CINTA ANAK ANAK BAR BAR

CINTA ANAK ANAK BAR BAR
Episode 41


__ADS_3

Setelah berbincang bincang dan menikmati jajanan pasar akhirnya mereka pun ingin segera membuat tumpeng.


"Mah buat tumpeng sekarang ya," pinta Opal sambil memasang muka imut.


"Ya udah kita ke dapur semua," ucap Sasa.


"Oke tante" ucap semua dengan penuh semangat.


Mereka pun sudah sampai dapur dan membuka barang belanjaan mereka tadi,mereka pun mulai mengolah belanjaan tersebut.


"Lisa kamu blender aja ya bumbu buat ayam goreng ntar kalo di uleg kamu cape trus lama juga," ucap Sasa.


"Iya tante".Lisa pun langsung meracik bumbu untuk ayam goreng dan memblendernya.Setelah selesai Lisa langsung mencampur kan dengan ayam potong.Sedangkan Dimas sedang menggoreng tempe tapi agak jauh karena takut.


"Dimas kamu bisa enggak si goreng tempe," ujar Diva kesal.


"Ya bisa lah,Dimas mah jago," ujar Dimas sombong.


"Lah itu ngapain coba kamu jauh jauh,bisa goreng tempe yang bener nggak?" tanya Diva.


"Ya udah deh kamu aja,biar aku kerjain yang lain," ucap Dimas sambil memberikan soled kepada Diva.


"Ngapain lo parut parut kelapa gitu," ledek Dimas.


"Elo sini bantuin nggak usah ngomong mulu," jawab Angga.


"Ya kan uda ada elo yang ngerjain," ujar Dimas.


"Sini Dim,mending lo goreng nih kentang," ucap Hana.


"Jangan dia Han,goreng tempe aja enggak bisa apalagi suruh goreng kentang" ucap Diva.


"Udah lo kupas aja nih telor rebus," ucap Fira.


"Ya udah deh sini," jawab Dimas pasrah, akhirnya Dimas pun mengupas telor rebus.


"Eh Rafli lo tolong potong potong sayur yang buat bikin urab," ucap Lisa.


"Gue takut ah ada uler ntar," ujar Rafli.

__ADS_1


"Cowo apaan elo fli gitu aja takut," ledek Dimas.


"Ya udah sana elo aja," jawab Rafli.


"Elo enggak liat,gue kan lagi kupas kupas telur rebus," ucap Dimas.


"Ya udah deh gue nyuci sayuran," jawab Rafli pasrah.


"Eh anak anak biar tambah rame kalian panggil aja orang tua kalian surug kesini," ide Sasa.


"Wah seru tuh tante rame banget pasti," ucap Lisa.


"Ntar kaya keluarga besar," imbuh Diva.


Mereka pun menghubungi orang tua masing masing untuk datang ke rumah Opal,biar makan tumpeng sama sama seperti acara among among (para readers tau nggak among among?😂).


"Gimana orang tua kalian mau enggak?" tanya Sasa.


"Mau tante," jawab Diva.


"Ya biar kita sekalian kenalan," ujar Sasa.


"Kamu kenapa Fir?" tanya Diva.


"Aku enggak tau orang tua aku dateng apa enggak," jawab Fira murung.


"Mereka enggak pernah peduli sama aku,dia lebih peduli sama perkerjaanya" imbuh Fira.Sasa yang mendengarnya pun langsung menghampiri Fira.


"Fira, orang tua elo itu juga bekerja buat elo, kalo orang tua elo enggak bekerja kamu nggak bakalan bisa hidup kaya gini," nasehat Diva


"Anggap saja orang tua sahabat kamu adalah ibumu," ucap Sasa sambil mengelus kepala Fira.


"Iya tante makasih," jawab Fira kembali tersenyum.


"Ya udah ayo kita lanjut masaknya," ucap Sasa,mereka pun kembali ke pekerjaan masing masing.


Mereka pun meneruskan acara memasak mereka.Bel rumah opal pun berbunyi,Opal pun membuka pintu disana sudah ada orang tua Lisa,orang tua Rafli, orang tua Hana.


Setelah mereka masuk bel rumah pun berbunyi lagi, Opal pun harus kembali lagi dan membuka pintu, ternyata orang tua Angga dan Diva.Orang tua mereka pun duduk di ruang tamu.

__ADS_1


"Temen temen kamu pada kemana Naufal?" tanya Wina.


"Oh mereka pada di dapur semua tante,yang cowo yang cewe semua ada disana," ujar Opal.


"Ya sudah tante ikut ke sana," ucap Wina, akhirnya para ibu ibu itu ikut ke dapur.


"Assalamualaikum," salam para ibu ibu yang baru datang.


"Waalaikumsalam", jawab mereka.Mereka pun masak bersama sama.


Bel rumah Opal pun berbunyi lagi,dengan langkah malah Opal membuka pintu, ternyata orang tua Dimas.Opal pun mempersilahkan masuk, seperti ibu ibu yang lain, ibu dimas pun membantu memasak.


Fira pun sedih karena tidak ada ibunya di saat seperti ini, padahal semua ibu temannya ada disana.Tak terasa bulir bening pun mengalir dari matanya, dengan cepat Fira pun menghapusnya sebelum ada yang melihat.


Akhirnya tumpeng pun jadi dengan tatanan yang rapi dan apik.Karena orangnya banyak, akhirnya mereka mengadakan di atas tikar di tepi kolam renang.Mereka pun sudah berkumpul dengan keluarga masing masing kecuali Fira, akhirnya Fira pun ikut pada keluarga Lisa.


Bel rumah Opal pun berbunyi, Opal pun langsung berlari dan membuka pintu, ternyata orang tua Fira yang datang. Fira pun bahagia karena orang tuanya datang.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," salam Rendi.


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh," jawab mereka serempak.


"Saya Rendi, selaku tuan rumah, saya akan memperkenalkan istri saya bernama Sasa dan anak saya bernama Naufal.Silahkan di lanjutkan perkenalkan yang lain".


"Saya Rizky, istri saya bernama Vina dan anak saya bernama Lisa".


"Saya Andi, istri saya Aida dan anak saya Diva".


"Saya Rian, istri saya Wina dan anak saya adalah Angga".


"Saya Bayu, istri saya Ambar dan anak saya Hana".


"Saya Panji, istri saya Lina dan anak saya adalah Dimas".


"Saya Ardan, istri saya Tuti dan anak saya Rafli".


"Saya Rino, istri saya Lia dan anak saya adalah Fira".


Setelah acara perkenalan ,mereka pun akhirnya saling kenal satu sama lain, walaupun itu pertemuan pertama bagi mereka tetapi mereka sudah akrab.

__ADS_1


Acara potong tumpeng pun dimulai, mereka pun menikmatinya dengan obrolan dan canda tawa.


__ADS_2