Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Sakitnya kehilangan


__ADS_3

Hisam berlari menyusuri koridor rumah sakit,Tak peduli dengan keringat yang mulai membanjiri seluruh tubuhnya bahkan dia terlihat mulai ngos-ngosan,Dia masih terus saja berlari bahkan hampir saja dia menabrak seorang pasien yang sedang di dorong dengan brankar,dia pun meninggalkan Leo yang setengah berlari mengikutinya,Yang ada di pikiran nya saat itu hanya Istrinya Binar.


"Pak Abdul...


Bagaimana ini bisa terjadi...???Tanya nya mengintrogasi,begitu melihat pak Abdul yang sedang duduk di ruang tunggu seorang diri,sementara pak Jatmiko sudah menghilang Ntah kemana,sepertinya dia mencari aman takut mendapat amukan kemarahan dari laki-laki itu.


Pak Abdul sontak berdiri kaget bercampur was-was,


"Anu...Tuan...!!!


Anu......!!!


Nona muda.....!!!!


Tangan pak Abdul mulai gemetaran,Tidak tau harus menjelaskan apa karena sebenarnya dia pun tidak tau pasti bagaimana kronologis nya,saat kejadian itu dia masih di parkiran menunggu kemunculan Nona muda nya,tapi karena sudah lebih 1 jam menunggu,Binar tak kunjung datang makanya dia memberanikan diri untuk masuk ke dalam mencari nya,


"Alangkah terkejutnya pak Abdul ketika baru beberapa langkah dia berjalan,dia melihat pak Jatmiko nongol sambil menggendong Nona Binar yang sudah tak sadarkan diri dan berlumuran darah.Dengan sigap dia pun membantu pak Jatmiko membawa Binar ke rumah sakit,Dan setelah sampai di rumah sakit,pak Abdul baru tersadar dan berniat ingin menanyakan kejadian yang menimpa Nona muda nya itu pada pak Jatmiko namun laki-laki itu menghilang Ntah kemana???


Pak Abdul hanya bisa menceritakan kejadiannya sampai disitu meski dengan gemetar seluruh badan.


"Bagaimana mungkin ini bisa terjadi..???Tanya nya dengan sedikit berteriak dengan penuh emosi.


"Sabar Tuan muda...!!!


"Sebaiknya tuan muda tenang dulu...!!!


Tiba-tiba Leo datang bagai dewa penyelamat bagi pak Abdul.


"Kamu suruh saya untuk tenang...???


"Apa yang ada di otak kamu Sekarang...??


"Kamu tau dia lagi hamil,Bagaimana mungkin semua ini bisa luput dari pengawasan kalian...Hah....???kalian semua tidak becus,Mata Hisam semakin berapi-api,Dia bahkan mencengkeram kerah Baju Leo dengan kuat.


"Iya,saya paham tuan Muda....!!!


"Maafkan saya....!!!


"Hisam menghempaskan kembali kerah baju Leo dengan kasar,Pikirannya sedang kalut,Dan dilanda kecemasan di sertai ketakutan.


"Bagaimana kalau sesuatu terjadi dengan nya Leo...???Hisam seperti anak kecil yang sedang dilanda ketakutan.


"Tenang Tuan muda,percayalah semuanya akan baik-baik saja,"Leo berusaha menenangkannya meski dalam hatinya sendiri cukup merasa cemas dan tak kalah khawatirnya.


"Tiba-tiba Dokter Jayadi keluar,


"Dokter Jay....???


"Bagaimana keadaannya...???ucap Hisam penuh tanya sambil ingin menerobos masuk ke dalam ruang UGD kalau saja tidak di tahan cepat oleh Dokter Jayadi dan Leo.


"Tenang tuan muda..!!!


"Bagaimana saya bisa tenang sebelum melihat bagaimana keadaannya sekarang...???


"Ayo..jawab....???


"Kenapa kamu diam saja.???


"Jangan bilang sesuatu telah terjadi dengannya???Hisam langsung mencengkeram baju Dokter Jayadi meminta kepastian,perasaannya semakin nggak tenang apalagi melihat gelagat Dokter Jayadi yang hanya bisa diam saja dengan wajah datar tak memberi penjelasan apa-apa.


"Tuan muda tenang dulu...!!!


Dokter Jayadi berusaha menenangkannya,Namun Hisam langsung menepis kedua tangannya dan berhambur masuk ke dalam ruangan.


"Tuan muda...."Leo masih berusaha ingin mencegahnya.

__ADS_1


"Biarkan dia masuk dan melihat sendiri keadaannya.."Cegah Dokter Jayadi.


"Nona Binar baik-baik saja kan???Tanya Leo penuh selidik, air muka Dokter Jayadi berubah sedih,menandakan jika semuanya tidak sedang baik- baik saja.


"Dokter Jayadi hanya menggeleng pelan,


"Hisam langsung merasa shock dan terpukul ketika melihat tubuh itu tengah terbaring lemah dan tak berdaya, penuh dengan bekas darah di pelipis kanan nya,yang sudah di jahit dan diperban,bahkan Sudah di pasangi infus di sertai alat bantu pernapasan.


"Perlahan dia meraih jari jemari Binar yang terasa dingin,


"Binar...Ayo bangun sayang....???Ucapnya pelan di telinga Binar,Suaranya seperti tertahan dan bergetar saat menyebut nama itu untuk yang pertama kali nya.


"Ayo..bangun..!!!!


"Kenapa kamu malah tidur seperti ini...???


"Hei.....Ayo bangun...!!!


"Kamu dengar kan?? aku memanggil nama kamu, sekarang ayo buka mata kamu...???


"Ayo...buka,Tatap aku sekarang....!!!


"Kamu bilang, ingin mendengar nama kamu aku sebut,Sekarang aku sudah menyebutnya,Ayo bukalah mata kamu sekarang...!!!Binar.......Buka....!!!Teriaknya


sambil menggoncang tubuh itu pelan namun tetap diam tak merespon sama sekali.


"kamu tau,kenapa nama kamu tidak pernah aku sebut setiap kali ingin memanggilmu,itu karena nama itu terlalu sangat berarti buat aku,aku takut ketika aku mulai fasih menyebut nama itu kamu malah pergi meninggalkan aku,karena sejujurnya aku takut kehilangan kamu.


"Ayo bangun sayang....!!!Jangan tinggalkan aku,aku sangat mencintai kamu,Air mata Hisam mulai mengalir deras di pipinya,Berkali-kali dia mencium tangan Binar menyalurkan perasaannya.


Rasa penyesalan semakin bergemuruh di dadanya,dia menyesal kenapa baru bisa mengutarakan bagaimana sebenarnya perasaannya selama ini pada istri nya itu.


Bersamaan dengan itu Dokter Jayadi masuk bersama Leo.


"Ada apa dengannya???


"Kenapa dia diam saja....???


Hisam langsung berdiri meminta penjelasan darinya.


"Tenang Tuan muda....!!!


"Tenang...???


"Tenang kamu bilang..???


"Kalau sampai terjadi sesuatu padanya,jangan harap aku bisa memaafkan kamu...???


Ujar Hisam dengan nada mengancam di sertai mata berkaca-kaca.


"Dokter Jayadi dan Leo hanya bisa saling pandang,


"Tiba Tiba Hisam seperti baru menyadari sesuatu,


"Tunggu,apa yang coba kamu sembunyikan dariku...???


"Katakan..bagaimana keadaan Janin yang ada di dalam kandungan nya???


"Katakan....???Teriaknya dengan pikiran yang semakin kalut,perasaannya semakin nggak enak saja,apalagi ketika melihat mimik wajah Dokter Jayadi tiba-tiba berubah drastis, terlihat panik dan merasa bersalah.


"Nona Binar mengalami perdarahan yang sangat hebat,sehingga.....!!!


"Sehinggga apa....???


"Dokter Jayadi menarik napas panjang,Dia seperti butuh oksigen yang banyak untuk membantunya bernapas,karena Ntah bagaimana caranya menjelaskan semuanya pada laki-laki yang ada di hadapannya kini.

__ADS_1


"Mohon maaf tuan muda,Bayi anda sudah tidak bisa tertolong lagi.


"Apa....???


"Bangsat....!!!


Apa kamu bilang,satu pukulan mendarat tepat ke perut dokter Jayadi,


"Aku sudah berulang kali memperingatkan kamu soal ini,tapi kamu seperti tidak memperdulikannya,Apa guna nya kamu menjadi seorang dokter jika kamu ternyata tidak bisa menyelamatkannya...!!!


"Hah....Dasar pengecut,Hisam benar-benar kalap membabi buta,sambil memaki Dokter Jayadi tak terima semua ini.


"Sadar tuan muda,Sadar....!!!


Nona Binar sekarang lagi kritis,dia lebih membutuhkan pertolongan,kalau anda rapuh seperti ini,Bagaimana mungkin Nona bisa melewati semua ini"Leo berusaha menyadarkannya,sementara dokter Jayadi mundur beberapa langkah ke belakang,pukulan telak Hisam sangat kuat mengenai perutnya membuatnya cukup merasa kesakitan.


"Hisam terduduk lemas di lantai dan menangis sejadi-jadinya,Dia merasa sangat terpukul dan menyesali semua yang telah terjadi.


"Leo aku kembali kalah...!!!Aku kalah....!!!


Kenapa aku harus kehilangan dia sebelum aku sempat melihatnya di lahirkan ke dunia ini...???


"Sabar tuan muda,semua ini sudah di tentukan oleh garis takdir,Anda harus mengikhlaskannya,Satu yang lebih penting sekarang adalah keadaan Nona Binar,dia sangat butuh dukungan Anda,beliau akan lebih terpukul lagi nanti jika sampai mengetahui soal ini"Ucap Leo merasa sedih.


Dan sekarang,Dokter Jay menunggu persetujuan Anda,untuk tindakan selanjutnya.


"Apa maksud kalian???


"Nona harus di operasi,


"Apa...???


"Iya,tuan muda karena kemungkinan masih ada jaringan Janin atau plasenta yang belum keluar semua dan itu bisa membahayakan kesehatan Nona,terlebih sekarang dia masih belum sadar"Dokter Jayadi berusaha menjelaskan nya secara pelan dan sedikit lebih hati-hati agar laki-laki itu bisa mengerti.


"Tolong lakukan yang terbaik,aku tidak mau kehilangan dia"Pinta Hisam dengan nada memohon,Leo bisa melihat ketakutan itu nampak jelas di mata tuan nya,dia turut bersedih.


"Saya akan berusaha semampu saya tuan muda,mohon doa anda untuk kelancaran operasi nya nanti dan semoga Nona bisa melewati masa kritisnya"Sahut Dokter Jayadi mencoba memberi harapan,lalu menginstruksikan ke beberapa perawat untuk segera memindahkan Binar ke ruang operasi.


"Hisam mengecup kening Binar beberapa kali,sebelum perawat membawanya keluar dari ruangan itu.


"Kamu harus kuat sayang...!!!"Bisik nya pelan di telinga Binar sambil terus mengenggam erat tangan nya.


"Leo kembali mencari pak Abdul,dia berniat mengintrogasi pak Abdul karena dari tadi dia belum sempat menanyakan apa-apa...???


Setelah pak Abdul menceritakan semuanya,Ntah kenapa Leo bisa langsung menarik kesimpulan,wajahnya terlihat serius dengan kepalan tinju di tangan nya lalu setelah itu dia segera pergi meninggalkan pak Abdul tanpa berucap sepatah kata.


*****


"Nak Hisam kenapa ini bisa terjadi dengan anak ibu???Bu Retno langsung menangis histeris di pelukan Hisam sesaat dia sampai di rumah sakit dan Hisam mencoba memberi tau keadaan Binar.


"Ibu tidak mau kehilangan dia Nak,Cukup ibu merasa kehilangan cucu ibu,sekarang hanya Dia satu-satu nya harta yang ibu punya,ibu tidak bisa hidup tanpanya...!!!Ujar Bu Retno di sela isak tangis nya,


"Aku pun tidak bisa hidup tanpa nya Bu,bahkan sekarang aku sangat takut kehilangan dia"Batin Hisam sambil terus memeluk mertuanya.


"Tenanglah Bu,Saya janji akan melakukan yang terbaik untuk kesembuhan nya,tidak akan aku biarkan terjadi sesuatu padanya"Hisam terus mencoba menenangkannya meski perasaannya sendiri semakin kalut dan di hantui rasa bersalah karena harus kehilangan calon generasi penerus nya.


"Ibu..mau berdoa untuk Binar,tolong bawa ibu ke musholah nak"Pinta Bu Retno sambil menghapus air mata nya.


"Hisam hanya mengangguk dan mengikuti kemauan mertuanya itu,Dia membawa Bu Retno ke musholah terdekat,Dia yang tadinya jarang menunaikan sholat 5 waktu jadi tergerak hati nya untuk ikut sholat,Dia duduk bersimpuh di hadapan sang penciptanya meminta pengampunan serta kesembuhan untuk istrinya,dia kembali menangis,Air mata duka laki-laki yang begitu tulus mencintai istrinya.


"Semoga pengakuan cintaku masih belum terlambat Karena sejujurnya hati ini kembali merasakan getaran cinta yang teramat dalam untuk nya,Dan aku sungguh sangat takut bila harus kehilangan nya"Batin Hisam masih tengah bersimpuh di atas sajadahnya,sambil menunggu ibu Mertuanya yang masih belum selesai sholat dan berdoa.


***********$$$$$$$$$$$$**********


"Hai hai,kesayangan aku semua apa kabar???Happy New year yah buat semuanya,berharap semoga tahun ini bisa lebih baik dari tahun-tahun kemarin dan kita semua senantiasa dalam lindungan allah swt, insya allah..aamiin...aamiin...aamiin...!!!ikut Sedih yah Binar harus kehilangan Janin nya...???😒😭😭Mohon maaf sekali lagi jika cerita ini tak sesuai keinginan atau ekspektasi kalian semua ,Tapi alur nya memang harus seperti ini,jadi di nikmati saja yah!!!πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™mohon dukungan nya selalu. salam sayang dari author....😍😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2