
Awal pekan merupakan hal yang paling menyenangkan terutama bagi pekerja kantoran,setelah seharian kemarin sempat meliburkan otak dan tubuh dari berbagai rutinitas,saatnya mengawali pagi dengan senyum ceria dan penuh semangat seperti hal nya pagi itu tampak kesibukan terjadi Di Ruang utama gedung Salim group. Dimana hari itu akan diadakan RUPS tahunan (Rapat umum pemegang saham) setiap setahun sekali, ini merupakan Agenda rutin yang selalu dilakukan oleh Perusahaan terbesar Salim group. Rapat ini selalu di gelar pada akhir tahun,ketika perusahaan sedang tutup buku Tapi ada yang spesial hari itu,disamping Acara Rups tahunan, dirangkaikan juga dengan promosi naik jabatan bagi karyawan-karyawan teladan yang berbakat. dari berbagai perusahaan yang berada di bawah naungan Salim group sekaligus bisa merangkap jabatan di klaster keuangan,asuransi,investasi meski dari 2 perusahaan Yang berbeda sekalipun.
"Siapa yang tak menginginkan jabatan tertinggi itu di Salim group..???
Para Petinggi perusahaan sudah mulai berdatangan,para pemegang saham,Direksi dan dewan komisaris sudah menempati tempat mereka masing-masing,Binar pun ada di antara mereka sedang duduk berdampingan dengan pak Jatmiko Direkturnya.
Anin pun tampak di deretan para Direksi,Binar hanya bisa melemparkan senyum menyapa dan di balas lambaian tangan dan anggukan kepala oleh Anin,Dia sedang duduk bersama seorang wanita saat itu,Wajah yang asing bagi Binar tapi bagi wanita itu tentu tidak,karena dia sudah begitu mengenal dirinya,Dia adalah Tania.
"Mengapa dia juga hadir di sana...???apakah dia adalah salah satu pemegang saham..??
"Tentu bukan,karena perusahaan yang di bawah kepemimpinannya sekarang bahkan tak dibiarkan oleh Hisam untuk bergabung dengan Salim group, tapi dengan tipu muslihatnya dia berhasil menipu Anin sepupunya untuk bisa ikut Andil ke dalam perusahaan Trio Patri,sehingga atas backingan Anin dia bisa ikut bergabung ke dalam rapat itu.
"Picik sekali pikiran Kamu Tania????
Tidak lama kemudian,Yang di tunggu-tunggu akhirnya muncul juga.
Hari itu dengan menggunakan stelan Jas Navy blue di padu padankan dengan kemeja putih membuat tingkat kegantengannya makin meningkat beberapa ratus persen,aura nya semakin memancar saja.
Semua orang yang hadir segera berdiri menyambutnya,memberi salam dan hormat tak terkecuali Binar,meski hari itu sepertinya dia kurang bersemangat tapi di paksa nya ikut demi mendampingi pak Jatmiko sebagai sekertaris pribadinya.
Hisam mengedarkan pandangan nya ke segala penjuru memastikan seluruh peserta rapat sudah hadir memenuhi undangan dan tempat yang telah di sediakan.Tatapan matanya berhenti saat ekor matanya menangkap sosok yang begitu familiar buatnya sedang duduk terjepit di antara para Tamu-tamu lainnya.
Binar yang merasa dirinya diperhatikan, hanya sempat melirik nya sebentar,
"Hei Tuan bawel kamu Kenapa sih?menatap aku sampai sebegitunya...???padahal tadi pagi juga sempat sarapan bersama???Tau nggak kamu terlihat tampan sekali hari ini??
gumamnya dalam hati.
"Eitttt...kenapa juga dengan hati aku ini ikut berdebar-debar tak menentu begini???Tidak tau malu"Batinnya,berusaha mengalihkan pikirannya sendiri.
sementara Anin,Dia hanya menatap laki-laki itu dengan seksama,Rasa rindu semakin bergelora di dadanya.Ntah kapan dia akan mendapat maaf dari laki-laki yang masih sangat di cintainya itu.
Lain hal nya dengan Tania,dengan bangganya dia berdiri melemparkan senyum termanis nya sambil memberikan cium Jauh yang di balas dengan tatapan jengah oleh Hisam,karena tak percaya melihat keberadaannya saat itu? padahal dia sudah mewanti-wanti Leo untuk membuat Tania tidak di undang dalam Rapat tersebut.
"Kenapa Dia bisa Datang juga sih...??Kesalnya seperti mencemaskan sesuatu.
"Akhirnya Rapat itu pun bergulir sebagaimana mestinya,
para pemegang saham diberi wadah untuk menyampaikan pendapat mereka secara formal berdasarkan keterangan atau laporan yang sudah di berikan.Dan pemegang saham atau kuasanya diberikan pula kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait agenda rapat hari itu.
Anin melangkah maju naik ke atas podium saat dirinya di minta untuk maju ke depan,Tentu Dia tidak akan pernah menyia-nyiakan kesempatan emas itu, dan berniat untuk menanam saham lebih banyak lagi agar dia bisa senantiasa dapat peluang bertemu dengan mantan kekasihnya itu,Tapi bagi Tania itu adalah momok yang paling menakutkan bagi dirinya karena itu artinya dia Harus merelakan Anin bebas keluar masuk ke dalam perusahaan itu.
"Aku tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi apalagi membiarkan Anin bisa lebih dekat lagi dengan Hisam. "
"Tak akan aku biarkan kamu mendapat maaf darinya..."Batin Tania dengan tatapan tidak suka dan penuh kebencian.
"Binar menatap Suaminya sekilas saat Anin mulai memaparkan visi misi perusahaan mereka untuk tahun-tahun yang akan datang.
Reaksinya biasa saja,malah kelihatan acuh.
"Cihhhh.....Aku tau mas,di lubuk hati kamu yang paling dalam sebenarnya masih ada rasa cinta untuk mbak Anin meski kamu enggan menatapnya lagi.
"Tapi aku tau...kok,
"Jangan bohongi kata hati kamu sendiri mas, sebenarnya kamu hanya takut kalah dengan ego kamu sendiri,untuk jujur mengakui perasaan kamu yang sekarang..???Jerit batin nya sambil menatap mereka secara bergantian.
"Mbak Anin sungguh cantik sekali.."Gumamnya.
"Sungguh sempurnanya,jika mereka benar di takdirkan untuk bersama lagi...!!!!
__ADS_1
Apalagi di sandingkan dalam urusan Bisnis.
Makin klop Salim group...!!!!itu pasti....!!!
"Ntah kenapa dia jadi minder memikirkan itu semua,Apalagi saat semua orang bertepuk tangan di setiap ucapannya.
"Binar jadi melamun,Hingga dia tidak menyadari sama sekali saat Anin mengakhiri presentasinya dan sudah turun dari podium,dia bahkan nggak mendengarkan begitu seksama apa topik yang sempat Anin paparkan tadi.
Dia baru tersentak kaget tatkala Pak Jatmiko memintanya untuk segera maju dan ikut memaparkan visi misi perusahaan mereka.
kamu baik- baik aja kan...???tegur pak Jatmiko ketika memergokinya bengong dan kurang fokus.
"Binar hanya menjawabnya dengan anggukan di kepala,sambil menyiapkan bahan yang akan dia paparkan juga nantinya.
Kamu santai saja,nggak usah terlalu terbebani.aku bahkan tidak menyetujui jika sampai Salim group meminang kamu untuk promosi jabatan.."Bisik pak Jatmiko tidak rela melepasnya begitu saja.
"Binar hanya mengiyakan,
terdengar tarikan napasnya yang sangat panjang,berusaha bersikap lebih tenang dan membuang semua pikiran yang sempat memenuhi isi kepalanya dan membuatnya tidak fokus.
"Nona Binar....dipersilahkan untuk menuju podium"
tiba-tiba Siska menyebut namanya lewat audio.
membuat jantungnya berdebar-debar tak menentu padahal itu bukan kali pertama dia melakukan presentasi seperti itu,tapi kali ini berbeda dari sebelumnya,ini RUPS lho?Dimana semua Petinggi perusahaan,pemegang saham,Direksi dan dewan komisaris berkumpul jadi satu.
Apalagi saat semua orang tiba-tiba saja mencari sosoknya.
se-istimewah itukah dirinya????
Seakan semua orang menanti-nantikan kehadirannya.
"Tentu saja,tidak ada yang bisa meragukan kemampuannya lagi,Sang presdir sendiri jujur mengakui itu.
Leo tiba-tiba datang menghampirinya,memintanya untuk segera maju ke depan,membuat semua pasang mata tertuju padanya.Terlebih Tania,dia mulai merasa kesal dan sakit hati mendengar nama Binar begitu di elu-elukan.
"Hisam mengikutinya dengan ekor mata yang tak mau lepas Seakan tidak sabar untuk mendengar sebuah ide-ide yang luar biasa lahir dari isi kepalanya.
"Dengan satu tarikan napas dia mengucapkan Bismillahi rahmani rahim lalu memulai Topik presentasinya.
"Semua orang tampak tenang mendengarkannya.
"Hingga Waktu terasa berlalu begitu cepat sampai mereka tidak sadar jika ternyata Binar sudah berada di penghujung materinya.
"Di akhir presentasinya dia mendapatkan tepukan yang gemuruh,Hisam bahkan spontan berdiri sambil tersenyum sumringah sekali.Begitu pun dengan yang lainnya,Mereka semua berdiri memberikan apresiasi yang cukup baik.
"Binar hanya tersenyum,sambil bernapas lega mengucapkan beribu Terima kasih atas apresiasi mereka semua,
Namun tiba-tiba dia merasa pusing dan lemas tak bertenaga,pandangannya berkunang-kunang dan menjadi gelap.
"Dia tak sadarkan diri seketika di atas podium,membuat Semua hadirin kaget.mereka baru tersadar tatkala melihat sebuah sosok berlari ke arah nya.
"Bukan nya ikut menolong, mereka malah seperti terhipnotis menyaksikan adegan yang terjadi didepan mata mereka itu.
"Tanpa berucap apa-apa,Hisam langsung ber-inisiatif menggendongnya keluar dari ruangan itu,Leo baru tersadar ketika sudah melihatnya menghilang dibalik pintu sementara Rapat masih sedang berlangsung.
"Para Tamu dan undangan yang terhormat Mohon maaf atas insiden ini, Semuanya akan baik-baik saja,mari kita lanjut agenda kita hari ini.Tuan Hisam akan segera kembali bersama kita lagi di sini,"Ucap Leo Di atas podium segera bisa membaca situasi.
"Ntah bagaimana bisa menjelaskannya karena terlihat dari sorot mata mereka tersirat banyak pertanyaan dan rasa tidak percaya sekaligus kaget menonton drama itu,
__ADS_1
"Di mana sang presdir tiba-tiba datang sebagai dewa penolong untuk wanita itu???
"Siapa yang dapat mempercayainya...???
Andai itu terjadi bukan di depan mata mereka sendiri.Hanya Leo dan Tania yang bisa memahami semua itu.
"Reaksi kamu terlihat mulai berlebihan Mas...??jerit Tania dalam hati,dia bisa melihat dengan jelas kecemasan yang nampak di wajah Hisam tadi.
"Duuuhhhh...beruntung sekali sih wanita itu,di tolongin Tuan presdir,malah di peluk dan di gendong..!!!!
"Iya,Aku juga mau pura-pura pingsan Ahh..biar Di tolongin juga"gurau Barisan para karyawati.
"Gimana sih rasanya di sentuh olehnya...???
"Iya,Wanita tadi pokoknya menang banyak deh dari kita,bisa nyium Bau Tuan Hisam dari dekat"
"Tapi,Tuan Hisam kok bisa se-panik itu yah tadi??celetuk salah satu diantara mereka.
"Leo bisa mendengar dengan jelas grasak-grusuk dari belakang soal kejadian itu.
"Tentu saja Tuan muda begitu panik???wong kalian tidak tau siapa wanita itu??Dan aku yakin,kalau pun kalian berniat menolong tadi, dia tidak akan membiarkan orang lain sampai menyentuhnya"Leo bahkan masih ingat gimana malam itu dengan terang-terangan melarangnya untuk menyentuh Binar padahal Niatnya hanya ingin membantu.
"Kenapa....???
"Ikut kaget juga melihat Drama tadi???celetuk Tania tatkala melihat Anin tiba-tiba terdiam tatkala melihat Hisam membawa pergi Binar dari ruangan itu.
"Anin menatapnya penuh curiga???
"Kamu tau siapa perempuan itu...???
"Ya,aku tau bahkan sangat mengenalinya,dia Relasi terbaik ku.
"Heh,kau bahkan tidak tau apa-apa.
"Kau tidak tau dia siapa kan???
"Tania tergelak menyindir,
"Memang siapa???Anin tidak mengerti.
"Dia istrinya..."
"Apa....????
"Ha...ha...ha...ha...kenapa kamu sampai se-kaget itu???
Tania Tertawa sinis melihatnya,
"Tidak mungkin???Anin masih tidak mempercayainya.
"Apanya yang tidak mungkin,
"kamu lihat barusan kan...??
sejak kapan kau ingat dia begitu peduli sama orang lain,kalau orang itu nggak spesial buatnya,kamu pikir dia hanya menjadi pahlawan kesiangan tadi....???
"Heh....????
"Sejak kapan....???
__ADS_1
"Dan itu mustahil,Geram Tania penuh kekecewaan sementara Anin hanya bisa terdiam dengan seribu bahasa.
**************$$$$$$$$$$$***********