
Hisam terlihat mondar mandir di rumah utama sambil sesekali melirik jam tangannya.
"Ini sudah jam 9 lewat 15 menit,kok Dia belum juga nongol sih...???"Celetuknya sambil memandang ke atas menunggu kemunculan istrinya.
"Bik..."Nona belum selesai dandan yah??tanyanya tatkala melihat bik Ranti melintas di depannya.
"Oh,sebentar saya liat dulu tuan"Jawab Bik Ranti.
"Ya..udah Bik,bilangin bentar lagi acaranya bakal di mulai"
"Baik tuan muda"
"Wanita tuh,kalau dandan lama banget sih"Gerutunya dalam hati.
"Non...Non Binar,Tuan muda sudah menunggu anda di bawah???terdengar suara bik Ranti memanggil dari luar.
"Iya Bik,bentar lagi selesai kok",Sahutnya dari dalam sambil memoles tipis bibirnya dengan lipstik.
Kayaknya ini sudah pas, mas Hisam sudah keterlaluan kalau sampai harus nyuruh balik lagi untuk dipermak "Ucapnya sambil melihat dirinya ke arah cermin puas dengan hasil dandanannya lalu segera meraih tas pesta yang sudah dia persiapkan dari tadi.
"Lama banget sih....???"Protes Hisam tatkala melihatnya turun dari anak tangga.
"Mas Hisam yang membuat segalanya jadi rumit begini,aku sudah berapa kali bolak-balik ganti makeup,lipstiknya terlalu merona,nggak di bolehin pake maskara,eyeliner nya ketebalan,sekarang alasannya apalagi???"ucapnya sedikit kesal.
Hisam tersenyum simpul mendengar omelan istrinya dan mulai mengamatinya dari ujung rambut sampai ujung kaki,
"Kenapa sih,hasilnya selalu cantik seperti ini padahal aku menyuruhnya untuk tidak memakai makeup agar orang lain tidak ada yang berani meliriknya"Galaunya dalam hati.
"Kenapa lagi??"
"Apa makeup nya masih ketebalan??"Nadanya penuh tanya demi melihat wajah suaminya tiba-tiba berubah masam.
"Nggak usah makai apa-apa Bagaimana???Tanpa merasa berdosa kembali melontarkan idenya.
"Apa...???
Sebenarnya Mas Hisam niat nggak sih bawa aku ke pesta???ucapnya dengan ketus,kekesalannya sudah sampai ke ubun-ubun, karena ini yang kelima kalinya Hisam menyuruhnya untuk kembali mengganti makeup nya.
"Aku tunggu 5 menit lagi yah??"
"Bodoh amat"Sungutnya kesal
Hisam hanya tersenyum puas melihatnya, meski terlihat sangat kesal dan emosi tapi pada akhirnya dia kembali patuh ke kamar.
Akhirnya mereka baru bisa berangkat setelah pukul 10 lewat 10 menit itu pun setelah melewati banyak drama.Binar hampir saja menolak untuk ikut saking kesalnya terhadap suaminya yang dipikirnya sudah mengerjainya habis-habisan.
__ADS_1
"Sudah dong,jangan terus cemberut begitu,yang ada muka kamu tambah jelek nantinya"Goda Hisam sambil tetap fokus menyetir.
"Emang dari sono nya udah jelek kok,sekarang tambah jelek lagi karena nggak di dukung oleh makeup"Jawabnya ketus,sambil mengalihkan pandangannya keluar,Nggak mau memandang ke arah suaminya yang dia nggak ngerti dengan jalan pikirannya saat itu,bagaimana mungkin dia bisa ke pesta tanpa memakai riasan apa-apa.
Tidak lama berselang sampailah mereka di tempat di mana pesta tengah di gelar,
Para tamu undangan,beserta media sudah mulai berdatangan dari tadi pagi bahkan ada yang datang dari tadi shubuh hanya karena ingin mendapatkan tempat yang strategis,berharap bisa berada di urutan terdepan demi bisa bertemu dengan Tuan presdir Salim group dan mendapat kesempatan bisa menyalaminya bahkan yang menjadi points' plus nya adalah melihat wajah istrinya dari dekat yang konon kabarnya keberadaannya maupun identitasnya selama ini di sembunyikan dari publik,Siapakah wanita yang beruntung itu...??? Yang bisa mendapatkan laki-laki yang tampannya tak tertandingi sejagad raya itu,Semua orang mulai mempertanyakan hal itu bahkan saking penasarannya ada yang mulai bolak balik mengutak-atik hape mereka, menstalking situs, ngepoin semua akun-akun pribadi Sang presdir, demi berharap bisa jadi orang pertama yang nge repost postingan itu,namun di sana mereka tak menemukan jawaban apa-apa karena nyatanya selama ini Tuan Hisam tidak pernah mengunggah sesuatu yang berhubungan dengan Istrinya, lagi lagi mereka harus merasakan kekecewaan karena orang yang sedang mereka tunggu-tunggu tak kunjung juga muncul ke permukaan,Sempat tersiar kabar jika mobil yang di kendarai tuan Hisam sudah sampai di pelataran parkiran tapi mobil yang di maksud tak kunjung juga menurunkan penumpangnya dari setengah jam yang lalu.
Sementara di dalam mobil,Binar tampak ragu untuk melangkah keluar dari mobil apalagi saat melihat kerumunan orang yang mulai memadati jalan.
"Aku lebih baik tunggu di mobil aja yah mas??"Putusnya kemudian.
"Apa....???"
"Iya aku malu turun dalam keadaan seperti ini,Lihat pestanya ramai dan mewah banget,bagaimana mungkin aku bisa menghadiri pesta dalam keadaan seperti ini...???"
Hisam hanya tersenyum nyengir mendengarnya,
"Ayo dong,masak cuman aku saja yang turun,Liat mereka yang datang semua berpasang-pasangan lho?masak aku nggak ada pasangannya sih?"Hisam berusaha mencari cara untuk membujuknya masuk.
"Peduli amat,coba mas Hisam perhatikan mereka semua,penampilan mereka semua perfect, aku merasa minder tau nggak apalagi harus berpenampilan kucel begini.
"Siapa bilang penampilan kamu kucel,hari ini kamu malah terlihat sangat cantik meski tanpa makeup"Godanya.
"Ayo dong,sekarang kita turun yuukkk...!!!lihat kayaknya mereka pada nungguin cinderella turun dari kereta kencana nya"
"Cinderella dari Hongkong???"potong Binar cepat sambil mencebikkan bibirnya mendengar pujian suaminya,dia benar benar merasa sangat kesal karena tak bisa tampil perfect hari itu.
Sudah lebih dari setengah jam mereka tak kunjung juga keluar dari mobil,membuat Leo yang sudah menyadari kehadiran mereka segera meminta jalan agar bisa menemui mereka.
"Meski awalnya ragu untuk mendekat tapi karena rasa penasarannya begitu memaksanya untuk segera mengetahui apa yang sebenarnya tuan dan nona mudanya lakukan, kenapa mereka tak kunjung juga membuka pintu mobil sementara semua orang sudah menanti-nantikan kehadiran mereka dari tadi pagi.
Perlahan dia mengetuk kaca mobil,lama baru di buka itu pun hanya terbuka sedikit saja.
"Maaf Tuan muda,Nyonya besar sudah menunggu anda dari tadi"Sahut Leo dari luar.
"Iya kami akan menyusul sebentar lagi,"
"Pokoknya aku nggak mau turun.."Binar tetap bersikeras untuk tidak turun dia merasa sangat minder dan malu menghadiri pesta tanpa persiapan apa-apa meski sudah memakai gaun yang mahal dan elegan tapi dia berpikir akan mempermalukan reputasi suaminya jika harus tampil di muka umum dalam keadaan seperti itu apalagi ini pertama kalinya dia akan menemani suaminya di dalam acara besar seperti itu.
Ntah bagaimana cerita selanjutnya,karena setelah perdebatan mereka selesai terlihat Tuan presdir Turun dari mobil dan mulai berjalan masuk dengan wibawanya ke Aula pesta di ikuti Tuan Leo serta seorang Wanita di sampingnya yang Ntah karena apa sebabnya Wajah wanita itu sengaja di tutupi oleh Jas sehingga tiada siapa pun yang bisa melihat dengan jelas wajah aslinya membuat para hadirin tamu undangan atau pun media sangat kesulitan untuk mengabadikan gambar,Lagi lagi mereka harus bersabar dan kembali mengantongi Hape masing masing dengan perasaan kecewa karena tak berhasil menjadi orang pertama yang mengupdate status atau meng-upload Foto istri tuan Presdir Salim group.
"Ibu...."
"Mama.."Kalian di sini juga???Pekik Binar senang tatkala melihat dua wanita yang dirindukannya tengah menyongsongnya di ambang pintu paviliun yang sedang di masuki nya saat itu.
__ADS_1
"Kalian kenapa bisa ada di sini...???"Tanyanya tak percaya sambil membuka jas Suaminya yang tadi di pakainya untuk menutupi wajahnya itu.
"Bu Retno mendekat memeluknya,Di ikuti oleh Bu Widya.
Binar hanya bisa memandangi mereka bergantian dengan perasaan heran karena tak satu pun dari mereka yang menjawab.
"Papa juga di sini...???Semakin bertambah saja keheranannya saat melihat pak Indra mertuanya juga tiba-tiba muncul di depannya sambil tersenyum sumringah.
"Iya dong sayang kami semua di sini,ini kan hari bahagia kalian mana mungkin kami tidak hadir"Jawab Pak Indra.
"Hari bahagia??"
"Maksudnya gimana nih ma,Bu..???Tanyanya belum mengerti.
"Maafkan mama sayang,sebenarnya ini semua rencana Mama,Mama yang melarang suami kamu untuk memberitahu soal ini,
"Iya,tapi apa ma..???"potong Binar semakin penasaran.
"Sebenarnya hari ini hari Resepsi pernikahan kalian,mama sengaja ingin membuat kejutan buat kamu juga suami kamu tapi sayangnya suami kamu susah mama bohongi jadi terpaksa mama hanya bisa meminta Suami kamu untuk mencari alasan yang tepat agar kamu mau di ajak kemari.
"Jadi mama,papa,dan ibu kompak melakukan ini semua??sampai-sampai mas Hisam juga ngerjain aku habis-habisan hari ini"Potong Binar dengan mata berkaca-kaca karena tak menyangka bakal dapat kejutan seperti itu.
"Maafin mama sayang,Bu Widya kembali merangkulnya.
"Ibu tidak tau apa-apa soal ini nAk,semua ini mama Widya yang mengatur semuanya,ibu juga baru tau tadi pagi"Sahut Bu Retno sambil ikut membelai rambut putrinya yang masih berada di dalam dekapan mertuanya.
"Papa hanya mengikuti ide mama kamu,tapi yang pasti papa sangat mendukungnya.
"Selamat yah sayang.."
Kamu pantas mendapatkan kebahagiaan ini"Ucap Pak Indra sambil mendekat dan bergantian merangkulnya dan mencium kening menantunya dengan penuh kasih sayang.
"Makasih pa,"Air mata Binar tak terbendung lagi perlahan jatuh menetes di pipinya,dia sangat terharu mendapat kasih sayang yang begitu berlimpah dari kedua mertuanya.
"Mama nggak mau melihat air mata ini sayang,hari ini mama papa dan ibu kamu hanya mau melihat senyuman yang terukir indah dari bibir ini,"Ucap Bu Widya.
Binar hanya menjawab dengan anggukan di kepala,dia tak mampu berucap apa-apa saat mengetahui segalanya,meski air matanya jatuh menetes hari itu tapi itu adalah air mata kebahagiaan karena impiannya sudah terwujud,Pada akhirnya bisa di akui statusnya sebagai istri Tuan Hisam di hadapan semua orang dan setelah sekian lama mendambakannya akhirnya Resepsi pernikahan mereka pun di gelar.
***************$$$$$$$$$$$*************
Assalamu alaikum kesayangan aku semua,apa kabar???Semoga kalian semua senantiasa dalam lindungan allah Swt,aamiin.
Maaf baru bisa update lagi,beberapa hari ini kesehatan tak berpihak,Awalnya kena demam di sertai flu batuk,(Alhamdulilah bukan covid atau omicron )belum sembuh flu nya datang sakit kepala melanda,4 hari membaik eh..muncul lagi penyakit lama Gigi sakit tak bisa dikompromikan ,Bahkan rasa sakitnya masih terasa sekarang meski sudah tak separah kemarin Sih,alhamdulilah sudah minum obat tapi menulis dalam keadaan tak fit membuat otak ngebleng dan kurang fokus jadi maaf jika hanya bisa update sedikit,berharap ini bisa mengobati kerinduan kalian atau menjawab tanya kalian kenapa lama nggak update?
in sya allah novel ini akan tetap di usahain sampai endingnya,tungguin yah kisah-kisah romantis dan bahagia tuan Hisam bersama Binar.Salam sayang selalu,jangan lupa like,koment dan dukungannya selalu yah?🙏😘😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1