
Bel pulang SMA Harapan berbunyi, para siswa pun berhamburan ke berkemas kemas hendak pulang ke rumah.
"Eh elo bawa mobil Fli?" tanya Lisa.
"Iya," jawab Rafli.
"Ya udah deh gue ikut, kalian ikut enggak?" tanya Lisa.
"Iya kita naik mobil Rafli semua," jawab Dimas.
Mereka pun hendak masuk kedalam mobil, tetapi Firman tiba tiba muncul.
"Eh gue nebeng ya sama kalian," ujar Firman.
"Mau taroh di roda apa di atal?" tanya Rafli.
"Ya duduk lah di kursi lah," jawab Firman.
"Enggak muat," ujar Dimas.
"Kita udah biasa pulang bareng bareng kaya gini, jadi buat kamu enggak ada tempat," ucap Diva.
"Udah sana pergi kita mau pulang," ucap Lisa.
"Emang beneran enggak ada tempat buat gue," ujar Firman.
"Ada kok," jawab Hana, mereka semua pun menatap ke arah Hana.
"Di hatiku," imbuh Hana.
"Gue kan mau pulang, buat apa juga hati elo, enggak guna," jawab Firman ketus. Mendengar ucapan Firman, hati Hana pun terasa hancur dan teriris iris.
"Ya udah yuk masuk mobil aja," ajak Hana dengan nada berat. Mereka pun masuk kedalam mobil. Setelah semua masuk Rafli pun melajukan mobilnya.
"Kita mau kemana nih, atau mau langsung pulang," pinta Rafli.
"Ke taman aja yuk," ajak Lisa.
"Boleh deh," jawab Angga.
Rafli pun melajukan mobilnya munuju taman, setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai juga di taman, mereka pun turun dari mobil.
"Kita mau kemana nih," ucap Lisa.
"Duduk dulu aja yuk dimana," ajak Angga. Mereka pun memilih duduk di bangku.
__ADS_1
"Kita makan aja yuk," ajak Opal.
"Makan aja trus," jawab Lisa.
"Ayolah," rengek Opal.
"Mau makan apa?" tanya Dimas.
"Gimana kalo pecel lele," usul Angga.
"Boleh juga tuh," ucap Opal.
"Ya udah ayo," ucap Diva.
Mereka pun pergi ke warung pecel lele, mereka memilih duduk di lesehan, karena menurut mereka lesehan adalah tempat yang tepat jika sedang banyak orang. Setelah pesanan mereka datang, mereka pun langsung menikmatinya. Tiba tiba Firman pun datang.
"Halo teman temanku sayang," sapa Firman dan langsung duduk.
"Ngapain sih elo disini?" tanya Diva.
"Mau makan lah, ini kan tempat umum," jawab Firman.
"Lo ngapain sih ngikutin terus," tanya Rafli kesal.
"Suka suka gue dong, hidup hidup gue," jawab Firman ketus.
"Gue suka kok kalo elo ngikutin gue," ucap Hana penuh semangat.
"Hana!" ucap mereka bersama lalu menatap Hana dengan tatapan mematikan.
"Iya deh iya," ucap Hana sambil menggaruk rambutnya yang tidak gatal.
"Udah ah sana elo pergi aja," ujar Dimas.
"Nggak mau, gue mau makan," ujar Firman.
"Baru pertama ketemu aja udah kaya jelangkung," ucap Opal.
"Datang enggak diundang pulang tak diantar," imbuh Dimas.
"Sana eh elo pergi aja," ucap Lisa.
"Baru sehari liat elo aja udah muak apalagi tiap hari," ucap Angga.
"Jangan sampai elo rebut pacar gue," imbuh Angga.
__ADS_1
"Cih buat apa rebut pacar elo yang bentukan kaya dia," ujar Firman sambil menunjuk Fira.
"Enak aja, emang elo laku," ucap Fira sinis.
"Laku lah, banyak cewe yang ngejar ngejar tapi gue tolak," ujar Firman sombong.
"Terserah elo deh ngomong sama kamu kaya ngomong sapa orang gila," ucap Fira. Makanan yang di pesan Firman pun sudah datang.
"Nih Lis gue pesenin minuman lagi buat elo, gue takut elo haus," ucap Firman.
Rafli yang melihat itu pun panas, diam diam Rafli mengirimkan pesan kepada Opal untuk meminum minuman yang diberikan Firman, Opal pun paham dan langsung saja meminumnya.
"Lis udah gue minum, buat gue aja ya," ucap Opal.
"Iya ambil aja Pal, juga bukan punya gue," ucap Lisa ramah.
"Ini kan punya Lisa kok elo minum sih," ucap Firman kesal.
"Kok elo sewot sih, Lisa juga biasa aja tuh," jawab Opal tanpa dosa.
"Lis kok elo bolehin sih dia minum minuman elo," pinta Firman.
"Suka suka gue," jawab Lisa ketus.
Mereka pun sudah selesai makan pecel, mereka memutuskan untuk pulang, sebenarnya mereka ingin jalan jalan tetapi karena Firman yang terus mengikuti hingga akhirnya mereka membatalkan rencana itu. Mereka akaan masuk mobil tapi dihalangi oleh Firman.
"Gue ikut mobil kalian ya," ucap Firman.
"Waktu di sekolah kan gue udah bilang kalo mobilnya enggak muat," jawab Rafli kesal.
"Ya udah ayo Lis kita pulang nya naik motor aku aja," ujar Firman sambil memegang tangan Lisa, langsung saja tangan Firman di lepaskan dari tangan Lisa oleh Rafli.
"Lisa berangkat sama gue pulang ya sama gue," ucap Rafli agak meninggi.
"Enggak, Lisa sama gue," jawab Firman membantah.
"Udah lah sana pulang aja ngapain sih," ucap Dimas.
"Suka suka gue," jawab Firman.
"Firman udah sana elo pulang aja," ucap Lisa.
"Tapiii," ucap Firman menggantung.
"Udah buruan sana!" ucap Lisa kesal.
__ADS_1
"Iya deh," jawab Firman pasrah.