Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Nasi goreng


__ADS_3

Hari Minggu yang mendung,matahari ditutupi awan hitam yang menggelantung.


"Binar sedang sibuk menyiapkan sarapan pagi seperti biasanya,meskipun hari itu adalah hari libur tapi dia sudah bangun dari tadi hanya untuk memasak nasi Goreng kesukaannya.


"Hisam sendiri sepertinya masih tertidur pulas karena belum juga tampak batang Hidung-nya.


"Sedang asyiknya dia memasak,tiba-tiba Nayla Nongol bersama bik Ranti,


"Non..Binar,lagi bikin apa...???tanya Nayla sudah tidak begitu sungkan lagi.


"Oh..ini,Nay...


"Aku lagi masak nasi goreng, kebetulan kemarin pengen sekali nyicipin nasi goreng kesukaan aku jadinya pagi ini sengaja bangun pagi-pagi sekali untuk masak ini jawab Binar sambil tersenyum dengan ramah.


" Apa yang bisa bibik bantu..Non???tanya Bik Ranti menawarkan diri,


"Nggak perlu Bik,ini juga sudah mau masak.


"Bibik istirahat saja,biar Nayla yang nemenin aku masak.."ucapnya.


"Baik..Non,saya pasti akan senang sekali membantu jawab Nayla senang sekali. Dia hanya sering mendengar cerita ibunya soal kebaikan dan ketulusan hati Nona Binar tapi pagi itu dia bisa melihatnya sendiri,dan ternyata itu memang benar adanya.


"Ya..sudah,bibik kebelakang yah..Non,mau bereskan cucian.


"Nay,jangan bikin Non..Binar,kewalahan yah???Tolong bantu dia,"ucap Bik Ranti mengingatkan Nayla putrinya.


"Baik..Bu,


"Apa yang bisa saya bantu..Non...???tanya Nayla berniat membantu,


"Kamu siapkan piring aja yah diatas meja,nanti kita sarapan sama-sama ucap Binar.


"Baik..Non,


............


5 menit kemudian,Nasi goreng buatannya sudah terhidang diatas meja,bersamaan dengan itu Hisam nongol,meski penampilannya masih kusut dan belum mandi tapi dia sudah terlihat sangat tampan sekali.


"Binar menatapnya begitu dalam,


"Kenapa sih...???pagi-pagi begini dia sudah kelihatan tampan sekali,walau dalam keadaan belum mandi sekali pun.."puji Binar dalam hatinya.


"Hei,Apa..sih yang kamu lihat...???


tanya Hisam ketika menyadari sedang diperhatikan olehnya.


"Spontan Binar,lansung mengalihkan pandangannya kearah lain.

__ADS_1


"Siapa juga yang ngeliat kamu,GeeR banget sih jadi orang...!!!"ucapnya lirih,lalu menyodorkan piring yang berisi nasi Goreng,dia jadi salah tingkah sendiri.


"Hisam kembali bersikap acuh,


"Nay..ayo kita sarapan sama-sama,ajak Binar.


"Sontak Hisam menatapnya,dengan tatapan tidak suka mendengar ajakannya barusan.


"Ayo..Nay,ajak Binar lagi ketika melihat Nayla tampak ragu-ragu,dia nggak peduli dengan tatapan Hisam yang tampak lain padanya.


"Nayla,dengan tidak tau diri akhirnya mengikuti permintaan Binar untuk ikut sarapan bersama mereka.


"Dia nggak akan menyia-nyiakan kesempatan baik itu,bisa sarapan bersama dengan Tuan Hisam, yang selama ini juga membuat dirinya ikut-ikutan tergila-gila sejagad raya pada laki-laki tampan itu.


"Dia sudah lupa akan etika dan statusnya siapa???seandainya tadi dia bawa hapenya ke dapur,dia pasti akan mengabadikan moment langka itu,dan dengan bangganya dia pasti akan memamerkan itu semua di hadapan teman-temannya.


"Nayla lansung menarik kursi duduk nggak jauh dari Kursi Hisam berada,dengan senangnya dia menerima nasi goreng dari tangan Binar,membuat Hisam sedikit melotot melihat adegan yang terjadi di depan matanya itu.


"Ayo makanlah..Nay,cobain Nasi goreng buatan aku ucap Binar sumringah.


"Makasih Non,"jawab Nayla sambil sesekali mencuri pandang menatap Hisam yang begitu dekat di depan matanya.


Baru saja Binar akan menyendok Nasi goreng di piringnya,tiba-tiba


"Hisam lansung mendorong piringnya dengan cukup keras sehingga membentur gelas sehingga terdengar suara piring dan gelas nampak gaduh,dan tanpa mengucap sepatah kata dia lansung berdiri dan pergi meninggalkan meja makan tanpa menyentuh sarapannya sedikit pun,membuat Binar cukup terkejut.


tanya Nayla merasa heran.


"Nggak tau tuh...!!!


"Udah,ayo kita sarapan...aja,"ajak Binar sedikit merasa tidak enak dengan Nayla,karena dia paham dengan sikap yang di tunjukkan oleh suaminya tadi,itu aksi protesnya karena membiarkan Nayla ikut sarapan bersama mereka.


"Nayla sedikit kecewa,atas kepergian tuan Hisam yang tiba-tiba itu,tapi rasa kecewanya sedikit terbalaskan ketika mencicipi nasi goreng buatan Binar,sungguh nikmat dan enak sekali,bahkan dengan tidak tau malu,dia bahkan minta Nambah porsi.


"Selesai menikmati sarapannya sendiri,Binar kemudian menyiapkan satu piring Nasi goreng plus lauknya,dan segelas kopi diatas Baki kecil.


"Nay...minta tolong diberesin yah...???pintanya.


"Baik..Non,


Lalu segera meraih baki yang berisi nasi goreng tadi lalu membawanya keluar.


"Binar lansung menuju Balkon rumah,karna dia yakin Hisam ada disana.


"Seperti biasanya,setiap hari libur seperti sekarang dia pasti akan sempatkan menikmati udara pagi di balkon rumahnya.


"Dan benar saja,Hisam sedang berdiri sambil memperhatikan panorama alam yang begitu indah pagi hari itu,sesekali angin bertiup sepoi-sepoi membuat perasaan begitu adem dan damai,tapi tidak begitu halnya dengan dirinya,apalagi ketika melihat Binar tiba-tiba nongol dengan membawa baki berisi sarapan di tangannya.

__ADS_1


"Dia lansung mengeram kesal.


"Ngapain kamu bawa sarapan kemari...???


"Aku sudah kehilangan mood aku untuk sarapan,cepat bawa itu kembali dan tinggalkan aku sendiri ucapnya tanpa basa basi,serta tak menoleh sedikit pun kearah Binar.


"Benar nih...???nggak mau nyobain nasi goreng buatan aku...???tanyanya sedikit memancing.


"Siapa juga yang sudi"sahutnya kesal,


"Benar...Nih...???


"Jangan sampai nanti kamu nyesel lho...???ucap Binar sambil tersenyum simpul.


"Aku Tidak suka yah,jika kamu itu terlalu baik sama orang begitu...!!! ucapnya tiba-tiba


"Perlakuan kamu sama Bik Ranti,masih bisa aku tolerir, tapi sama putrinya tadi, aku tidak suka yah..!!!


"Jangan sampai karena ulah kamu sendiri bikin mereka melonjak dan lupa akan status mereka siapa??"ucap Hisam mengeluarkan kekesalannya juga pada Binar.


"Yah aku paham kok...Mas,


Aku ngerti,apa arti status dimata kamu,tapi buatku kita semua sama,aku sama bik Ranti atau Nayla sama saja,nggak ada bedanya,tapi aku sadar kok,mas dengan kami sungguh sangatlah berbeda.


"Mas Hisam konglomerat sedangkan kami orang tidak punya"jawab Binar tidak tahan lagi dan akhirnya mengeluarkan semua uneg-uneg nya selama ini.


"Jaga ucapan kamu...yah...???


"Kamu tidak akan pernah bisa mengerti...??karena setiap kamu bertindak selalu dengan perasaan,aku kasih tau yah,jangan pernah tertipu dengan tampang atau mulut manis orang karena suatu saat kamu akan menyesalinya sendiri Setelah belang mereka terbongkar "ucap Hisam menegaskan.


"Ah...sudahlah,buang-buang energi aku aja bicara sama kamu,sana...tinggalkan aku sendiri "ucap Hisam mengusirnya.


"Dan tanpa mengucap sepatah kata lagi,Binar lansung memutar badan dan pergi meninggalkannya dengan perasaan dongkol.


"Baki yang berisi nasi goreng tadi sengaja dia tinggalkan diatas meja karena dia yakin Hisam pasti akan memakannya,diluar dari kebiasaannya,sekali pun dia lagi kesal dan marah tapi dia pasti tidak akan melewatkan apapun sarapan yang dibuatkan olehnya itu.


"Hisam menatap Sarapan yang ditinggalkan Binar tadi,dia lalu menengok ke arah pintu sebentar,dan ketika sudah memastikan tidak ada siapa-siapa lagi disitu,dia lansung mendekat dan segera mencicipinya karena sebenarnya dari tadi dia sudah merasa sangat lapar sekali.


"Enak juga ternyata..."pujinya dalam hati dengan tidak tau malu.


"Dan tidak cukup 5 menit,nasi goreng yang tadi sudah ludes tak bersisa,dengan sekali teguk kopinya pun tinggal keraknya doang,membuat seseorang yang sedari tadi berdiri dibalik pintu tersenyum cukup puas sambil memperhatikan aksinya itu.


"Ini alasan aku mas,kenapa setiap pagi aku selalu bela-belain dan sempatin masak sebelum ke kantor,sekalipun harus terlambat, karena meski kamu selalu memperlihatkan sikap ketidak sukaanmu padaku tapi aku bahagia bisa membuatmu selalu merasa kenyang seperti ini "ucap Binar dengan senangnya sambil tersenyum bahagia.


"Ntah perasaan apa yang mulai menjalar dihatinya setiap kali menatap laki-laki itu,mungkinkah benih benih cinta mulai tumbuh dihatinya meski dia berusaha untuk tidak jatuh cinta pada suaminya itu.


"Ntahlah............??????"

__ADS_1


***************$$$$$$$$$$***************


__ADS_2