Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
DiLema


__ADS_3

Binar,agak ragu melangkahkan kakinya masuk ke rumah tatkala pandangannya tertuju ke mobil lamborghini warna hitam milik suaminya sudah terparkir di garasi.itu artinya situan punya badan sudah dirumah..!!!


"Ya..iyalah Binar, secara ini sudah hampir jam 9 malam lho,kamu aja yang pulangnya kemalaman.."jerit batinnya dengan perasaan was was.


"Sementara itu Di ambang pintu,Bik Ranti sudah berdiri menungguinya dari tadi dengan perasaan khawatir, terlihat dengan jelas gurat penuh kecemasan di wajahnya,tapi saat melihat kedatangannya Bik Ranti lansung tergopoh-gopoh menyonsongnya.


"Non..Binar,sudah pulang yah???ucapnya dengan sedikit lega karena dari tadi sang pembantunya itu sebenarnya sudah mondar mandir di teras menunggu kepulangannya,karena nggak biasanya pulang selarut itu.


"Iya,Bik..ada apa??


"Bibik kelihatan cemas begitu???" tanyanya.


"Bibik kepikiran non Binar,karena nggak biasanya pulang selarut ini?tanya bik Ranti.


"Binar tersenyum mendengar penuturan pembantunya itu,


"Aku lembur bik,banyak kerjaan dikantor jadi terpaksa pulang malam,maaf yah sudah membuat Bibik cemas "ucapnya sambil memegang tangan Bik Ranti.


"Tuan Hisam sudah lama yah??


tanyanya kemudian.


"iya..Non,dari tadi sore jawab Bik Ranti.


"Apa dia sudah makan malam Bik??tanyanya hanya ingin memastikan.


"Belum..Non,aku sudah siapkan makan malam,tapi Tuan belum mau makan dan..


Bik Ranti berhenti sejenak,


"Dan kenapa Bik...???tanya Binar penasaran.


"Sepertinya Tuan Hisam,lagi ada masalah Non,dari tadi dia dikamar terus jawab Bik Ranti memberitahu.


"Apa dia menanyakan aku Bik?tanya Binar lagi.


Bik Ranti hanya menggeleng,


"Ya..sudah,ayo kita masuk bik,putusnya kemudian dengan napas lega.


Bik Ranti mengikutinya dari belakang.


"Binar memutuskan,untuk masuk ke kamarnya dan mengganti bajunya dulu lalu makan malam.


"Disela sela dia mengganti bajunya,tiba tiba ucapan Bik Ranti tadi terlintas dipikirannya.


"Ada apa yach dengan Tuan bawel itu???


"Lagi ada masalah???


"Nasalah apa???tadi siang dia kelihatan baik baik aja kok di kantor,malah terlihat sangat angkuh dan sombong"ucapnya dalam hati.


"Saya rasa orang seperti dia,nggak akan punya masalah di kehidupannya,wong kekayaannya saja melimpah ruah,apa yang dia mau bisa dia dapatkan semua di dunia ini,jadi apa lagi masalahnya?? ujarnya lagi sambil terus berpikir dan akhirnya dia kebingungan sendiri memikirkannya.


"Ah...daripada mikirin dia,malah bikin puyeng,mending aku makan dan kembali menyelesaikan berkas-berkas yang belum sempat kuselesaikan tadi"ucapnya ke dirinya sendiri lalu berlalu keluar kamar.


"Di depan pintu dia masih sempat berbalik menengok ke arah kamar yang berada tidak jauh dari kamarnya itu,Tampak daun pintu tertutup rapat,nggak ada tanda tanda kalau sang penghuninya akan keluar.

__ADS_1


"Bodoh..amat,Kalau dia lapardia juga pasti akan keluar sendiri "ujarnya lagi lalu segera berlalu masuk ke dalam,untuk mengisi perutnya yang sudah keroncongan dari tadi.


............


"Non..Binar,mau makan..!!!


"Aku siapkan..yah Non "Tanya Bik Ranti.


"Iya..Bik,


"Bibik Sendiri sudah makan belum??ucapnya balik nanya.


"Iya,Non.


"maafkan Bibik Non,tadi sudah makan duluan jawabnya jujur.


"Binar tersenyum mendengarnya.


"Kenapa harus minta maaf sih,Bik.


"nggak apa apa kok,justru aku akan marah sama bibik kalau sampai nggak makan..jawab Binar.


"Makasih..non,


"Ditengah asiknya menikmati makan malamnya,tiba tiba dia berhenti makan,membuat Bik Ranti jadi heran melihatnya.


"kenapa Non...???


"Apa masakan bibik kurang enak???tanya Bik Ranti takut kalau masakannya ada yang salah,padahal tadi sudah sempat dia panaskan lagi.


"Nggak kok Bik,


"Kasihan juga tuh Mas Hisam,kalau jam segini dia belum makan malam??ucapnya dalam hati sambil berpikir sebentar.


"Bik...


"Apa Bik Ranti,bisa Anterin makan malam Buat Tuan Hisam ke kamarnya tanyanya memberi ide.


"Oh...baik Non,bibik akan siapkan..jawab Bik Ranti.


"Baiklah Bik biar aku bantu,


"Nggak usah,Non....!!!


"Non..Binar,lanjutin aja makannya,biar bibik yang siapkan.


"Setelah Bik Ranti mengantarkan makanan buat Hisam ke kamarnya,dia pun melanjutkan makannya lagi.


"Tapi Belum 5 menit,Bik Ranti sudah kembali lagi dengan baki di tangannya dan makanan itu masih utuh.


"Tuan Hisam nggak mau makan..Bik??"tanyanya.


"Iya..Non,jawab Bik Ranti sambil menyimpan baki berisi makanan itu di atas meja.


"Ya..sudah bik,


"Biarkan saja kalau dia nggak mau makan,

__ADS_1


"Dasar seperti anak kecil saja,lagian kenapa sih dia bertingkah seperti itu???


"Kayak orang lagi patah hati saja.."ucapnya tiba tiba.


"Bik Ranti hanya terdiam saja mendengarnya.


"Apa benar dia lagi patah hati yah???


Seperti yang sedang aku pikirkan barusan???


jerit batinnya sendiri.


..............


"Jarum jam sudah menunjukkan pukul 22 lewat 25 menit,tapi Hisam masih terduduk di meja kerjanya,sambil menyandarkan kepalanya dikursi.


pikirannya menerawang jauh,entah kemana???


"Bayangan Tania terlintas dibenaknya,ntah kenapa dia merasa sangat kecewa sekali mengingat kejadian saat dihotel.


"Keterlaluan sekali...lontarnya dengan penuh emosi.


"Bunyi ponsel di atas meja,membuatnya tersentak dari lamunannya.


"Hallo...


dengan nada malas dia menjawab panggilan Leo asisten pribadinya itu.


"Tuan..Muda,saya hanya ingin mengabari,jika Nona Tania sudah sampai di rumah dengan selamat "jawab Leo memberi informasi di seberang sana.


"Baik,kamu pulanglah istirahat,besok pagi jangan lupa jemput aku jawabnya lalu menutup ponselnya lalu menyimpannya kembali ke tempat semula.


"Bunyi perutnya yang keroncongan,membuatnya tersadar jika dari tadi dia sebenarnya belum makan malam,malah tadi dia sempat menolak makanan yang di antarkan oleh bik Ranti ke kamarnya.


"Setelah mengetahui kabar Tania,dia sedikit bisa bersikap tenang,meski dia sangat kecewa dan marah atas sikap Tania yang menurutnya sangat tak senonoh itu tapi di lubuk hatinya yang paling dalam timbul rasa kasihan pada wanita itu, meski dia nggak suka dengan wanita yang posesif,apalagi sok ngatur-ngatur hidupnya tapi Tania sudah berkorban banyak padanya.


"Rasa lapar yang tak tertahankan membuat dirinya segera melangkahkan kaki keluar kamar.


"Di Ruang tengah,dia mendapati lampu masih menyala dengan terang,dia berpikir Mungkin bik Ranti lupa mematikannya,tapi demi di Lihatnya siapa yang masih berada di sana,sedang asik nonton TV dan sesekali tangannya juga bekerja,mengutak-atik Laptopnya, Dia menghentikan langkahnya sejenak sambil memperhatikan gerak-geriknya.


"Dia sempat melirik jarum jam yang terpampang di dinding,"lalu kemudian berlalu masuk ke dalam mencari makanan. Tapi nggak cukup 5 menit dia kembali lagi ke arah Binar lagi,lalu mencoba mengalihkan perhatian Binar dengan terbatuk batuk kecil,sontak Binar berbalik menatapnya sebentar lalu segera fokus kembali ke arah laptopnya.


"Merasa tidak dipedulikan,dia jadinya kesal sendiri.


"Hei,karena kamu belum tidur,bisa nggak kamu panaskan makanan yang ada di atas meja "ucapnya tanpa basa-basi lagi.


"Kamu dengar nggak sih??? teriaknya ketika melihat Binar kembali tidak peduli,malah kembali Fokus ke Laptopnya.


"Kamu ngigau..yah??


"Kirain,tadi nggak mau makan???


kenapa giliran makanan sudah dingin,baru mau makan,nyusahin orang tau nggak??"ucapnya kesal,


"Apa kamu bilang...???tanya Hisam dengan mata melotot.


"Gini yah..!!!kalau lagi ada masalah,patah hati gitu??yah...jangan lampiaskan kekesalan kamu itu pada orang lain,karena tau nggak orang lain itu tidak akan suka di perlakukan semacam ini,"sahut Binar,Tapi pada akhirnya dia berdiri menuruti permintaan suaminya barusan meski Dengan perasaan dongkol dia lansung berlalu ke dapur,

__ADS_1


"Hisam hanya terdiam sambil mengekorinya dengan tatapan.


**************$$$$$$$$$*************


__ADS_2