
Hari ini hari senin, hari dimana semangat pagi yang membara. Pagi ini ibu Lisa heran dengan Lisa, biasanya jam seperti ini, Lisa sudah pulang jogging, tapi sekarang tanda tanda keluar kamar pun belum ada. Vina pun penasaran lalu pergi mengecek Lisa di kamar.
"Lisa Lisa Lisa sayang," ucap Vina sambil mengetuk pintu kamar Lisa. Vina pun panik karena tidak ada jawaban dari Lisa, akhirnya Vina pun langsung masuk ke dalam kamar Lisa.
"Astaghfirullah sayang kamu masih tidur, bangun hari ini senen loh kamu mau telat sekolah," ucap Vina sambil membuka gorden kamar Lisa. Vina pun panik karena tidak ada jawaban juga, Lisa pun mengecek dahi Lisa, ternyata badan Lisa panas.
"Astaghfirullah sayang kamu sakit, kamu demam, badan kamu panas banget," ucap Vina panik. Suara Vina pun akhirnya membangunkan Lisa, mata Lisa mulai membuka.
"Bu dingin," ucap Lisa.
"Iya nak, badan kamu panas, ntar ibu panggil kan dokter Bagas," ucap Vina.
"Kok bisa kaya gini nak?" tanya Vina cemas.
"Kemaran waktu pulang dari air terjun, kita pake baju basah karena nggak bawa ganti," jelas Lisa.
"Ya udah sayang,kamu istirahat dulu," ucap Vina. Lisa pun membuka hp menanyakan kabar tentang teman temannya.
"Orang Orang Bar Bar"
Lisarzkyy: Hai gaes gue minta izin dong, gue sakit
Rafliilhmm: Gue juga nih, masuk angin trus ijin deh
Hananail: Yah ini semua apa sakit, gue juga iya sih
Dimasmaul: Aduh kayaknya semua deh
Firaadd: Kita kan kemaren pulang basah basahan
Anggasapp: Wah sma harapan sepi nih nggak ada kita
Divaingkaa: Kan jarang yang kenal kita
Opallss: Seharusnya kan kita lagi upacara
Rafliilhmm: Iya yah, eh malah kita rebahan di rumah
Lisarzkyy: Kalian cepet sembuh ya, gue mau lanjut tidur lagi, nih dokter gue juga udah dateng
Divaingkaa: Wah keren lo Lis, Lisa sakit dokter bertindak
Opallss: Udah udah kita istirahat biar besok kita kumpul lagi
Di kamar Fira, tiba tiba pembantu Fira pun masuk ke dalam kamar Fira.
"Eh non Fira, jangan main hp terus non, ntar malah tambah sakit," ucap bi Lilis.
"Eh iya bi," ucap Fira.
__ADS_1
"Badannya gimana non?" tanya bi Lilis.
"Ya gini lah bi," jawab Fira.
"Bi ayah sama ibu dimana?" tanya Fira.
"Tuan sama nyonya ke luar kota non," jelas bi Lilis.
"Emang ya bi nggak ada yang sayang sama Fira, pas Fira sakit malah pergi ke luar kota, ucap Fira.
"Fira merasa bukan anak mereka bi," imbuh Fira.
"Eh non Fira jangan bilang gitu, tuan sama nyonya sayang kok sama non Fira" ucap bi Lilis sambil mengelus elus kepala Fira.
"Ya udah jangan dipikirin ya non, non Fira istirahat ya," imbuh bi Lilis.
"Iya bi, makasih ya bibi udah perhatian sama Fira," ucap Fira.
"Iya non sama sama, bibi ke dapur dulu ya bikin bubur buat non Fira," ucap bi Lilis sambil berjalan menuju pintu, bi Lilis pun keluar dari kamar Fira menuju ke dapur, sedangkan keadaan Hana juga tidak jauh berbeda dari teman temannya.
Pyaarrr
Gelas yang hendak diambil Hana pun terjatuh ke lantai, membuat seisi rumah yang mendengar langsung panik, Ambar (ibu Hana) langsung berlari ke kamar Hana, pikiran yang tidak tidak pun bermunculan di kepala Ambar, Ambar pun langsung membuka kamar Hana.
"Eh sayang kamu nggak papa," ucap Ambar panik.
"Hana nggak papa bu," ucap Hana.
"Masalah gelas biarin aja, yang penting kamu nggak papa," jelas Ambar
"Makasih bu," ucap Hana.
"Sini sayang kamu makan, biar ibu suapin," ucap Ambar.
"Iya bu," ucap Hana. Perlahan sesuap bubur pun dilahap oleh Hana, hingga tak terasa bubur itu pun habis.
"Alhamdulilah sayang udah abis," ucap Ambar.
"Sekarang kamu minum obat dulu ya, terus kamu istirahat ya," ucap Ambar sambil memberikan beberapa pil obat untuk Hana.
"Ya udah sayang kamu istirahat dulu, mama mau ke depan dulu," ucap Ambar sambil menaikan selimut hingga dada Hana, lalu Ambar pun keluar dari kamar Hana. Di rumah Diva, ia sedang di periksa oleh salah satu dokter cantik.
"Gimana kejadiannya kok bisa kaya gini?" tanya dokter Sisi.
"Oh kemaren saya sama temen temen saya liburan ke bukit, trus pulangnya ke air terjun, disana kita langsung nyebur lah pulangnya pake baju basah, karena kita nggak ada yang bawa ganti sama sekali, trus kita juga naik motor," jelas Diva.
"Oh gitu ya, nanti saya beri paracetamol untuk menurunkan panas," ucap dokter Sisi.
"Oh iya makasih dok," ucap Diva.
__ADS_1
"Oh ya sudah saya pamit dulu saya juga masih mau ke rumah pasien saya, pasien saya juga kira kira seusia kamu," ucap dokter Sisi.
"Siapa dok?" tanya Diva penasan.
"Namanya Dimas anak SMA Harapan kalo enggak salah," ucap dokter Sisi.
"Oh itu paling sakitnya kaya saya, dia temen saya, kemaren dia pergi bareng bareng saya," jelas Diva.
"Oh kebetulan yah, saya pamit dulu ya," ucap dokter Sisi.
"Iya dok ati ati," ucap Diva.
Dokter Sisi pun pergi meninggalkan rumah Diva dan pergi menuju ke rumah Dimas. Setelah beberapa menit akhirnya dokter Sisi pun sampai di rumah Dimas.
"Assalamualaikum," ucap dokter Sisi sambil mengetuk pintu rumah dimas. Pintu terbuka nampaklah Lina (ibu Dimas).
"Silahkan dokter Sisi," ucap Lina ramah, dokter Sisi dan Lina langsung saja masuk kedalam kamar Dimas.
"Nak bangun," ucap Lina membangunkan Dimas, Dimas pun membuka matanya.
"Ada apa ma?" tanya Dimas.
"Oh ini dokter Sisi mau periksa kamu," ucap Lina.
"Ya udah mamah tinggal ke depan sebentar," ucap Lina, lalu pergi meninggalkan kamar Dimas, dokter Sisi pun mulai memeriksa keadaan Dimas.
"Tadi dokter abis periksa temen kamu juga lo, dia orangnya cantik," ucap dokter Sisi.
"Siapa dok?" tanya Dimas.
"Namanya Diva" jawab dokter Sisi.
"Wah kalo itu mah bukan cantik lagi dok, tapi cantik banget," ucap Dimas.
"Dok saya sekalian periksa jantung dok, masa setiap saya deket sama si ditva jadi deg degan," jelas Dimas.
"Wah itu namanya jatuh cinta," ucap dokter Sisi.
"Wah hebat kamu, masih kecil udah main cinta," ledek dokter Sisi.
"Udah besar dok, saya udah SMA," ucap Dimas.
"Iya Dim, dokter percaya kok," ucap dokter Sisi. Stelah dokter Sisi selesai memeriksa keadaan Dimas, dokter Sisi pun pamit pada lima dan pulang ke rumahnya karena jadwal di rumah sakit selesai.
***********
hai para readers
buat kalian yang sudah membaca novel "ngejar cewe bar bar" jangan lupa tinggalkan dukungan berupa like komen vote and rate.
__ADS_1
biar author bahagia juga semangat buat up tiap hari.
~terimkasih🖤.