
"Plakkkkk......!!!!"
"Plakkkkk....!!!"
"Plakkkkk......!!!"
"Buk.....Buk....Buk.....dhuak.......!!!!
"Bunyi tamparan dan pukulan bertubi-tubi tanpa Ampun membuat pak Jatmiko jatuh tersungkur tak berdaya.
"Anda jangan sampai mengotori tangan Anda sendiri Hanya karena laki-laki pecundang ini tuan muda,biarkan dia mati terkapar di tangan saya"Ucap Leo penuh amarah sambil terus menghantam pak Jatmiko membabi buta,sementara Hisam hanya berdiri menyaksikan adegan itu tanpa berkedip,kalau saja Leo tak menahannya sudah pasti dia yang akan melakukan itu semua.
"Sorot matanya penuh dendam amarah menatap laki-laki yang sudah terkapar di lantai,Darah segar sudah mencuat keluar dari hidung dan pelipis nya akibat pukulan dari Leo.
"Dasar Jahanam,masih bisanya anda berpikir untuk melecehkan Nona sementara dia sedang hamil muda,rasakan ini..."Leo kembali memberi pukulan ke perutnya membuat pak Jatmiko benar-benar tak berkutik lagi.
"Ampun tuan...Ampun tuan muda"Rintih nya lemah dan kesakitan.
"Ini semua karena hasutan Nona Tania dia dalang semua ini,dia yang merecoki otak saya tuan muda"Pak Jatmiko masih berusaha membela diri meski keadaannya lemah dan terus merintih kesakitan.
"Itu bohong mas,Dia memang sudah lama mengincar Binar,bahkan dia yang telah menaruh obat perangsang ke dalam minuman nya saat itu di hotel karena ingin segera menikmati tubuh istri kamu itu,
"Tania berusaha menyangkalnya."
"Hentikan....!!!! aku tidak mau dengar omong kosong kalian lagi,kalian berdua tidak ada bedanya"Potong Hisam dengan marah.
"Jangan pernah mengampuni dia Tuan muda,Tidak ada pengampunan buat atasan yang berkelakuan bejat seperti ini,Dia yang menyebabkan Nona menderita seperti sekarang"Ujar Leo semakin berapi-api,
"Prang....!!!
"Tiba-tiba Bunyi pecahan kaca mengagetkan mereka,
"Leo kembali memecahkan kaca yang ada di depan nya lalu kemudian mengambil serpihannya,
"Jangan Tuan,jangan...aku mohon tolong beri saya kesempatan untuk menebus kesalahan saya"Pinta Pak Jatmiko dengan wajah pias memelas,dia sangat ketakutan saat melihat serpihan kaca yang tajam tengah di pegang oleh Leo dan terarah kepadanya.
"Tolong kasihani saya Tuan,saya mohon..."Dengan gemetar Sambil melipat kedua tangan di dadanya memohon pengampunan dan bersujud di bawa kaki Hisam
"Jangan pernah mengasihani dia Tuan muda,tolong cepat perintahkan saya untuk menghabisinya sekarang juga,tunggu apalagi"ujar Leo dengan sorot mata tajam menunggu perintah selanjutnya.
"Jangan...!!!
"tolong ampuni saya tuan muda..."
"Leo segera menariknya,pergi menjauh dari kaki Hisam.
"Tamatlah riwayat kamu,hari ini juga"Gumam Leo dengan tatapan dingin,dia seperti pembunuh bayaran yang berdarah dingin.
"Pak Jatmiko masih meronta-ronta memohon untuk melepaskan diri,
"Hentikan Leo....."Teriak Hisam,seketika menghentikan langkah nya"
"Kenapa Tuan...???
"Kenapa Anda menghentikan saya...???tanyanya dengan penuh keheranan."
"Tidak secepat itu,Kalau kamu habisi nyawa dia sekarang,itu sama saja dia tidak merasakan rasa sakit yang di rasakan oleh Binar sekarang,bahkan dia nggak tau bagaimana rasa sakitnya kehilangan anak. Biarkan dia membusuk di balik jeruji besi,Meski Rasa-rasanya itu belum setimpal dengan perbuatannya"Geram Hisam sembari mendekat.
"Dia langsung menarik tangan Pak Jatmiko kemudian menatapnya dengan tatapan penuh amarah,
"Apa tangan ini yang sudah menyentuh dan hampir melecehkan istriku...????
__ADS_1
"Hah.....???
"Katakan....???
"Tangan mana yang pernah menyentuhnya???Teriaknya dengan mata berkaca-kaca.
"Tidak tuan muda,tolong maafkan saya,Saya khilaf...!!!pinta pak Jatmiko kembali memohon.
"Khilaf kamu bilang???
"Patahkan saja tangannya Leo"Titahnya kemudian dengan napas naik turun menahan emosi.
"Baik Tuan muda,
"Bunuh saja dia,biar dia tau rasa"Teriak Tania saat melihat Leo menarik tubuh pak Jatmiko masuk ke dalam sebuah ruangan yang tak terlihat olehnya.
Dan Setelah itu ntah apa yang terjadi selanjutnya karena hanya suara rintihan yang terdengar semakin pelan dan perlahan mulai menghilang.
"Sementara Tania meronta-ronta berusaha melepaskan pengikat yang masih mengikat kedua tangan dan kakinya yang membuat dirinya kesulitan untuk bergerak.
"Mas...tolong lepaskan ikatan saya,Lihat kulit saya mulai lecet dan terkelupas gara-gara Leo yang mengikat terlalu erat dari kemarin"ucap Tania tidak tau malu,berusaha mengadukan perbuatan Leo.
"Mas,tolong saya haus...!!!
"Saya pengen minum"Ucapnya lagi dengan nada memelas tanpa merasa berdosa sama sekali.
"Hisam menatapnya dengan tatapan jengah,
"Heh....Apa peduliku...???
"Aku bahkan tidak peduli jika kamu sampai mati membusuk di tempat ini"Jawab Hisam ketus.
"Apa...???
"Kamu hanya salah paham,ini semua otaknya Jatmiko bejat itu,aku hanya korban mas"Tania berusaha mencari alasan agar Hisam bisa mempercayai nya.
"Korban kamu bilang???
justru aku dan Binar yang jadi korbannya,Kamu tau gara-gara kalian,seorang ibu harus merasa kehilangan seorang bayi yang masih ada di dalam kandungannya,dan gara-gara kalian juga seorang Ayah harus kehilangan generasi penerusnya sebelum sempat dia Adzanin saat menyambut kelahirannya,kalian sudah menghancurkan impian juga kebahagiaan kami"Ucap Hisam sambil menatapnya tajam, seperti meminta pertanggung jawaban.
"Sontak ketawa Tania terdengar menggema di dalam ruangan itu.
"Bagus...karena itu memang yang aku inginkan dari dulu,Anak itu tidak boleh di lahir kan ke dunia ini,karena semenjak dia hadir di rahim ibunya dia sudah merebut semua perhatian kamu dari ku,bahkan kamu sudah tidak memperdulikan aku semenjak wanita itu muncul,kenapa nggak sekalian aja ibunya juga ikut mati biar makin sukses usahaku untuk menghancurkannya"Teriak Tania lalu tertawa begitu senangnya membuat Hisam semakin geram mendengarnya.
"Aku tidak akan pernah memaafkan kamu,Kamu akan merasakan sendiri akibat dari perbuatan kamu ini"Ancam Hisam.
"Aku sudah tidak peduli dengan itu semua,bahkan aku akan merasa senang sekali jika aku bisa mati di tangan kamu mas,ayo bunuh aku mas,bunuh...!!!toh dengan kematian aku juga tidak akan mengembalikan semuanya lagi,aku bahkan akan mati dengan tenang melihat perempuan itu menderita,Kalau aku tidak bisa miliki kamu maka siapa pun tidak akan aku biarkan memilikimu mas,tidak Anin juga wanita itu mas"Ucap Tania.
"Apa...???
"Apa maksud kamu....???
"Oh...aku hampir lupa,sebelum aku mati aku harus menceritakan sebuah kisah yang sangat dramatis dan memilukan,Agar aku tidak mati penasaran nanti nya"Tania kembali tertawa begitu puas nya apalagi saat melihat sorot mata Hisam menahan amarah.
"Dengarlah...ketika kisahnya baru saja di mulai,
"Kisah percintaan 2 sejoli yang saling mencintai bahkan sudah berjanji untuk sehidup semati tapi naas sebelum janji suci itu sempat terwujud sebuah malapetaka menghancurkan hubungan mereka,dimana wanita yang di cintainya ketahuan bercumbu mesra dengan laki-laki lain dan sial nya itu malah terjadi di depan matanya,sungguh malang nasib pria itu...???
"Duh...kasihan yah...!!!Ledek nya.
"Apakah kamu tau apa penyebab wanita itu menghianati kekasihnya???
__ADS_1
"Tania berhenti sebentar,sengaja memberi jeda untuk Hisam menarik napas,sambil memperhatikan ekspresi wajahnya yang mulai berkeringat dingin dan semakin pucat.
"Apa mas Hisam pernah memikirkan apa alasan wanita itu selingkuh dengan pria lain???
"Yang aku tau sih,Dia tidak pernah mencintai laki-laki itu,dia bahkan sangat mencintai kekasihnya ini,sangat mencintainya,lalu kenapa dia menghianati nya??
"Apa mas Hisam nggak mau tau apa alasannya?? tanya Tania sambil tersenyum sinis.
"Hisam hanya terdiam mendengarnya,pikirannya mulai kalut.
"Perempuan itu sudah dicekoki obat perangsang,setengah jam sebelum kekasihnya sampai ke rumah itu untuk menjemputnya.
"Hentikan bualan kamu itu,Aku tidak akan pernah mempercayai kamu lagi apalagi memaafkan kamu Tania.
"Ha..ha...ha...haha.....
"Kenapa mas Hisam tidak pernah berpikir,kenapa kejadian itu bisa terulang lagi dan bahkan kini malah ikut menimpa Istri kamu,Kok Kebetulan sekali yah???Tania kembali memancing kemarahannya.
"Jadi selama ini,kamu yang telah menghancurkan dan memporak-porandakan kehidupanku??
"Kenapa kamu tega melakukan semua ini,kurang apa kebaikan dan pengorbananku selama ini padamu Tania???Hisam tak percaya mendengar semua pengakuan nya.
"Itu karena mas Hisam selalu menolak aku,dari dulu sejak kita masih sama-sama sekolah hingga sampai ke Fakultas mas Hisam tidak pernah mau memandang aku,bahkan aku selalu kalah dari Anin,dia merebut segalanya dariku,padahal kamu tau mas ,dari dulu sejak kita masih kecil aku sudah punya perasaan sama kamu mas dan bahkan aku sangat terobsesi ingin menjadi istri kamu kelak,tapi kenapa setelah aku menghancurkan cinta kalian,mas Hisam malah menjadikan aku sebagai pelarian saja dan memilih menikahi wanita lain, bahkan mas Hisam sendiri jijik menyentuh tubuhku waktu itu, tapi kenapa dengan wanita itu mas Hisam malah menanam benih di rahimnya..???kurang sempurna aku mas dari wanita itu,dia nggak ada apa-apa nya di banding aku...???Teriak Tania semakin histeris.
"Hisam hanya diam terpaku mendengar semua pengakuan Tania,
"Asal kamu tau mas,Aku dalang dari semua itu,aku yang sudah membuat Anin menghianati kamu,Aku yang sudah menghancurkan cinta suci kalian,aku juga yang sudah menaruh obat perangsang di minuman istri kamu waktu itu tapi sayangnya dia lolos dari terkaman bos nya,aku juga sudah bersekongkol dengan pak Jatmiko untuk melecehkan istri kamu meski dia sendiri nggak tau kalau Binar itu istri Tuan Hisam panutannya,bahkan aku juga yang sudah mendorong istri kamu jatuh dari Tangga,aku yang menginginkan kematian bayi itu dan sekarang aku juga mengharapkan nyawa istri kamu tidak tertolong juga,agar aku bisa puas dan merasa tenang,
"Tania kembali tertawa....
"Tapi satu hal yang harus mas Hisam tau, jangan pernah menyalahkan saya dengan semua Itu,karena semua itu terjadi karena ulah kamu sendiri mas,andai kamu mau sedikit membuka hati buat aku,tentu aku tidak akan berbuat seperti ini"Ujar Tania begitu santainya,
"Kamu sudah Gila...!!!
"Yah..aku memang sudah gila mas,aku Gila karena tergila-gila dengan cinta kamu mas,Tapi kalau aku tidak bisa mendapatkan cinta kamu itu siapa pun tidak akan pernah aku biarkan mendapatkannya,ingat itu.
"Keterlaluan,kamu memang sudah tidak waras...!!!Lihat saja nanti apa yang bisa aku lakukan atas semua perbuatan kamu selama ini,Kecam Hisam dengan mata berapi-api,
"Aku tidak pernah takut mas,lakukan saja apa yang kamu bisa, tapi selama aku masih hidup tidak akan aku biarkan wanita siapa pun bernapas bebas di dekat kamu termasuk istri kamu"balas Tania.
"Hisam langsung mencekik lehernya,
"Awas kalau kamu sampai menyentuh dan menyakiti dia lagi"Tidak akan aku biarkan kamu menyentuhnya sedikit pun"Ancam nya sambil menguatkan cekikan nya membuat Tania tersengal-sengal hampir kehabisan napas.
"Tuan muda,lepaskan...!!!
cegah Leo yang tiba-tiba datang,
"Dia harus mati di tanganku Leo,dia yang sudah menghancurkan hidupku,dia harus mendapatkan ganjarannya,Hisam masih tidak melepaskan cekikan nya.
"Tuan muda,tolong lepaskan...!!! Nona Tania bisa mati,
"Biarkan dia mati saja,
"Jangan Tuan muda,jangan...!!!
"Dia harus mendapatkan ganjaran yang setimpal juga,Bukankah Dia juga harus merasakan hal yang sama dengan apa yang sudah kita rencanakan dengan Bos bejat itu,"Leo berusaha menenangkannya.
Perlahan pegangan tangan Hisam mulai mengendur,membuat Tania jadi terbatuk-batuk karena susah bernapas.
"Tenang Tuan muda,bukankah sekarang kesembuhan Nona Binar lebih di utamakan,biarkan anak buah aku yang bekerja Tuan muda,anda tidak perlu mengotori tangan Anda sendiri,biar aku yang membuat mereka merasakan Siksa Dunia yang sebenarnya sebelum mereka merasakan siksa api Neraka nantinya"Ujar Leo begitu tenang.
__ADS_1
"Hisam menarik napas panjang,pikirannya semakin kalut,Dia seperti kehilangan keseimbangan sesaat setelah Tania mengakui semua perbuatannya selama ini.
***********$$$$$$$$$$$************