
"Binar tengah asik memilih dan memilah barang disebuah supermarket yang nggak begitu jauh dari kantornya berada.
"Sengaja tadi pulang dari kantor dia lansung berburu makanan dan bahan dapur ke supermarket terdekat karena persediaan bahan makanan di rumah mulai menipis seperti laporan bik Ranti tadi pagi padanya,karena memang untuk berbelanja kebutuhan sengaja dia sendiri yang menghandle semuanya, ketimbang harus merepotkan bik Ranti yang sudah tua dan menurutnya itu pekerjaan terberat untuk orang seumuran bik Ranti,kasihan dia,begitu ucapannya di depan suaminya kala dia mempertanyakan hal itu.
"Tengah asiknya berbelanja,dia merasa aneh sendiri seperti ada seseorang yang selalu membuntutinya dari belakang,tapi pada saat dia mengarahkan pandangannya ke segala arah dia malah nggak melihat siapa-siapa,hanya orang-orang yang sibuk berburu belanjaan yang tampak sibuk dengan barang belanjaan mereka masing-masing tanpa memperdulikan satu sama lain.
"Ah...itu cuman perasaan aku aja kali..yah??ujarnya dalam hati sambil terus memilah sayuran yang masih segar dan bagus dan memindahkannya ke dalam keranjang.
"Selesai membeli kebutuhan dapur,dia sempatkan untuk membeli keperluan pribadinya yang kebetulan juga sudah hampir habis, jadi dia pikir sekalian aja membeli semuanya mumpung dia ada kesempatan.
"Pas akan membayar di tempat kasir, Dia membuka dompetnya pelan-pelan.takut kejadian tadi siang terulang lagi,Bagaimana Amanda yang begitu hebohnya saat melihat kartu kredit yang tersimpan rapi di dalam dompetnya itu,sehingga saat tidak ada orang yang melihatnya tadi, dia langsung menyembunyikannya di tempat yang paling aman agar tak kelihatan lagi sama orang,semisal dia mengambil uang dalam dompetnya.
"Sang kasir malah tertegun sebentar tatkala dia menyodorkan beberapa lembar uang tunai ke hadapannya saat setelah dia menyebutkan nominal pembayaran yang harus dibayar olehnya itu.
"Ada apa...???tanya Binar merasa heran sendiri melihat tingkah sang kasir pada saat itu.
"Maaf..Nona,Biasanya kami tidak melayani pembayaran dalam bentuk tunai tapi melalui kartu transaksi jawab Sang kasir menjelaskan.
"Tapi maaf,kebetulan kartu saya ketinggalan di rumah adanya uang kes ini...jadi bagaimana dong???masak saya harus ngutang dulu.."ucapnya tak kehabisan ide.
"Mohon maaf,Tapi begitu prosedurnya..Nona"ucap sang kasir dengan sopan.
"Gini aja deh mbak,kali ini biar saya bayar dulu pakai uang tunai,nanti besok-besok nggak akan lagi deh..!!masih bisa kan diberi kebijakan untuk sekali ini aja..???pinta Binar memohon.
"Sang kasir terdiam sebentar lalu...
"Tunggu sebentar,saya tanyakan lansung ke pihak kantor,harap menunggu sebentar yah..??ucap Sang kasir menjelaskan.
"Oke...baik,
"Binar jadi kebingungan sendiri,Antara memakai kartu kreditnya atau nggak??
"Ah...nggak mungkin,aku akan pakai kartu kredit ini,yang ada malah akan bikin heboh nanti,mana ditengah keramaian begini lagi..!!!
"Siapa juga yang akan percaya kalau kartu kredit itu punya aku...???ujarnya dalam hati.
"5 menit dia menunggu,saat sang kasir memberitahu,kalau dia bisa membayar pakai uang tunai hari itu dengan catatan dilain hari tidak akan ditolerir lagi membuat dirinya hampir meloncat kegirangan,karena dirinya tidak mau dipersulit dengan menyodorkan kartu kredit pemberian suaminya itu, yang iya yakini akan membuat heboh lagi karena pesona kartu itu.
"Binar melangkah keluar dari supermarket dengan menenteng semua barang belanjaannya,setelah mengambil motornya dari parkiran dan memastikan barang belanjaannya bisa dia bawa semua dengan naik motor,dia pun segera pergi meninggalkan supermarket itu yang terlihat masih ramai pengunjungnya.
"Sepeninggalnya seseorang yang memang dari tadi sedang membuntutinya keluar dari tempat persembunyiannya.
"Sambil membuka kaca matanya,dia terlihat menelpon seseorang.
"Tuan...
"Nona Binar baru saja pergi dari sini ucapnya memberi laporan ntah dia sedang telponan dengan siapa???
__ADS_1
"Dia hampir kena masalah tadi karna lupa membawa kartu kreditnya tapi alhmdulilah masih diberi kebijakan membayar dengan uang tunai,jadi semuanya baik-baik saja "ucapnya sekali lagi memberi informasi atas apa yang sempat dia dengar tadi dari pembicaraan Binar dengan kasir itu.
"Ya..sudah,kamu boleh pergi dari tempat itu ucap Seseorang di seberang sana memberi perintah.
"Kemudian dia menutup ponselnya,lalu segera bergegas pergi dari tempat itu.
"Pekerjaannya hari itu cukup sampai disitu,karna orang yang terus di mata-matai nya sepanjang hari itu atau lebih tepatnya memantau segala gerak gerik Binar dari jauh,dan orang yang dimaksud berhubung sudah pulang ke rumah,jadi saatnya juga dia harus kembali mengurus urusan pribadinya sendiri.
............
"Sampai rumah,menjelang magrib..
"Syukur...mas Hisam belum pulang ujarnya dengan senang sambil memarkirkan motornya,karena dia melihat mobil kesayangan suaminya itu belum terparkir di garasi.
"Setelah mengambil semua barang belanjaannya tadi,dia segera bergegas masuk dan menyerahkan semuanya pada Bik Ranti.
"Nayla...kemana bik...???
tanyanya ketika dia sudah selesai menyerahkan semua barang belanjaannya kepada Bik Ranti.
"Nayla,belum pulang..Non,katanya sih tadi ada tugas kelompoknya,jadi dia memang pulang terlambat hari ini ucap Bik Ranti memberitahu.
"Oh iya,Bik..
"Nayla,kan..memang bentar lagi ujian akhir,jadi pastilah di detik-detik terakhir seperti ini,dia banyak tugas jadi jangan khawatir bik,Nayla akan baik-baik aja"ucap Binar menenangkan Bik Ranti karena melihat ada sedikit kekhawatiran nampak dimata pembantunya itu.
"Iya..Non,
"Tumben,Tuan Hisam belum pulang jam segini???
"Apa dia nggak bilang apa-apa tadi bik..???
semisal mau kemana...???tanya Binar memastikan,karena nggak biasanya Hisam belum pulang di jam segini biasanya dia selalu pulang tepat waktu.
"Tuan,nggak bilang apa-apa tadi Non..mungkin Tuan,masih ada pekerjaan di kantor jadi belum pulang jam segini,"Jawab bik Ranti.
"Iya..Bik,mungkin dia ada urusan yang belum selesai.
"Ya..udah,aku ganti baju dulu yah..sahutnya sambil tersenyum..
"Iya..Non,
Bik Ranti lalu melanjutkan membenahi barang barang yang dibeli oleh Nona mudanya tadi.
Hisam baru pulang ketika Binar sudah selesai makan malam,dia sudah tidak bisa menahan laparnya tadi, jadi dari pada menunggu Hisam yang tak tentu pulangnya,dia memilih untuk makan sendiri.
"Mas Hisam mau lansung makan malam..???tanyanya ketika Hisam sedang berjalan menuju kamarnya.
__ADS_1
"Aku sudah makan malam di luar tadi,jawabnya singkat dan dingin lalu segera berlalu meninggalkan Binar.
"Untung tadi aku udah keburu makan,nggak nungguin dia pulang dulu..!!!
"Coba kalau aku tungguin,yang ada aku akan kelaparan sendiri,eh..taunya dia udah makan malam diluar"ucapnya ke dirinya sendiri.
"Lalu dia memutuskan untuk bersantai sejenak di rumah utama sambil nonton film drama korea kesukaannya.
"Lagak aku sudah seperti istri sultan aja yah sekarang...!!!lirihnya pelan ketika malam itu baru menyadari dirinya yang sedang duduk santai diatas kursi empuk nan mewah sambil ongkang-ongkang kaki dengan santainya.
"Kok nyadar nya baru sekarang yah???padahal sudah hampir 3 bulan aku menyandang status itu,status istri seorang konglomerat,apa enaknya...???tanyanya kepada dirinya sendiri.
"Nggak ada enaknya...jawabnya sendiri.
"Ah...ingin rasanya,aku membopong ibu untuk tinggal bersama aku disini,setidaknya ibu bisa merasakan bagaimana kehidupan orang-orang yang bergelar sultan ini...???
"Tapi,nggak mungkin juga,
"kasihan beliau,kalau sampai tau bagaimana kehidupanku di dalam istana mewah ini..???kembali dia berujar sendiri dalam hatinya.
"Sambil menghela napas,dia meraih hapenya ingin menelpon ibunya,tapi sayangnya telpon ibunya nggak tersambung.
"Biasanya sih,jam segini ibu memang sudah tidur,besok aja deh aku telpon beliau ucapnya dalam hati sambil menyimpan hapenya kembali lalu fokus ke layar kaca.
"Keberadaan Hisam tak di sadari-nya,dia malah cekikikan sendiri saat melihat adegan lucu drama korea kesayangannya itu.
"Hisam hanya tertegun,memandanginya dari balik tirai.
"Kedatangan Nayla,yang baru pulang membuat perhatian Binar jadi teralihkan.
"Baru pulang..Nay,sapanya sambil melirik jam yang terpampang di tembok,sudah menunjukkan pukul 9 malam.
"Iya..Non,tadi aku ada tugas kelompok,Dan harus segera diselesaikan hari ini juga,jadi terpaksa saya pulang malam,maaf kalau saya mengganggu ketenangan Nona.."ucap Nayla meminta maaf sambil menunduk,karena dia nggak menyangka bisa ditegur oleh Binar karna pulang terlambat,untung dia bisa punya alasan yang tepat,sehingga kebohongannya tidak akan ketahuan padahal dia habis clubbing bersama teman-temannya.
"Ya..udah,kamu istirahat sana,bibik sudah cemas nungguin kamu dari tadi sahutnya.
"Baik,Non...
"Nayla lansung mengambil langkah seribu meninggalkan Binar secepatnya.
"Sepertinya dia tidak akan lolos dari masa percobaan ini...!!!ucap Hisam tiba-tiba muncul mengagetkannya.
"Mas..Hisam,sahut Binar.
"Dan tanpa mengucap sepatah kata lagi,dia lansung memutar balik badannya, meninggalkan Binar yang terlihat masih bengong dengan kemunculannya yang tiba-tiba itu.
*****************$$$$$$$$$*************
__ADS_1