilis pun langsung menghampiri Angga Rafli Opal dan Dimas.
"Fir lo ngundang Rafli dan teman temannya?" tanya Lisa.
__ADS_1
"Iya emang kenapa?" ucap Fira santai sambil senyum pepsodent.
"Ah kalo tau gini tadi nggak usah dateng," ucap Diva kesal.
"Lah jangan gitu ya kan kalian temen temen gue masa gitu si," ucap Fira dengan nada sok sedih.
"Ya udah deh ngak papa demi kamu," ucap Hana pasrah. Lalu datanglah segerombolan pria itu.
"Hai Fir" sapa Angga.
"Eh mulai aja yuk," ajak Fira.
"Emang apa yang mau dibakar?" tanya Hana bingung.
"Kenangan bersama mantan," canda Lisa.
"***** lu kalo mantan mah buang jauh jauh," ucap Hana.
"***** udah ngapa bercanda mulu," ucap Diva.
"Ya udah sana ambil bakso sosis sama dagingnya di kulkas kalo bingung tanya aja sama bi Lilis," ucap Fira.
"Ya udah bentar gue ambil," ucap Diva. Diva pun pergi ke dapur dan mencari keberadaan kulkas, setelah dia menemukan, Diva langsung saja mengambil apa yang Diva butuhkan.
"Nih" ucap Diva.
"Ya udah ayo bakar," ucap Fira.
"Hai Lis," sapa Rafli, Lisa hanya membalas dengan senyuman.
A****** senyumnya manis banget nggak tahan deh gue buat milikin dia, aku harus lebih berjuang.~Batin Angga.
"Eh sunyi tau cuman kaya gini," ucap Dimas buka suara.
"Lo yang nyanyi Lis," ucap Hana. Mendengar kata Lisa, Rafli pun langsung semangat.
"Eh emang ada gitar?" tanya Rafli. Tapi tidak ada jawaban, Rafli mengingat waktu adu mulut sama temen temen Lisa.
"Eh pacarnya Angga ada gitar nggak," ucap Rafli.
"Ada bentar gue ambilin di kamar," ucap Fira. Fira pun pergi ke kamar mengambil gitar, setelah itu ia memberikan gitarnya kepada Rafli.
"Eh gue minta maaf ya sama kalian bertiga masalah kemaren," ucap Rafli. Diva pun sudah kembali dari dapur.
"Ya gue maafin," ucap Fira.
"Nama kalian siapa?" tanya Rafli.
"Gue Diva," ucap Diva.
"Gue Hana," ucap Hana.
"Gue Fira," ucap Fira.
"Oh iya gue Rafli," ucap Rafli.
"Udah tau," ucap mereka bertiga bersamaan.
"Itu temen temen lo bisu juga kaya lo yang kemaren kemaren," sindir Hana.
__ADS_1
"Oh gue Dimas," ucap Dimas.
"Gue Opal," ucap Opal.
"Emang telur, Opal" ucap Diva.
"Oval bukan Opal" ucap Fira ngegas.
"***** nggak usah ngegas," ucap Fira.
"Kok nama lo Opal si," tanya Hana penasaran.
"Oh nama gue aslinya itu Naufal tapi si Angga ini namain gue Opal," jelas Opal.
"Ohhh" Hana manggut manggut paham.
"Lisa nyanyi Fli gitarin," ucap Fira.
"Dimas opal Diva Hana yang bakar ya," ucap Angga.
"Seenak jidat lo nyuruh," ucap Hana kesal.
"Nggak nggak kalian nanti ujung ujungnya malah pacaran," imbuh Diva.
"Ya udah gini aja pertama bakar aja sosinya dulu, Diva sama dimas trus yang kedua Opal sama Hana bakar bakso ntar gue deh sama Angga yang bakar dagingnya tapi terakhir," jelas Fira.
"Lisa sama Rafli lo nyanyi aja," imbub Fira.
"Ya udah gue setuju," ucap mereka.
"Udah sana lo dulu sama Dimas," ucap Fira menunjuk Diva.
Diva dan Dimas pun sedang berada didepan alat pemanggang sedang bakar osis. Diva mengolesi bumbu pada setiap sosis yang akan dibakar, Dimas pun mengipasi bara api. Saat ingin membalikkan sosisnya tidak sengaja tangan Diva terkena alat pemanggang.
"Awww" ucap diva sambil meniup niup tangannya. Dimas yang melihatnya pun langsung memegang tangan Diva.
"Kamu nggak papa?" tanya Dimas.
"Iya nggak papa," jawab Diva. Diva memandang wajah Dimas, Dimas yang tak sengaja mendokan wajah langsung bertatap muka dengan Diva. Pandangan mereka bertemu, tangan mereka saling menggenggam.
Ganteng juga ya si Dimas baik lagi padahal kan baru pertama kenal.~Batin Diva.
Aduh nih cewek kok imut ya gemas gue pengin cubit pipinya.~Batin Dimas.
Khem khem khem
Suara deheman dari belakang mereka pun menyadarkan mereka. Dimas buru buru melepaskan tangannya. Keduanya pun jadi salah tingkah.
"Hai kalian suruh bakar sosis kok malah pacaran," sindir Opal.
"Enggak kok tadi tangan Diva nggak sengaja kena alat panggangnya ya udah deh gue tolongin," jelas Dimas.
"Iya itu bener kata dimas," ucap Diva gugup.
"Ya udah gue percaya," ucap Opal lalu pergi. Sementara Lisa dan Rafli bersiap siap untuk bernyanyi.
"Mau lagi apa?" tanya Rafli.
"Terserah" ucap Lisa.
__ADS_1
"Gimana kalo lagu indah pada waktunya," usul Rafli.
"Iya nggak papa," jawab Lisa. Rafli pun mulai memainkan gitarnya, Lisa pun segere menyusul dengan lagu Indah pada waktunya ~ Rizky Febian dan Aisyah Aziz.