
"Maaf.......!!!!
"Kau memberiku janji,memberi mimpi yang sayangnya tak pernah kau tepati" suara Hisam terdengar parau karena menahan gejolak perasaannya dari tadi.
"kepercayaan ku seperti kaca yang retak,kau mungkin bisa memperbaikinya kembali tapi selamanya kau masih bisa melihat retaknya.
Bagiku yang lebih mengerikan dibanding kematian adalah sebuah penghianatan"kecam Hisam.
"Aku sadar aku salah tapi percayalah mas,saat itu aku benar-benar di jebak,tak pernah terpikir olehku untuk menghianati kamu saat itu karena sejujurnya aku sangat mencintai kamu mas"Ujar Anin sambil berharap Hisam mau berbalik menatapnya.
Beberapa orang berpikir,penghianatan hanya terjadi dalam hubungan yang lemah,ini salah karena kamu sendiri yang memilih menyerah pada godaan itu.,jika kamu menghianati orang yang rela melakukan apa saja untuk mu kamu sebenarnya yang menghianati diri kamu sendiri dari kesetiaan sejati,karena aku percaya tidak mungkin seseorang bisa mengatakan dia mencintaimu tapi bisa membohongimu berulang kali"jelas Hisam dengan nada sedih yang begitu mendalam.
"Sekali lagi maafkan aku mas,saat ini kamu kembali mengingatkan aku untuk menyadari betapa aku mencintaimu sampai detik ini,Andai aku bisa kembali ke hari dimana kita bertemu dan berucap cinta,aku akan berbalik dan berjalan ke masa itu lagi"Sahut Anin dengan suara serak,air matanya sudah mulai bergulir membasahi pipinya.
"Kamu tau,saat itu aku menangis,Dan sangat berharap air mataku akan membawamu kembali,tetapi aku menyadari kamu tidak akan pernah kembali karena itu bukanlah sebuah mimpi seperti yang ada dalam angan ku, tapi sebuah kenyataan pahit yang memang benar adanya dan rasanya sulit untuk termaafkan"Ucap Hisam dingin.
membuat Anin hanya bisa mematung,tidak tau mau berucap apa lagi.
"Saat Hisam melangkah pergi meninggalkannya saat itu,dia pun hanya terdiam membisu.hanya bisa menatapnya pergi dengan tatapan iba.
"Maafkan aku mas,maafkan aku....jerit batinnya lalu terduduk lemas di sopa berurai air mata.
"Tiba-tiba terdengar gelak tawa yang begitu khas sekali di telinganya,
"Dengan cepat dia menghapus air matanya lalu menoleh ke arah pintu,tampak Tania berdiri dengan begitu sombongnya sambil menatapnya dengan tatapan mengejek.
"Bagaimana sekarang??
"Apa kamu sudah percaya dengan semua ucapan aku yang kemarin-kemarin???
"Sudah liat buktinya kan...???Dia bahkan tidak mau menatap kamu sama sekali,jadi percuma kamu menjelaskan sampai sedetail-detailnya dia juga tidak akan percaya sama kamu lagi..."
"Tapi sekarang aku sudah menepati janji aku,untuk mempertemukan kamu dengan nya,dan kamu bisa lihat kan dengan mata kepala sendiri bagaimana dia beneran bela-belain datang hanya untuk menemui aku di sini...???
"Karena aku adalah wanita spesial di hatinya sekarang,dan kamu tau bagaimana dia memperlakukan aku begitu baik sekali"Tania begitu mengebu-gebu nya memamerkan semuanya pada Anin.
"Tapi aku tidak akan pernah berhenti sampai di sini sampai aku mendapat maaf darinya.."Tegas Anin.
"Percaya diri sekali kamu...!!!!
" Tania kembali menertawakan ucapan Anin barusan.
"Sepertinya kali ini,kamu kalah selangkah lagi dari aku..???duh...kasihan sekali yah...!!!
"Tapi Tak perlu kamu ratapi Nasi yang sudah menjadi bubur karena semuanya itu tidak akan ada gunanya lagi.... percuma....!!! sindirnya lagi.
"Dan oh..yah,maaf....
aku buru-buru,karena sepertinya tuan Hisam sudah menanti aku dari tadi.."Tania lansung membalikkan badan,tersenyum penuh kemenangan meninggalkan Anin yang begitu terlihat kecewa sekali.
"Heh...
Aku puas sekali melihat air mata mu kali ini,
Apalagi melihat Tuan Hisam yang tidak memperdulikan kamu sama sekali..!!!itu adalah kepuasan tersendiri buat aku karena dari dulu hal ini yang sangat aku impikan.
"Meski sama-sama kita tidak bisa mendapatkan hatinya sekarang tapi setidaknya aku adalah wanita yang diperlakukan begitu terhormat olehnya dan aku tidak akan pernah menyia-nyiakan kesempatan itu,tinggal selangkah lagi aku bisa memilikinya seutuhnya,Karena Tania punya permainan cantik yang tidak bisa di tebak oleh siapa pun...???ujar kebencian dihati Tania sambil tersenyum sinis sekali.
"Tapi aku juga sendiri heran,kenapa Tuan Hisam bisa dengan mudah datang ke tempat ini hanya karena permintaan kecilku yang ingin bertemu dengannya,aneh sekali....???kembali Tania berpikir cukup lama sampai akhirnya dia memutuskan untuk segera mencari keberadaan Hisam ada dimana???
"Dia yakin laki-laki itu pasti sedang terluka sekali,karena dia paham bagaimana hubungan antara dia dan Anin terjalin selama ini.
.........................
"Nah tuh kan...!!!
"feeling aku memang tidak pernah salah,apalagi kalau menyangkut soal idola aku itu,Jadi Tuan Hisam sekarang ada dimana Tuan Leo???tanya Amanda tak sabar lagi.
"kebetulan Tuan Hisam ada keperluan mendadak tadi ke sini,Dan Sepertinya dia masih berada di lantai atas dan tak bisa diganggu karena dia sedang bertemu dengan klien nya"jawab Leo sedikit berbohong karena tidak mau Binar sampai mengetahui hal itu.
"yah,sayang sekali...padahal aku sudah tidak sabar bertemu lagi dengannya"Sahut Amanda.
"Sepertinya hari ini tidak bisa Nona...karena jadwal Tuan muda begitu padat sekali" Leo mencoba mencari alasan yang tepat.
__ADS_1
"Apa Nona membutuhkan sesuatu???tanya Leo mengalihkan pembicaraan berbalik menanyai Binar yang sepertinya dari tadi hanya diam saja mendengar obrolan mereka.
"Oh..nggak ada,kebetulan pekerjaan kami juga sudah hampir selesai jadi mungkin sebentar lagi bisa pulang"jawab Binar apa adanya.
"tapi sepertinya saya tidak ingin pulang sebelum bertemu dengan idola aku dulu,
"Yah,kali aja bisa...walau hanya semenit...???bisa yah Tuan...??? Amanda kembali merengek seperti anak kecil yang meminta permen pada Leo.
"Leo sekali lagi menggeleng,
"Maafkan saya nona,aku terpaksa berbohong demi tuan muda tapi aku janji ke depannya akan memperbaiki kesalahan aku ini"ujar Leo dalam hati sambil menatap Binar yang sepertinya tidak merasa curiga sama sekali.
"Mohon maaf Nona,kali ini saya tidak bisa membantu,semua keputusan Tuan muda dibawah kekuasaan saya,jadi mohon maaf sekali"Leo meminta maaf dan sedikit merasa bersalah karena tega membohongi istri Tuan nya itu.
"Nggak apa-apa kok Tuan Leo,lagian teman saya ini memang tidak bisa dibilangin,harap dimaklumi,dia ini fans beratnya mas Hisam"sambung Binar menjelaskan.
"Berat banget lho Tuan,sampe seribu Ton beratnya...Tuan Leo nggak percaya yah???tanya Amanda sedikit bercanda.
Binar jadi tersenyum mendengarnya.
saya..percaya kok Non,Siapa sih yang tidak ngefans dengan sang presdir yang satu itu.
saya yakin tidak ada wanita di dunia ini yang tidak menginginkannya.."Ujar Leo dalam hati.
"Maaf yah Tuan Leo,nggak usah ditanggapi teman saya ini"Sahut Binar ketika melihat Leo tiba-tiba terdiam.
"Nggak apa-apa kok Non,justru saya yang ingin meminta maaf karena tidak bisa membantu kalian,
"Iya,nggak apa-apa kok.
Baiklah Non,kalau memang Nona merasa tidak butuh apa apa sama sekali,saya Permisi Non...!!! sembari membungkuk sopan sambil mohon pamit,sepertinya dia tidak punya alasan lagi untuk berkelit soal keberadaan Tuan Hisam sekarang.
"Ayo kita ke atas,aku nggak bisa tenang sebelum bertemu lansung dengan idolaku hari ini,mumpung dia sedang menghirup udara,ditempat yang sama dengan kita saat ini"ajak Amanda tak mau menyerah dan melewatkan kesempatan emas itu.
"Manda,kamu mau kemana sih??,bukannya tadi Tuan Leo bilang,mas Hisam lagi bertemu dengan kliennya.jangan buat masalah deh say,"tahan Binar.
"Apa kamu takut....???
"Siapa juga yang mau ketemu sama dia,malah kamu tuh yang ngebet banget pengen ketemu sama dia??tepis Binar.
"Ini Perempuan,nggak ada peka-pekanya juga yah??
Harusnya kamu tuh sudah harus belajar,jadi istri yang perhatian gitu,Sekedar nyapa atau bawain minum kek".so pasti sedikit demi sedikit dia bakal tersentuh hatinya.
Aku hanya ingin mendekatkan kalian saja,Apa itu salah...???
"Dia bukan anak kecil lagi say,yang bisa di perlakukan seperti itu,
Apa kamu lupa Dia siapa???
Dan posisi aku sekarang bagaimana???tidak semudah yang kamu pikirkan"ucap Binar mengingatkan.
"Amanda akhirnya menghentikan langkahnya lalu berbalik menatap sahabatnya itu.
"Baiklah,kali ini aku mengalah demi kamu,maafkan atas sikapku yang tadi yah???Amanda akhirnya meminta maaf.
"Binar hanya menanggapinya dengan sebuah anggukan di kepala.
ya..udah yukk,ayo kita bereskan ini secepatnya lalu pamit pulang.."Ajak Binar.
Amanda hanya mengangguk lalu mengikutinya dari belakang meski sedikit kecewa tidak bisa bertemu dengan idolanya hari itu tapi dia pasrah demi menjaga perasaan sahabat yang di sayangi nya itu.
tiba-tiba.......
"Eitttt...itu bukannya Tuan Hisam...???pekik Amanda setengah percaya.ketika melihat sosok laki laki gagah dengan tubuh atletisnya berjalan keluar dari pintu Lift,
"Binar berbalik menatap kearah yang di tunjuk oleh Amanda.
Tapi dia tidak sempat melihatnya dengan begitu jelas,karena laki-laki itu sudah menghilang dibalik kerumunan orang-orang,Tapi Binar memang meyakininya kalau itu benar adalah suaminya Tuan Hisam terlihat dari perawakannya yang terlihat gagah sekali.(suami idaman banget deh))Author.
"Tapi siapa wanita yang sedang bersamanya itu???menggandengnya begitu mesra celetuk Amanda mengagetkannya,
Dan tanpa menunggu respon darinya, Amanda lalu mengejar mereka,ingin memastikan apa benar itu Tuan Hisam?dan siapa wanita yang sedang bersamanya itu...???tapi terlambat,karena Pas dia sudah di depan pintu masuk hotel,laki-laki itu sudah menghilang pergi dengan mobil mewahnya.
__ADS_1
"Siapa wanita yang bersama mas Hisam tadi...???Apa itu mbak Anin...???jerit batinnya yang paling dalam.
"Itu artinya..Tuan Leo berbohong tadi..???
"Apa mungkin klien yang di maksud itu adalah mbak Anin???Jadi itu alasan Tuan Leo tidak berani mempertemukan Amanda dengan Tuan Hisam...???kembali Binar membAtin sendiri.
"Sambil terus termenung memikirkannya,
"Ntah kenapa perasaannya tiba-tiba bergemuruh menyaksikan hal itu,
"Say...Aku kehilangan jejak...!! Amanda terlihat ngos2an tatkala kembali dari pengejarannya yang sia-sia itu.
"Mungkin itu bukan dia say....!!!jawab Binar berusaha menghibur dirinya sendiri.
"Ah,aku mah yakin banget itu Tuan Hisam,yang bikin aku penasaran wanita yang menggandeng mesra lengannya itu lho???siapa sih???mesra banget...???ucap Amanda keceplosan.
Mendengar itu,ntah kenapa ada perasaan kecewa di sudut hatinya saat itu.
"Melihat perubahan wajah sahabatnya,membuat Amanda tiba tiba tersadar atas ucapannya tadi.
"Maaf say,aku nggak bermaksud membuat kamu cemburu tapi kamu sempat liat juga kan tadi???tanya Amanda merasa bersalah.
"Binar mencoba untuk tersenyum,
"Iihhh...siapa juga yang cemburu???
"Sepertinya kamu tuh yang terbakar cemburu" Binar sengaja menutupi kecemasan hatinya.
"Ya..iyalah aku cemburu melihat wanita itu menggandeng tangan idola aku begitu mesra,andai aku dapat sudah pasti bakal aku jambak"Geram Amanda.
membuat Binar hanya bisa tertawa kecil mendengarnya,tawa palsu.
"Memangnya benar kamu nggak cemburu???tanya Amanda lagi sambil memastikan raut wajah sahabatnya yang tak berubah sama sekali.
"Nggak...!!!wong aku yakin itu cuma kliennya aja.jawab Binar positif thinking.
"Benar....????
Amanda kembali menanyainya,
Binar hanya mengangguk,
udah yukk,ayo kita pulang sudah ke sorean ini..ajak Binar sengaja mengalihkan topik pembicaraan.
"Ya..udah yuukk,ayo kita pamit dulu sama pak Jatmiko"Putus Amanda Kemudian.
"Ayoooooo.......!!!!
......................
"Leo...Antarkan Tania kembali ke Apartemennya "Ucap Hisam begitu dingin tatkala melewati jalan menuju ke apartemen Tania sore itu.
"Baik Tuan..sahut Leo,
"Tapi mas,aku masih mau nemenin kamu karena sepertinya kamu butuh seseorang untuk saat ini"Tolak Tania.
"Aku nggak butuh siapa-siapa,Aku hanya pengen sendiri untuk saat ini jadi tolong tinggalkan aku sendiri.."Hisam kembali memberi perintah dan itu tidak bisa di bantah lagi,Tania akhirnya pasrah saat Leo menurunkannya di depan sebuah apartemen di kawasan elit.
Tapi dia begitu puas sekali bisa membuat Anin melihat semua kejadian yang terjadi dihotel tadi,gimana dengan bangganya menggandeng dengan mesra lengan Hisam berjalan keluar dari tempat itu.
Jadi setelah ini kita kemana Tuan???mau lansung pulang ke rumah???tanya Leo Pelan karena dia cukup khawatir melihat kondisi Tuan mudanya itu yang sepertinya merasa terpukul setelah pertemuannya tadi dengan mantan kekasihnya itu.
"Kita lansung pulang ke rumah aja,jawabnya singkat.
"Kayaknya sekarang Tuan Hisam benar-benar berubah, dulu ketika dia merasa sedikit kecewa dia akan melampiaskan semuanya dengan keluyuran di luar sampai larut malam tapi sekarang???
Dia malah memilih untuk pulang ke rumah?
"Apa itu karena kehadiran Nona Binar yang telah mengubah semuanya????
"Kenapa saya merasa Nona Tempat ternyaman Tuan Hisam saat ini???Leo terus memikirkan semua itu dalam hati sambil sesekali menatap Tuan mudanya itu di balik kaca mobil,meski terlihat kecewa tapi dia sepertinya bisa bersikap lebih tenang dibanding biasanya.
****************$$$*************
__ADS_1