
Setelah beberapa hari yang lalu mereka ke SMA Harapan untuk mendaftar sekolah kini mereka menunggu hasil penerimaan siswa SMA Harapan.
"Eh gue takut nggak keterima," ucap Lisa.
"Iya gue juga deg degan gituu," ucap Diva.
"Kalo nggak deg degan ya mati lah ****," ucap Fira.
"Sendiri aja **** kok ngebego begoin orang," ucap Lisa.
"Udah ah kalian diem, berdoa aja supaya kita bisa keterima di SMA Harapan ini," ucap Hana menengahi teman temannya.
"Aminn," ucap mereka serempak.
Kini pengumuman penerimaan siswa SMA Harapan telah keluar, para calon siswa mengerubungi papan pengumuman. Empat cewek bar bar juga ikut mengerubungi papan pengumuman.
"Alhamdulilah gue keterima," ucap Lisa sambil goyang goyang heboh.
"***** lo goyang dumang mulu ga malu apa diliatin orang," ucap Diva.
"Hehe iya deh Div gue nggak goyang goyang lagi," ucap Lisa malu.
"Yeess kita bersama lagi," ucap mereka berempat sambil jingkrak jingkrak nggak jelas karena bahagia bisa diterima di SMA Harapan.
__________________
Hari ini adalah hari pertama mereka masuk SMA buat para anak anak baru. Nanti selesai upacara bendera mereka berkumpul untuk kegiatan MOS (masa orientasi sekolah)/MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah). Kini anak anak sedang melaksanakan upacara bendera.
"***** tu kepala sekolah lama banget ya ngomong nya," ucap Diva dengan nada lirih.
"***** kaki gue pegel," ucap Fira juga lirih.
"Baru aja diterima disini udah pada protes aja," ucap Lisa lirih.
__ADS_1
"Udah diem kita lanjut upacara," ucap Hana.
Selesai upacara anak anak kelas X dikumpulkan di ruangan yang disediakan untuk acara MPLS.
"Arif semua susunan acaranya udah siap?" tanya Tika.
"Iya udah, palingan ntar kalo ada perubahan kita bicarain bareng bareng," ucap Arif.
"Ya udah sip" ucap Tika sambil mengacungkan kedua jempol nya kepada Arif.
Arif Kurniawan biasa dipanggil Arif merupakan ketua osis di SMA Harapan. Kartika Aulia biasa dipanggil Tika adalah sekertaris osis di SMA Harapan. Arif dan Tika mereka adalah sebuah pasangan kekasih tapi jika menyangkut pekerjaan mereka bekerja secara profesional.
"Pagi semua," sapa Arif dengan suara yang lantang.
"Pagi kak," ucap anak anak kelas X.
"Kurang semangat!pagii semuaa!" Arif mengulanginya dengan suara yang tambah lantang.
"Perkenalkan adik adik nama saya Arif Kurniawan bisa kalian panggil kak Arif. Sebelum kita mulai acara pagi hari ini kita membaca doa sesuai kepercayaan masing masing," ucap Arif. Para anak anak pun membaca doa sesuai kepercayaan nya.
"Selesai," ucap Arif.
"Adik adik kita ke lapangan yuk buat pemanasan," ajak Arif, lalu para anak anak MPLS pun mengikuti Arif ke lapangan.
"Sebelum kita melakukan aktivitas hari ini kita pemanasan dulu ya adik adik.Yuk lari keliling lapangan 5 kali," ucap Arif, lalu anak anak MPLS pun berlari.
"Wah gila kita disuruh lari 5 kali," ucap Lisa.
"Kak Arif nyuruh seeenak jidat aja," ucap Diva kesal.
"Tadi kan dia ngajak lari eh taunya cuman jadi penonton," ucap Fira.
"Hah hah hah hah," pada putaran ke 3 nafas mereka tersenggal senggal.
__ADS_1
"Wah ***** dikira hah hah ini lapangan semut hah hah apa nyuruh lari 5 putaran," ucap Diva dengan nafas yang tersengal sengal.
"Ini lapangan hah hah kok tambah besar ya," ucap Hana dengan nafas tersengal senggal.
"Udah ah lanjut larinya biar cepet selesai," ucap Lisa.
________________
"***** capek gue," ucap Dimas.
"Wah cemen lo gitu aja capek," ledek Angga.
"Gini dong Dim laki," ucap Naufal yang terus berlari.
"Ih Dimas bukan laki tuh," ledek Rafli.
"Ah brisik kalian sok kuat banget palingan juga bentar lagi kaya aku," ucap Dimas lalu tidak ada percakapan lagi antara mereka.
Setelah para siswa MPLS berlari 5 kali putaran kini mereka disuruh istirahat dan diberikan snack ringan dan air mineral. Selesai beristirahat kini mereka melakukan acara selanjutnya sampai waktu pulang.
"Assalamualaikum bu," ucap Lisa.
"Waalaikumsalam nak," ucap Vina.
"Kamu ganti baju dulu terus makan oke," ucap Vina diiyakan oleh Lisa. Selesai ganti baju, Lisa kembali lagi ke meja makan.
"Gimana hari ini di sekolah?" tanya Vina.
"Tadi capek bu disuruh lari 5 kali muterin lapangan," ucap Lisa.
"Kamu jalaninya yang ikhlas ya jangan ngeluh pasti kamu bisa lewatin kok," ucap Vina menasehati dengan lemah lembut.
"Iya bu lisa juga ikhlas kok," ucap Lisa sambil tersenyum. Setelah selesai makan lisa kembali ke kamarnya.
__ADS_1