
"Pagi itu Hisam sudah kelihatan rapi dan sudah siap siap berangkat ke kantor.
"Dia meraih tas kerjanya lalu keluar dan lansung menuju area dapur,tempat dimana dia akan sarapan,Gimana bau masakan di dapur sudah tercium baunya sampai ke depan,membuatnya semakin mempercepat langkahnya karena sudah tidak sabar ingin segera mencicipi masakan yang kelihatannya sangat enak dari baunya itu,
"Sepertinya masakan Bik Ranti Sangat Nikmat Nih,"ucapnya dalam hati sambil menelan air liurnya dari tadi.
"Sesampainya di dapur,dia tertegun mendapatkan siapa yang sedang berada di dapur memasak,bukan bik Ranti seperti pemikirannya melainkan Binar yang sedang sibuk bertindak sebagai kepala koki, lengkap dengan celemek yang terbalut di tubuhnya,sementara bik Ranti sedang sibuk membantu menyiapkan piring di atas meja.
"Apa masakannya sudah siap bik,Ucap Hisam mengagetkan keduanya" Binar hanya melirik sebentar ke arahnya.
"iya..Tuan,sebentar lagi.
"mari silahkan duduk kata Bik Ranti mempersilahkan.
"Hisam pun menurut,dia duduk sambil menunggu hidangan yang belum terhidang.
"Kenapa sih,kalau pagi pagi begini dia kelihatan sangat tampan sekali...?"puji Binar dalam hati.
"Ya"allah..bisa bisanya aku mengagumi laki laki seperti dia,uda sikapnya dingin sekutub utara,nggak punya perasaan lagi"jerit batinnya sambil geleng geleng kepala sendiri Memikirkan pikiran konyolnya tadi.
"Bik,tolong ini dibawa ke atas meja"sahutnya ketika melihat Hisam sudah meraih piring yang ada di atas meja.
"Baik Non....!!!
"Ini..Bik...!!!
"Pagi itu Dia mencoba memasak resep baru yang di dapatkannya dari internet kemarin.
"Semoga Aja si Tuan bawel ini suka dengan masakan yang aku buat ini..!! ujarnya dalam hati sambil menyodorkannya pada Bik Ranti.
"Aku siap siap dulu yah bik,takutnya terlambat kayak kemarin lagi "ucap Binar dengan suara keras,sengaja agar Hisam bisa mendengarnya,lalu segera memutar badan dan berjalan menuju kamarnya, untuk segera berganti pakaian.
"Hisam sempat berbalik menatap punggungnya.
"Ini,dia yang masak Bik..???tanya Hisam sedikit tidak percaya,
"Iya,Tuan.
"Apa masakan Non..Binar tidak enak tuan..???tanya Bik Ranti ingin memastikan,karena kalau Tuan Hisam tidak suka,berarti dia yang harusnya di salahkan karena membiarkan Binar memasak sendiri padahal dia yang berkewajiban untuk memasak.
"Nona mau Nyoba praktekkan resep baru katanya tuan,
"Oh..yah....!!!
"Lumayan,enak kok bik....!!!
__ADS_1
Ternyata dia jago juga yah memasak pujinya spontan,membuat bik Ranti menyunggingkan senyuman di bibirnya,itu artinya Nona Mudanya berhasil dengan resep barunya.
"Semoga ini bisa menjadi awal yang baik buat hubungan Anda dan Nona Tuan,"Ujar Bik Ranti dalam hati karena dia bisa memahami bagaimana sebenarnya hubungan keduanya terjalin selama ini apalagi Binar sempat cerita,kalau mereka sebenarnya hanya di jodohkan dan belum bisa menerima satu sama lain.
10 menit, Binar baru kembali ke ruang makan bersamaan dengan Hisam yang sudah selesai dengan sarapannya.
"Dirinya hanya meraih Roti tawar dengan selai,sudah tidak sempat lagi untuk menikmati porsi yang lebih pagi itu,karena dia pasti akan terlambat lagi ke kantor.
"Hisam sempat memperhatikan gerak geriknya,tanpa berucap apa apa.
"Kok sarapannya Roti aja Non..?tanya Bik Ranti merasa heran.
"Iya..Bik,sudah nggak sempat lagi,
Aku bisa telat lagi ini..Bik"ucapnya sambil mulutnya penuh dengan Roti.
"Membuat Hisam hanya diam melihatnya,
"Bik,aku pamit yah ucapnya sambil menyalami Bik Ranti,dan lagi lagi itu membuat Hisam bagai terhipnotis melihat adegan yang terjadi di depan matanya itu,meski Bik Ranti merasa agak sungkan diperlakukan seperti itu oleh Binar tapi dia akhirnya hanya bisa tertunduk,tidak berani menatap Tuan Mudanya itu,
"Tadinya Binar akan pamit juga padanya,tetapi Hisam sudah beranjak duluan dari tempat duduknya,meninggalkan dirinya yang masih berdiri bengong menatap kepergiannya.
"Bik Ranti jadi sedih melihat sikap Tuan Hisam yang begitu dingin pada istrinya.
"Binar menatap bik Ranti,lalu tersenyum
"Semoga suatu saat kalian bisa merasakan menjadi suami istri yang sesungguhnya.."ujar Bik Ranti dalam hatinya sambil terus memandangi kepergian Binar layaknya mengiringi putri kandungnya sendiri.
.............
Binar meletakkan gagang telponnya dengan pikiran yang sepenuhnya ditujukan pada pemanggilan atas dirinya oleh sang Direkturnya pak Jatmiko.
"Ada apa direkturnya itu memanggilnya sepagi ini??Dia termenung beberapa saat lamanya,sampai akhirnya dia terpikirkan sesuatu hingga buru-burulah dia beranjak keluar dari ruangannya,semula dia berniat mampir ke meja sahabatnya Amanda,namun Niatnya itu diurungkannya demi dilihatnya sahabatnya itu sedang sibuk.
"Dilanjutkannya perjalanannya menuju ruang Direkturnya, sepintas dia membayangkan sosok pak Jatmiko,Direkturnya itu terbilang cukup tampan dan masih muda tapi dia juga terkenal sangat playboy,usianya baru tiga puluh lima tahun,statusnya sudah bertunangan dengan seorang wanita cantik yang bekerja di dunia model. Tunangannya itu bernama Ayu lestari dia sudah beberapa kali datang ke kantor itu membuat para karyawan karyawati kantor itu bahkan sampai melongo melihat kesempurnaan yang terlihat pada dirinya itu bahkan Binar sendiri pun merasa sangat minder.
"Tidak sampai satu menit,Binar sudah tiba diruangan direkturnya itu, yang didapatinya tengah memeriksa sebuah berkas, lalu mempersilahkannya untuk duduk.
"Ada apa pak?"" tanyanya mengawali pembicaraan.
"Pak Jatmiko,melepaskan berkas di tangannya kemudian menatapnya dengan tatapan lain.
"Saya mau membahas kesalahan yang kamu buat lagi hari ini..."
"Astaga!! Binar terhenyak kaget mendengar pernyataan Direkturnya yang tanpa basa-basi lagi.
__ADS_1
",Apa lagi alasan kamu pagi ini,sehingga kamu bisa terlambat lagi??tanya Pak Jatmiko penuh selidik.
"Anu..pak,
"Anu..Apa??potong pak Jatmiko penasaran.
"Binar mulai berpikir untuk mencari alasan yang paling tepat lagi agar dia bisa lolos lagi dari masalah hari itu,tidak mungkin juga dia akan mengatakan yang sebenarnya..Kalau pagi itu dia sedang belajar memasak sesuatu untuk suaminya hingga terpaksa dia harus terlambat lagi berangkat ke kantor,salahnya sendiri,siapa suruh memasak masakan yang ribet.
"Maafkan aku pak,.....!!!
"Apa,kesiangan lagi begitu..??makanya kalau malam jangan suka begadang..!!
"Begini Nih,para cewek- cewek kalau sudah merasa Asyik dengan dunia maya, lupa deh!!akan banyak hal, pikir pak Jatmiko.
"Nggak kok pak,protes Binar"
"Ah..jangan protes kamu,aku paham kok soal itu,ucap Pak Jatmiko sambil tersenyum sumringah,membuat Binar merasa lega melihatnya,tadinya dia pikir akan dapat teguran yang lebih dari kemarin karena mengulang kesalahannya lagi, tapi kok Direkturnya itu malah senyam senyum aja sih dari tadi.
"Ada apa denganmu pak??
Baru kemarin saya melihat karyawan lain habis di marahi dan dibentak habis habisan oleh anda karena melakukan kesalahan yang sama seperti aku buat hari ini, tapi kenapa anda malah nggak marah sama sekali..???
"Tapi jangan harap,kamu bisa terbebas dari kesalahan kamu itu ucap Pak Jatmiko lagi sambil menatap Binar dengan senyuman penuh arti.
"Yah,saya mengerti pak,sahut Binar.
"Karena kamu karyawan terbaik saya,jadi aku tidak mungkin bisa memberimu hukuman yang berat,aku rasa hukuman yang akan aku berikan ini cukup setimpal dengan kesalaham yang kamu buat sekarang.."ujar pak Jatmiko sambil terus menatap Binar dengan senyum merekah di bibirnya.
"Sekali lagi maafkan kesalahan saya pak,saya janji ini tidak akan terulang lagi jawab Binar memastikan,
"Oke..saya maafin kamu,tapi dengan satu syarat hari ini temani saya makan siang ucap Pak Jatmiko dengan senyum khasnya.
Membuat Binar kaget setengah mati mendengarnya.
"Tapi pak,
"Nggak ada kata Tapi,dan saya minta kita cuman berdua aja,kembali pak Jatmiko menegaskan tanpa meminta pendapat lagi darinya.
"Saya rasa hanya itu,kamu boleh kembali ke ruangan kamu sekarang ujarnya.
"Baik pak...!!!
"Binar segera melangkah keluar dengan perasaan yang tak menentu,sepertinya tingkah pak Jatmiko,akhir akhir ini mulai tidak wajar deh sikapnya.
"Aku harus hati hati mulai dari sekarang,jangan sampai apa yang pernah Amanda ngomongin tempo hari benar adanya "ujarnya dalam hati.
__ADS_1
**************$$$$$$$$$******************$