Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Wanita masa lalu Hisam part...1


__ADS_3

"Waktu yang dijadwalkan akhirnya tiba,Hari itu Hari di mana, Salim group akan mengadakan sebuah rapat penting untuk membahas sebuah proyek baru dan terbesar.


"Binar masih tengah bersiap-siap kala itu di kantornya.


"Sesekali dia menghela napas yang berat,


"Dimana hari itu dia harus ikut menghadiri rapat bersama Direkturnya Pak Jatmiko.


"Ada proyek besar yang harus di selesaikan dalam waktu dekat ini,dan posisinya sekarang menjadi sangat penting sekali untuk keberhasilan proyek itu.


"Walaupun sedikit kesal karena ogah datang ke kantor itu lagi apalagi harus pergi bareng bersama pak Jatmiko tapi akhirnya di iya kan juga demi menguber dead line proyek itu.


"Salah satu impian terbesarnya sejak lama ingin menjadi wanita karir yang sukses,tapi belum sempat cita-citanya itu terwujud dia harus di hadapkan oleh sebuah pilihan yang sulit,menikah dan di jodohkan. Tapi dengan adanya peluang besar itu sekarang, dia berharap bisa mewujudkan kembali keinginannya yang tertunda itu,dan kesempatan itu tidak akan pernah dia sia-siakan begitu saja.


"Sementara itu Di gedung Salim group,para Anggota Dewan komisaris, pejabat dan petinggi-petinggi perusahaan lainnya mulai berdatangan memenuhi ruangan yang berada di lantai dasar,sebuah ruangan yang tertutup yang telah dipersiapkan jauh hari sebelum rapat Akbar itu akan digelar.


"Tampak Siska sang sekertaris tengah sibuk memeriksa dan memastikan agenda rapat hari itu agar bisa berjalan sesuai rencana.


"5 menit kemudian Tuan presdir Muncul bersama asisten pribadinya.


"Semua berdiri menyambut kehadirannya,dan memberi salam serta hormat setelah itu Hisam mempersilahkan para tamu nya untuk duduk kembali.


"Siska datang menghampirinya...


"Maaf Tuan,masih ada undangan yang belum Hadir dan klien kita yang baru itu juga sepertinya belum datang.."ucap Siska memberi informasi membuat Hisam hanya menganggukkan kepalanya.


"Sementara menunggu klien nya yang belum datang,Dia lalu memeriksa lembar-lembar laporan kegiatan yang akan di laksanakan hari itu.


tiba-tiba...


"Good morning Everything....!!!


sebuah sapaan yang manis terdengar begitu lantang.


"Hisam kaget dan lansung berpaling ke arah datangnya sumber suara itu.


" Betapa terkejutnya ketika melihat sosok yang sedang berdiri dihadapannya saat itu.


"How Are you...Today...


"Tuan Hisam Mohammad Salim sapanya begitu lembut di telinga Hisam,sambil tersenyum sumringah sekali.


Sosok wanita yang berkulit putih dan bertubuh lansing,cantik dan sangat anggun sekali dengan memakai kemeja putih, blazer biru Navy dipadu padankan dengan Rok pensil membuat penampilan nya sangat elegan.


"Semua pasang mata sempat dibuat tak berkedip menatapnya,apalagi saat dia


melemparkan senyum manis nya ke semua orang yang hadir di situ membuat mereka kembali terpana terhipnotis.


"Berbeda dengan reaksi Hisam yang cukup terkejut ketika melihat sosok yang datang itu dan Ntah kenapa tiba tiba raut wajahnya berubah drastis sekali.


"Wajah yang begitu tak asing lagi baginya,kini tengah berdiri di depan matanya.


"Apakah ini sebuah mimpi???


ucapnya dalam hati masih tak percaya akan penglihatannya sendiri.


" Maaf Tuan...perkenalkan ini Nona Anindita Direktur perusahaan "Trio Patri" ucap Siska segera menyadarkannya dari lamunannya sendiri.


"Tapi dia tidak merespon,Dia malah bersikap dingin dan bahkan tidak peduli sama sekali.


"Tapi ketika Wanita itu malah mendekat ke arahnya dan lansung mengulurkan tangan nya sambil tersenyum sumringah.


"Hai..Tuan Hisam,apa kabar...???


Sapanya dengan lembut,membuat Hisam merasa tiba-tiba kehilangan keseimbangan,Bibirnya kelu,Diam seribu bahasa.


"Selamat datang...Nona,Sapa Leo yang secepatnya bisa membaca situasi itu sambil membalas uluran Tangan Anin,karena melihat tidak mendapat respon sama sekali dari Tuan muda nya itu.


"Terima kasih...jawab Anin,Dengan nada sedikit kecewa sambil tetap tersenyum,dan mencoba bersikap lebih tenang karena merasa situasinya begitu tidak pas bertemu dengan seseorang yang begitu sangat di rindukannya selama ini.


"Sambil menatap Hisam kembali yang begitu tidak peduli dengan kehadirannya ,bahkan terlihat membuang muka tak mau menatapnya lagi.


"Mari Nona...silahkan duduk,"ucap Leo mempersilahkan Anin untuk mengambil tempat duduk tidak begitu jauh dari tempat Hisam berada.


"Baik...terima kasih banyak..Tuan Leo"jawab Anin lalu melangkah duduk ke kursi yang telah disediakan untuknya.


"Bersamaan dengan itu,Pak Jatmiko nongol dibalik pintu mengikut Binar dari belakang bersama Amanda.


"Maaf pak,jika kami datang terlambat...ucap Pak Jatmiko memohon maaf atas keterlambatannya dan itu lansung mengalihkan perhatian Hisam.


"Tatapannya lansung menangkap sosok sederhana yang tengah berada di belakang Pak Jatmiko.


"Mari pak,Nona silahkan masuk...

__ADS_1


"Rapatnya belum di mulai kok...!!!ucap Leo mempersilahkan mereka.


"Mari silahkan duduk"Ucap Leo penuh hormat sambil tersenyum melihat reaksi Nona mudanya yang kelihatan begitu tegang sekali.


"Binar hanya ikut mengangguk pelan lalu menarik Amanda untuk mengambil tempat duduk,agak di belakang karena semua tempat hampir semuanya penuh terisi.


"Binar sempat melirik ke arah Sang presdir, yang kelihatan murung sekali.


"Kamu kenapa sih Tuan Bawel...??perasaan waktu sarapan tadi pagi,kamu makannya banyak kok..!!! dan keliatan baik-baik Aja??


"Kok,sekarang malah kelihatan kurang semangat begitu???


Binar jadi bertanya-tanya sendiri dalam hatinya.


"Say,aku grogi banget nih ketemu si Tampan???bisik Amanda ditelinga Binar yang lansung membuyarkan konsentrasinya.


"Husss...jaga sikap kamu...Man"tegur Binar sambil celingak-celinguk mencari keberadaan Bos nya yang ternyata tengah duduk di depan sambil berbincang-bincang dengan seorang wanita yang begitu di kenalnya.


"Rupanya,Mbak Anin..ada juga di sini yah say?ucap Amanda yang duluan memberi komentar.


"iya.. tentu saja,karena semua perusahaan besar,hari ini pada berkumpul semua di sini say,secara ini proyek besar dan peluang besar juga buat mereka semua,jadi siapa yang ingin melewatkan nya??kamu nggak bakal nyesel aku ajak tadi.."hari ini kamu bisa melihat semua argumen-argumen terbaik akan diperbincangkan"ucap Binar.


"Tentu saja aku tidak akan menyesal kamu ajak,secara aku bisa bertemu dengan si Tampan idola aku.."berharap bisa dapat kesempatan emas nanti berfoto berdua dengan beliau...!!!"Ucap Amanda kembali dengan gaya lebay nya"


"Dasar kamu..yah...!!!


"Di otak kamu hanya itu terus,yang kamu pikirkan"Binar jadi mengomel.


"Amanda hanya tertawa kecil mendengarnya.


"Tapi aku yakin,Argumen siapa yang bakal sangat dipertimbangkan nanti..."ucap Amanda menyombongkan diri.


"Jangan terlalu percaya diri dulu say,Di sini saingannya bukan satu dua orang saja,tapi banyak,dan IQ mereka semua luar biasa.


"Aku bahkan masih deg-degan nih dari tadi"ucap Binar,berusaha menenangkan perasaannya sendiri.


"Jangan grogi gitu donk say,Kamu harus tetap percaya diri,aku percaya kamu bisa.


"ucap Amanda kembali memberi semangat pada sahabatnya itu.


"Binar hanya mengangguk pelan.


"Akhirnya Rapat pun Dimulai....


"Binar,sudah menyiapkan beberapa lembar dokumen yang akan di bawa Naik serta ke atas podium nanti.Dia benar-benar seorang sekertaris yang cekatan dalam hal apa pun.


"Semua berusaha tampil semaksimal mungkin,berharap salah satu di antara mereka ada yang terpilih untuk ikut andil dalam memenangkan proyek besar itu nantinya.


"Ketika Tiba giliran Binar di minta naik ke podium,semua audiens bertepuk tangan riuh.


"Kamu yang semangat say..."sahut Amanda kembali menyemangatinya.


"Hisam sempat meliriknya sebentar,


"Leo lansung berdiri menyambutnya ke depan.


"Mari silahkan Nona..."ucapnya sambil memberi jalan.


"Iya hanya tersenyum dan berbalik menyapa pada semua hadirin,dan berseru..."Selamat pagi" pada semua orang sambil menikmati sambutan mereka.


"Untuk beberapa saat dia berusaha menarik napas yang panjang,bersikap lebih tenang dan wajar. Hari itu pakaiannya meski sangat sederhana,tapi itu bisa membuatnya cukup percaya diri.


"Setelah menyampaikan selamat datang,dia masih mengucapkan terimah kasih atas aparesiasi para peserta rapat yang telah hadir, dengan kalimat yang diucapkannya dengan penuh keyakinan,.


"Tepuk tangan dan sorak sorai semakin hangat ketika dia mulai menerangkan keistimewaan dan program perusahaan mereka yang akan datang,beserta ide-ide Brilian nya untuk keberhasilan sebuah proyek,Dia tidak bicara terlalu teknis,tapi dia membuat para hadirin bisa lansung memahaminya,Hisam bahkan sangat terpukau mendengarnya terlebih para hadirin yang hadir disitu,kembali mereka bertepuk tangan.


"Hebat,pemikiran Nona sungguh sangat cemerlang,perusahaan tidak akan pernah menyesal dalam memilih orang seperti Anda"ucap Ketua Dewan komisaris.


Sambil berdiri memberikan apresiasi.


"Yah...betul sekali pak,Aku bahkan ingin meminangnya menjadi Manajer diperusahaan aku yang baru sekarang"Sambut Anin lalu ikut berdiri sambil mengacungkan jempolnya ke arah Binar.


"Pak Jatmiko ikut berdiri dengan Bangganya,


maaf Nona...Anin,perusahaan tidak akan pernah melepasnya begitu saja.Dia milik aku...Eh..maksudnya...Dia sudah terikat kontrak dengan perusahaan,Bagaimana mungkin saya akan melepasnya begitu saja,


"Oh yah..."


"Bagaimana Tuan Hisam Apa perusahaan kami bisa masuk ke global Salim gruop..."tanya pak Jatmiko meminta pendapat sang presdir.


"Yah...dengan senang hati,Saya patut acungi jempol dengan perusahaan anda karena memiki otak-otak brilian dan secemerlang ini"Ucap Hisam turut mengapresiasi.


Dan serempak mereka berdiri,kembali bersorak dan bertepuk tangan untuk Binar.

__ADS_1


"Binar hanya tersenyum lepas dan sumringah,


sambil bernapas lega.


"Dia melihat sahabatnya Amanda yang sampai melompat kegirangan melihat dirinya berhasil dengan baik,tapi sayangnya Dia tak sempat melihat sepasang mata yang dari tadi terus memperhatikannya dengan seulas senyum di bibirnya,mungkin ikut merasa bangga melihatnya...."Ntahlah....!!!!


"Hisam akhirnya menutup rapat hari itu,dengan memaparkan berbagai wacana untuk pencanangan proyek terbesar Salim group selanjutnya.


.....................


"Binar dan Amanda melangkah keluar dari ruangan rapat,Sementara pak Jatmiko masih berada di dalam ruangan itu mengobrol bersama Anin,sementara Hisam sudah meninggalkan ruang rapat dari tadi karena kelihatannya dia begitu merasa tidak nyaman berada di tempat itu.


"Non..Binar,tunggu.....!!!


panggil Leo.


Serentak Binar dan Amanda menghentikan langkah mereka yang tadinya mau masuk ke dalam lift untuk turun ke bawah menunggu pak Jatmiko di lobi kantor.


"Ada apa pak???


tanya Binar merasa heran,


"Amanda sendiri merasa bingung,kenapa laki-laki yang sangat berpengaruh di kantor ini,tepatnya Asisten pribadi Salim group bisa begitu sangat mengenali sahabatnya bahkan begitu menghormatinya.


"Nona..Sudah mau lansung pulang???tanya nya dengan sopan.


"Iya..pak,Karena kebetulan kami harus balik ke kantor lagi masih banyak yang harus saya selesaikan dulu,oh..yah memang ada apa pak???


"Binar kembali menanyai Asisten pribadi suaminya itu.


"Mohon maaf tuan,Bisa minta tolong nggak???


sela Amanda tiba-tiba.


"Minta tolong apa Nona...??Leo balik bertanya,sementara Binar hanya bengong saja melihatnya.


"Bantuin kami dong Tuan,untuk ketemu Tuan Hisam.


pliss...ucap Amanda dengan nada memohon.


"Apa maksud Nona...???tanya Leo heran sekaligus bingung,Dia lalu menatap Binar yang langsung memberi isyarat padanya.


"Leo hanya mengangguk paham dengan isyarat Nona mudanya itu.


"Tolonglah...Tuan,aku mohon sekali ini aja pertemukan kami dengan Tuan Hisam...kami mohon"ucap Amanda dengan nada memelas.


"Leo pura-pura berpikir sebentar lalu....


"Ayolah...tuan,mau yah...???


"Jangan kelamaan mikirnya dong tuan...!!!


Amanda kembali melancarkan aksinya sambil memasang muka sedihnya.


"Manda...kamu apa-Apaan sih,malu-maluin tau nggak?


"Ayo,cepetan kita turun kebawah...!!!pak Direktur mungkin sudah menunggu kita"ucap Binar sengaja ingin menghalagi keinginan sahabatnya itu,karena dia tau akan timbul masalah besar atas ulahnya itu.


"Tunggu dulu,mumpung Asistennya mau berbaik hati mempertemukan kita.


"Tuan,denger yah....!!!


"Aku ini ngefans berat sama Tuan Hisam,dan ingin sekali berfoto bersama dengan beliau walau hanya sekali dalam seumur hidup saya karena itu impian yang tidak akan pernah saya undur sebelum bisa mewujudkannya dan hanya anda yang bisa bantu saya untuk mewujudkan impian saya itu,saya pasti akan sangat berhutang budi dan berterimah kasih andai anda mau membantu saya...!!!


"Jadi aku mohon..Tuan,tolong kabulkan keinginan saya ini"Ucap Amanda tak tanggung-tanggung sampai ingin bertekuk lutut memohon tapi di tahan oleh Leo dengan perasaan iba,sambil menatap kembali ke Nona mudanya...


Tapi terlihat Binar kembali menggeleng,


"Mohon maaf Nona,saya pasti akan mempertemukan Nona dengan Tuan Hisam tapi tidak sekarang, karena sepertinya Tuan Hisam lagi dalam masalah besar dan tadi dia sudah pesan tidak mau diganggu oleh siapa pun "Ucap Leo memberi alasan yang cukup tepat.


Membuat Binar bisa bernapas lega mendengarnya.


"Tapi tuan,ini kesempatan baik buat kami untuk ketemu beliau mumpung kami sudah ada begitu dekat dengannya dan hanya perpanjangan tangan andalah yang bisa mempertemukan kami"Amanda kembali memohon.


"Binar sendiri merasa iba,melihat tingkah sahabatnya itu, tapi lagi-lagi dia menggeleng pertanda Leo harus mengakhiri itu semua.


"Ayo..say,kita harus cepat turun ke bawah nanti pak Direktur meninggalkan kita lho..!!!


"Tuan Leo,maafkan atas sikap sahabat saya ini yah...???ucap Binar meminta maaf pada Leo lalu menarik tangan Amanda pergi menjauh dari Leo.


"Tapi..say,


"Tunggu dulu...

__ADS_1


"Tuan tunggu tuan..."Teriak Amanda memanggil Leo yang sudah memutar badan dan lansung melangkah pergi.


****************$$$$$$$$$$**************


__ADS_2