
Binar menggeliat pelan saat mendengar suara berisik yang mengganggu tidurnya.
sambil menyipitkan sebelah matanya sebelum akhirnya benar-benar terbuka sempurna.
Dia melihat suaminya tampak mendekatinya,
Ada apa mas???ucapnya penuh tanya dengan suara serak sambil melirik jarum jam yang sudah menunjukkan pukul 12 dini hari.
"Maaf kalau aku mengganggu tidur kamu..!!!
Hisam seperti merasa sangat bersalah sekali.
Binar dengan cepat meraih selimut untuk menutupi sebagian tubuhnya yang sedikit terekspos,ketika menyadari tatapan Hisam begitu lekat padanya,
kebetulan malam itu dia merasa sangat gerah sekali sehingga hanya memakai pakaian tidur yang berbahan tipis jadi ****dadanya sangat transparan tanpa mengenakan BH.
Hisam mengusap kasar wajahnya sambil mendesis saat ekor matanya sempat menangkap sesuatu yang menyembul keluar di balik pakaian tidur istrinya itu.
"Ada apa sih Mas???Binar mengulang kembali pertanyaannya ketika melihat Hisam seperti kebingungan.
"Ini..mama dan papa ngebet banget pengen Video call"an sama kamu"jawab Hisam baru sempat mengutarakan niat awalnya datang menemuinya malam-malam, sambil memalingkan wajahnya ke arah lain berusaha menenangkan pikirannya yang sudah mulai
travelling ke mana-mana.
"Oh..yah...!!!!
Binar begitu sumringah sekali saat hape Hisam berpindah ke tangannya.
Tampak di balik layar kedua mertuanya itu sedang menantinya dengan tidak sabar,
"Mama...papa,pekiknya dengan girang,.
"Binar,....sayang....!!!
Bu Widya tak kalah hebohnya,dengan perasaan bahagia yang tampak menghiasi wajahnya kala itu.
"Selamat sayang....!!!
"Alhamdulilah wasyukurillah atas nikmat kebahagiaan ini.Akhirnya sebentar lagi,mama dan papa akan nimang cucu.."
mama dan papa sangat bahagia sekali,andai malam ini ada penerbangan.mungkin malam ini juga mama akan booking tiket pesawat dan segera pulang ke indonesia untuk menemui kamu secepatnya ujar Bu Widya dengan penuh rasa haru dan bahagia,tak membiarkan sedikit pun sang suami untuk ikut berkomentar sekalipun hanya sekedar untuk menyapa anak mantu mereka.
"Binar bisa melihat dengan jelas aura kebahagiaan tampak memancar jelas di wajah kedua mertuanya itu.
"Mama dan papa sangat bahagia sekali Sekalipun kami sedikit kecewa, karna harus tau hal ini dari ibu kamu,kenapa Bukan kalian sendiri sih yang mengatakannya pada kami? Bu Widya terdengar tidak terima.
"Binar sempat melirik suaminya yang kini hanya duduk di depannya tanpa ekspresi sama sekali sambil mendengarkan kedua orang tuanya ngobrol lewat panggilan VC dari jepang.
"Maaf ma..pa,kami nggak bermaksud begitu.
sebenarnya kami ingin buat kejutan buat kalian tapi sayang sekali sebelum kejutannya terlaksana...eh,ibu malah udah bocor duluan,Aku kesel sama ibu,ini kan harusnya aku yang bikin kejutan buat kalian..!!!"ujar Binar berusaha memasang wajah se-kecewa mungkin agar mertuanya bisa percaya dengan dramanya saat itu sehingga tidak menyinggung perasaan mereka.
"Iya..kan mas,
Binar segera mengalihkan layar hape ke pandangan suaminya berusaha mencari dukungan agar kedua mama dan papanya bisa yakin dan mau mengerti.
"Hisam terlihat kebingungan tapi dengan cepat dia menganggukkan kepalanya.
"Udah,mama hanya mau bicara sama
menantu mama saja"Ujar Bu Widya saat melihat wajah putranya berganti di balik layar hape.
"Iya..ma,
Binar kembali menghadapkan hape itu ke hadapannya.
"Mama bisa terima hal itu,kalau kamu sendiri yang ngomong sayang.Mama dan papa tidak akan percaya kalau suami kamu yang ngomong.
"Mama hanya ingin memastikan keadaan kamu baik-baik saja,jaga diri kamu baik-baik yah sayang,jaga kesehatan,pola makannya di jaga dengan baik,banyak makan makanan yang bergizi,jangan sampai kecapean,pokoknya mama nggak mau tau, kamu dan calon cucu mama harus senantiasa baik-baik saja,
Mama harus bicara sama suami kamu agar mendatangkan dokter ahli gizi terbaik untuk memastikan standar gizi buat kalian berdua"Bu Widya begitu paranoid nya.
"Mana suami kamu,tunjukkan wajahnya sedikit saja"Ujar Bu Widya tak memikirkan perasaan putranya sama sekali,membuat Binar hanya bisa menahan senyumnya apalagi saat melihat perubahan wajah suaminya kala mendengar semua perkataan Bu Widya yang seolah-olah tidak menghawatirkan dirinya sama sekali.
"Dengar yah Sam,mama dan papa sebentar lagi akan pulang ke indonesia,kami nggak mau ada apa-apa yang terjadi dengan Menantu dan calon cucu kami.Kamu harus jadi suami siaga sekarang,dan prioritas utama kamu adalah istri kamu apapun yang menjadi keinginannya harus kamu penuhi sekali pun harus memanjat bulan dan matahari"Ucap Bu Widya menegaskan.
"Apa...???
Wajah Hisam tampak cemberut dan sedikit kesal mendengar titah dari yang mulia Ratu.
"Sekarang yang jadi anak kandung mama,Hisam apa Dia sih???ujar Hisam dalam hati sambil menatap Binar yang tampak tersenyum bangga melihatnya sambil hape itu berpindah lagi ke tangannya.
"Jangan khawatir ma..pa,
Mas Hisam sangat menjaga aku dengan baik kok,Dia pasti akan melakukan semua yang aku inginkan saat ini.kalian tenang saja..!!!Binar tersenyum penuh Arti.
__ADS_1
"Memang harusnya begitu,Iya kan pa..??
bu Widya baru sadar lalu menggeser badannya sedikit demi memberikan kesempatan kepada suaminya agar bisa berbicara lansung kepada menantunya itu.
"Rasa-rasanya mama kamu sudah mengucapkan segalanya dan mewakili semua perasaan papa Nak,papa hanya minta kamu jaga diri yah..!!!
"Yang kamu kandung sekarang adalah permata berharga bagi kami,jadi jangan sampai kamu sia-siakan dia yah Nak..!!
ucapan Pak Indra begitu tulus membuat Hati Binar tiba-tiba bergetar hebat,tak terasa matanya mulai berkaca-kaca mendengar penuturan mertuanya itu tanpa bisa berkata-kata lagi dia hanya menganggukkan kepalanya.
"Sayang...kamu mau oleh-oleh apa dari Jepang??Timpal bu Widya sambil mendorong tubuh suaminya agar menjauh dan kembali memberikan ruang hanya kepadanya untuk bisa ngobrol lagi dengan leluasa bersama menantunya itu.
"Pak Indra hanya bisa pasrah sepasrah hati Hisam yang tak mendapat perhatian sama sekali dari kedua orang tuanya.
"Binar mengulas kan senyum di bibirnya,
Kami nggak mau oleh-oleh apa apa ma..pa,aku dan mas Hisam hanya meminta kalian pulang dengan selamat tak kurang satu apa pun"
"Baiklah sayang,mama dan papa akan pulang secepat mungkin,semoga urusan papa bisa cepat selesai jadi kita bisa secepatnya pulang,paling lambat besok deh...!!!soalnya mama sudah tidak sabar untuk bertemu dengan kamu dan mengelus-elus cucu mama"ucap Bu Widya tidak sabar lagi.
"Iya..ma,pa..!!
sehat-sehat yah kalian berdua,
selamat istirahat...!!!
Iya..sayang,selamat malam dan jaga diri kamu baik-baik yah,
Assalamu alaikum...
waalaikum salam...
"Binar menutup hape suaminya dan menyodorkannya kembali ke tangan Hisam.
"Makasih yah mas,
"Makasih untuk apa???Tanya Hisam tak mengerti.
"Makasih karena udah buat Rindu aku sama mama dan papa terobati,"Jawabnya polos.
"Yah..karena sepertinya sekarang mama dan papa hanya lebih merindukan kamu,Keluh Hisam iri.
"Itu salah mas Hisam sendiri,kenapa malah menyalahkan aku"protes Binar tidak terima.
"Sepertinya sekarang,aku harus siap-siap terdepak jadi anak kesayangan..!!!gumamnya lirih.
Mas Hisam boleh keluar sekarang,aku mau lanjutin tidur aku"Usir Binar tanpa basa basi lagi.
Dengan perasaan dongkol Hisam melangkah keluar,Saat melihat Binar sudah menghilang di balik selimut dan mulai memperdengarkan dengkurannya sangat keras,dengkuran palsu...kwkwwwkk....!!!
Hisam menarik napas berat,sambil berusaha menenangkan perasaannya yang kembali bergemuruh dan sepertinya ada sesuatu yang mulai sulit terkendali lagi olehnya...????
********
Binar baru saja duduk di ruangannya siang itu setelah mendapat perintah dan surat pernyataan untuk melakukan perangkapan dua jabatan dari institusi lain dari pak Jatmiko atasannya beberapa saat yang lalu.
Amanda menghampirinya,
"Jadi Benar yah kamu di pinang oleh Salim group untuk menjadi salah satu bagian terpenting dari mereka,itu artinya aku juga akan kehilangan kamu dong"Ucap Amanda dengan wajah sedih.
"Itu semua di luar dari dugaan aku selama ini,padahal kemarin kan aku belum sempat menyelesaikan semuanya malah uda keburu pingsan duluan,aku nggak ngerti juga soal penilaian tim mereka menilik dari segi mana sih..??Nggak nyangka aja tadi tiba-tiba si Bos Manggil dan ngasi surat pernyataan ini,Dia juga terlihat sangat shock banget dan kecewa,aku bisa apa toh pihak perusahaan juga yang merekomendasikan aku"Jawab Binar santai.
"Kayaknya ini akal-akalan Tuan Hisam aja deh supaya bisa lebih dekat lagi sama kamu,meski aku sangat mendukungnya sih, tapi sayangnya mereka nggak ikut ngerekomendesikan aku juga biar kita tetap sama-sama dalam satu Tim"Terdengar Amanda sangat kecewa.
"Apa iya, ini semua keinginan Mas Hisam???
Ah,rasa-rasanya nggak mungkin...???
Apa istimewahnya aku buat dia???
Binar jadi bertanya-tanya ke dirinya sendiri,nggak percaya bakal di rekomended oleh perusahaan Salim group.
"Itu karena Dia mulai jatuh cinta sama kamu bodoh,kenapa sih kamu nggak peka-peka juga jadi orang"Sahut Amanda sedikit kesal.
"Mustahil,
"Ah..sudahlah,kalau kamu nggak percaya.
"Tapi kamu juga nggak bakal percaya sebenarnya, saat tau kalau sekarang aku lagi bersama seseorang menyatukan hati dan pikiran demi merencanakan sesuatu buat kalian"Jerit batin Amanda.
kayaknya aku bakal mengajukan rekomendasi juga deh..!!agar aku bisa ikut bersama kamu..!!!
"Memang bisa yah???Tanya Binar nggak yakin,
"Bisa,kalau kamu sendiri yang memintanya sama sang idola aku tercinta.."Amanda memberi ide yang sangat cemerlang.
__ADS_1
"Enak saja,seharusnya Permintaan fans itu lebih di perhatikan dan di utamakan jadi aku yakin Dia akan mempertimbangkan segalanya ketimbang memenuhi permintaan aku "Binar sedikit Ragu,dia sebenarnya juga nggak rela berpisah jauh dari sahabatnya itu tapi dia juga nggak mengerti apa sebenarnya maksud dan tujuan Suaminya melakukan semua ini?
"Kenapa Sih aku bisa lupa,dia melakukan semua ini demi anak yang aku kandung ini kan???batinnya.
"Coba deh say,kamu yang usulin ini sama Idola aku..Dia pasti akan mempertimbangkannya langsung,masak sih kamu tega ninggalin aku di tempat ini sendirian aja,aku sama yang lainnya nggak bisa sejalur jadi susah buat di satuin,kalau sama kamu sih ceritanya beda makanya aku harus ikut kemana pun kamu pergi"pinta Amanda memasang tampang melasnya.
"Bilang aja pengen lebih dekat lagi dengan sang idola,bukankah setelah nanti beneran sudah di sana pasti bakal mepet-mepetin dia terus"
"Astagfirullah adzim,jadi kamu cemburu nih ceritanya???terka Amanda.
"Ihhhhh....siapa juga yang cemburu,wong aku tau kok tipe mas Hisam tuh nggak suka sama perempuan cerewet begini...!!!
"Amanda langsung tertawa mendengarnya,
sepertinya ada ikan yang mulai kepancing Nih..!!!ledek Amanda lagi.
"Maksud kamu apa??jangan nyebut-nyebut ikan Dong say...!!!
"kok tiba-tiba aku jadi ngiller makan ikan pepes gurame Nih??
"Ayo tanggung jawab kamu..say,"Kesal Binar yang beneran sudah menelan air liurnya beberapa kali saat membayangkan pepes ikan Gurame bakar dengan nasi putih panas.
"Hei,kamu lagi baik-baik aja kan...???
kok tiba-tiba jadi bertingkah aneh macam begini???
"Kayak orang lagi ngidam aja kamu???Tanya Amanda heran sambil ikut meraba-raba kening Binar hanya sekedar ingin memastikan suhu badannya yang ternyata masih normal-normal saja.
"Ayo cepetan say,sharelok penjual pepes ikan Gurame bakar sekarang juga"rengek Binar serius membuat Amanda bengong melompong melihatnya.
"Nah tuh kan,beneran aneh deh kamu...?
"Udah,cepetan pesanin..!!!
siapa suruh mancing ikan dilaut yang tenang,awas kalau nggak dapat,aku nggak bakalan bantuin kamu ngomong ke mas Hisam langsung"Ancam Binar nggak main-main.
"Kamu serius mau makan ikan pepes??
iya...Sangat serius,makanya buruan pesanin yang delivery,itung-itung itu sebagai pemulus jalan menuju Roma,ayo cepetan minta gopood sekarang.Dengan nada memerintah sambil tersenyum jail.
"Awas kalau nggak dapet....!!!
kembali dengan nada mengancam dan tidak sabar.
"Oke..oke,
sebentar saya kembali,saya akan sharelok dulu"Sahut Amanda tak percaya sekaligus merasa heran tapi mau nggak mau akhirnya dia mengikuti juga permintaan konyol sahabatnya itu.
"Itu anak,ada-ada aja keinginannya kayak orang lagi hamil aja"gerutu Amanda bersungut-sungut sambil keluar dari ruangan Binar dan mencari aplikasi gojek penjual makanan yang bisa delivery.
"Harus semangat mencari sampai dapat,ujarnya menyemangati dirinya sendiri saat tak satu pun lapak gojek yang menjual pepes ikan yang di maksud oleh Binar itu.
******
Bunyi hape Leo memperdengarkan bunyi khasnya,itu tandanya ada pesan yang masuk di nomor pribadinya.
"Siapa sih yang nge Chat di saat jam kerja begini???kesalnya tetapi tetap di raih juga hapenya itu dan memeriksa Notif pesan yang masuk.
"maaf tuan,sedikit mengganggu
tapi aku lagi di kerjain nih, sudah kelimpungan gara gara istri sang presdir nih....!!
masak belum jam makan siang,dia uda minta aku nyariin ikan pepes gurame bakar,kan aneh tuh dia..??
"kayak orang yang lagi ngidam aja,mintanya yang aneh aneh??
"Tolong bantu nyariin lapaknya donk Tuan,karena kalo sampai aku ngga dapat.!!!
Nominal taruhannya lebih besar dari gaji aku setahun Nih...!!!!
"please bantuin dong Tuan,
Begitu bunyi pesan yang masuk ke WA Pribadinya.
"Apa...???
Nona pengen makan ikan pepes Gurame bakar,Harus cari sampai ketemu Nih"Sahut Leo dalam hati.
Tanpa membalas chat itu dia segera bergegas keluar,rencananya menemui Tuan Hisam diruangannya dan bermaksud memberitahukan soal itu.
"Cari di lapak mana saja sampai ketemu,kalau perlu borong semua jualan orang yang menjual Ikan pepes seperti itu"Perintah Hisam saat tengah mendapat laporan dari Leo soal keinginan istrinya itu.
Dan benar saja,setengah jam kemudian pesanan Binar itu benar-benar datang bahkan nggak tanggung-tanggung,seisi kantor pun bisa ikut menikmatinya tapi Binarnya sendiri malah dia yang nggak napsu makan,bahkan nggak menyentuh pepes ikan bakar itu sama sekali membuat Amanda merasa bingung dan sangat kesal apalagi saat di paksa untuk menghabiskan porsi miliknya.
"Siapa suruh telat mesannya....???
__ADS_1
kan Aku maunya 1 jam yang lalu,kalau sekarang mah udah nggak mau apa-apa lagi bahkan sudah nggak doyan sama ikan yang begitu"Binar begitu santainya berkelit,dan Amanda hanya bisa pasrah sambil menahan emosi karenanya.
************$$$$$$$$$***************