CINTA ANAK ANAK BAR BAR

CINTA ANAK ANAK BAR BAR
Episode 71


__ADS_3

"Nenek kesini sama siapa?" tanya Zela.


"Sama orang tua kamu," jawab Nek Ida.


"Ah pasti nenek bohong, kalo orang tua Hana ada, pasti udah dari kemarin ada disini, nemenin Hana," ucap Hana.


"Beneran sayang," jawab Nek Ida.


"Tadi juga ada nek yang ngaku ngaku jadi orang tua aku, ya aku usir lah nek," jelas Hana.


"Hana usir orang itu?" tanya Nek Ida.


"Ya kan Hana pikir orang asing jadi Hana usir lah nek, Hana kan lagi jaga diri takut ada yang manfaatin Hana pas kondisi Hana seperti ini," jelas Hana.


"Sekarang kamu minta maaf sama orang tua kamu, biar nenek panggilkan dulu," ucap Nek Ida.


"Nggak ah, kalo mereka beneran orang tua Hana, seharusnya mereka jagain Hana dari kemarin, buktinya kemarin aja adanya cuma nenek dan Zela, yang jagain Hana" jawab Hana.


"Sayang itu beneran orang tua kamu, sebentar biar nenek panggil," ucap Nek Ida lalu keluar menghampiri anak dan menantunya lalu mereka pun masuk ke dalam ruangan rawat Hana bersama.


"Hana sayang ini ibu," ucap Ambar sambil mendekati Hana dan akan memeluk Hana, namun dengan cepat Hana menepis tangan orang tuanya itu.


"Kamu bukan ibu Hana," ucap Hana dengan nada tinggi.


"Ini ibu sayang dan ini ayah kamu," ucap Ambar sambil menunjuk Bayu.


"Kalian bohong! Kalau kalian memang orang tua Hana kalian tidak mungkin pergi dari sisi Hana! Dari Hana sadar sampai sekarang yang ada di samping Hana cuma Zela dan nenek! Lalu kenapa kalian mengaku sebagai orang tua Hana! Dimana perhatian kalian sebagai orang tua! Kalian bukan orang tua Hana!" ucap Hana dengan nada yang semakin meninggi.


Ambar yang mendengar ucapan Hana pun tak kuasa langsung menjatuhkan air matanya. Bayu yang melihat pun segere memeluk istrinya dan menenangkannya. Nek Ida memilih menyuruh anak dan menantunya keluar dari ruangan Hana, daripada mendengarkan kata kata Hana yang mungkin lebih menyakitkan.


Setelah merasa istrinya tenang, Bayu pun mengajak istrinya untuk menemui dokter yang menangani Hana. Bayu dan Ambar pun menceritakan kepada dokter apa saja yang baru dia alami.

__ADS_1


Setelah mendengarkan penjelasan dari dokter, mereka memutuskan untuk langsung pulang karena saran dari dokter, untuk sementara waktu orang tua Hana tidak menemui Hana terlebih dahulu.


Sementara Hana di dalam ruangan, Hana sedang memakan potongan buah, setelah perasaannya ditenangkan oleh Zela.


"Han bagi dong," ucap Zela.


"Nggak mau ah," jawab Hana.


"Pelit lo," jawab Zela.


"Beb elo nggak pulang?" tanya Hana.


"Males gue," jawab Zela.


"Elo enggak mandi ya," ledek Hana.


"Elo sendiri gimana ngatain gue lagi," jawab Zela.


"Gue kan sakit, elo nggak liat apa, enggak kasihan sama gue," ucap Hana dengan wajah memelas.


"Muka imut gini loh Zel," ucap Hana.


"Imut dari mana yang ada amit amit deh," jawab Zela.


"Gue pengen makan ayam geprek deh enak loh Han, pedesnya sampai ubun ubun," ucap Zela.


"Gue mau juga dong," jawab Hana.


"Elo enggak sadar elo dimana, elo kan harusnya makan bubur hambar," ujar Zela.


"Jahat banget lo, beneran deh curang," ucap Hana.

__ADS_1


"Ya udah babay gue mau jajan dulu, ntar gue balik lagi deh kesini," ucap Zela.


"Jangan kangen ya," ledek Zela sambil berlari meninggalkan brangkar Hana.


"Jijik gue kangen sama makhluk kaya elo," jawab Hana.


Zela pun membeli jajan yang diinginkan disekitar rumah sakit diantar Kang Maman. Setelah semua didapat Zela pun kembali lagi ke rumah sakit.


"Hana sayang awowoooo," panggil Zela.


"Paan lu brisik," jawab Hana.


Zela pun menata makanan yang ia beli. Lalu menyantapnya.


"Han beneran enak nih," ucap Zela menggoda.


"Nih pedesnya krasa banget," ucap Zela sambil mamakan ayam geprek miliknya.


"Tau ah elo cuman pamer doang," jawab Hana.


"Lo kok tau sih," jawab Zela.


"Gue kan pinter," ujar Hana.


"Sombong loo," jawab Zela.


"Alah masih pagi nggak baik makan gituan," ujar Hana.


"Harusnya kan sarapan yang bener, eh ini malah beli yang aneh aneh," imbuh Hana.


"Ini sarapannya biar perutnya menari nari," jawab Zela.

__ADS_1


"Lo pikir perut elo penari," ucap Hana.


"Iya lah," jawab Zela.


__ADS_2