
"Binar tengah sibuk menyelesaikan beberapa laporan kinerja para karyawan nya selama sebulan ini,Sampai-sampai Amanda yang dari tadi terus mengganggunya malah tak dipedulikannya sama sekali.
"Ini yang buat pak Jatmiko begitu tergila-gila padamu,karena kamu memang sama dia itu 11-12 sama sama gila kerja dan bisa lupa waktu kalau lagi bergelut dengan benda yang satu ini"ucap Amanda sambil memegang laptop yang dipakai Binar saat itu.
"Binar tetap tidak menggubrisnya,
Dia tetap sibuk dengan pekerjaannya,
"Bagaimana yah?seandainya kalian di satukan jadi suami istri..??? bakal gempar kantor ini,karena yakin karyawan kalian bakal berdemo habis-habisan gara gara nggak dikasi waktu untuk istirahat,apalagi bisa liburan"ucap Amanda Sengaja menggodanya,
"Husss....berhentilah ber Andai-andai seperti itu,Nanti bisa jadi Gosip lagi kalau sampai ada yang mendengarnya"tegur Binar.
"Habisnya kamu sih,semenjak jabatan kamu naik,waktu buat sahabat kamu ini sepertinya sudah nggak ada lagi,Aku kan boring..butuh teman ngobrol tau nggak"Amanda berkeluh kesah lalu kembali duduk di sampingnya.
"Bukan begitu say,kamu kan lihat pekerjaan aku numpuk banget nih setelah dua hari nggak masuk,mana Pak Jatmiko sudah meminta laporan ini dari tadi"ucap Binar memberi penjelasan.
"Memang dua hari ini kenapa sih kamu nggak masuk?kata Si Meri kamu iZin istirahat yah?
tanya Amanda penasaran.
"Iya...Say,aku kena Alergi dan jadi gatal-gatal,mana mungkin aku bisa ke kantor dalam keadaan seperti itu"kata Binar sambil tetap fokus menyelesaikan pekerjaannya.
"Kok Bisa kena Alergi???
Perasaan waktu kemarin kita ketemu mbak Anin,kamu nggak makan lobster itu kan???tanya Amanda penuh keheranan.
"Ya..nggak sih..!!!sahutnya,
"Lantas,apa yang buat kamu Alergi??tanya Amanda masih heran.
"Ntahlah say,
"Binar sengaja tidak mau menceritakan yang sebenarnya pada Amanda soal kepiting itu karena otomatis dia harus menjelaskan semuanya secara detail,karena seperti yang dia tau sahabatnya ini orangnya sangat keras kepala sekali,dia tidak akan pernah puas sebelum tau pangkal awalnya dimana.
"Oke,sekarang semuanya sudah siap,aku antar ini ke pak Jatmiko dulu yah...!!!
"Setelah itu,kita makan siang bareng..."ucap Binar sambil menutup laptopnya, membuat Amanda sumringah mendengarnya.
"Cepetan..yah,
"Aku tunggu lho...!!!!
"Jangan kelamaan,di ruangan nya pak Jatmiko nanti kamu bisa jatuh cinta beneran lho sama dia???teriak Amanda bercanda ketika melihat sahabatnya itu sudah berlalu pergi meninggalkannya.
Binar tidak menanggapinya,Dia melangkah pergi dengan terburu-buru,
"Di ambang pintu Ruangan Pak Direkturnya dia sempat berpapasan dengan Meri dan Sinta yang habis dari dalam menemui pak Jatmiko.
"Pak Jatmiko ada di dalam..??tanya Binar sekedar ingin menyapa teman sekantornya itu.
"Tuh..dia ada kok...!!!
"Sedang telponan dengan tunangan nya dia"ucap Meri sengaja ingin memancing Binar,
"Oh..yah,kalau begitu saya masuk dulu yah!!!"ucap Binar biasa saja Karena tidak terpancing sama sekali.
"Silahkan...!!!!
"ucap Sinta,lalu saling pandang dengan Meri sambil tersenyum sinis,Kemudian melangkah pergi.
.................
"Permisi pak......!!ucap Binar ketika melihat pak Jatmiko masih sibuk berbicara dengan seseorang lewat Telpon.
"Pak Jatmiko langsung mematikan hapenya saat mendengar Binar mengucapkan salam, padahal Binar bisa mendengar dengan jelas dia sedang merayu-rayu seseorang yang sedang dia telpon barusan,
"Oh...Binar,sudah berapa lama kamu di situ..??tanya nya sedikit gugup dan salah tingkah,
"Barusan pak,maaf kalau ternyata kedatangan saya malah mengganggu bapak"ucap Binar sopan.
"Nggak kok,kamu nggak mengganggu sama sekali.
"Ayo..silahkan duduk,perintahnya sambil memperbaiki stelan jas nya kemudian tersenyum penuh arti lalu menatap Binar.
"Ini..pak,Laporan yang bapak minta.
"Semuanya sudah saya rekap seperti permintaan Bapak,Kalau masih ada kurangnya nanti bapak bisa memeriksanya terlebih dahulu"ucap Binar.
"Pak Jatmiko menerima laporan itu dari tangan Binar,lalu dengan sengaja lansung memegang Tangannya,tapi secepat kilat Binar lansung menarik tangan nya.
"Maaf pak...ucapnya kemudian,
"Kamu nggak usah malu begitu Dong,Santai saja,Aku ini ..kan Bos kamu."ucap Pak Jatmiko sambil tersenyum genit padanya.
"Silahkan,bapak pelajari dulu..semisal ada yang perlu saya koreksi, bapak bisa menghubungi saya"Ucap Binar segera mengalihkan Topik pembicaraan,Dia mulai kesal melihat sikap Pak Direkturnya yang sudah mulai tidak sopan dan kegenitan padanya.
"Oke..saya,akan pelajari nanti,
"Tapi bisa kan,kalau kita berbicara dari hati ke hati karena sebenarnya aku itu....
"Maaf pak,kalau begitu saya mohon pamit karena kebetulan Amanda sedang menunggu dari tadi ,kami sama-sama ingin makan siang diluar pak"potong Binar dengan cepatnya,
__ADS_1
lalu segera berdiri ingin meninggalkan tempatnya.
"Tunggu.....!!!!
"Kenapa terburu-buru begitu,Kita kan bisa makan siang berdua di ruangan aku ini kenapa harus keluar.Nanti biar saya yang pesan makanan lewat gojek yah"???ucap Pak Jatmiko masih berusaha ingin menahan nya.
"Maaf..pak,saya sudah terlanjur janji...
"Permisi..pak,pamit Binar lalu dengan cepat dia melangkah keluar meninggalkan pak Jatmiko yang terlihat kecewa..
"Tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa lagi,ketika Binar sudah hilang dibalik pintu.
"Ini..yang buat aku semakin tergila-gila pada wanita itu,dia wanita yang sangat berbeda dari wanita yang lain nya,dia sangat istimewah dan semakin membuat aku penasaran saja"Ucap Pak jatmiko sambil tersenyum penuh arti.
"Binar bersungut-sungut dengan jengkelnya keluar dari ruangan pak Jatmiko.
"Dasar,laki-laki playboy...!!!
"Baru saja Tadi,saya dengar ngerayu-rayu kekasihnya..
"Eh..malah,ingin menggoda wanita lain lagi" Dasar Buaya....!!!umpatnya dengan jengkel,Amanda yang sedang menunggunya bahkan sempat mendengar umpatannya itu.
"Hei,ada apa sih...???
"Kok muka kayak ditekuk begitu...???tanya Nya dengan heran.
"Pak Jatmiko Habis menggoda kamu lagi yah..??Tebak Amanda ketika sahabatnya itu tak menggubris pertanyaannya tadi.
"Malas..Ah,membahas sesuatu yang tidak penting begitu,ayo kita keluar cari makan"Ajaknya sambil menarik tangan Amanda pergi.
"Oke..yuukkk......!!!!
...............
"Binar dan Amanda memutuskan untuk makan siang di luar area kantor saja,Karena berhubung hari itu adalah hari jumat, Banyak waktu luang yang diberikan untuk istirahat bagi para karyawan-karyawati terkhusus karyawan laki-laki yang akan melaksanakan sholat jumat secara bersama-sama.
"Binar membonceng sahabatnya itu keluar dari garasi kantor menuju restoran yang tidak begitu jauh dari kantor mereka.
"Sementara itu di belakang mereka sebuah mobil berwarna Hitam mengikuti mereka sejak keluar dari garasi kantor tadi.
"Mobil itu terus membuntuti mereka sampai pelataran restoran dan juga ikut memarkirkan mobilnya tidak begitu jauh dari motor Binar terparkir.
"Kamu mau pesan apa say...???
tanya Amanda ketika sudah berada di meja yang telah mereka pesan tadi, sambil melihat-lihat semua daftar menu yang sudah tersedia di atas meja.
"Apa Aja...!!!
"Oke..tapi bukan aku yang bayar yah?? sahut Amanda.
"Dasar sama sahabat sendiri kok perhitungan amat sih...!!!
"Iya deh aku yang bayar"jawabnya.
"Nah gitu..dong,sahut Amanda sambil tersenyum puas padahal dia hanya sekedar Bercanda tadi.
"Seseorang kemudian turun dari mobil yang tadi dan ikut masuk juga ke dalam restoran itu mengambil meja yang agak pojokan,Agar tidak terlihat dan bisa lebih leluasa untuk mengintai mereka.
"Binar atau Amanda tak menyadari sama sekali hal itu,mereka benar-benar menikmati makan siang mereka hari itu.
"Selesai makan Binar lansung mendekat ke arah kasir untuk membayar tagihan makanan mereka,sengaja tidak mau menunggu pelayan yang datang sendiri menghampiri mereka untuk menagih pembayaran,karena dia tidak ingin ketahuan Amanda memiliki kartu kredit yang pernah di lihatnya tempo hari.
"Sebenarnya dia agak ragu juga mau menggunakan kartu itu tapi karena berhubung restoran itu tak menerima uang tunai mau nggak mau dia terpaksa memakainya juga dari pada ribet lagi nanti urusannya, kayak yang di mall waktu itu,akhirnya dengan pelan-pelan dia mengeluarkan kartu itu dari dompetnya,kemudian menyodorkan nya di hadapan kasir.
"Sang kasir pun sempat melongo tidak percaya saat dia menyodorkan kartu kreditnya itu.
"Dia bahkan sempat membolak-balikkan kartu itu tak percaya jika itu beneran Asli.
"Sudah lama dia bekerja di restoran itu tapi ini kali pertama kartu Kredit tanpa batas limit itu bertransaksi lewat mesin ATM nya.
"Ini mah,beneran Asli...ucapnya lirih.
"sungguh fantastis,Nona pasti istri seorang Sultan yah??tanyanya dengan kagum dan sangat penasaran.
"Binar pura-pura tidak mendengar,dia malah sibuk menggeledah hapenya dari dalam tasnya.
"Maaf,ini...Nona,
"Terima kasih atas kedatangannya ke restoran kami,semoga anda berkenan datang kembali kemari"Sapanya dengan ramah dan sopan sambil menyodorkan kartu itu ke tangan Binar.
"Sama sama...terima kasih banyak yah,ucap Binar sambil dengan cepat menerima kartu kreditnya kembali lalu dengan sigap dia buru buru memasukkannya kembali ke dalam tas nya,apalagi setelah melihat reaksi kasir yang sudah sangat berlebihan mengaguminya dari tadi.
"Dia lansung berbalik ke arah Amanda yang tengah menunggunya.
"Gimana sudah selesai???tanya Amanda saat melihatnya datang terburu-buru,
"Sudah,Ayo..kita pulang,Ajaknya
"Oke..ayo.
"Mereka pun segera pergi meninggalkan restoran itu dan lagi-lagi seseorang yang dari tadi terus membuntutinya, kembali menguntit mereka dari belakang.
__ADS_1
...................
"Sementara itu di tempat lain,Hisam sedang memimpin rapat membicarakan Tander perusahaan yang akan di programkan selanjutnya.
"Setengah jam kemudian,rapat itu baru selesai.Dia segera meninggalkan ruang rapat menuju ke ruangannya.
"Di dalam Ruangan-nya dia meminta Leo untuk segera mengaktifkan kembali hapenya yang sempat dia matikan tadi sebelum rapat di mulai,begitu memang kebiasaannya agar rapat berjalan dengan baik tanpa ganggguan atau hambatan.
"Ketika ponsel itu aktif,bunyi Notif pemberitahuan mulai berbunyi susul-susulan
berjejer Dm yang masuk,
"Banyak Dari....
"Klien nya
"Ada Dari teman-teman nya,
"Dm Tania juga
"Tapi DM yang duluan dia buka adalah Dm seseorang yang tanpa nama...
" Tuan...Nona keluar kantor dengan naik motor bersama temannya.
Begitu isi Dm yang pertama kali dia baca
berturut-turut Dm yang kedua masuk lagi
"Tuan.... Nona,ternyata pergi makan siang di sebuah restoran,
lengkap dengan nama, tempat dan alamat beserta Foto terkirim dengan jelas.
"Dm pertama dan kedua tetap tidak merubah mimik mukanya,tapi ketika....
lanjut lagi Dm Berikutnya...
"Sepertinya Nona sudah menggunakan kartu yang tuan kasih,demi membayar makanan yang tadi dia makan bersama temannya itu,
karena berhubung restoran tempatnya makan sekarang nggak menerima uang tunai.
"Dm terakhir...
"Nona sudah kembali ke kantor.
"Begitu detail sang pengirim menjelaskannya lewat Dm..membuatnya tersenyum puas saat membacanya.
"Syukurin Ternyata kesombongannya yang tidak mau memakai kartu itu berakhir juga di restoran itu..!!!
"Leo...Borong semua menu yang ada di sana untuk makan siang para karyawan-karyawati kita disini,"perintahnya pada Leo dengan senyum puasnya.
"Iya..Tuan,sepertinya Nona memang tidak suka berbelanja yang mewah-mewah atau berfoya-foya apalagi membeli sesuatu yang tidak penting"
"Motornya aja,masih kreditan...Tuan,ucap Leo memberitahu.
"Apa...???
"Jadi motor bututnya itu masih kreditan rupanya...???ucap Hisam sambil tersenyum menyindir.
"Iya...Tuan,aku sudah memeriksa dealer tempatnya menyicil motor itu.."ucap Leo kembali memberi informasi.
"Dasar...keras kepala,
"Padahal isi kartu itu,dia bisa membeli apa pun yang dia mau bahkan motor dengan keluaran terbaru bahkan bisa bayar kontan sekali pun,tapi lagaknya yang sangat sombong sekali,sok bisa bayar cicilan segala...!!!!
"Ucap Hisam menggeram kesal.
"Urus soal itu secepatnya,pastikan semuanya beres dengan baik "ucap Hisam memberi perintah pada Leo.
"Dan Leo pun mengerti dan paham apa maksud dari perintah nya itu.
"Baik...Tuan,akan saya lakukan sesuai perintah Tuan muda.
"Dan..oh yah Tuan,ini Berkas yang Tuan minta kemarin itu"tunjuk Leo sambil memberikan sebuah map.
"Apa ini...???
tanya Hisam merasa heran.
"Ini dari sebuah perusahaan baru Tuan,yang mengajak Salim group untuk bergabung ke perusahaan mereka dalam penanaman modal"ucap Leo memberi penjelasan.
"Seberapa hebat perusahaan itu??
sepertinya menarik sekali??ucap Hisam sambil memeriksa berkas-berkas itu.
"Ntahlah,Tuan..tapi sebagian orang sudah mulai banyak yang bergabung karena sang Direkturnya seorang pemimpin yang berwibawa dan cukup pintar ucap Leo.
"Undang mereka dalam agenda rapat minggu depan,saya penasaran ingin bertemu Direkturnya lansung"uCap Hisam lalu menyimpan berkas itu kembali.
"Baik...Tuan.
***********$$$$$$$$$$$*****************
__ADS_1