Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Pulang ke rumah mertua


__ADS_3

"Lagi-lagi malam itu Binar pulang terlambat lagi dari kantor karena hari itu hari pertamanya menjabat sebagai Direktur keuangan yang baru,jadi banyak hal yang harus dia selesaikan terlebih dahulu karena itu dia terpaksa harus memilih lembur lagi.


"Sampai rumah,Hisam sudah ada di ruang tengah sedang menungguinya.


"Binar yang melihat perubahan yang terjadi diwajah suaminya itu ketika melihat kedatangannya,mencoba untuk bersikap tenang dan santai seperti biasanya.


"Kenapa baru pulang jam segini kamu..???tanya Hisam dengan nada yang tidak bersahabat.


"Binar,secepat kilat menghentikan langkahnya.


"Maaf mas ,tadi aku terpaksa lembur karena banyak kerjaan aku yang belum selesai jawabnya agak gugup.


"Mulai lupa waktu yah kamu...!!!


"Jam berapa sekarang...???


"Apa kamu sudah lupa batasan kamu...??tanya Hisam lagi terdengar mengintimidasi.


"Maaf...mas,


"kebetulan tadi...


"Belum selesai ucapan Binar,Hisam sudah lansung memotongnya.


"Lama-lama itu akan jadi kebiasaan kamu,


"Kalau hal ini masih terus berlanjut,kamu resign aja dari kantor itu..!!!ujar Hisam dengan tegas dan tak mau menerima alasan apapun lagi.


Membuat Binar kaget setengah mati,


"Apa...???Mas,jangan lupa yah..!!!..akan satu hal ini,Bukankah mas Hisam Bilang tidak akan mencampuri urusan pribadiku termasuk soal pekerjaan aku jawab Binar tak mau kalah.


"Itu,andai kau tak melewati batas waktu.


"Tapi beberapa hari ini aku tau kamu selalu melewati batas aturan aku,jadi jangan salahkan aku, jika aku akan merubah aturan itu,"kembali Hisam menegaskan.


"Oke,terserah kamu deh,...!!!


"Mas Sam memang sangat egois,sudah bawel,sombong dan maunya menang sendiri"ucap Binar Lirih tapi terdengar jelas di telinga Hisam,membuat Hisam merah padam mukanya menahan emosi,


"Binar lansung,memutar balikkan badannya meninggalkan Hisam yang masih terus melampiaskan kekesalannya.


"Tunggu...teriaknya lagi.


"Spontan Binar menghentikan langkahnya,lalu berbalik menatapnya,


"Yah..ada apa Lagi..Tuan..???Tanya-nya dengan nada kesal.


Sekarang kamu siap-siap,Malam ini juga,kita akan pulang kerumah mamaPapa aku sakit "ucap Hisam mulai melemah suaranya tapi nadanya setengah memerintah.


"Dan tanpa menjawab sepatah kata,Binar lansung berbalik menuju kamarnya.


"Bik Ranti yang melihat mereka bersitegang lagi,jadi bernapas lega ketika melihat perdebatan mereka itu berakhir tanpa adanya kemarahan yang seperti dia pikirkan tadi.


.............


"Akhirnya malam itu juga mereka segera berangkat ke Jogja,untuk menemui pak Indra yang sedang sakit,begitu tadi isi telpon sang pembantu rumah yang mengabarkan soal itu kepada Hisam lansung.

__ADS_1


"Binar tampak sangat canggung, duduk disamping suaminya itu,karena berhubung Leo ada tugas keluar kota makanya terpaksa malam itu Hisam bela-belain nyetir sendiri karena sudah sangat menghawatirkan keadaan papanya.


"Bisa nggak,kamu nggak tidur seperti itu..??


tegur Hisam ketika Binar sudah menyandarkan kepalanya di jok kursi dan mulai memperdengarkan dengkurannya yang sangat halus.


Sontak dia membuka matanya karena kaget,


"Aku capek dan sangat lelah mas,ucapnya lalu memejamkan matanya lagi.


"Apa peduli aku,itu urusan kamu..


"Siapa suruh lembur...???ujar Hisam tak peduli.


"Terserah kamu deh mas,aku malas berdebat lagi,aku ngantuk...jawab Binar Singkat,dia tidak mau bilang pada suaminya soal kenaikan jabatannya,tapi padahal Hisam tau semuanya kok...!!!


"Enak saja,kamu enak-enaknya tidur di situ,ayo gantian nyetirnya ujar Hisam tak membiarkan Binar terlelap


"Aku nggak bisa nyetir mas,..!!


"Kamu mau aku tabrakin mobil mewah kamu ini,"jawab Binar memberi alasan,suaranya terdengar parau karena menahan kantuknya.


"Awas aja....!!!


"Sepertinya kamu harus belajar nyetir dari sekarang,biar kamu nggak akan nyusahin orang termasuk aku ucap Hisam tanpa basa-basi.


"Aku lebih suka naik motor jawabnya lalu kembali memejamkan matanya.


"Jangan coba-coba membantah perintah aku lagi,karena aku paling tidak suka hal itu sahutnya dengan nada sedikit kesal.


"Membuat Hisam jadi kesal sendiri,dan akhirnya fokus dan konsentrasi menyetir-nya.


"Larut malam mereka baru sampai Jogja.


Setelah melihat keadaan pak Indra yang sudah tertidur dan mulai membaik,akhirnya mereka memilih untuk istirahat dan memutuskan untuk ngobrol besok pagi saja.


"Ibu Widia mengantar Binar naik ke lantai dua, ke kamar yang sudah dia siapkan untuk mereka berdua.


"Selamat istirahat yah sayang,ngobrol sama papa besok aja yah..???karena papa juga sudah tidur,kalian tentunya juga capek..kan??ucap Bu Widia.


"Iya..ma,jawab Binar.


"Sakit Papa nggak terlalu serius kan..Ma??


"mama sudah menghubungi Dokter Jayadi kan..??tanya Hisam cukup cemas.


"Nggak apa-apa sayang,papa cuman kecapean aja,besok Dokter Jayadi akan datang memeriksa keadaan papa lagi ucap Bu Widia mencoba menghilangkan kekhawatiran putranya itu.


"Baiklah..Ma,


"Kalian istirahat yah,besok pagi kita bicara.ini sudah larut malam ucap Bu Widia mengakhiri obrolan mereka.


"Mama tinggal yah sayang,ucapnya pada menantunya itu.


"Iya ma,Binar menyahut disertai anggukan kepala.


"Sepeninggal mamanya,Hisam lansung melangkah masuk ke dalam kamar, meninggalkan Binar yang masih kelihatan bengong dan masih terlihat bingung sambil memperhatikan keadaan sekelilingnya,

__ADS_1


"Hah..Aku sekamar dengan Tuan bawel ini???


"Nggak salah..???ujarnya dalam hati dan seperti enggan untuk masuk ke dalam kamar yang sangat mewah itu.


"Hei,ngapain berdiri bengong aja disitu,cepetan masuk,kamu mau mama mencurigai kita ucap Hisam setengah berteriak.


"Dengan ragu-ragu,Binar melangkah masuk meski secara perlahan,terasa berat dia melangkahkan kakinya masuk.


"Apa nggak salah...???


"Kita tidur sekamar...???tanya Binar .


"Iya,terpaksa...


"Daripada mama dan papa curiga,jangan lupa akan kesepakatan kita tadi,aku nggak mau mama dan papa sampai tau soal kita"ucap Hisam kembali menjelaskan.


"Tapi jangan ke Geeran yah kamu,siapa juga yang mau tidur sekamar sama kamu..???


"Sana...tidur di sopa tunjuk Hisam sambil menghempaskan tubuhnya diatas kasur yang sangat empuk itu.


"Tapi Binar,bukannya menurut dia malah ikut naik diatas ranjang disamping Hisam,sontak membuat Hisam kaget setengah mati.


"Hei,ngapain kamu tidur di situ...??tegur Hisam dengan jengkel.


"Yah,terserah aku dong mau tidur dimana,aku juga mau nyobain kasur yang empuk ini sahut Binar sambil menepuk-nepuk kasur itu seperti anak kecil,tidak peduli dengan tatapan melotot Hisam.


"Jaga Batasan kamu yah..!!!kamu lupa siapa yang yang harus kamu patuhi..??ujar Hisam yang mulai emosi.


"Tapi Binar tak peduli,dia malah lansung menarik selimut dan berbaring disampingnya,kemudian menutup tubuhnya dengan selimut tak peduli bagaimana reaksi Hisam melihat tingkahnya itu.


"Dasar keras kepala,sana tidur di sopa.


"Jangan dekat-dekat sama aku..!!!


"Jijik tau nggak...ujar Hisam jujur tanpa basa-basi.


"Bodoh amat,kalau kamu jijik..


"kamu aja sana..yang tidur di sopa,wong mama yang nyuruh aku tidur disini kok..,ucap Binar kembali tak mau kalah.


"Ini kamar aku..???protes Hisam lagi.


"Binar kembali tak peduli,dia malah meraih guling yang ada di dekat Hisam dan lansung mendekapnya sambil memejamkan matanya.


Membuat Hisam,sangat kesal bukan main,


Sontak dia terbangun dan meraih bantal kemudian berjalan menuju sopa,akhirnya dia yang memilih mengalah daripada berbuntut panjang dan papa mamanya bisa terbangun jika mendengar suara ribut mereka.


"Binar tersenyum penuh kemenangan,dibalik selimut.


"Wanita di dunia ini,sama saja....keras kepala"ucapnya lirih sambil menghempaskan tubuhnya diatas sopa membuat Binar Cekikikan mendengarnya.


"Ini namanya satu...kosong mas..."ujarnya dalam hati sambil memejamkan matanya,dan terlelap dengan bahagianya karena berhasil membuat Hisam mengalah untuk yang pertama kalinya.


*************$$$$$$$$$$$$*************


Assallamu alaikum,kesayanganku semua..apa kabar?semoga kalian semua selalu dalam lindungan allah Swt.aamiin...aamiin.. jangan lupa doa dan dukungannya selalu yah.🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2