CINTA ANAK ANAK BAR BAR

CINTA ANAK ANAK BAR BAR
Episode 47


__ADS_3

Hari ini hari kembali lagi ke sekolah setelah libur akhir semester. Lisa sedang mandi dan bersiap siap untuk berangkat sekolah. Setelah selesai Lisa berpamitan kepada Vina dan Rizky tanpa sarapan.


Sesampainya di depan rumah Lisa kaget, kenapa sudah ada Rafli dengan motornya di depan rumahnya. Lisa pun segera menghampiri Rafli.


"Udah lama nunggu?" tanya Lisa.


"Eh Lisa enggak kok baru aja," jawab Rafli.


"Kenapa kamu jemput aku?" tanya Lisa.


"Enggak papa lagi pengen aja gitu," jawab Rafli.


"Kan kalo kamu mau jemput kamu bisa telfon atau chat aku, enggak kaya gini," jelas Lisa.


"Ya udah enggak papa, ini juga masih agak pagi kan," ujar Rafli.


"Ya udah ayo berangkat," ucap Lisa.


Rafli dan Lisa pun berangkat naik motor, di tengah tengah perjalanan Rafli melihat tukang bubur ayam, Rafli pun menghentikan motornya.


"Kenapa berhenti?" tanya Lisa bingung.


"Beli sarapan," jawab Rafli.


"Jadi kamu belum sarapan waktu ke rumahku, ya udah besok besok enggak usah jemput aku," ujar Lisa.


"Enggak papa kok," jawab Rafli sambil senyum pepsodent.


"Ya udah ayo beli bubur ayam," ajak Rafli.


"Pak beli buburnya 10 dibungkus," ucap Rafli.


"Iya den silahkan tunggu dulu," ucap penjual bubur.


"Eh elo gila Fli mau bali bubur ayam 10 bungkus," pinta Lisa.


"Enggak kok, ya kan elo tau temen temen elo kalo makan gimana," jelas Rafli.


"Iya yah," jawab Lisa. Tukang susu kedelai pun lewat di hadapan mereka.


"Pak susu kedelainya," ucap Lisa lalu menghampiri tukang susu kedelai itu.


"Mau yang rasa apa neng?" tanya penjual susu kedelai.


"Rasa yang terpendam," canda Lisa.


"Aduh neng ini malah ngebucin sama saya," ucap penjual susu kedelai.

__ADS_1


"Ya udah pak saya mau yang rasa coklat 2, stroberi 2, jeruk 2, green tea 2, original 2," jelas Lisa.


"Ini neng," ucap penjual sambil memberikan kantong kresek kepada Lisa.


"Jadi berapa pak?" tanya Lisa.


"Karena mba nya beli banyak jadi 50 aja deh," ucap penjual susu kedelai, Lisa pun segera memberikan uangnya.


"Makasih neng," ucap penjual susu kedelai.


"Oh iya sama sama," ucap Lisa lalu pergi menghampiri Rafli. Kebetulan pesanan Rafli juga sudah jadi.


"Jadi berapa pak?" tanya Rafli.


"150 ribu," ucap penjual bubur. Rafli pun segera membayar dan melajukan motornya ke SMA Harapan. Akhirnya mereka sampai di SMA Harapan.


"Ya udah ayo langsung aja ke kelasku pasti mereka ada disana," ucap Lisa.


"Ya udah oke," jawab Rafli.


Rafli dan Lisa pun berjalan membawa bubur ayam dan susu kedelai, sesampainya di kelas ternyata benar, teman teman mereka sedang di kelas X Ipa.


"Eh abis jadi pasangan baru ya," ledek Opal.


"Aduh udah telat aja," imbuh Angga meledek.


"Nih gue bawa spesial buat kalian," ucap Rafli sambil meletakkan kresek berisi bubur ayam di meja.


"Wah gini dong Fli kan jadi temen gue yang paling baik," ucap Diva.


"Giliran makanan aja pada cepet," cibir Lisa.


"Gue juga bawa susu buat kalian," ucap Lisa.


"Wah susu," ucap Angga langsung semangat, Fira yang melihat langsung saja menyentil jidat Angga.


"Mesum," ucap Fira.


"Aduh sayang enggak kok," ucap Angga cengengesan.


"Udah udah kalian, kalo yang mau ambil di meja gue," ucap Lisa.


"Rafli elo beli bubur ayamnya kok 10 kita kan cuma 8," pinta Hana.


"Ya kali aja ada yang mau lagi," sindir Rafli kepada teman temannya.


"Eh waktu kita ke Jogja kemaran oleh oleh kalian masih ada?" tanya Dimas.

__ADS_1


"Masih ada di rumah," ucap Lisa.


"Emang kenapa Dim?" tanya Diva.


"Enggak gue cuma nanya," jawab Dimas santai.


"Eh kita hari ini langsung pelajaran enggak si?" tanya Opal.


"Enggak tau sih, tau males gue kalo pelajaran," ucap Diva.


"Ya Allah mau jadi apa kau?" tanya Fira penuh drama.


"Apaan elo kebanyakan drama," ucap Diva.


"Fir gue denger denger ada cowo ganteng loh kelas Bahasa," ucap Diva meledek.


"Wah ganteng ya, kaya apa," ucap Fira bersemangat.


"Pokoknya ganteng banget deh, ntar deh liat," ucap Diva.


"Aduh pengen tau gue," ucap Fira penuh semangat.


"Ada tapi tidak ada," sindir Dimas kepada Angga.


"Aku terlupakan," imbuh Hana.


"Hatiku tersakiti," imbuh Lisa.


"Ku menangisssss," imbuh Opal.


"Aduh kalian apa apaan sih," ucap Angga yang sudah risih dengan perkataan teman temannya.


"Aduh, pacarku hilang di ambil orang," ledek Rafli. Fira yang mendengar pun seolah tak peduli.


"Kalo enggak dapet cowoknya kan masih ada Dani yang tak kalah ganteng," ucap Lisa.


"Iya kan Dan," imbuh Lisa berteriak kepada Dani.


"Apaan kok gue," jawab Dani bingung.


"Udah iyain aja," teriak Rafli.


"Iya deh santai aja," jawab Dani tanpa dosa.


"Aduh kapan nih kita ketemu sama cowo ganteng itu," ucap Fira penuh semangat.


"Ya udah ntar deh," jawab Hana.

__ADS_1


"Udah udah lanjut makan," ucap Angga kesal.


__ADS_2