Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Pernikahan


__ADS_3

"Saya terima nikah dan kawinnya,Binar binti Budiman dengan mas kawin seperangkat alat sholat dibayar tunai"ucap sumpah pernikahan dari Hisam dengan lantang dan bersemangat.


"Akhirnya,sah dan mereka resmi menikah pagi itu di depan penghulu dan para saksi beserta keluarga besar dari kedua belah pihak.


..."Mereka menikah secara sederhana,bahkan hanya keluarga inti yang di undang.itu semua atas permintaan Hisam sendiri yang sebenarnya tidak pernah menginginkan pernikahan itu terjadi tapi atas permintaan dan desakan kedua orang tuanya,dia terpaksa menuruti semua permintaan mereka itu dengan mengajukan beberapa syarat termasuk salah satunya,menikah tanpa adanya resepsi,dan akan mengijinkan mereka untuk meninggalkan rumah dan membiarkannya hidup mandiri seperti yang sangat di impikannya, karena selama ini kedua orang tuanya tidak pernah mengijinkannya untuk pergi jauh dari mereka.padahal dia punya banyak keinginan yang ingin segera dia capai tanpa campur tangan dan embel embel nama kedua orang tuanya....


Dua minggu yang lalu...


"Sam...mama dan papa sudah punya calon istri yang tepat buat kamu!!ucap Bu Widya tanpa basa basi lagi,ketika malam itu sedang duduk bersantai dengan putra semata wayangnya di rumah utama.


"Sontak saja membuat Hisam kaget dan lansung menghentikan aktivitasnya yang sedang bermain main dengan ponselnya.


"iya..Sam,dan papa sangat setuju dengan wanita yang satu ini,tutur bahasanya lembut dan baik budi pekertinya"pak Indra ikut menimpali.


"Aku tidak mau,ma..pa aku sudah punya pacar!!"Tolak Hisam


"Ah,pacar yang mana??


Selama ini nggak ada wanita yang jelas yang kamu kenalin ke mama dan papa!! mama dan papa pusing."ucap sang mama.


"Ada kok,ma dia cantik"sahutnya.

__ADS_1


"Cantik aja nggak cukup sebagai kriteria untuk menjadi seorang istri yang baik buat kamu,dan lagian wanita pilihan mama kamu itu juga,nggak kalah cantik kok dari cewek cewek yang sering jalan bareng sama kamu itu"ucap pak Indra sangat mendukung ide istrinya itu,karena selama ini dia sering mengikuti perjalanan kisah kasih putranya itu dan sering menguntitnya di sosial media.


"Nah dengerin tuh apa kata papa kamu,lagian mama sangat kesepian akhir akhir ini,mama ingin segera nimang cucu dari kamu,jadi mama mohon segeralah menikah..Nak!!pinta Bu Widya dengan sedih.


membuat Hisam,terdiam mendengarnya.


"Hisam nggak mau,ma..pa.."ucapnya lagi.


"Pokoknya mama nggak mau dengar alasan apapun dari kamu,secepatnya mama akan kenalin kamu dengan Binar!!!


"Siapa lagi Binar..itu???tanya Hisam.


"Iya...Sam,dia anak teman kami dulu,Dia anak yatim sekarang.sungguh mulia hati orang yang mau menikahi,menafkahi dan menyayangi seorang anak yatim.


papa mohon,kabulkan permintaan kami ini pinta Sang papa Dengan bersungguh sungguh membuat Hisam tidak tau mau menolak dengan alasan apalagi.


wataknya memang cukup keras,tapi dia anak yang berbakti,kalau sudah menyangkut keinginan kedua orang tuanya meski hatinya sangat menentang keras hal itu,dia akan berusaha mengabulkan permintaan mereka demi membuat kedua orang tuanya bahagia,termasuk kali ini.mau nggak mau dia akhirnya setuju menikahi wanita pilihan mereka itu, meski dalam hatinya dia sendiri nggak yakin,Bagaimana nanti hubungan mereka akan berlanjut tanpa adanya ikatan cinta.


........


"Selepas akad nikah,Hisam pamit pada kedua orang tuanya untuk segera memboyong Binar istrinya ke Rumah pribadinya.

__ADS_1


"ibu titip Binar yah Nak,ucap Bu Retno tatkala akan melepas kepergian putri dan menantunya itu.


"Dengan agak ragu,Hisam hanya bisa mengangguk lalu menyalami ibu mertuanya itu.


"Bu Retno segera merangkul putrinya,tanpa dia sadari air matanya jatuh berlinang membasahi pipinya,begitu pun sebaliknya dengan Binar,dia merasa berat hati berpisah jauh dari ibunya tapi sekarang dia sudah menjadi seorang istri,dia harus berbakti dan ikut kemana pun Suami akan membawanya pergi.


"Ingat selalu pesan kami"Nak"


"jaga dan sayangi istrimu sepenuh hati,buat dia selalu bahagia "pesan Widya pada putra semata wayangnya itu,sebenarnya dia lebih berat berpisah jauh dari putra satu satunya. tapi dia harus ikhlas karena sudah terlanjur berjanji akan mengabulkan permintaan Hisam yang sangat konyol menurutnya itu, tapi demi menjodohkannya dengan Binar,tanpa pikir dua kali mereka lansung setuju.


"Jangan pernah menyia-nyiakan dia "Sam..


"sekarang dia adalah istrimu,dia tanggung jawabmu"Pak Indra ikut menimpali.


Membuat Hisam hanya bisa mengangguk mengiyakannya,meski hatinya berat untuk menyetujuinya.


Setelah berpamitan mereka pun segera meninggalkan rumah itu.


...*********.....


Hai,hai readers kesayanganku semua,kangen banget deh sama kalian semua!!!kalian kangen juga kan???maafkan author jika ada diantara kalian yang masih terus mempertanyakan karya orang ketiga,merasa kecewa atau bahkan mungkin ngerasa sedih nggak bisa ngebaca karya orang ketiga lagi,aku pun demikian adanya, sedih,kecewa semua bercampur aduk jadi satu.tapi apa boleh buat karena sesuatu lain hal,terpaksa karya itu,hilang dari peredaran!!!tapi jangan khawatir kisah yang akan berlanjut ini,semoga bisa membuat kalian semua menyukainya melebihi kisah kemarin.jangan lupa semangat dan dukungannya selalu yah🙏🙏🙏semoga kalian semua selalu dalam lindungan allah swt,tetap jaga kesehatan,jaga imun,jangan lupa cuci tangan setiap saat dan selalu pakai masker,semoga pandemi ini segera berlalu dan berganti dengan kebahagiaan dan keberkahan yang luar biasa..insya allah,aamiin...aamiin...salam sayang selalu.

__ADS_1


__ADS_2