CINTA ANAK ANAK BAR BAR

CINTA ANAK ANAK BAR BAR
Episode 51


__ADS_3

Angga dan Fira pun turun dari motor, mereka masuk ke dalam SMA Harapan, Angga dan Fira pun tidak luput dari cibiran mereka.


"Kemaren aja putus sekarang udah gandengan lagi".


"Angga bodoh banget si jelas jelas udah diputusin eh masih mau aja sama Fira".


"Diduain woy sama si Dito anak Bahasa yang ganteng itu".


"Ya gitu deh, otaknya si Angga sebagai cowo kemana sih".


Angga dan Fira pun melewati anak anak yang mencibir mereka.


"Iri bilang bos," ucap Fira sambil menggerakkan kedua alisnya, lalu berjalan lagi meninggalkan anak anak yang mencibir Angga dan Fira dan menuju kelas. Sesampainya di kelas X Ipa, ternyata sudah ada semua disana.


"Cie cie sekarang makan *** kucing rasa coklat," ledek Hana.


"Aduh anget nih kaya tempe mendoan," ledek Rafli.


"Apaan sih kalian enggak ada yang waras banget deh," ujar Angga. Tiba tiba Dito pun datang menghampiri mereka.


"Angga maafin gue ya," ucap Dito.


"Gue di ancem nih para cewe, mereka kejam banget," imbuh Dito penuh drama.


"Ya udah enggak papa deh," jawab Angga.


"Nih gimana kalian kok belum ada kemajuan," ledek Opal menatap Dimas dan Diva.


"Maju tinggal maju susah amat, kaki punya kan," jawab Dimas.


"Kalo suka bilang langsung jangan bilang di hati, elo kira sinetron elo ngomong dalam hati semua orang tau," ucap Hana.


"Iya lah, tinggal ungkapin aja apa susah," ucap Lisa.


"Udah ah diem kalian enggak jelas deh," ucap Diva malu. Bel masuk SMA Harapan pun berbunyi.

__ADS_1


"Eh sana kalian ke kelas," usir Lisa.


"Iya iya, jangan kangen ya," ledek Rafli.


"Amit amit deh kangen sama elo," jawab Lisa.


"Aduh malah sekarang yang ini," ucap Opal.


"Udah udah sana pergi," usir Lisa.


Mereka pun meninggalkan kelas X Ipa dan pergi ke kelas masing masing. Pelajaran pun selesai, bel istirahat SMA Harapan pun berbunyi, para cowo itu pun menghampiri para cewe di kelasnya.


"Kantin yuk," ajak Opal, mereka pun berjalan menuju kanting dan langsung menempatkan diri.


"Sekarang Angga ama Fira yang pesen ya," ucap Dimas.


"Ya udah iya," jawab Fira pasrah. Angga dan Fira memesan makanan mereka, lalu mereka pun menikmatinya dengan obrolan.


"Eh Dimas, Diva elo gantungin mulu enggak kasihan apa," ledek Angga.


"Jelas jelas Diva lagi makan bukan lagi nggantung," jawab Dimas.


"Aduh maksud gue hubungan kalian gitu," jelas Opal.


"Santai aja lah," jawab Dimas.


"Sekarang nih juga udah muncul benih benih cinta dari Rafli ama Lisa," ledek Dimas.


"Wah benih lele kali Dim," elak Lisa.


"Wah budeg elo ya, jelas jelas gue bilang benih benih cinta," ucap Dimas.


"Eh yang paling aneh mah Hana sama Opal, datar datar aja kaya dompet Angga," ucap Diva.


"Di otak mereka hanya terisi oleh makan makan dan makan," jawab Lisa.

__ADS_1


"Food is my life," jawab Opal.


"Nih gue kasih tau sama kalian," ucap Angga.


"Sekarang mah kalian pinter pinter aja jawabnya, tanya sana sini bisa ngelak terus, sering berjalannya waktu, cinta akan muncul tanpa kita sadari. Ingat bro waktu berjalan begitu cepat," ujar Angga.


"Gayamu Ngga kaya pakar cinta, kemaren aja diputusin makan kenangan mulu," ledek Lisa.


"Yang gue bilang nih nyata, awas aja kalo kalian pada cinta sama bonceng motor sendiri," ledek Angga.


"Oke lah mungkin yang dibilang Angga bener, kebersamaan kita akan muncul benih benih cinta," ucap Dimas.


"Karna elo ngrasain kan?" ledek Hana.


"Aduhai teman temanku bucin semua," ucap Hana.


"Liat aja tuh Diva sama Dimas tiap hari tambah akrab, cuman Dimas aja yang belum punya nyali buat nembak Diva," jelas Angga.


"Liat noh Rafli, udah mulai suka sama Lisa pertemuan mereka waktu kita masih SMP, tiap hari juga perhatian sama Lisa kan," imbuh Angga.


"Lah pasangan Hana sama Opal enggak usah dilihat bikin rabun ntar," ledek Fira.


Mereka pun memikirkan apa yang dikatakan Angga, benar juga apa yang dikatakan Angga tentang mereka.


"Enak aja liat kita dibilang rabun," ucap Opal sambil tos pada Hana.


"Noh kalian mulai walaupun hanya sebutir garam," jelas Angga.


"Entahlah cinta datang tiba tiba," ucap Rafli.


"Tanpa kita harus meminta," imbuh Lisa.


"Tapi kita tidak boleh memaksa seseorang untuk mencintai kita," ujar Dimas.


"Cinta dalam diam itu menyakitkan," imbuh Diva.

__ADS_1


"Cinta dalam diam menyakitkan, cinta betepuk sebelah tangan mungkin lebih menyakitkan, cinta tak terbalaskan mungkin sama kategori sakitnya, lebig baik makan enggak akan ada deh sakit hati," jelas Opal.


"Nah betul tuh," ucap Hana.


__ADS_2