Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Teman Baik


__ADS_3

Sore berganti malam,Binar sudah memutuskan untuk tetap tidak pulang ke rumah berhubung dia juga harus menjaga stand sampai malam,hanya Amanda yang izin pulang karena ibunda nya tiba-tiba sakit.


"Setengah jam yang lalu dia sudah menghubungi bik Ranti mengabarkan soal dirinya yang harus bermalam lagi di tempat itu,tapi sebelumnya sempat berpesan kepada Bik Ranti agar menyiapkan segala sesuatu keperluan Tuan Hisam selama dia tidak pulang ke rumah.meski tadi Dia juga sempat menitip pesan kepada Leo,untuk menyampaikan perihal dirinya ke Tuan Hisam,saat Leo datang mengantar kunci kamar kepadanya.


"Ini Duplikat kunci kamar Tuan Hisam...Nona,"beliau menitipkannya buat Nona,Agar bisa istirahat di kamar Tuan kapan saja Nona Binar mau...!!!


Meski Awalnya sedikit ragu menerima kunci itu,tapi karena tidak ingin membuat Leo kecewa,orang yang sudah begitu baik padanya selama ini, akhirnya di terimanya juga kunci itu,meski dia sendiri nggak yakin akan menggunakannya.


"Kenapa kamu melakukan semua ini padaku...Tuan bawel...???


"Apakah ini benar,perhatian tulus dari hati...???


"Atau ingin menyogok aku,karena kemarin sudah mencuri sesuatu dariku"batin nya bergulat sendiri sembari memandangi kunci kamar yang ada ditangan nya itu.


........................


"Apa Tuan mau...???


saya menghubungi Pak Jatmiko agar bisa mencarikan pengganti Nona Untuk berjaga di stand mereka...??tiba-tiba Leo memberi ide saat dalam perjalanan pulang ke rumah.


Apalagi dia melihat Tuan nya itu tampak terdiam dan termenung dari tadi,bahkan Leo sempat melihat tatapan ketidakrelaan di mata tuan nya saat meninggalkan hotel tadi.


"Saya akan meminta Bos Nona untuk menggantikan Nona...!!!


"Nggak usah....!!!!


"Biarkan saja...!!!jawabnya singkat sambil menyandarkan kepalanya di jok mobil.


"Baiklah Tuan....!!!


"Tapi sepertinya,Anda tidak begitu senang dengan hal itu,mimik muka Anda tidak bisa menutupi semua kebohongan itu"Ujar Leo dalam hati sambil terus memperhatikannya di balik kaca spion mobil.


"Kita putar balik......!!!!serunya Tiba-tiba, sontak membuat Leo mengerem seketika.


"Nah Tuh...kan,ucapan Anda tidak sejalan dengan kata hati"Desisnya dalam hati.


"Kembali ke Hotel lagi Tuan...???tanyanya ingin memastikan sekali lagi.


"Yah,kemana lagi,sahutnya singkat tanpa ekspresi.


Ntah kenapa perasaannya tiba-tiba merasa nggak enak kepikiran Binar terus dari tadi padahal baru beberapa menit yang lalu dia sempat melihatnya,dan Dia dalam keadaan sehat wal'afiat,seharusnya dia tidak se-khawatir itu,toh sang bodyguard juga yang sudah ditugaskan dari kemarin, senantiasa standby 24 jam dan setiap saat selalu mengawasi serta menjaga keselamatan Binar. Tapi tetap saja itu tidak membuatnya tenang,Mungkinkah ada hal lain yang sedang mengganggu pikirannya???Ntahlah....????


Tapi belum seberapa jauh mereka memutar arah kembali ke hotel tiba-tiba hapenya berdering cukup keras.


"Siapa yang berani menelpon Tuan muda di jam segini...???


"Leo mencoba memperlambat laju kendaraannya,ingin memberikan ruang buat Tuan mudanya itu agar bisa mengobrol santai dan tenang.


karena sepertinya itu penting dan sangat mendesak sekali,terlihat dari perubahan sikap dan wajah Hisam yang terlihat tegang dan sedikit cemas.


Apalagi ketika Hisam menutup hapenya tanpa ba-BI-bu,dan terlihat berpikir cukup lama.


"Leo tidak berani bertanya,dia hanya menunggu Aba-aba dan perintah selanjutnya.


"Leo kita putar arah lagi,ke jalur Bandara...!!!putusnya secara tiba-tiba..


"Apa...?????


"Ke Bandara......???


"Iya,malam ini juga kita akan terbang ke Solo,ada urusan mendesak di sana.


Barusan yang menelpon kepala cabang dan dia sudah memesan tiket buat kita untuk berangkat malam ini juga"Hisam menjelaskannya secara terperinci dengan sorot mata begitu tajam,terlihat dia tidak tenang tapi Leo tidak berani untuk bertanya lebih lanjut karena secepatnya dia akan mendapatkan jawabannya setelah sampai di sana.

__ADS_1


"Ini pasti darurat.....!!!desisnya dalam hati.


"Binar baru saja selesai menunaikan sholat isya,Pas Akan keluar dari musholla dia tanpa sengaja berpapasan dengan Anin yang baru juga selesai sholat.


"Mbak Anin belum pulang....????sapanya


"Eh....Binar,Ini aku baru saja mau pulang,tapi kepikir mending sholat isya dulu di sini,Takutnya kemalaman di jalan"sahut Anin ramah.


"Sudah selesai juga....???Tanya nya.


"Iya,Barusan mbak....!!!!


"Oh maaf,aku nggak liat kamu tadi...!!!


"Memangnya Kamu nggak pulang....???Anin kembali menanyainya.


"Nggak mbak,Pak Jatmiko meminta aku tadi untuk menjaga stand sampai malam,dan mungkin besok baru bisa di ganti dengan yang lain,ceritanya kita Sip-sip Gitu..."Ujar Binar memberitahu.


"Oh...yang semangat yah,jujur saya bangga melihat stand kalian yang sepanjang hari ini selalu ramai pengunjung di banding stand kami dan yang lainnya.


itu semua tak terlepas dari kerja keras dan ide brilian kamu tentunya,pertahankan yah...!!!puji Anin begitu tulus.


"Makasih mbak,itu semua berkat kerja sama kita sesama Tim"Binar menjawab apa adanya.


"Yah,salut sama kekompakan kalian.


"Sekali lagi makasih mbak,


"Sama-sama.


"Oh..yah,gimana kalau sambil makan kita lanjutin ngobrolnya,kamu belum makan malam juga kan...???Ajak Anin,


"belum mbak,


masih ada yang bantuin kamu jaga stand kan...???


"iya,Ada dua teman kerja saya..."sahut Binar.


"oke,kalau begitu...yuukk.....!!!!


"Ngomong-ngomong,mbak Anin sudah ketemu sama seseorang yang kemarin sempat di ceritain itu yah...???tanya Binar, ketika mereka sudah duduk berhadapan sambil menunggu pesanan mereka.


Ntah kenapa tiba-tiba ada dorongan dari dalam hatinya untuk segera menanyakan perihal itu,karena dia sendiri yakin,mereka pasti sudah bertemu dan berbicara dari hati ke hati apalagi tadi Binar bahkan sempat melihat mereka sama-sama berdiri sangat dekat sekali,saat upacara grand opening,meski hatinya sempat memanas menyaksikan itu semua tapi apa mau di kata,Dia tau diri dan sadar akan siapa dirinya,hanya benalu di antara mereka.


"Maksud kamu...???


orang yang aku cintai itu....???


"Binar hanya mengangguk pelan sembari mulai menyendok nasi ke dalam mulutnya.


"Anin menyunggingkan senyum di bibirnya dan sepertinya dia sangat bahagia,Binar bisa membaca suasana hatinya.


"Kami sudah bertemu kok,Tidak ada yang berubah pada dirinya,5 tahun kami terpisah dan aku masih sangat yakin dia masih sama seperti yang dulu aku kenal,meski dia masih bersikap dingin dan angkuh bahkan tidak mau menerima maaf aku,tapi aku maklumi karena mungkin caraku yang salah dan waktu nya yang tidak tepat.."Ujar Anin apa adanya,tidak sedikit pun dia menyadari siapa sebenarnya wanita yang sedang dia tempati curhat sekarang ini.


"Oh...


Hanya kata itu yang mampu keluar dari Bibir Binar.


"Yah,aku menyesal telah mengecewakannya,Tapi apa dayaku.saat itu aku tak berdaya.aku sendiri mengutuk diri aku yang telah melakukan hal sekeji itu, tapi aku benar-benar tidak sadar bahkan aku tidak tau malu nya meminta hal itu dari laki-laki lain.


Aku menyesali semua yang telah terjadi.


"Tapi saat itu Aku lebih memilih pergi menjauh darinya,karena aku sendiri malu dan tidak berani bertemu dengannya saat itu Aku sendiri merasakan sakit yang luar biasa saat melihat tatapannya,air matanya,kekecewaannya bahkan luka dan sakit hatinya melihat orang yang dicintainya berhianat dengan laki-laki lain,dan lagi pun Ntah bagaimana cara aku untuk menjelaskan semua kebenarannya.

__ADS_1


5 tahun waktu yang cukup lama buat aku,bahkan kamu tidak tau bagaimana aku melewati 5 tahun itu dengan rasa sesal yang mendalam sampai akhirnya cintaku yang begitu besar padanya yang memaksa aku untuk kembali lagi menemuinya,rasanya tidak adil kalau dia tidak tau apa sebenarnya yang terjadi selama ini..???


Terlihat gurat kesedihan di wajah Anin saat kembali menceritakan hal itu,Binar pun ikut terhanyut mendengarnya.


"kalau situasinya sudah memungkinkan,suatu saat kamu akan aku kenalkan sama dia,Ucap Anin tiba-tiba,sontak membuat Binar kaget dan tersedak saat akan menelan makanannya.


"Uhuk...uhuk....dia jadi terbatuk kecil untuk menutupi kegugupannya.


"Ayo minum dulu,makanya hati-hati kalau makan,pelan-pelan aja waktu masih panjang kok...!!!nggak usah terburu-buru gitu"tegur Anin merasa kasihan,


"Iya mbak,makasih.


"Dia laki laki yang sangat baik,penyayang,setia dan sangat romantis..!!!


"Romantis dari mana mbak...???wong dinginnya sekutub utara begitu...!!!tapi eitttt...tunggu dulu,itu kan karena memang dia nggak ada rasa sama aku kalau sama mbak Anin lain ceritanya dong"celetuknya dalam hati sambil menertawai kepolosannya sendiri.


"Takdir telah mengubah segalanya,Padahal kamu tau kami saling mencintai,dari kecil kita berteman,kemudian bersahabat dekat hingga akhirnya menjadi sepasang kekasih..."Anin kembali melanjutkan ceritanya,Ntah kenapa ceritanya mengalir begitu saja,dia seperti menemukan sosok sahabat pada diri Binar.


"Meski perasaan Binar merasa tak karuan dari tadi tapi dia berusaha menjadi pendengar setia,


"Tapi saya tetap tidak akan putus asa sampai mendapat maaf darinya.."Ucap Anin begitu yakin sambil mengakhiri ceritanya.


"Binar meneguk beberapa air putih di gelasnya,berusaha menenangkan perasaannya yang mulai


bergemuruh,


"Semoga secepatnya mbak Anin mendapat maaf itu"Binar mencoba menyemangatinya meski hatinya sendiri bergejolak.


"Anin tersenyum menanggapinya,


makasih yah,semoga kamu mau menjadi sahabat terbaik aku..."pinta Anin.


"Binar cukup kaget mendengar permintaan Anin itu,


"Tentu saja mbak,aku mau kok..."jawabnya singkat.


"Makasih yah...!!!!


"Iya mbak...!!!


"Nggak ada salahnya kan aku berteman baik dengannya,toh kami nggak ada masalah apa-apa.kalau pun suatu saat mereka di takdirkan bersama lagi,why Not...???


mereka kan memang saling mencintai,dan aku akan mundur secara terhormat...."ujarnya dalam hati sambil berperang melawan batinnya sendiri.


ya..udah,ayo..kita jalan sama-sama sampai di depan hotel,kebetulan mobil saya masih terparkir di sana"Ajak Anin setelah selesai membayar makan malam mereka.


"Yah..ayo,


"Nggak apa-apa kan,kamu masuk sendiri soalnya saya sudah mau lansung pulang,uda capek banget dan mengantuk seharian nemenin anak buah aku menjaga stand"ujar Anin.


"iya mbak,nggak apa-apa kok...!!!


maksih traktirannya tadi,


"sama-sama,makasih juga sudah mau jadi pendengar dan teman baik selama ini buat aku"


"iya mbak,hati-hati yah...!!!sahut Binar


"yah,sampai ketemu besok,Ujar Anin sembari melambaikan tangannya dan pamit pulang.


"Binar mencoba tersenyum dan berlapang dada,Mbak Anin wanita yang baik...aku nggak punya alasan untuk tidak berteman baik dengannya meski kemarin mas Hisam sudah memintaku untuk tidak berhubungan lagi dengannya bahkan saking kesal dan marahnya dia berani mencuri ciuman pertamaku karena hal itu,tapi itu tidak akan membuat aku untuk menutup diri dari mbak Anin,Cukuplah itu menjadi urusan kamu mas..."Jangan bawa-bawa diriku yang tidak tau apa-apa tentang kalian..!!!


"Kalau pun kalian mau bersama lagi,aku bukanlah duri penghalang.Aku siap dan akan mengikhlaskannya kok...!!! sebelum terlalu dalam rasa aku sama kamu...mas....????jerit batinnya yang paling dalam.

__ADS_1


***************$$$$$$$$$**************


__ADS_2