Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Reuni part...2


__ADS_3

Tuan muda yakin mau mengikut sertakan Nona dalam acara reunian ini???Leo bertanya sekaligus jadi khawatir.


"Yah..mau gimana lagi,Kalau kita pergi tanpa dia siapa yang akan mengawasinya??"Sahut Hisam berargumen sendiri.


"Itu sih alasan yang tidak masuk akal tuan,Bukannya selama ini banyak orang yang anda bayar hanya untuk mengawasi dan menjaga nona selama 24 jam,kenapa sekarang malah Anda beralasan seperti itu,bilang saja kalau Anda nggak mau jauh-jauh dari nona"Ujar Leo dalam hati sambil menyunggingkan senyum di sudut bibirnya.


"Sebaiknya kamu percepat berkas-berkasnya agar dia segera pindah ke kantor ini,Dia itu sudah nggak aman bekerja di sana...!!!ucapnya dengan nada memerintah.


"Cihhhh...Bilang saja,kalau anda hanya ingin Nona berada di dekat anda setiap saat"lagi lagi Leo berujar sendiri dalam hati nya.


"Kenapa sih akhir-akhir ini kamu banyak diam aja ketimbang di ajak bicara,Kalau kamu bicara dalam hati kamu sendiri mana aku tau kalo kamu sedang mengumpat apa.???Hisam seperti bisa membaca isi hatinya saja.


"Mohon maaf Tuan,nggak kok aku nggak mengumpat apa-apa...!!!


Aku hanya memikirkan keadaan nona bagaimana jika dia ikut dalam Acara reunian kita,sementara kondisinya sekarang rentan banget,apa nantinya dia nggak akan kecapean lagi tuan.."Leo akhirnya punya alasan untuk mengelak dari tuduhannya itu.


"Dasar,Anda kayak paranormal saja bisa membaca pikiran orang..!!!gerutu Leo dalam hati.


"Aku sudah memikirkan itu semua dari jauh-jauh hari,dengan ikut bersama kita,itulah adalah hal yang paling aman untuk keselamatannya sekarang.."


"Baiklah Tuan,saya akan mempersiapkan segala sesuatunya dan semua akan berjalan sebagaimana mestinya.."


"Oke,apa lagi yang perlu dikhawatirkan...???Nanti di sana dia nggak perlu ngelakuin apa-apa,biarkan saja dia beristirahat total di dalam kamar hotel..."Ujar Hisam dengan santainya.


"Apa...???


"Kenapa kamu se-kaget itu?Memang ada yang aneh dengan ucapan aku barusan??Hisam balik menanyainya dengan perasaan heran.


"Nggak kok,aku hanya takut nona Akan protes jika sampai Anda menyuruhnya untuk berdiam diri saja di dalam kamar,bukankah Nona orangnya sangat aktif,dia paling tidak suka di kekang.."Ucap Leo sedikit hati-hati.


"Hisam terdengar menghela napas,apa yang Leo katakan tidak bisa dia pungkiri,


Terkadang dia sangat kesal jika harus menghadapi keras kepala Binar,Tapi Ntah kenapa itu malah membuatnya sering tersenyum sendiri memikirkannya.


*****


Bik...Kok barang-barang aku di masukin dalam koper semua sih bik??


Binar cukup kaget saat sudah sampai rumah sore itu tau-tau Bik Ranti sudah ada di dalam kamarnya tengah merapikan sebagian barang-barangnya kemudian dimasukkan ke dalam sebuah koper.


"Apa maksudnya semua ini Bik??Binar masih terus bertanya-tanya sambil memperhatikan Bik Ranti yang sudah hampir selesai memasukkan baju-bajunya beserta alat-alat make upnya.


"Lho..???


Memangnya nona nggak tau...???Giliran Bik Ranti yang kagetnya bukan kepalang.


"Tau apa sih Bik...???


"Aku juga bingung,kenapa bibik tiba-tiba sudah beres-beres begini??kayak mau pindah rumah aja kita..Bik???Binar benar-benar bingung dan tak mengerti.


"Maafin Bibik Non,kirain Nona tau soal ini,


"Bibik hanya menuruti permintaan Tuan Hisam,tadi Tuan Leo ke sini dan dia menyuruh Bibik untuk membereskan semua pakaian Nona beserta perlengkapan-perlengkapan pribadi Nona,Terus di suruh di masukin semua ke dalam koper ini.


"Bibik nggak berani menanyakan soal ini pada Tuan Leo,karena ini katanya atas perintah Tuan muda...Non,"Bik Ranti mencoba memberi penjelasan meski Merasa kebingungan juga.


"Jadi Tuan Hisam yang minta Bik??jangan-jangan dia marah sama aku Bik, dan malah mau ngusir aku dari rumah ini"Begitu polosnya langsung menarik kesimpulan sendiri.


"Astagfirullah,jangan Bilang begitu Non...!!!


Nggak mungkin Tuan muda setega itu???


"Terus kalau nggak marah,lantas buat apa dia nyuruh bibik Beresin semua pakaian-pakaian aku sampai dari sikat dan pasta gigi aku juga pakai di koperin semua...???Binar jadi bingung sekaligus deg-degan khawatir,ada apa sebenarnya yang terjadi???

__ADS_1


"Baru juga kemarin aku sempat ngerasain gimana manisnya perhatian Si Tuan Bawel itu...??bahkan Dia melakukan apa yang layaknya seorang suami lakukan pada istrinya yang sedang hamil dan jujur aku menikmati itu semua dan dengan bodohnya aku percaya,Terlanjur kegeeran dengan segala bentuk kebaikan-kebaikannya selama ini,Dan nggak mikir bakal kayak gini??"Binar jadi mikir yang nggak-nggak,Bahkan serasa sesak menyeruak ke dalam dadanya rasa pengen nangis karena tiba-tiba mikirin itu semua.


"Nona tenang dulu,jangan langsung panik begitu..!!!Kita tunggu Tuan muda pulang dulu,toh dia nggak ngomong apa-apa sama Non..mungkin saja tidak seperti yang Nona pikirkan,Kasihan bayi yang Nona kandung...!!!Nanti malah berimbas ke sang jabang Bayi kalau sang Ibu banyak pikiran"Bik Ranti mencoba menenangkannya meski dia sendiri merasa was-was dan kepikiran,Gimana jika itu benar...???


"Nona mudanya benar-benar akan melangkahkan kakinya pergi dari rumah ini???


"Ya..allah, kasihan Nona Binar dia lagi hamil muda,Tuan Hisam kenapa setega itu sama istrinya...???pikiran Bik Ranti mulai di hantui ketakutan.


"Binar Menghempaskan tubuhnya di atas Sopa,kepalanya terasa pusing..!!!


Berharap bisa istirahat tapi nyatanya harus dihadapkan lagi dengan kenyataan yang menyakitkan ini.


"Bagaimana saya harus pulang ke rumah ibu dalam keadaan seperti ini???


"Aku harus menjelaskan apa pada ibu...???


"Kenapa aku bisa melupakan hal sepenting ini,bahwasanya sewaktu-waktu semua ini bisa saja terjadi...???"Kembali merutuki dirinya sendiri,matanya mulai berkaca-kaca.


"Maafin Ibu Nak,sepertinya kita harus pergi dari rumah ini sebelum kamu sempat bertemu dan melihat lingkungan Ayahmu..!!!Batinnya begitu dalam,


"Bik Ranti jadi sedih dan merasa sangat kasihan melihatnya.


"Apa nggak sebaiknya Nona makan dulu...???


"Aku nggak lapar Bik,Sebaiknya sekarang aku bantu-bantu bibik untuk membenahi yang belum sempat bibik rapiin..!!! Binar berusaha tegar meski hatinya sangat sedih dan kecewa.


"Nggak usah Non,Bibik akan membereskan semuanya Nanti saja setelah Tuan Hisam pulang dan menyuruh bibik melakukannya,"Cegah Bik Ranti sambil menepis tangan Binar yang berusaha meraih sebagian bajunya yang masih ada di lemari.


"Bibik tidak rela jika sampai Nona pergi meninggalkan rumah ini???Ucapnya sesunggukan lalu mendekap Binar ke dalam pelukannya.


"Air mata yang tadinya masih sempat di tahannya,perlahan namun pasti air mata itu jatuh menetes juga di pipinya.


"Jangan pergi Non,jangan tinggalkan Bibik.."Bik Ranti semakin berlinang air matanya,karena begitu sayangnya dia kepada majikannya itu,Yang begitu menyayanginya setulus hati melebihi cinta kasih putri kandungnya sendiri yang sekarang Ntah kemana Rimba nya???


"Binar tak mampu berkata apa-apa,Dia larut ke dalam perasaannya sendiri sampai tak menyadari jika sepasang mata tengah mengamatinya dari tadi.


Mengagetkan Binar juga Bik Ranti,


seketika Binar melepas pelukannya,


"Mas Hisam,


"Tuan Muda,


"Ada apa sih??


"Kamu kenapa menangis???


tanyanya penuh selidik sambil mendekat dengan perasaan khawatir,karena tadi dia sempat dapat laporan jika dirinya dalam keadaan baik-baik saja bahkan sudah pulang dari kantor,dia sudah membayangkan Wajah yang berseri-seri,riang gembira menyambut kedatangannya,Eh..pulang-pulang kok malah di sambut dengan tangisan.


"Bik...???


"Ada apa sebenarnya??


"Semuanya baik-baik aja kan???Tanya Hisam pada Bik Ranti ketika melihat Binar hanya diam saja malah memilih menghindarinya.


"Anu..Tuan,


"Anu..apa Bik...??


"Kenapa kalian menangis seperti ini??


"Kayak aku sudah mati saja,kok malah di tangisi seperti ini??? Hisam masih sempatnya bercanda padahal dia nggak tau bagaimana perasaan Binar saat itu.

__ADS_1


Membuat Bik Ranti merasa bingung sendiri,Karena tak ada kemarahan sama sekali di wajah Tuan mudanya itu seperti yang sempat Binar pikirkan tadi malah wajah tampan itu tampak sangat mencemaskan istrinya.


"Bik Ranti jadi nggak tau mau ngomong apa??


Dia memilih diam saja ketimbang harus menjelaskannya karena feeling nya mengatakan telah terjadi kesalahpahaman antara mereka.


"Hei,kenapa bajunya di kasi keluar semua seperti ini...???


"Memang mau bawa baju seberapa banyak???


"Toh kita Reunian Nya cuman 2 atau 3 hari saja,yang se-koper ini memangnya belum cukup???Tanya Hisam heran sekaligus bingung.


"Sontak Binar menghentikan aktivitasnya, yang tadinya masih berusaha mengambil semua baju-bajunya yang masih tertinggal banyak di lemari.


"Maksud mas Hisam apa???ucapnya penuh tanya.


"Iya,kita kan akan pergi Reuni cuman dua hari masak iya, kamu nyiapin baju sebanyak ini kayak mau liburan aja sebulan.."Protes Hisam apa adanya.


"Apa...????


"Jadi...???


"Jadi Mas Hisam bukannya mau mengusir aku dari rumah ini???Tanya nya begitu polos.


"Apa...???


"Tunggu dulu...!!!


"Aku nggak ngerti apa sebenarnya yang terjadi,tolong jelasin??


"Tadi kan aku suruh Leo untuk menyampaikan ke Bik Ranti agar bantu kamu siap-siap.


"Kenapa kamu ngomong begitu???


"Siapa yang mau ngusir kamu..??


"kapan aku pernah ngomong begitu??Kilah


Hisam kebingungan.


"Wajah Binar tiba-tiba panik berubah memerah menahan malu,seketika dia berbalik membelakangi suaminya sambil menundukkan wajahnya tersenyum geli menahan malu.


"Jadi Drama tangisan tadi,karena mikirin itu yah...???Tebak Hisam akhirnya jadi tau permasalahannya apa sambil sedikit tergelak,membuat Binar semakin menundukkan wajahnya malu dan tidak berani menatapnya lagi,sementara Bik Ranti hanya bisa bernapas lega lalu segera minta pamit ke belakang sambil senyum-senyum sendiri.


"Binar menyesali atas apa yang sempat terlintas di pikirannya tadi terlebih karena Hisam memergokinya tengah menangis.


Dia juga heran kenapa sih,akhir-akhir ini perasaannya begitu sensitif sekali,gampang sekali terbawa emosi dan sulit terkendali.


"Jadi masih mau nangis lagi nih???Ledek Hisam sembari menatapnya yang masih terlihat malu-malu.


Binar hanya menyunggingkan senyum di Bibirnya.


"Lagian Mas Hisam sih..??Kenapa nggak bilang kalau mau ngajakin aku Ikut Reunian...??


Nyesel banget tadi,Air mata aku sempat keluar terbuang percuma"akhirnya angkat bicara berusaha menutupi kegugupannya.


..."Memang kamu pernah tanya soal itu??Hisam balik menanyainya sengaja,dengan senyuman tersungging di sudut bibirnya....


sepertinya akhir-akhir ini dia sangat menikmati setiap kelakuan Aneh Binar,mulai dari yang salah tingkah sampai yang kelihatan gugup menahan malu.


"Akhirnya ada yang bakal ikut reunian Nih...!!!


Boleh ikut nggak sih...???

__ADS_1


Author mau ikut juga dong..???


**************$$$$$$$$$****************


__ADS_2