
Suasana pesta mendadak hening seketika, semua pasang mata seolah tertuju ke arah sebuah suara derap langkah kaki yang perlahan mulai memasuki aula pesta,
Binar berjalan dengan sangat anggun di apit oleh Bu Retno dan mertuanya Bu Widya,
Gaun glamor yang di kenakan nya tak kalah mencuri perhatian para tamu membuat mereka sangat takjub,iya terlihat sangat cantik,elegan dan anggun dengan gaun berwarna peach apalagi bagian atasnya bertabur payet kristal yang berkilau yang membuat penampilannya bak Cinderella dan Gaun rancangan madam Lolin itu yang di akui oleh sang desainer hanya ada satu-satunya di dunia, sedangkan Hisam mengenakan atasan Nuansa Peach yang senada,tampil layaknya pangeran.
Resepsi pernikahan yang begitu mewah di konsep dengan sedemikian rupa dan di helat di sebuah hotel berbintang 5,dan di hadiri oleh sederet orang penting negeri ini yang rata rata bergelar Sultan crazy rich.
Hisam berkali-kali menelan Saliva nya tatkala menatap Sang istri yang kini tengah berdiri di hadapan nya.
"Kenapa memandang aku seperti itu sih mas??"Tegur Binar tersipu malu,
"Hari ini kamu sangat cantik sekali,tapi meski begitu aku sangat tidak menyukai hal ini??"Ucapnya dengan nada gusar.
"Aku nggak mau orang lain sampai menatap kamu berlebihan seperti ini,Aku mau berkompromi kamu di dandani MUA itu hanya karena mama,"Sambungnya lagi.Dia sudah merasa sangat gelisah saat ekor matanya menangkap semua pandangan orang-orang kini teralihkan ke istrinya.
"Kenapa sih Mas??kamu tidak sadar diri begini,padahal mereka bukannya memperhatikan aku justru Mas Hisam-lah yang jadi target mereka"Batin Binar.
Acara pun berlangsung begitu meriahnya,Apalagi saat Hisam mulai mengumumkan dengan resmi identitas istrinya,kemudian tanpa Binar duga Hisam malah menyodorkan sebuah kotak perhiasan dan memperlihatkan dua buah Cincin emas putih dan tanpa ragu dia langsung meraih tangan nya kemudian memasangkan ke jari manis nya,perlahan air mata nya pun jatuh menetes di pipinya saat Cincin itu sudah melingkar manis di jarinya,para Wartawan,fotografer tak henti-hentinya mengabadikan semua moment penting mereka,Terdengar sorak sorai dan tepuk tangan dari para tamu undangan setelah dia selesai menyematkan cincin yang satu ke Jari Suaminya,Cincin emas putih yang bertahtakan berlian menjadi salah satu simbol ikatan pernikahan secara resmi demi mengikat janji sehidup semati.
Kebahagian tampak di sudut mata keduanya pun tak malu lagi memamerkan kemesraan mereka di atas panggung,Hisam mencium kening istrinya dengan penuh rasa cinta.
Para hadirin kembali bergemuruh,turut merasa bahagia menyaksikan kebahagian kedua sejoli yang baru saja melangsungkan Resepsi pernikahan mereka padahal ijab kabul sudah ter ikrar setahun lalu,Ntah apa alasan mereka baru menggelar Resepsi hari itu tapi yang jelas tidak ada yang berani mempertanyakan hal itu baik media atau pun para tamu undangan karena mereka semua sudah terlanjur baper melihat keromantisan mereka di atas panggung apalagi saat keduanya di minta untuk berdansa.
Di saat keduanya tengah memamerkan kemesraan mereka, tiba tiba sepasang mata tengah memandang mereka dengan begitu lekat dan tanpa sadar sebutir air mata bening jatuh merembes dari pelupuk matanya tapi dengan cekatan kedua tangannya dengan sigap menghapus sebelum sempat jatuh membasahi make up nya,Dengan satu tarikan napas perlahan dia melangkah naik ke atas panggung meski langkahnya di sorot banyak lampu kamera tapi tak membuat nyalinya ciut demi bisa mendekat dan menyalami sang pangeran beserta sang permaisuri yang tengah berbahagia.
Binar refleks melepaskan genggaman tangan nya tatkala ekor matanya menangkap kedua sorot mata yang tengah memperhatikan mereka berdansa saat itu.
"Mbak Anin"Ucapnya lirih membuat Hisam menautkan alisnya, kebingungan kenapa tiba-tiba dirinya berhenti mengikuti irama kakinya dan seketika melonggarkan pegangannya,namun semuanya segera terjawab setelah dia membalikkan badan dan melihat siapa yang tengah berjalan ke arah mereka.
Binar tanpa ragu segera menyongsong kedatangannya,
"Selamat yah..Nar" Anin berucap lirih di telinganya.
Binar hanya bisa mengangguk sambil membalas memberikan pelukan hangat untuk nya,sementara Hisam hanya diam dengan tatapan yang seketika berubah 180 derajat.
"Hari ini kamu cantik sekali" Anin kembali memberikan pujian meski di dalam hati kecilnya merasa sangat sedih karena pada akhirnya dia kalah dan tempatnya kini benar benar telah tergantikan olehnya,pengumuman Resmi Hari ini sudah menjadi pertanda bahwa keputusan Hisam tidak bisa di tawar lagi, wanita yang sekarang di akuinya sebagai istrinya adalah orang terpenting di dalam hidupnya dan dia sudah tidak berarti apa-apa lagi dan itu artinya dia harus mundur dengan teratur karena kesempatan itu tidak akan pernah ada lagi untuknya,karena itu dengan berbekal ketegaran yang dia punya dia berani datang ke pesta itu meski dirinya tidak mendapat undangan,hanya mendengar kabar dari Teman-teman nya yang di undang makanya dia bisa tau dimana Acara resepsi itu digelar.
"Boleh aku bertemu Mas Hisam,walau sekali ini saja???"Pinta Anin penuh harap meminta izin padanya,tatapan yang begitu memohon.
"Binar berbalik menatap suaminya sebentar,Seperti meminta persetujuan darinya namun sikapnya malah berubah dingin dan acuh.
"Binar hanya bisa mengangguk,Ntah kenapa permintaan Anin begitu mengaduk aduk perasaannya,merasa sedih iba dan kasihan bercampur jadi satu apalagi saat suaminya tiba-tiba membuang muka dan seperti berniat meninggalkan aula pesta di saat keduanya masih tengah memperbincangkan dirinya.
"Mas tunggu..."Panggilnya.
__ADS_1
Hisam seketika menghentikan pergerakannya demi mendengar panggilan Istrinya,
"Mas temui mbak Anin,kamu nggak pantas menghukum dia seperti ini??"
"Aku mohon mas??"Ucap Binar dengan nada memohon sambil menggenggam erat lengan suaminya.
Hisam menatap istrinya begitu dalam,Permintaan yang begitu tulus terpancar jelas dari sorot mata nya.
"Maafkan mbak Anin..."
Binar terdiam sebentar,sengaja mengambil jeda demi bisa mendapat transfusi tenaga agar bisa meyakinkan suaminya,namun yang mulia Raja tetap tak bergeming dari tempatnya bahkan begitu acuh sekali.
Binar kembali menarik napas sambil kini beralih menggenggam tangannya.
"Demi aku Mas .."Ucapnya begitu lirih sambil menatap suaminya,Hisam pun kembali menatapnya dan Ntah kenapa Binar bisa merasakan genggaman Tangannya seketika mendapat respon kemudian tanpa dia duga perlahan Hisam menganggukkan kepalanya tanda setuju membuat senyum sumringah langsung terpancar nyata di wajahnya.
"Itu demi kamu..."Ucapnya setengah berbisik dan Binar begitu yakin hanya dirinya yang bisa mendengarnya,Dia hanya mampu membalas genggaman erat tangan suaminya sebagai isyarat bahwa dia sangat bahagia saat itu.
Para keluarga,Tamu undangan dan media ikut larut menyaksikan drama yang tiba-tiba tercipta diatas panggung,Bukan gimmik semuanya diluar rencana,Teman teman Hisam yang sempat hadir dan di undang pada hari itu hanya bisa terdiam melihat adegan itu terlebih ketika mereka mengetahui Status Binar sebagai istrinya, wanita yang pernah mereka temui waktu reunian kala itu,mereka bahkan tidak percaya andai peristiwa itu tidak mereka saksikan sendiri.
'Bisanya Dia ngibulin kita,bilangnya Pacarnya Leo eh..taunya istrinya"Awas kamu..Tuan Hisam"Dengus Dion begitu kesalnya merasa tertipu.
"Itu Artinya dia berhasil nge Prank kita..!!!"Andai bukan dia sendiri yang ngomong aku nggak bakal percaya kalau wanita ini benar istrinya"sambung Ryan.
"Siapa yang bakal percaya,Wong selama ini kita gak pernah tau kalau sebenarnya dia udah nikah sudah setahun.
"Aku kan udah pernah ngomong sama kalian,Waktu itu aku sempat memergoki dia keluar dari kamar Hisam"Tapi kalian nggak ada yang percaya sih,malah pada bilang aku buta dan salah lihat"Timpal Ayu.
"Iya..Yu,maaf yah kita baru percaya sekarang"Sahut Andin istri Ryan.
"Sekarang yang kasihan itu Anin,Masih mati-matian menunggu maaf dari Lelaki yang begitu di cintainya tapi ternyata...!!!
"Sudahlah..Yu,"itu semua sudah takdir dan kehendak yang maha Kuasa,namanya bukan Jodoh.
"Ini semua terjadi karena Tania adalah dalangnya,syukurin dia sudah membusuk di balik jeruji besi,Ucap Ayu begitu geram nya.
"Iya tega sekali dia sama sepupunya sendiri dan yang lebih parahnya dia menghilangkan sebuah nyawa"Sambung Dion.
"Apa maksud kamu Ion..???"Andin cukup kaget mendengarnya karena memang belum tau apa-apa,Ryan belum menceritakan apa-apa padanya yang iya tau hanya soal Anin Dan Riko yang di sabotase sama Tania.
"Memang Ryan belum cerita yah??"
"Belum..."
"Gara gara dia Binar hampir saja mati,Dan harus kehilangan bayinya alias keguguran karena di dorong dari atas tangga,Gila yah Si Tania benar-benar nekad dia,tapi aku yakin seumur hidup dia tidak akan pernah mendapat pengampunan dari Tuan Hisam"Ucap Dion mengakhiri penjelasan nya.
__ADS_1
"Astagfirullah,aku tak menyangka Tania bisa sekejam itu ternyata dia musang berbulu domba,sudah ngancurin masa depan Anin sepupunya eh..malah berbuat yang lebih tragis lagi,Sudah Gila itu Anak..!!!
"Gila karena tergila-gila sama Tuan Hisam yang tidak pernah mencintainya"Ujar Ayu.
"Ah sudahlah,kita nggak usah bahas soal itu semuanya sudah terjadi,yang sekarang terjadi inilah yang semestinya,Kita sepatutnya bahagia melihat teman kita yang satu ini akhirnya bahagia menemukan belahan jiwanya,Dan harusnya kita dukung karena kehadiran Binar pada akhirnya Hisam mau membuka hati dan mau memaafkan Anin yang kita tau sendiri itu mustahil terjadi, apalagi setelah mendengar bagaimana kisah mereka terjadi selama ini,Aku mah terharu melihat mereka.Lihat sana,seorang istri yang begitu lapang hatinya meminta suaminya untuk memaafkan mantan kekasihnya,yang aku sendiri yakini belum tentu kalian mampu"Ucap Ryan mengalihkan semua perhatian mereka.
"Maafkan aku mas.."Terdengar Anin kembali menuturkan kata maaf dengan cucuran air mata yang jatuh membasahi pipinya.
Hisam hanya membalas dengan anggukan di kepala,sembari tak mau melepas genggaman tangannya dari istrinya.
"Terima kasih karena mas Hisam mau memaafkan aku,"
"Ya.."Hanya dua kata itu yang mampu keluar dari Bibir nya.
"Aku tau kesalahanku cukup fatal tapi aku berharap setelah mas Hisam tau segala nya Mas Hisam tidak akan pernah membenci aku lagi".
"Selamat yah atas pernikahan kalian,semoga kalian bahagia selamanya"Anin kembali memberi ucapan selamat sambil menyodorkan tangan nya ingin mengajak bersalaman namun Hisam tak merespon.
"Ya..makasih"Jawabnya begitu singkat tanpa membalas uluran tangannya.
Anin hanya tersenyum kecut dan mencoba tetap tegar meski dia sedikit kecewa,dia beralih menatap Binar yang tetap setia mendampingi Hisam saat itu.
"Nar,mohon maaf atas perlakuanku selama ini,Hatimu begitu tulus suci masih mau membuat mas Hisam mengerti dan memberi maaf padaku setelah apa yang sempat aku perbuat sama kamu selama ini bahkan buat kamu kecewa dan sakit hati"Anin meminta maaf padanya.
"Sudahlah mbak,aku sudah melupakan semua itu,aku pun sudah memaafkan mbak Anin sebelum mbak memintanya dariku,aku turut bahagia akhirnya mas Hisam mau memaafkan mbak Anin yang aku tau kesalahan itu bukan sepenuhnya kesalahan dari mbak Anin"Jawab Binar diplomatis sambil menggenggam erat kedua tangan Anin mencoba menyalurkan energi positif sebagai seorang sahabat agar Anin bisa kuat menerima semua ini.
"Makasih yah,makasih atas semuanya".
"Semoga kamu bahagia bersama Mas Hisam yah"Ucap Anin sekali lagi.
Binar hanya mengangguk,dia merasa tersentuh mendengar ucapannya barusan,biar bagaimana pun sesama Wanita dia tau bagaimana perasaan Anin saat itu.
"Aku turut bahagia melihat kalian bahagia,aku pun sudah bahagia mendapat maaf dari mas Hisam"Ucap Anin sambil menatap Hisam berharap Hisam mau menatapnya walau sebentar saja namun nyatanya Dia hanya mau memandang istrinya saja.
"Di kehidupan ini biarkan aku bahagia dengan mas Hisam mbak,Andai kita terlahir kembali di kehidupan berikutnya aku akan merelakan mas Hisam buat mbak Anin jika memang dengan bersama mbak Anin mas Hisam bisa bahagia"Ucap Binar tanpa ragu,membuat Anin tidak bisa berucap apa-apa lagi.
"Cerita Yang di siarkan langsung di seluruh stasiun televisi hari itu menjadi trending topik dan viral di mana-mana,
#Resepsi pernikahan presdir Salim group# #Status Istri Sang presdir yang selama ini di sembunyikan keberadaannya dan akhirnya wajahnya muncul ke permukaan#
Membuat para wanita yang sedang menonton acara hari itu iri sejagad raya.
***********$$$$$$$$$$$$$$$**********
Hai hai kesayangan aku semua,apa kabar???
__ADS_1
Kangen yah sebulan lebih baru update lagi, Maafππtapi sengaja sebulan ini bertapa dulu agar bisa fokus ibadahnya di bulan suci ramadhan,alhamdulilah Ramadhan telah kita lewati dengan penuh suka cita,lebaran pun sudah berlalu saatnya kita bersilaturahmi dan bermaaf-maafan ,Dan mumpung masih dalam suasana lebaran...Minal Aidin waalfaidzin yah Readers ku semua mohon maaf lahir dan batinπππππππ