
"Malam itu terlihat Hisam sedang duduk santai diruang tengah sambil menonton TV,sesekali pandangannya beralih ke arah pintu yang masih tertutup rapat,Ntah dia sedang menunggu kedatangan Siapa???tapi terdengar dia menghela napas yang cukup berat ketika menatap jarum jam yang terpampang jelas di depannya saat itu, lalu pandangannya kembali fokus menatap layar Televisi namun terlihat dengan jelas kalau pikirannya sedang tidak konsen dari tadi,
"Tidak berselang lama kemudian Bik Ranti nongol dari dalam membawa baki berisi segelas Kopi yang sempat di mintanya tadi, di ikuti oleh Nayla yang mengekor dari belakang.
"Ini...Kopinya tuan,ucap Bik Ranti sambil meletakkan segelas kopi itu
dengan hati hati di atas meja.
"Iya,makasih bik sahut Hisam,terlihat gundah.
"Bik Ranti sempat mengerutkan keningnya melihat sikap aneh tuannya,yang tidak biasanya,Tadinya dia ingin bertanya,tapi niatnya itu segera di urungkannya demi dilihatnya Tuan Hisam sepertinya nggak mau di ganggu.
"Boleh saya ikut nonton disini..Tuan,sahut Nayla,lansung menjatuhkan tubuhnya di sopa,ke samping Hisam, sontak mengagetkan Hisam terlebih bik Ranti.
"Hisam lansung menatapnya dengan tatapan tidak suka apalagi melihatnya duduk tepat di sampingnya,
"Bik Ranti dengan cepat lansung menariknya berdiri,
"Nay,kamu jangan melewati batasan kamu yah..??ayo kembali ke belakang.., suruh Bik Ranti dengan sedikit kesal melihat kelancangan Putrinya itu.
"Tapi...Bu,
"Maafkan sikap Nayla tuan..."ucap Bik Ranti meminta maaf karena merasa tidak enak atas sikap Nayla yang menurutnya sangat keterlaluan tadi,apalagi Bik Ranti bisa melihat perubahan wajah Tuan Hisam yangmerasa sangat terganggu sekali.
"Kami permisi ke belakang duLu Tuan,pamit Bik Ranti lagi lalu segera menarik paksa Nayla masuk ke dalam.
"Hisam hanya bersikap acuh dan kembali pandangannya menatap ke arah pintu.....!!!
Lalu menyandarkan tubuhnya ke sopa kemudian meraih hapenya, lalu tidak berapa lama kemudian terdengar dia menelpon seseorang,
"Hallo...
"Yah,Hallo tuan.."dengan cepat orang yang diseberang telpon menjawab panggilannya.
"Apa saja kerjaan kamu hari ini...Ha.....???
tanya Hisam dengan nada gusar dan sedikit kesal.
"Maaf tuan,tadi saya ada keperluan mendadak jadi terpaksa saya harus meninggalkan Nona,"ucapnya terbata-bata.
"Aku nggak mau tau yah...sepenting apa pun itu...!!!pokoknya sekarang kamu tinggalkan urusan kamu itu dan segera lakukan tugas kamu sekarang juga,jangan buat aku kecewa lagi.."perintah Hisam dengan tegas lalu segera menutup telponnya dan lansung membanting hapenya itu di atas Sopa.
"Keterlaluan...sial,Leo kenapa mengirim orang yang kerjaannya tidak becus seperti itu"umpatnya dengan marah.
"15 menit kemudian,ponselnya kembali berdering,
"Dia hanya melirik sebentar,lalu kembali mendengus kesal, tapi tidak berapa lama setelah itu dia segera mengangkatnya.
"Maaf...Tuan,Motor Nona masih di depan garasi kantor dan kemungkinan Nona Masih ada di dalam"ucap Sang penelpon memberi informasi tapi bukannya dia tenang saat mendapat informasi seperti itu dia malah tambah kesal mendengarnya.
"Jangan hanya kemungkinan,pastikan dia ada di dalam atau tidak...???jangan hanya menerka-nerka saja,sepertinya Leo harus mencari pengganti yang lebih baik dari kamu"Ketus Hisam dengan emosi dan kembali menutup telponnya.
"Dasar...tidak berguna...!!!
__ADS_1
umpatnya kembali dengan emosi.
................
"Binar merasa was -was melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam rumah,apalagi malam itu dia pulang sangat larut,dia harus lembur sampai jam 10 malam karena harus menyelesaikan beberapa berkas di kantor nya tadi.
"Baru saja dia akan memencet bel pintu,tiba tiba...pintu sudah dibuka oleh seseorang,dia cukup kaget, tapi demi dilihatnya siapa yang tengah berdiri di balik pintu membuat hatinya langsung merasa lega.
"Bik..Ranti...sapanya,
"Non...Binar,
"Kok baru pulang jam segini..Non??"tanya Bik Ranti,dengan gurat kecemasan di wajahnya, sambil meraih tas dan map dari tangan Binar yang terlihat sangat kelelahan.
"Maaf..bik,tadi aku terpaksa lembur lagi karna banyak pekerjaan yang harus segera di selesaikan secepatnya jawab Binar lalu melangkah masuk.
"Oh..iya,Non..bibik sangat khawatir tadi,kirain Nona kenapa kenapa di jalan...???
"Tapi Alhmdulilah, Bibik sudah merasa tenang sekarang,melihat Nona sudah pulang tak kurang satu apa pun "ucap Bik Ranti layaknya seorang ibu sambil menatap Binar dari ujung rambut sampai ujung kaki.
" Binar tersenyum melihat sikap pembantunya yang begitu perhatian padanya.
"Makasih yah Bik,maaf sudah bikin bibik cemas "jawab Binar sambil merangkul lengan Bik Ranti.
"Sama sama..Non,ucap Bik Ranti sambil membalasnya dengan senyuman.
"Jadi Bibik nggak tidur yah nungguin aku?tanya Binar.
"Bik Ranti hanya mengangguk pelan,
"Sekali lagi,makasih yah bik sudah peduli sama Binar,maaf jika sempat buat bik Ranti merasa cemas"ucap Binar merasa bersalah.
'Ah..tidak Non,itu memang sudah seharusnya bibik lakukan jawab Bik Ranti.
"Iya,makasih yah..Bik,
"Oh..Ya Bik,Tuan Hisam sudah tidur yah...???tanyanya ingin memastikan keberadaan suaminya itu.
"Sepertinya sudah Non,tadi dia kelihatan gusar.Mungkin dia sedang menunggu kedatangan Nona..?? karena yang bibik Lihat dia sedang gelisah sekali"Ucap Bik Ranti memberi penjelasan,
"Apa...???
Binar cukup kaget mendengar penuturan Bik Ranti Barusan.
"Nggak mungkin Bik,dia tidak akan pernah peduli soal itu,mungkin dia lagi ada masalah aja di kantornya ...!!!
"Sudah,bibik istirahat aja yah sekarang..!!!"ucap Binar menarik kesimpulan sendiri.
"Tapi Nona kan,belum makan malam...???
"Bibik panaskan makanannya dulu yah..??
"Ah...nggak usah bik,lagian aku sudah kenyang,Tadi sudah pesan makan kok di kantor..jawab Binar.
__ADS_1
"Baik..Non,kalau begitu Bibik masuk yah..
"Nona juga istirahat yah.....!!!
"Iya,bik aku juga sudah capek banget ini,.
"Selamat malam yah..bik,
"Malam...Non,
"Baru beberapa langkah dia berjalan akan menuju kamarnya,tiba tiba Hisam Nongol dan lansung menghadangnya.
Seketika langkahnya terhenti,dan berdiri mematung.
"Hebat yah...kamu sekarang...???
"Jam berapa sekarang...???
"Jam segini kok baru pulang....???
"Kerja apaan Itu...???tanyanya dengan suara yang mulai meninggi,membuat Binar diam seribu bahasa saking terkejutnya,Bik Ranti pun yang akan kembali ke belakang menghentikan langkahnya ketika mendengar teriakan Hisam yang cukup keras tadi,
"Sekarang kamu sudah semakin melonjak yah...???
"Apa kamu sudah lupa batasan kamu...???teriak Hisam lagi.
"Kenapa baru pulang jam segini...???tanyanya lagi dengan tatapan tajam.
"Aku yang lupa batasan atau kamu???
Binar balik bertanya..
"Apa kamu juga lupa..???Bahwa kita sama sama tidak akan pernah mencampuri urusan pribadi kita masing masing, termasuk dalam soal pekerjaan"Ujar Binar mencoba membela diri.
"Saya tidak pernah lupa,saya ingat kok..!!!saya hanya mengingatkan kamu tentang aturan yang telah aku buat,Dan itu harus dipatuhi oleh siapa pun termasuk kamu,dan kamu jangan lupa bahwa aku adalah suami kamu sekarang.."ucap Hisam kembali berapi-api.
"Apa...???
"Suami....???
"Oh...maaf, aku lupa jika ternyata sekarang aku sudah punya suami...???Binar tersenyum kecut mendengarnya,
"Jangan khawatir,aku tidak akan pernah lupa soal itu dan bagaimana status aku di rumah ini..???ucapnya dengan nada getir.
"Bagus,kalau kamu ingat dan mengerti,karena aku tidak mau hal ini terulang lagi, ini yang pertama dan terakhir,camkan itu....!!!"ucap Hisam memberi penegasan,lalu tanpa menunggu pembelaan dari Binar lagi,dia lansung memutar badan,kembali ke kamarnya meninggalkan Binar yang masih berdiri bengong mendengar semua ucapannya tadi.
"Bik Ranti merasa termangu sendiri menyaksikan ketegangan yang terjadi antara Tuan dan Nona mudanya itu,dan tak bisa dipungkiri kesedihan menyeruak begitu sesak di dadanya melihat itu semua.
"Dan tanpa di sadari air matanya jatuh menetes di pipinya memandangi langkah Binar yang begitu tegar, melangkah masuk ke dalam kamarnya setelah diperlakukan seperti itu oleh seorang laki laki yang seharusnya menghargai, mencintai dan menyayanginya.
"Semoga kamu kuat Nak...ucap sang Bibik dalam hatinya yang paling dalam.
*********
__ADS_1
Hai..hai,readers kesayanganku semua..kangen nggak nih??? maaf yah jika update-nya baru sempat sekarang.Banyak alasan yang tidak bisa dijelaskan semua,semoga kalian semua bisa mengerti dan tidak akan mengurangi perasaan cinta kalian dengan novel ini.🙏🙏🙏 semoga kalian semua selalu dalam lindungan allah swt...aamiin...aamiin...aamiin...🤲🤲🙏