Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Surat perjanjian (Part...2)


__ADS_3

"Tuan muda,belum bangun yah...Non...???tanya Bik Ranti pada Binar yang sedang Asyik membantunya memasak pagi itu.


"Belum..Bik "jawab Binar singkat.


"Wah,masakannya Sudah hampir selesai nih Bik..!!!ucap Binar dengan sumringah.


"Iya..Non.


"Bibik bantu siapin yah ke atas meja makan,aku mau liat mas Hisam dulu,udah bangun atau belum yah?? ucapnya lalu segera bergegas keluar.


"Baru beberapa langkah dia berjalan.


Hisam sudah muncul dengan pakaian yang sudah lengkap dan rapi sepertinya pagi itu dia sudah siap siap mau ke kantor.


"Mereka lansung bersitatap....


"Ada apa???tanya Hisam begitu dingin sekali ketika melihat sikap Binar yang sepertinya mau ngomong sesuatu.


"Nggak kok mas,tadinya saya kira mas Hisam belum bangun jadi....


"Aku nggak perlu dibangunin,seperti anak kecil,aku pasti bangun sendiri kok...!!!Hisam lansung memotong ucapan Binar karena bisa langsung menebak apa maksudnya?


"Iya..mas,


Aku..hanya mau ngomong sesuatu sama mas Hisam"ucap Binar dengan sedikit ragu apalagi melihat sikap Hisam pagi itu sangat dingin padanya.


"Apa...???tanyanya singkat tanpa menoleh sedikit pun.


"Apa...Aku masih boleh berangkat kerja seperti biasanya???Binar bertanya cukup pelan,


"Sontak Hisam lansung menatapnya.


"Itu terserah kamu,..mau kerja atau tidak itu bukan urusan aku.


"Memang kamu belum mengerti yah??


"Apa maksud isi perjanjian kita semalam??dilarang mencampuri urusan pribadi masing masing,kamu berhak melakukan apa saja yang kamu mau,selagi itu tidak mengganggu privasi aku ucapnya dengan tegas tanpa berkedip menatap Binar.


"Baiklah..Mas,...!!!aku baru paham sekarang jawab Binar singkat lalu segera berlalu masuk ke kamarnya.


"Hisam melangkah masuk ke dalam untuk sarapan.


"Wah..sepertinya masakan bibik enak Nih."pujinya pada bik Ranti yang sedang mempersiapkan semuanya.


Eh..Tuan muda,


"Iya..Tuan,ini masakan non..Binar,bibik cuman bantu selebihnya tadi "jawab Bik Ranti,


"Hisam terdiam mendengarnya.


"Bisa masak juga dia... ternyata???ucapnya dalam hati sambil duduk.


"Bibik yang bantu ambil,atau nunggu non..Binar dulu Tuan..??? tanya bik Ranti ketika melihat Hisam sudah menyendok nasi sendiri ke piringnya.

__ADS_1


"Ah..nggak usah nunggu dia bik,kelamaan.


Aku bisa telat kalau harus nunggu dia selesai siap-siap,Wanita kan paling betah dan lama berdandan"


"Biarkan saja dia sarapan sendiri"ucapnya tak peduli,


Membuat Bik Ranti cukup terkejut tapi hanya bisa diam mendengarnya.


"Tapi tidak lama berselang...


Binar muncul dengan pakaian kantornya,stylenya pagi itu cukup simpel namun terlihat elegan,dengan memakai atasan yang berkerah tinggi dan dipadukan dengan blazer,membuatnya tampil sangat cantik dan menarik,Hisam hanya sempat melirik sebentar lalu kembali fokus pada sarapannya tapi dia bisa melihat penampilan Binar cukup menawan pagi itu,Bik Ranti saja tersenyum bahagia melihatnya.


"Ayo..sarapan..Bik" ajaknya.


"iya..Non...!!!


"Nanti bibik akan sarapan dibelakang"Tolak Bik Ranti halus.


"Ayo..bik,disini aja.


"Nggak usah sungkan bik "ucap Binar lagi,tidak peduli dengan arti tatapan Hisam padanya.


"Iya..Non,


Mohon maaf, bibik permisi kebelakang dulu..Non...Tuan,bibik masih ada pekerjaan Tolaknya halus sambil berlalu masuk ke dalam karena Dia bisa mengerti arti tatapan tuan mudanya yang tidak senang melihat Binar bersikap begitu baik padanya.


"Binar asyik menikmati sarapannya sendiri,tidak peduli dengan sosok Hisam di depannya saat itu,mereka asyik dengan sarapan masing masing.


"Lho,memang salah??menurutku itu wajar dan lumrah saja potong Binar.


"Tapi dia bukan level kita,dia hanya seorang pembantu,nanti dia malah ngelunjak..!!!


"Binar menghentikan makannya,lalu sejurus menatap Hisam.


"Dengar yah mas...!!!bagiku bik Ranti sudah aku anggap seperti ibu aku sendir, karena disini aku jauh dari ibu,apa aku salah jika aku menemukan sosok ibu pada dirinya??? ucap Binar apa adanya.


"Kamu baru kenal dia baru saja,kamu belum tau bagaimana latar belakangnya dia??saran aku,jangan lansung kasi hati sama dia,Bagaimana kalau dia manfaatin kebaikan kamu...??? Hisam tak mau kalah.


"Aku yakin dia orang baik kok..!!!


"Kamu nilai dari mana???


"Ketemunya juga baru setengah jam yang lalu kan???"Debat Hisam lagi.


"Binar akhirnya terdiam,sepertinya selera makannya hilang gara gara berdebat dengan Hisam.


"Kamu jangan lupa,peraturan aku adalah peraturan yang harus kamu patuhi,jadi aku tidak suka melihat sikap kamu itu.."Hisam kembali mengingatkan nya,membuat Binar hanya bisa menarik napas panjang,


dengan susah payah dia menghabiskan sarapan yang terasa hambar pagi itu karena ulah suaminya.


Sementara Hisam sudah beranjak dari kursinya,meninggalkannya sendirian tanpa berucap sepatah kata lagi padanya.


Terdengar dia menghela napas,

__ADS_1


perasaannya sedikit kecewa dan sedih mendapat perlakuan seperti itu dari suaminya.


"Ternyata,menikah dan punya suami tidak segampang yang aku pikirkan selama ini???


"Perjodohan singkat ini,membuat batinku meradang dan cukup merasa tersiksa tapi apa boleh buat nasi sudah menjadi bubur,apapun itu aku harus kuat menghadapi semuanya..kasihan ibu jika sampai dia tau,Endingnya bakal seperti ini..!!!jerit batinnya yang paling dalam.


Tapi Dia sosok yang sangat kuat,tidak sedikitpun dia menangisi nasibnya itu.


"Bik...Bik Ranti teriaknya...


tidak lama kemudian,pembantunya itu muncul dari dalam.


"Iya..ada Apa...Non...???tanyanya


"Minta tolong diberesin yah..Bik,


"Maaf harus ngerepotin bibik..yah!!


karena sekarang aku harus berangkat kerja bik,takut telat soalnya,maaf yah nggak bisa bantuin "ucap Binar tulus,membuat bik Ranti jadi terenyuh mendengar kebaikan hati majikannya yang begitu tulus padanya.


"Nggak apa apa..Non,ini kan memang sudah tugas bibik,bibik bisa sendiri kok jawabnya.


"Ya..udah,Binar berangkat yah bik ucapnya lagi lalu menyalami tangan Bik Ranti dan menciumnya.


"Eh..Non,Binar..!!!


"Jangan....jangan Non.."Bik Ranti berusaha menarik tangannya.


"Nggak apa-apa Bik,


Mulai sekarang bibik adalah pengganti ibu Binar,jadi jangan pernah menolaknya yah??"pinta Binar dengan memohon,


"Tapi..Non,bibik hanya seorang pembantu dan bibik tidak pantas diperlakukan seperti ini...!!!


Bik Ranti merasa tidak enak dan merasa segan dan takut pada Tuan muda Hisam yang sudah mempekerjakannya.


"Bik,aku tidak pernah memandang status bibik apa???


"Yang aku lihat,hanya ketulusan hati bibik,"kata Binar meyakinkannya,dia tidak peduli dengan ucapan suaminya tadi.


"Bik Ranti jadi berkaca kaca matanya,mendengar ucapan majikan yang baru dikenalnya dalam hitungan jam tadi,


"Aku,berangkat yah..Bik...!!!


"Assallamu alaikum..ucap Binar pamit.


"Waalaikum salam...!!!jawab Bik Ranti mengiringi langkahnya dengan pandangan penuh haru menatapnya.


"Akhirnya setelah 3 hari nggak masuk kantor,aku kangen kamu..Beb,ucap Binar berbicara dengan motor kesayangannya pagi itu.


Karena 3 hari ini dia sengaja mengambil cuti untuk persiapan pernikahannya dengan Hisam,tapi dengan alasan ada acara keluarga. karena dia juga tidak memberitahu teman kantornya soal pernikahannya itu,itu semua atas permintaan keluarga Hisam yang tidak ingin pernikahan mereka itu bocor ke publik,dengan alasan yang katanya" tidak mau berhubungan dengan media,alasan yang tidak masuk akal menurutnya, padahal itu semata karena keinginan Hisam sendiri yang tidak ingin diketahui statusnya sekarang,mungkin hanya satu atau dua orang saja yang tau itu pun hanya asisten pribadinya dikantor...Dasar orang kaya yah..???sesuka hatinya mereka??(penulis).


***************$$$$$$$$$$$**************

__ADS_1


__ADS_2