CINTA ANAK ANAK BAR BAR

CINTA ANAK ANAK BAR BAR
Episode 34


__ADS_3

Hampir satu semester mereka lalui, kini meraka harus melewati ujian semester untuk bisa berlibur panjang.


"Woy kalian gimana belajarnya," ucap Rafli.


"Gue mah udah pinter dari lahir jadi nggak usah belajar," ucap Angga sombong.


"Heleh paling rangking 1 dari belakang," ledek Hana.


"Eh kita taruhan yuk," ucap Rafli.


"Siapa yang lebih tinggi rangking nya antara Angga sama Dimas" usul Lisa.


"Eh kok gue si di bawa bawa," ucap Dimas bingung.


"Udah lo tinggal berusaha biar lo lebih tinggi rangking nya daripada Angga," ucap Opal tanpa dosa.


"Kalo Angga yang kalah gimana?" tanya Fira.


"Kalo Angga yang kalah, Angga traktir kita semua, tapi kalo Dimas yang kalah, Dimas traktir kita," ucap Opal.


"Ya udah gue setuju sama ide lo kali ini Pal," ucap Rafli, yang lain pun setuju dengan ide Opal. Bel masuk ruang ulangan semester pun berbunyi.


"Semangat Dim biar bisa kalahin Angga," ucap Opal.


"Iya deh iya," ucap Dimas pasrah. Mereka pun masuk ke dalam ruangan ulangan semester masing masing. Setelah 2 jam mereka berhadapan dengan soal soal, kini mereka sudah keluar.


"Hai gimana soalnya?" tanya Lisa.


"Wah gue mah bisa banget, lo semua kan tau gue pinter dari lahir," ucap Angga sombong.


"Males gue denger lo bilang kaya gitu," ucap Hana kesal.


"Gue sentil jidat lo kalo bilang kaya gitu terus," ucap Diva.


"Iya deh iya, betina maha benar," ucap Angga pasrah.


"Ya udah yuk kantin," ajak Rafli, mereka pun berjalan menuju kantin, mereka duduk di tempat masing masing.


"Eh besok kalo udah waktunya liburan semester, kita pergi yuk kemana," ucap Dimas.


"Alah lo kalahin dulu si Angga," ledek Lisa.


"Iya deh iya," jawab Dimas pasrah.


"Kita kan liburan masih lama juga, masih ada 2 minggu lagi," ucap Rafli.


"Ya udah deh besok besok rencananya, kira fokus dulu sama belajar," ucap Hana.


"Buat kalian fokus taruhan," ledek Opal.


"Iya iya," ucap Angga dan Dimas bersamaan.


___________


Hari hari mereka lalui dengan belajar tanpa ada pertemuan di luar jam sekolah. Tak terasa mereka kini hari terakhir berhadapan dengan soal ulangan semester.

__ADS_1


"Wah udah mau selesai aja ulangannya," ucap Lisa.


"Ati ati lo Ngga," ucap Hana.


"Lo juga Dim," imbuh Hana.


"Iya deh iya," ucap Angga dan Dimas bersamaan. Bel masuk ke ruangan ulangan semester pun berbunyi.


"Woy masuk," ucap Lisa.


"Jangan lupa ya kalian berjuang," ucap Fira sambil menatap Dimas dan Angga.


"Berjuang berjuang berjuang sekuat tenaga," canda Opal.


"Ah diem lu," ucap Angga.


Mereka pun masuk ke dalam ruangan ulangan tengah semester. Semua peserta ulangan semester duduk di bangku masing masing dan guru membagikan soal. Waktu mengerjakan soal pun dimulai para siswa bersungguh sungguh untuk mengerjakan soal. Di kelas X Ips Angga sedang berbisik bisik memanggil peserta ujian sebelahnya.


"Ssstt ssstt sssttt hai Fan Ifan," ucap Angga berbisik.


"Ada apa," ucap Ifan juga berbisik sambil menengok arah Angga.


"Nomer dua puluh satu sampai tiga puluh," ucap Angga tanpa suara dengan tangan ikut mengode, bu Laila pengawasan kelas X Ips, curiga dengan gelagat Angga.


"Angga kamu ngapain!" ucap bu Laila tegas.


"Oh ini bu lagi olahraga," ucap Angga santai sambil menggerakkan wajah ke kanan dan ke kiri.


"Kamu disuruh ngerjain soal ulangan bukan disuruh olahraga," ucap bu Laila.


"Kamu udah selesai?" tanya bu Laila.


"Oh belum bu, masalahnya otak saya nggak mau jalan jalan, maunya diem terus," jawab Angga santai.


"Ya udah deh terserah kamu cape bu guru," ucap bu Laila.


"Oh cabe banyak bu di rumah saya," ucap Angga.


"Cape Dim!" ucap peserta lain ngegas.


"Ya selow bro nggak usah ngegas," ucap Angga.


"Udah udah kalian kerjakan lagi soal soalnya," ucap bu Laila, para peserta pun kembali fokus dengan soal soal yang sedang dikerjakan.


Waktu bergulir dengan cepat, Bel selesai mengerjakan soal pun berbunyi, para peserta pergi keluar ruangan, meninggalkan lembar jawabnya di atas meja. Rafli dan temannya temannya langsung menemui para cewe.


"Eh kantin yuk," ajak Rafli, mereka pun berjalan ke kantin, sesampainya di kantin mereka duduk di kursi masing masing. Kali ini Dimas dan Opal yang memesan makanan, setelah selesai mereka pun menikmatinya.


"Wah akhirnya selesai juga ulangan semester nya," ucap Dimas.


"Wah jangan santai santai dulu, nilai kamu tuh harus dari Angga biar nggak nraktir kita," ucap Lisa.


"Iya deh pasti," jawab Dimas santai.


"Eh besok kita mau liburan kemana?" tanya Lisa.

__ADS_1


"Kita ke Jogja aja" usul Diva.


"Bagus juga tuh," ucap Hana.


"Kita ke Jogja naik apaan?" tanya angga.


"Naik gerobak," jawab Lisa.


"Kita naik gerobak mungkin bulan depan nggak nyampe nyampe," jelas Angga.


"Lah lagian kamu, katanya pinter dari lahir kok oon sih," ucap Hana.


"Ya maklum kan diotak gue isinya cuman Fira," ucap Angga sambil mengedipkan mata genit ke arah Fira.


"Noh mata ngapain kedip kedip, lo kena belek," ledek Lisa.


"Tau ah elo Lis," ucap Angga kesal.


"Eh kita naik pesawat aja ke Jogja nya" usul Rafli.


"Boleh tuh, biar cepet juga," imbuh Dimas.


"Kenapa kita nggak naik kereta, kan sekalian bisa liat pemandangan?" ucap Angga.


"Kalo kita naik kereta siang hari, pasti kita jenuh seharian di kereta, kalo kita naik kereta malam kita pasti molor tuh dikereta," jelas Fira.


"Oh iya yah kenapa gue baru sadar," ucap Angga.


"Lah emang tuh otak lo mode oon terus," ledek Opal.


"Emang disana ada apaan?" ucap angga pensaran.


"Aduh lo kudet banget si," ucap Hana.


"Kudet apaan sih?" jawab Angga bingung.


"Tau ah males gue ngomong sama orang telmi," ucap Hana.


"Lah telmi itu apaan lagi," ucap Angga tambah penasaran.


"Itu pr buat lo," ucap Rafli.


"Nih gue tanya kalo kita kesana kita mau kemana?" tanya Angga masih penasaran.


"Nih kita bisa ke Malioboro, ke titik nol kilometer," ucap Dimas.


"Bisa ke Keraton Yogyakarta, ke benteng Vredeburg, ke pantai Parangtritis," imbuh diva.


"ke Taman Sari trus ke Tugu Jogja dan masih banyak lagi," ucap Lisa.


"Yang paling penting itu, wisata kuliner," ucap Opal semangat.


"Besok lah kita rencanain lagi, kita kan juga harus kelas meeting dulu," ucap Hana.


"Siap boss," jawab mereka serempak.

__ADS_1


__ADS_2