Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Melepas Rindu


__ADS_3

"Pulang dari kantor sore itu,Binar tidak lansung pulang ke rumahnya,dia malah memutar arah ke jalur tepi kota.


"Rencananya hari itu,dia akan pulang kerumahnya ke Jogja menjenguk ibu yang sudah sangat di rindukannya selama 2 bulan ini.


"Sore itu ketika Bu Retno masih berada dibutik nya,dia baru saja selesai berbenah ketika semua pelanggan-pelanggannya sudah pergi meninggalkan butik.


"Dia terduduk di sopa sambil meraih foto putri kesayangannya diatas meja.


"Ibu..kangen Nak?ucapnya lirih sambil menatap dalam-dalam foto Binar putrinya saat itu.


"Semoga kamu bahagia yah..sayang??"ucapnya lalu menyimpan kembali foto itu diatas meja lalu bersamaan dengan itu,terdengar bunyi klakson motor yang sangat dikenalnya.


"Binar..."ucapnya langsung berdiri,


"Ah..nggak mungkin,Binar.


"Saking rindunya,telinga ini sampai salah dengar,tapi demi memastikannya sendiri dia segera bergegas keluar.


Dan benar saja,putrinya itu sedang berdiri diambang pintu dengan senyum sumringahnya memandang ibunya.


"Binar......!???


"ibuuu...........


Binar lansung berhambur memeluk ibunya.


"Binar,kangen Bu...!!!


"Iya..Nak,ibu juga sangat merindukan kamu_jawab Bu Retno disela isak tangisnya karena terharu melihat kedatangan putri semata wayangnya itu.


"Apa kabar kamu Nak?tanya Bu Retno sambil melepaskan pelukannya.


"Alhmdulilah,Binar sehat Bu,


"Ibu sehat-sehat juga kan????balik Nanya sambil memperhatikan kondisi ibunya yang tak kurang sesuatu apa pun.


"Alhmdulilah,ibu sangat sehat Nak.


"Mana Suami kamu???


"Kamu sama siapa kesini??tanya Bu Retno sambil celingak-celinguk keluar mencari keberadaan menantunya itu.


"Binar hanya sendiri..Bu ,jawabnya lalu melangkah duduk di sopa dan mulai memperhatikan butik ibunya sekeliling,dia benar benar merindukan tempat ini sampai dia memperhatikan semua sampai ke segala penjuru.


"Butik ibu..masih lancar kan???tanyanya.


"Alhmdulilah..Nak,malah pelanggan ibu makin banyak sekarang jawab Bu Retno lalu melangkah duduk disamping putrinya.

__ADS_1


"Kenapa kamu pulang sendiri kesini Nak???


"Mana menantu ibu?kenapa tidak kau ajak kemari???kembali Bu Retno mempertanyakan soal itu membuat Binar tidak tau mau jawab apa?


"Jangan bilang,kalau suami kamu tidak tau kamu kesini??tanyanya penuh selidik,membuat Binar jadi gelagapan mau menjawab apa? karena memang sebenarnya dia nggak memberitahu Hisam tadi pagi kalau dia akan menjenguk ibunya sore itu,dia hanya pamit pada Bik Ranti dan memberitahukan soal itu semisal Tuan Hisam menanyakannya,tapi dia sangat yakin Hisam tidak akan pernah bertanya soal dirinya.


"Dia sibuk..Bu,jawabnya singkat.


"Sesibuk-sibuknya suami,kalau seorang istri mau menjenguk ibunya pasti dia akan bela-belain mengantarnya,ibu yakin pasti mas kamu nggak tau soal ini???ibunya kembali menerka-nerka sendiri dan itu memang benar.


"Membuat Binar tidak bisa berkelit lagi,


"Aku lupa memberitahunya Bu,jawabnya.


"kamu ini..!!!Dari dulu nggak pernah berubah,main seenaknya saja,kamu lupa yah?kalau suami kamu itu adalah tanggung jawab kamu sekarang...???


"Kamu harus menghormatinya dan menghargai perasaannya,dan tanpa seizinnya kamu nggak boleh kemana-mana sekalipun ke sini menjenguk ibu kamu sendiri" ucap Bu Retno sambil membelai rambut putrinya itu.


"Bu,apa aku salah??aku hanya ingin ketemu ibu dan melepas rinduku sama ibu jawabnya sambil membaringkan kepalanya dipangkuan ibunya.


"Salah..Nak,karena kamu nggak meminta iZinnya terlebih dahulu,seharusnya dia juga bisa datang kesini menjenguk ibu mertuanya dong..!!! ucap Bu Retno lagi.


"Iya...deh Bu,Binar mengaku salah.


"Binar janji,tidak akan mengulangi hal itu lagi,tapi apa itu artinya ibu akan mengusir aku dari sini ucap Binar sambil mendongak menatap ibunya.


"Mana mungkin ibu tega,mengusir putri kandung ibu sendiri,yang sebenarnya ibu juga sangat rindukan "ucap Bu Retno sambil terus membelainya dengan penuh kasih sayang.


"Binar kembali merangkul ibunya dengan penuh cinta.


"Bagaimana kabar suami kamu??tanya Bu Retno kembali menanyakan soal menantunya,


"Dia sangat baik kok Bu jawab Binar singkat,dia sebenarnya sangat malas membahas laki laki itu tapi demi membuat ibunya agar tidak curiga dia harus pura-pura kelihatan sangat bahagia.


"Terus,bagaimana dengan hubungan kalian yang sudah berjalan dua bulan ini??


"Apa sudah ada tanda-tanda???tanya Bu Retno sambil tersenyum penuh arti.


"Maksud ibu...???"Tanda-tanda apa Bu..???


Binar pura-pura tidak mengerti,


"Kapan Kalian akan memberikan ibu Cucu ucap Bu Retno sedikit hati-hati.


"Apa....????


"Loh kenapa memangnya....???

__ADS_1


"Apa ibu salah ucap???tanya Bu Retno lagi.


"Bukan begitu Bu,Tapi rasa-rasanya tidak secepat itu deh..Bu,secara aku dan mas Sam..masih punya banyak keinginan yang belum tercapai,urusan anak nanti belakangan saja Bu.."ucap Binar mencoba menutupi soal hubungannya selama ini dengan Hisam yang sebenarnya belum ada apa apa.


"Jangan kelamaan Nak,kapan lagi...???


"Ibu sudah sangat menginginkan hal itu,apalagi kedua mertua kamu,mereka juga sudah tidak sabar mau nimang cucu,Dia selalu nelpon ibu,dan nyuruh ibu untuk menanyakan soal itu ke kamu???ucap Bu Retno.


"Bu nggak semudah itu,Semuanya butuh proses dan prosesnya itu masih sedang aku jalani sekarang dengan mas Sam,ibu berdoa aja semoga semuanya segera berjalan sesuai dengan keinginan kalian semua "ucap Binar kembali berakting.


"Tapi jangan lama-lama yah Nak,ucap bU Retno.


Dan Binar hanya bisa mengangguk.


"Maafkan Binar..Bu,sampai detik ini belum bisa membahagiakan ibu,maaf kalau Binar harus berbohong pada ibu jerit batinnya.


Setelah membantu ibunya membereskan butik,Binar lansung membonceng ibunya untuk pulang ke rumah yang sudah sangat di rindukannya selama ini,meski ibunya melarangnya untuk menginap tapi dengan dalih takut pulang malam sendiri akhirnya Bu Retno mengiyakannya saja karena sebenarnya dia juga masih sangat merindukan putrinya itu.


...............


Sementara itu,Hisam baru saja sampai rumah.diantar oleh Leo asisten pribadinya. Dia melangkah masuk ketika sebelumnya Leo sudah pamit pulang,matanya tadi sempat tertuju kearah garasi,tempat biasanya Binar memarkirkan motor kesayangannya.


"Akhir-akhir ini,dia selalu saja pulang terlambat,istri macam apa itu???keluhnya dalam hati.


"Bik Ranti,sudah berdiri menyonsongnya dan membukakan pintu.


"Tuan muda sudah pulang ucap Bik Ranti menyambutnya.


"iya..Bik,


"Tolong buatkan aku kopi yah Bik, Dan tolong antarkan ke ruang kerja aku ucapnya memberitahu.


"Baik..Tuan Muda.


"Oh..yah,Tuan,


"Non..Binar,tadi pamit ke bibik,katanya dia nggak pulang malam ini,katanya dia mau menginap ditempat ibunya Tuan,ucap Bik Ranti memberitahukan soal Binar,membuat langkah Hisam terhenti seketika.


"Biarkan saja..bik,itu urusan Dia,jawab Hisam tak peduli,Lalu segera berlalu ke kamarnya,untuk bertukar pakaian.


"Bik Ranti hanya terdiam menatap langkahnya.


"Ya..allah,persatukan-lah mereka berdua.


"Bukakanlah pintu hati mereka masing-masing untuk menerima satu sama lain..ucap Bik Ranti mendoakan kedua majikan yang sangat disayanginya itu.


****************$$$$$$$$$**************

__ADS_1


__ADS_2