CINTA ANAK ANAK BAR BAR

CINTA ANAK ANAK BAR BAR
Episode 14


__ADS_3

Hari ini adalah hari ini senin hari yang paling dibenci oleh para murid karena teriknya sinar matahari pada saat upacara bendera, SMA Harapan akan segera dimulai upacara bendera mereka.


"Eh ***** topi gue dimana ya," ucap Lisa panik.


"Ya mana gue tahu emang gue peramal," ucap Diva santai.


"Ya udah ayo kita bantu Lisa cari topinya," ucap Hana. Mereka pun membantu mencari cari topi Lisa dikelas, namun hasilnya sama saja yaitu tidak ada. Mereka pun sudah menyerah, lalu mereka berjalan menuju lapangan.


"Ya udah deh gue ikhlas dihukum didepan," ucap Lisa pasrah, namun pada saat Lisa hendak menuju tempat siswa yang di beri hukuman saat upaca, tiba tiba tangannya ditarik oleh seseorang.


"Nih pakai topi gue," ucap cowo itu yang tak lain adalah Rafli, langsung saja Rafli memakaikan topinya di kepala Lisa.


"Nggak usah biar aku aja yang berdiri," tolak Lisa.


"Nggak usah, biar aku aja takut ntar lo pingsan ini panas banget lagi," ucap Rafli.


"Tapiii," jawab Lisa ragu.


"Nggak ada tapi tapian," ucap Rafli tegas lalu berjalan menuju tempat siswa yang dihukum pada saat upacara. Lisa pun balik ke tempat barisannya.


"Eh kenapa lo balik?" tanya Diva penasaran.


"Lah itu topi siapa?" imbuh Hana.


"Oh ini topi Rafli," jawab Lisa santai.


"Wah berati Rafli dong yang maju gantiin elo?" goda Fira.


"Iya," jawab Lisa. Mereka pun melaksanakan upacara bendera hingga selesai.


Bel istirahat berbunyi, para siswa SMA Harapan berhamburan ke kantin untuk mengisi perut mereka. Lisa dan teman temannya sudah berada di kantin menikmati makanannya.


"Eh itu topi ngapain dibawa sini," ucap Fira sambil makan.


"Ntar kalo gue ketemu sama Rafli gue mau kembaliin," ucap Lisa.


"Wah Rafli beneran suka sama lo Lis," ucap Hana.

__ADS_1


"Dia rela berkorban buat elo Lis," ucap Diva penuh keyakinan.


"Ah bodoamat paling juga cuman kebetulan," ucap Lisa tidak peduli dengan ucapan teman temannya dia tetap fokus makan, tak lama kemudian Rafli dan teman temannya datang.


"Hai Lis," sapa Rafli.


"Hem," ucap Lisa ketus.


"Nih gue kembaliin topi elo," ucap Lisa agak ketus sambil memberikan topinya kepada Rafli.


"Oh iya makasih," imbuh Lisa.


"Iya sama sama Lis," ucap Rafli sambil tersenyum.


"Hai gadis cantik," ucap Angga genit kepada Fira.


"Iya abang ganteng," ucap Fira sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Kita jalan yuk neng," ajak Angga.


"Ke hatimu," gombal Angga.


"Ih abang gombal," ucap Fira malu malu.


"Catet nomor WhatsApp neng," ucap Angga sambil memberi tangan dan bolpoin nya, lalu Fira pun mencatat nomor WhatsApp nya di tangan Angga.


"Udah nih bang," ucap Fira.


"Lisa gue pergi dulu ya," ucap Rafli berpamitan kepada Lisa tetapi tidak ditanggapi sama sekali oleh Lisa.


"Dede manis abang pergi dulu ya," ucap Angga sambil melambaikan tangannya kepada Fira.


"Dadah abang muach," jawab Fira sambil melakukan kecupan jarak jauh.


"***** gue jijik liat lo sama temennya Rafli itu" ucap Diva.


"Itu apalagi dede manis," imbuh Lisa.

__ADS_1


"Bukannya kamu dede gorila," ledek Hana, Diva Hana dan Lisa pun tertawa.


"Lo semua iri kan sama gue," ucap Fira dengan percaya dirinya.


"Merinding gue liat lo sama temennya Rafli," ucap Hana.


"Lo bilang kita iri huek jijik gue," ucap Lisa seperti orang muntah.


"Udah ah biarin nih dede gorila jalan jalan sama temennya Rafli itu," ucap Diva.


__________________


"Wah bener lo mau jalan sama tuh cewe?" tanya Opal.


"Iya dong," ucap Angga santai.


"Cakep juga tuh cewe," ledek Dimas.


"Lo deketin gue geprek lo," ucap Angga kesal.


"Berapa cabe?" tanya Opal.


"Banyak," ucap Angga.


"Banyaknya seberapa," tanya Rafli.


"Banyak banget lah sampai tak terhitung," jawab Angga.


"Emang lo punya cabe?" tanya Opal.


"Ntar deh gue minta sama emak gue," ucap Angga.


"Bisa bisa sebelum kamu nggeprek Dimas, kamu udah disambel dulu sama emak kamu," ucap Rafli.


"Wah hebat emak emak," ucap Opal.


"Panutan deh," ucap Dimas.

__ADS_1


__ADS_2