CINTA ANAK ANAK BAR BAR

CINTA ANAK ANAK BAR BAR
Episode 16


__ADS_3

Hari ini hari mereka sekolah, Lisa dan teman temannya berkumpul di depan gerbang.


"Eh elu gimana kemaren?" tanya Hana penasaran.


"Kemaren ada apa sih?" tanya Fira pura pura bodoh.


"Kemaren lo gimana kencannya sama temennya Rafli?" ucap Hana kesal.


"Ya gitu deh," ucap Fira.


"Gitu gimana?" tanya Diva, lalu Fira pun berlari menuju kelas.


"Bangke lo Fir, maen ninggal ninggal kita," ucap Lisa kesal.


"Tadi juga belum selesai jelasinnya," ucap Hana ikut kesal, lalu mereka menyusul Fira pergi ke kelas.


"Eh Fir ***** lo main ninggalin kita kita," ucap Lisa kesal.


"Ya maaf deh," ucap Fira sambil menampakkan senyum pepsodent nya.


"Gue tanya sekali lagi sama lo kalo nggak jawab gue jitak loh. Kemaren lo gimana kencannya sama temennya Rafli itu?" tanya Hana panjang lebar.


"Jalan jalan duduk trus makan," jawab Fira santai.


"Emang dimana si?" tanya Lisa.


"Di taman," jawab Fira.


"Elo nggak jadian gitu sama temennya Rafli," ucap Diva.


"Enggak lah orang dia nggak nembak gue," jawab Fira jujur.


"Lo **** apa gimana sih, kalo lo ditembak ya mati," canda Hana.


"Maksudnya nyatain perasaan gitu," ucap Fira.


"Gue kan cuma bercanda astaghfirullah," ucap Hana.


"Iya gue tau bebeb emez," ucap Fira.


"Merinding gue dengernya Fir," ucap Lisa jijik.


"Iya deh iya terserah kalian," ucap Fira.


"Eh itu namanya siapa sih?" tanya Diva penasaran.


"Dia namanya Angga," jawab Fira.


"Oh," jawab mereka serempak.

__ADS_1


"Terlalu menyakitkan gaes," ucap Fira dibuat buat.


"Udah ah terserah kalian," ucap Hana.


Bel masuk SMA Harapan berbunyi para siswa berbondong bondong masuk kelas. Setelah agak lama menunggu, guru yang mengajar di kelas X Ipa masih belum ada tanda tanda akan masuk.


"Eh Dani lo panggil bu Laila sana!" ucap Lisa dengan suara keras kepada ketua kelasnya.


"Iya bentar sih Lis bawel amat lo, nanggung nih," jawab Dani yang sedang asyik dengan game onlinenya.


"Lo mau ke kantor sendiri, apa gue seret lo!" ucap Lisa tegas dengan sorotan tajam. Dani pun memandang Lisa pun ngeri.


"Jangan marah marah ntar cepet tua," ucap Dani, lalu kabur ke ruang guru.


"Kantin yuk," ajak Diva.


"Pikiran lo kantin teruss ntar bu Laila tiba tiba dateng kita di uleg," ucap Hana.


"Emang nggak punya cabe ya bu Laila, sampe sampe gue yang di uleg," ucap Diva protes.


"Cabe mahal lo aja yang di uleg," cletuk Lisa.


"Ntar deh gue petikin di kebun gue, gue kan sultan," ucap Fira sambil menyombongkan diri.


"Utang lo udah lunas belum?" ledek Hana.


"Udah lah sultan," ucap Fira sombong.


"Kalo dosa masuk neraka loh," imbuh Hana.


"Di neraka kita dapat siksaan loh," imbuh Diva.


"Iya deh utang gue masih banyak," ucap Fira jujur dengan muka memelas.


"Ya Allah hamba dizholimi teman teman hamba," ucap Fira penuh drama.


"Udah ah drama mulu lo," ucap Hana.


"Kamu kok jahat," ucap Fira.


"Kamu jahat!" ucap Fira banyak drama.


"Lo drama lagi gue jitak lo," ancam Diva.


"Iya deh teman teman sayang," ucap Fira sambil senyum pepsodent, Dani pun datang.


"Woy bu Laila nggak masuk, kata pak Kuat, bu Laila sih lagi sakit," ucap Dani berteriak bahagia karena jamkos.


"Ada tugas nggak?" tanya Indah.

__ADS_1


"Karjain halaman 40-45 dinilai pas pelajarannya bu Laila lagi," ucap Dani.


"Ya udah kita ke kantin yuk," ajak Diva lagi.


"Lah tugasnya gimana?" tanya Hana penasaran.


"Ya udah ntar kita tanya embah aja," ucap Fira.


"Ya udah deh ayo ke kantin," ucap Lisa, akhirnya mereka pun berjalan menuju kantin.


Saat ini jadwalnya olahraga untuk kelas X Ips yaitu kelas Rafli, saat ini Rafli sparing basket bersama teman kelasnya. Pada saat Dimas mengoper bola kepada Rafli tapi malah lemparan itu melesat. Pada saat itu juga Lisa dan teman temannya sedang lewat.


Brukk


Tiba tiba Lisa pingsan karena terkena bola, semua orang menatap ke arah Lisa, lalu para siswa mengerubungi Lisa, Rafli yang melihat itu langsung menerobos kerumunan siswa untuk melihat Lisa. Tanpa pikir panjang Rafli menggendong Lisa membawa ke UKS. Setelah sampai UKS, Lisa langsung dibaringkan.


"Eh Fir lo ambil minyak angin sana," ucap Hana, Fira pun langsung mencari minyak angin setelah menemukan langsung memberikan kepada Hana, Hana pun mengoleskan minyak angin itu di hidung Lisa.


Setelah beberapa menit akhirnya Lisa membuka matanya. Lisa bingung dirinya ada dimana, tubuhnya juga merasa lemas.


"Aaa....i...rrr" ucap Lisa terbata bata, Diva dengan segera mengambil minum dan memberikan kepada Lisa.


"Gue dimana?" tanya Lisa bingung.


"Lo di UKS" jawab Rafli.


"Kenapa gue ada disini?" tanya Lisa sambil memegangi kepalanya karena merasa sangat pusing.


"Ah pusing kepala gue," rintih Lisa.


"Pusing pala baby ah ah ah," ucap Fira.


"Fir keadaan kaya gini masih sempat bercanda," Diva kesal.


"Iya deh maap," ucap Fira senyum pepsodent.


"Udah ntar gue jelasin lo istirahat aja dulu," ucap Diva.


"Pasti kepala lo kan masih pusing," imbuh Diva.


"Udah kalian kembali ke kelas aja, kasihan Lisa kan dia butuh istirahat," ucap Hana sambil menatap Rafli dan teman temannya.


"Cepet sembuh ya Lis, gue ke kelas dulu," ucap Rafli, lalu Rafli dan teman temannya meninggal UKS tersebut.


"Eh gue sama Fira pamit aja deh takut ganggu apalagi tuh Fira," ucap Diva menatap Fira.


"Kamu yang jagain Lisa ya han," imbuh Fira.


"Ya udah deh kalian balik ke kelas," ucap Hana.

__ADS_1


"Cepet sembuh Lis," ucap Diva dan Fira bersamaan, Fira dan Diva pun kembali ke kelasnya.


__ADS_2