
"Seminggu setelah pernikahan mereka terjadi,hari itu Binar sampai rumah,menjelang magrib.Dengan tergesa-gesa dia segera memarkirkan motornya ditempat parkiran. Dia merasa was was karena mengira Suaminya sudah ada di rumah,tapi ketika dia mengintip ke garasi sebelah, dimana biasanya mobil hitam suaminya terparkir dan ternyata mobil itu belum ada disana barulah dia bisa bernapas lega.
"Padahal Dia lupa siapa sebenarnya suaminya??? Dalam sehari dia bisa gonta ganti mobil beberapa kali.
"Setelah memperbaiki motor kesayangannya,dia segera melangkah masuk,tapi alangkah terkejutnya ketika melihat siapa yang sedang duduk di ruang tengah sedang asyik nonton televisi,seketika langkahnya terhenti dan dia agak ragu untuk melangkah lagi,
Dia lalu menarik napas panjang,
"Assallamu alaikum..mas.."ucapnya sedikit pelan,
"Waalaikum salam.."jawab Hisam singkat tanpa menoleh sedetik pun kearahnya.
"Maaf mas,aku terlambat pulangnya,soalnya ada pekerjaan yang harus segera saya selesaikan tadi jadinya baru bisa pulang sekarang"ucap Binar sekedar memberitahu alasannya pulang terlambat,meski dia agak ragu mengutarakan alasan keterlambatannya tapi dia mencoba untuk memberi penjelasan yang masuk akal, sambil menahan napas,berharap dapat respon yang baik dari suaminya namun dia malah bersikap masa bodoh bahkan tidak begitu peduli mendengar penjelasannya.
"Siapa juga yang nanya???
Kamu mau pulang atau tidak itu urusan kamu "sahutnya begitu dingin.
Membuat tenggorokan Binar bagai tercekat mendengar semua itu.
"Tanpa menunggu lebih lama lagi dia segera berlalu menuju kamarnya,tapi baru beberapa langkah dia berjalan,terdengar Hisam kembali memanggilnya.
"Tunggu...teriaknya."
Seketika dia menghentikan langkahnya lalu berbalik menatap ke arah Suaminya,menunggu apa lagi yang akan didengar oleh telinganya kini.
"Ini pertama dan terakhir kamu pulang terlambat seperti ini..???ucap Hisam memberi peringatan,
"Sepertinya,aku perlu menambahkan soal ini di lembar tertulis perjanjian kita kemarin,supaya kamu bisa paham dan mengerti,kalau seorang istri sudah seharusnya berada di rumah sebelum suaminya pulang kerja,Dan bukankah kewajiban seorang istri melayani suaminya,tapi kamu..???jangankan menyambut,menyiapkan makan aja sudah tidak sempat lagi kan???"ucapnya dengan nada kesal,Dan tanpa menunggu jawaban darinya,dia segera melangkah pergi meninggalkannya yang hanya bisa diam terpaku mendengar semua ucapannya tadi.
"Dasar laki laki tak punya perasaan,maunya menang sendiri,tidak bisakah dia mengerti sedikit"ringis batin Binar.
Dengan perasaan dongkol dia berlalu ke kamarnya.
"Dia segera menghempaskan tubuhnya diatas pembaringan,karena hari itu dia merasa benar benar sangat lelah sekali,batinnya pun terasa lelah menyikapi semua ini, baru beberapa hari aku menjalani hubungan ini,perasaanku sepertinya sudah tidak sanggup lagi,
"Tapi kalau di pikir-pikir sih,Aku juga yang salah,kenapa nggak mikir untuk cepat pulang tadi..?? padahal kan,aku memang berkewajiban melayani yang mulia raja di rumah ini secara aku kan istrinya,Eh selirnya...???Ah,Selir juga nggak di perlakukan seperti ini juga kali"Ucapnya berperan melawan batinnya sendiri.
__ADS_1
"Pernikahan yang aku idam idamkan seumur hidupku ternyata begini jua ceritanya..???
"Kalau tau begini rasanya menjadi seorang istri,mending aku tidak pernah aja menikah,jadi perawan tua aja sekalian jerit batinnya yang paling dalam,
"Pernikahan macam apa ini????harus dilandasi sebuah perjanjian yang tidak masuk akal.Ibu bilang,Nantinya kami akan saling mengenal satu sama lain dan perlahan akan tumbuh benih benih cinta diantara kami tapi nyatanya yang bersemi malah rasa benci"ucapnya lirih,
"Yang sebenarnya adalah dijodohkan itu ternyata sungguh sangat menyakitkan,tapi salah aku juga sih yang nggak punya pacar..."ucapnya tersenyum sinis membayangkan kebodohannya,
"Dulu banyak yang mencoba mendekatinya dan bahkan ada yang terang terangan mengucapkan cinta padanya tapi dasar dianya aja yang tidak memberi kesempatan apalagi mencoba membuka hati untuk setiap orang yang dekat dengannya.Dulu dia pernah punya pacar tapi karena nggak ada komitmen makanya dia memutuskan secara sepihak dan fokus hanya untuk membahagiakan ibunya saja,tapi belum sempat semuanya terwujud,perjodohan ini menghancurkan semua impiannya.
............
"Non..Binar,panggil Bik Ranti,seketika membuyarkan lamunannya.
"Iya..Bik,jawabnya lalu bergegas bangun dan membuka pintu.
"Ada apa Bik...???"tanyanya sambil tersenyum melihat pembantunya itu.
"Non..Binar,belum makan malam..??? sahut Bik Ranti mengingatkan.
"Sudah Non dari tadi,"jawab Bik Ranti.
"Kalau Bik Ranti,sudah makan belum??Binar balik nanya.
"Belum..Non,jawabnya malu.
"Ya..udah,bibik tunggu aku di dalam yah..!!
Nanti kita makan malam sama sama yah"ucap Binar lalu segera memutar badan untuk mengganti pakaiannya, membuat Bik Ranti yang ingin mengucapkan penolakan segera berlalu masuk.
"Bibik,jangan malu begitu dong,
"Ayo habisin makanannya,nggak usah malu dan sungkan sama aku Bik,anggap aja aku ini anak bibik ucap Binar tatkala dia sedang makan malam di temani bik Ranti,
itu pun karena tadi dia memaksa Bik Ranti agar mau ikut makan bersamanya.
"Bibik makan di dalam saja Non,Nanti kalau tuan Hisam liat,dia akan marah Non...!!"pinta Bik Ranti memohon.
__ADS_1
"Bik,nggak usah mikirin itu semua,Aku yang maksa bibik untuk nemenin aku,Biarin aja,nanti aku yang bilang sama mas Sam, kalau dia berani negur bibik.
"Ayo..bik,tambah lagi yah ucap Binar sambil menyendokkan nasi lagi ke piring Bik Ranti,membuat bik Ranti tidak bisa berkata kata lagi selain menuruti kemauannya,matanya sempat berkaca kaca karena terharu mendapat perlakuan seperti itu dari istri majikan barunya.
"Sungguh mulia hati kamu..Non Binar...!!!semoga allah melimpahkan kebahagiaan yang tiada tara dalam hidupmu ucap Bik Ranti dalam hati sambil mencoba menelan makanannya dengan perasaan segan dan malu.
"Selesai makan dan membantu bik Ranti beres beres dia segera berjalan menuju ruang tengah,rencananya dia akan menonton drama korea kesukaannya.
"Tapi rupanya Hisam sedang duduk disana sambil berkutat dengan laptopnya,
"Meski awalnya dia agak ragu tapi ketika melihat Hisam sedang sibuk sendiri dengan laptopnya,akhirnya Dia memdekat dan memutuskan untuk menonton saja,dari pada harus ketinggalan nonton drama korea kesukaannya,
"Dia segera mencari remot televisi,tapi ternyata remot itu berada tepat di depan suaminya,
"Boleh minjam Remot itu nggak tanyanya cukup hati hati???
"Tapi yang di tanya, malah nggak memberi respon sama sekali, akhirnya dia ber inisiatif mengambilnya sendiri dan segera mencari program kegemarannya.
"Yes..akhirnya baru mulai,ucapnya setengah berteriak,dia nggak peduli lagi dengan keberadaan Hisam saat itu,Meski Hisam tampak sangat kesal karena merasa konsentrasinya terganggu,
"Bisa nggak Volume Tv-nya dikecilin, aku lagi ada kerjaan penting tau nggak??mengganggu banget jadi orang..???tegur Hisam kesal,
"Iya..iya,jadi laki laki bawel banget sih"ucap Binar lirih tapi bisa terdengar jelas di telinga Hisam.
"Apa kamu bilang tadi ???protesnya.
"Nggak,aku nggak bilang apa apa kok..!!!Memang tadi aku bilang apa??Malah balik nanya,
"Dasar bisanya mengganggu kerjaan orang aja,lagi lagi Hisam mengomel dengan perasaan dongkol,Tapi Binar bertingkah bodoh amat yang penting bisa nonton drama korea kesukaannya,dia nggak bakal peduli lagi dengan sekelilingnya.
"Bisa nggak,kamu nggak teriak teriak seperti itu nontonnya"protes Hisam lagi tatkala Binar sudah mulai histeris ketika ngeliat pemain korea idolanya nongol di layar kaca televisi.
"Tapi bukannya berhenti di tegur,dia malah bertepuk kegirangan,membuat Hisam jadi kesalnya sampai ke ubun-ubun,akhirnya dia memutuskan untuk pergi dari situ demi untuk melanjutkan konsentrasinya bekerja,
Dan Binar tersenyum penuh kemenangan begitu melihat kepergiannya.
*************$$$$$$$$$$**************
__ADS_1