
Setelah kepergian Nona Binar,Leo masuk keruangan Tuan Hisam,dimana ruangan itu tepat di depan Binar tadi berhenti dan bertemu Amanda,Dan Hisam sempat mendengar tadi percakapan mereka dari luar tapi sengaja nggak menampakkkan dirinya kehadapan Binar.
"Nona Binar sudah pulang Tuan..ucap Leo ketika melihat Hisam menatap kearahnya.
"Tapi Hisam hanya diam saja,tidak memberikan respon atau reaksi apa apa.
"Bagaimana dengan Tania???
"Apa semua keperluannya sudah kamu urus dan selesaikan???"Tanyanya malah mengalihkan Topik.
"Semuanya sudah saya laksanakan sesuai perintah Anda tuan "jawab Leo.
"Bagus,
"Pastikan dia pulang sore ini juga..!! Hisam kembali menegaskan.
"Baik..Tuan muda,
"Aku sudah memesankan tiket sore ini,dan aku sudah memberitahu semuanya ke Nona Tania,jawab Leo.
"Hisam kembali membisu,membuat Leo jadi kebingungan sendiri,karena nggak biasanya tuan mudanya ini bersikap demikian,apalagi kalau menyangkut nona Tania.
"Sepertinya telah terjadi sesuatu,yang membuat Tuan nya ini jadi bertindak seperti ini...???
"Apa mungkin ini karena kehadiran Nona..Binar???Secepat itukah???
"Ah..nggak mungkin,jelas jelas baru kemarin Tuan Hisam bilang tidak mau tau soal istrinya itu..!!!Tapi kenapa sekarang malah sikapnya jadi berubah aneh seperti ini sih.."..???"Leo terus bergulat dengan batinnya sendiri.
"Tiba-tiba....
Ponselnya berdering,
Dia mengerutkan keningnya sebentar,lalu segera mengusap layar ponselnya.
"Yah..ada apa Sis...???tanyanya dengan heran,secara tiba-tiba Siska menelponnya, padahal hari ini agenda Tuan Hisam sudah tidak ada lagi,jadi itu artinya telpon ini penting dan darurat begitu pikirnya.
"Anu..Tua,
"Eh..maaf Tuan Leo kalau saya mengganggu,"Ini Tuan,Ada seorang wanita yang memaksa untuk ketemu Tuan Hisam"ucap Siska memberitahu diseberang telpon dengan nada sedikit kesal.
"Siapa...??tanya Leo dengan heran sambil menatap ke arah Tuan Hisam.
"Namanya Nona Tania Tuan"jawab Siska.
"Apa...???
__ADS_1
Sontak Leo terbelalak kaget, karena nggak menyangka Tania bisa senekat itu datang ke tempat ini.
"Siapa Leo...??"tanya Hisam,ketika melihat perubahan muka Leo yang terlihat kaget,
"Nona Tania..tuan,jawabnya pelan.
"Apa..???
"Mau apa dia kemari..???tanya Hisam setengah tidak percaya.
"Suruh Siska mengantarnya kemari,putusnya kemudian.
"Baik..Tuan muda,
"Sis..Antar dia ke ruangan Tuan Hisam"ucapnya memberi perintah lalu segera menutup telponnya.
"Leo bisa melihat tampak kegelisahan di wajah Tuan mudanya itu,tapi dia nggak berani bertanya lebih lanjut karena dia paham dan mengerti bagaimana sifat laki laki yang ada dihadapannya ini,kalau lagi ada masalah apalagi masalah pribadi,dia pasti tidak akan suka jika ada orang lain yang ikut campur termasuk itu dirinya.
"10 menit kemudian,Siska membuka pintu dengan seorang wanita yang berada dibelakangnya,Tania lansung menerobos masuk.
"Sayang..lihat sekertaris kamu keterlaluan, sampai mempersulit aku segala buat nemuin kamu.."Ucap Tania mengadu pada Hisam atas sikap Siska tadi yang ngotot melarangnya untuk bertemu dengannya.
"Pecat Dia,perintah Tania lagi,sambil mendekat kearah Hisam dan lansung bergelayut manja dibahunya,membuat Siska jadi terkejut mendengarnya dan langsung berubah wajahnya saat melihat sikap Tania yang begitu manja dengan tuan presdir nya itu.
"Kamu nggak perlu minta maafSis,Sekarang kembali ketempat kamu..!!!"Terima kasih atas hasil kerjamu hari ini..!!!"ucap Hisam mengagetkan Tania terlebih Siska,karena dirinya tidak menyangka bakal mendapat pembelaan seperti itu dari Tuan Presdirnya sendiri,padahal jelas jelas tadi wanita yang mengaku pacarnya Tuan Hisam itu terang terangan memintanya untuk dia agar segera dipecat.
"Mas...kenapa kamu malah berterima kasih ke dia, padahal dia sudah bersikap sangat tidak sopan padaku"protes Tania ketika melihat Siska sudah pergi dari tempat itu tanpa kena teguran apalagi pemecatan seperti yang dia minta barusan.
"Kamu yang keterlaluan,suka memberi perintah seenak hati kamu saja sahut Hisam dengan nada kesal melihat sikap Tania yang seperti itu.
"Tapi..mas,
"Leo..bisa tinggalkan kami sebentar,ucap Hisam secara tidak lansung menyuruh asisten pribadinya itu untuk memberinya waktu bicara empat mata saja dengan Tania.
"Tanpa banyak bicara,Leo pun segera keluar meninggalkan mereka.
"Mas,kenapa sih kamu tega banget,sampai nyuruh asisten kamu itu,untuk segera booking tiket kepulangan aku..???itu secara tidak lansung,kamu mengusir aku.."tanya Tania tidak terima atas semua itu.
"Sepertinya kamu memang harus pulang sekarang,biar otak dan pikiran kamu bisa pulih kembali ucap Hisam tanpa basa basi.
"Kenapa sih mas?kamu tidak mau mengerti,ini semua aku lakukan karena aku nggak mau kehilangan kamu,aku nggak mau wanita itu merebut kamu dari Aku..!!kata Tania kembali mencoba memberi alasan yang tepat agar Hisam bisa mengerti keadaannya sekarang.
"Siapa???
"Nggak ada yang direbut atau merebut seperti yang kamu ucapkan itu,tapi pikiran kamu yang mulai picik dan kotor,kamu terlalu keras kepala,hanya mementingkan ego kamu sendiri tanpa mau mengerti keadaan aku yang sebenarnya.
__ADS_1
"Kamu tau,aku begitu sulit ada diposisi ini,andai kamu mau mengerti..???tapi pada kenyataannya,kamu tidak akan pernah bisa mengerti "ucap Hisam terus terang.
"Kamu..mas,yang tidak mau mengerti bagaimana perasaan aku sekarang?bagaimana sakitnya mendapati kenyataan ini,kekasih yang sangat aku cintai malah memilih menikahi wanita lain "ucap Tania tidak mau kalah.
"Aku sudah katakan padamu,apa alasan aku melakukan semua ini,kenapa sih kamu tidak mau mengerti juga???"ucap Hisam dengan kesal dan masih berusaha menahan emosinya.
"Sementara Tania,sudah meneteskan air matanya.
"Pokoknya aku tidak terima mas,aku akan pulang sore ini,tapi bukan berarti aku akan melepaskan kamu untuk dia,tidak akan pernah,jangan pernah melupakan pengorbananku selama ini mas"ucap Tania dengan penuh penekanan kata.
"Terserah kamu..Nia,jawabnya dengan gusar.
Tania lansung menghapus air matanya,kemudian meraih tasnya lalu segera beranjak meninggalkan Hisam.
Tapi baru saja dia akan menghandle gagang pintu,sontak dia berbalik menatap Hisam.
"Aku tidak akan pergi lama mas,tapi aku janji aku akan pulang secepatnya,dan aku pastikan wanita itu akan pergi dari hidupmu dan tidak akan mengganggu kita lagi ucap Tania dengan tatapan yang berapi-api.
"Hisam menarik napas yang panjang,sambil menatapnya.
"Leo akan mengantar kamu nanti sore ke Bandara ucap Hisam.
"Aku bisa pulang sendiri,ucap Tania lalu membanting pintu cukup keras sekali,dengan perasaan sedih dia berlalu pergi meninggalkan Hisam yang begitu tidak peduli dengan perasaannya kini.
"Di depan lift,dia masih sempat berpapasan dengan Siska yang membuat amarahnya kembali meletup-letup lagi.
"Awas yah..kamu...!!!
"Aku pastikan,akan membuat semua orang menyesal, apalagi orang yang berani mengganggu hubungan aku dengan mas Hisam,termasuk kamu,sekertaris bodoh dan tidak tau diri"umpat Tania dengan nada menyindir sambil tersenyum kecut.
"Siapa takut..???tantang Siska tak mau kalah.
"Apa kamu bilang...???
"Apa kamu lupa siapa aku sebenarnya???Tanya Tania menyombongkan dirinya.
"Nggak tau tuh...?
"Emang kamu siapa...???
Nggak penting juga buat aku.."jawab Siska dengan bangganya lalu segera berlalu meninggalkan Tania.
"Merasa dirinya,diperlakukan seperti itu,membuatnya semakin ingin marah dan berteriak histeris saja tapi dia berusaha menahan amarahnya itu dan berjanji suatu saat akan membalas penghinaan yang dilakukan oleh sekertaris kekasihnya itu.
**********
__ADS_1