
"Sepertinya sulit untukku bernapas,karena setiap hembusan yang aku lepaskan, membuktikan pedihnya kenyataan ini, bahwasanya aku tidak bisa hidup tanpamu,sangat sulit merasakan kebahagian hidupku lagi tanpa kehadiran kamu di sisiku.
Itulah sepenggal kata, curahan hati yang Anin gores kan di dalam catatan buku hariannya malam itu kala dia tengah merasa Galau dan kecewa karena sampai detik ini belum bisa meyakinkan Hisam agar membuka pintu maaf untuknya.
Namun sekuat apapun usahanya selalu saja hasilnya nihil tapi dia tidak berhenti sampai di situ saja karena beberapa hari ke depan dia berencana untuk mengadakan sebuah reuni se-almamaternya termasuk Hisam salah satunya,akankah ada seberkas harapan setelah pertemuan kembali tercipta..???
Pertemuannya dengan beberapa teman-teman seangkatannya dalam sebuah event,membuat mereka berencana untuk mengadakan reunian kembali,terlebih dirinya yang sangat menginginkan hal itu.
"Dan mereka pun sepakat untuk membuat sebuah grup chat,untuk memaksimalkan mendapat sebuah informasi,dan mereka pun berusaha mengumpulkan serta mencari tau nomor kontak teman-teman mereka yang lainnya termasuk Hisam yang susah sekali di hubungi apalagi dengan mudah mendapat nomor kontaknya, tapi berkat Dion yang dekat dengan Leo sehingga nomor kontak Sang presdir pun akhirnya bocor juga. meski grup chat itu sudah berjalan hampir sebulan tapi belum pernah sekali pun Tuan presdir nongol di grup berkomentar atau hanya sekedar membalas sapaan-sapaan teman-teman kuliahnya seperti yang terjadi malam ini.
"Grup chat kembali ramai heboh dan riuh,
isinya membahas rencana reunian yang akan mereka adakan minggu depan,hari libur untuk para pekerja kantoran karena rata-rata dari mereka semuanya berprofesi sebagai Bos atau karyawan kantor,hanya satu dua orang yang profesinya sebagai ibu rumah tangga biasa.
"Assallamu alaikum..
Hai...apa kabar semuanya...???
Dion memulai obrolannya.
"Waalaikum salam..
Alhamdulilah kabar baik bro,selamat malam semuanya"Jawab Ryan yang paling gercep di grup.
"Yang lain,suaranya mana dong...???Dion kembali memancing para penghuni grup yang lainnya untuk nongol malam itu.
"Masih ada kerjaan Bro...!!!
Pesan Leo tiba-tiba masuk,
"Cieeee...sang Asisten udah nongol Nih,yakin bentar lagi juga Tuan presdir juga bakal nongol nih...???Dion kembali melancarkan aksinya.
"Pokoeeeeeee Bakal pecah telur nih kita kayaknya,kalau memang Si Doi nongol???
Ayu mulai angkat bicara.
"Iya..Nih,semua anak-anak kayaknya ngarep banget Si Tuan sombong itu bakal nongol,Setidaknya ngasi liat jempolnya kek"Timpal Ryan.
"Iya..Yan,itung-itung melepas kerinduan yang mulai merongrong Jiwa"Goda Dion lagi tapi maksudnya sengaja menggoda Dan Memancing Anin untuk keluar dari sarangnya, yang dia tau malam itu sedang online.
"Apa maksud kamu Dion...???
Anin akhirnya muncul dengan emoticon Bingung dan tak mengerti.
Dan umpan Dion akhirnya berhasil,
"Cieeee...akhirnya ikan nya kepancing Juga"Goda Dion begitu puasnya.
"Jangan terlalu merindukan aku Nin..,karena kata Dilan'Rindu itu Berat...!!!Ryan ikut-ikutan pula menggodanya.
Membuat Anin yang mendapat godaan dari teman-temannya itu hanya bisa tersenyum getir.
Dan sangat Berharap malam itu,Hisam benar-benar nongol di grup agar Rindunya bisa sedikit terobati.
"Leo,masih di sana kan...???
Sampaikan sama Tuan kamu itu agar berbaik hati untuk menyapa kami walau hanya sebentar saja,jangan berlagak sombong deh sama teman sendiri,setidaknya dia harus ikut berpartisipasi di acara reunian kita nantinya"Dion kembali mengangkat topik pembahasan.
"Sepertinya dia sudah menghilang juga dari tadi..Ion,Dia itu kurang lebih dengan Tuan nya,Lebih mentingin pekerjaan ketimbang menyempatkan waktu untuk gabung sama kita-kita"komentar Ryan.
"iya...Tuh...!!!Timpal Ayu.
"Kalian jangan gitu donk,harusnya bisa mengerti posisi mereka seperti apa...???
Dia nggak jawab bukan berarti mereka sombong atau nggak KER sama kita temannya,kali aja mereka memang masih ada kesibukan karena seperti yang kita tau,Dua orang itu adalah orang terhebat dan terpenting sejagad raya"Koment Anin sangat Diplomatis.
"Cieeee...yang bisa mengerti segalanya dari Mereka hanya memang kamu Nin,apalagi sama sang presdirnya.Dari dulu kan kamu memang yang paling dekat dengannya...Goda Dion lagi.
"Apa..apaan sih kamu...Ion,kayak nggak ngerti aja sama jabatan mereka,syukur-syukur kalau mereka berkenan hadir di acara reunian kita nanti"gerutu Anin tidak suka dengan tanggapan temannya yang satu itu.
"Insya allah bakal Di usahain..Nin,Kamu memang masih yang terbaik sepanjang sejarah paling bisa ngertiin aku dengan Tuan Hisam"Koment Leo tiba-tiba dengan emoticon bahagia.
"Kirain udah menghilang kamu..Leo,..???
"Aku sambil lembur,sempetin nih balas Chat-chat"an kalian...!!!jangan sampai kalian berpikir yang nggak-nggak lagi"Leo kembali memberi penegasan.
"Ayu hanya membalasnya dengan jempol.
__ADS_1
"Salam buat Cici,Yu,jangan lupa diikut sertakan dalam reunian nanti"Koment Anin sengaja mengalihkan topik.
"Iya..say,Mas Niko juga bakal ikut kok..!!!Niko Suami Ayu.
"Oke,Kita nanti bakal rame-rame di sana,pokoknya yang punya pasangan boleh bawa pasangan masing-masing deh."Timpal Anin lagi.
"Sip...!!!
Ngomong-ngomong kamu juga bakal bawa pasangan juga kan Nin...???
Soalnya anak-anak udah pada punya rencana tuh,di Luar dari ekspektasi kalian semua,jadi saran aku persiapkan mental dan hati mulai dari sekarang karena kita bakal bikin sesuatu yang unik agar pertemuan kita kali ini terasa lebih menyenangkan"Dion begitu senangnya.
"Jangan bikin yang aneh-aneh deh Ion..!!!
koment Anin menolak.
"Ikuti saja Alurnya..Nin,ngomong-ngomong tumben Tania Sama yang lainnya belum nongol dari tadi, kemana tuh mereka..???Ryan ikut menanyakan Teman mereka yang belum ikut gabung malam itu.
"Tania lagi keluar kota kayaknya..Yan,tapi dia bilang akan ikut kok...!!!Anin kembali memberi jawaban yang memuaskan teman-temannya
"Baguslah kalau begitu...!!!
"Itung-itung kita bisa kenal sama pasangan kita satu sama lain..Nin,lagian sampai sekarang kok kamu belum kawin-kawin juga sih???Ayu kembali melancarkan pertanyaannya.
"Kamu kayak nggak tau aja sama teman kita yang satu ini...Yu,Siapa incarannya dia dari dulu.lagian kenapa sih kamu dan Dia bisa kandas di tengah jalan...??Ryan menanyakan Hal yang cukup membuatnya kaget,untung nggak ada yang ngeliat ekspresinya saat itu bagaimana? kalau nggak pasti semuanya pada kepo nanyain apa permasalahannya?padahal selama ini kan mereka nggak ada yang tau apa sebenarnya yang terjadi,Antara dirinya dengan Hisam,mereka hanya tau mereka sudah tidak bersama lagi tanpa tau apa penyebabnya?hanya Leo yang tau dan paham soal itu.
"Iya..sih Nin,kamu dan Tuan Hisam kan sangat serasi..??Tapi sepertinya Allah menakdirkan kalian berjodoh deh, karena sampai detik ini pun Kayaknya Tuan Hisam belum menemukan tambatan Hati alias masih single jadi kesempatan itu masih ada,semoga dengan di adakan nya Reuni kita nanti kalian bisa melakukan pendekatan lagi"Ayu kembali ikut berkomentar.
"Saingan kamu cuman Tania kayaknya..Nin,karena kayaknya dia juga mengincar Sang presdir,Nasib-nasib dari dulu kita memang selalu kalah telak sama itu anak,dia selalu jadi idola para wanita di kampus bahkan sampai sekarang masih diperebutkan "Dion ikut berkomentar sambil mengetik emoticon menangis.
"Siapa suruh punya tampan pas-pasan gitu..!!!Celetuk Ayu.
"Ryan hanya mengirim emot ketawa puas nya,Toh dia bisa maju selangkah Dari Dion karena udah punya istri dan anak.
"Anin,sudah tak memberi tanggapan lagi ke teman-temannya,Dia memilih Offline demi menenangkan pikirannya yang semakin gundah gulana.
Sementara itu,Di kediaman Salim group,
Binar yang tengah asyik menonton TV Di Rumah utama,Hisam sendiri lagi sibuk berkutat dengan laptopnya sambil mengawasi Sang Bumil yang masih belum juga mau beranjak dari duduknya padahal sudah hampir dua jam lho dia nonton nggak ada bosen-bosen nya bahkan terkadang terdengar dia ketawa-ketawa sendiri jika ada adegan yang lucu.
Namun Tiba-tiba bunyi Notif pesan bertubi-tubi mulai masuk ke hape Hisam cukup mengalihkan perhatiannya karena Bunyinya cukup mengganggu pendengarannya yang saat itu lagi serius menonton drama Korea Kesukaannya.
Tapi yang punya Hape malah tidak begitu peduli bahkan mengacuhkannya,padahal jelas-jelas hape itu ada di dekatnya dan sedari tadi bergetar dan terus membunyikan notif nya.
"Kenapa sih mas hapenya di acuhkan begitu...???
"Bunyinya mengganggu banget tau nggak...!!!Celetuknya mulai sedikit kesal.
"Banyak pesan yang masuk tuh kayaknya,..??
Periksa dulu dong,biar bisa diem...!!!
Hisam tak menanggapi pertanyaannya ,tapi belum juga menyentuh hape itu sama sekali,meliriknya pun seperti ogah,dia asik sendiri dengan laptopnya.karena dia sudah tau chat siapa yang membrondol masuk ke dalam hapenya itu.
"Siapa lagi kalau bukan grup chat teman-temannya yang tiap malam selalu memenuhi memori hapenya,jadi dia malas buka apalagi menanggapi komentar-komentar yang selalu memancing kemunculannya di grup.
"Ish....Dasar Tuan bawel.."kesalnya ketika melihat suaminya masih tak memperdulikan hapenya sama sekali.
"Mana tau penting mas...??Binar kembali bersuara disertai rasa penasaran yang membuncah ingin melihat sendiri isi chat itu,tapi dia tidak punya keberanian untuk menyentuh hape itu apalagi melihat isinya.
"Nggak penting,itu paling chat-chat-an anak-anak seangkatan di grup chat aku, yang bahas soal reunian"akhirnya bersuara dengan ekspresi wajah yang datar.
"Reunian...???Tanya Binar Lirih,
"Hisam hanya mengangguk pelan,
"Mas Hisam mau ikut Reunian...???Tanyanya dengan sedikit kaget.
"Hisam tiba-tiba menghentikan kegiatannya malah menatapnya.
"Kenapa...???
"Mau ikut....????
tanyanya
"Ah,nggak kok....!!!
__ADS_1
langsung menjawab cepat kemudian mengalihkan pandangannya ke arah lain ketika sepasang mata itu masih terus menatapnya dan itu membuat jantungnya kembali berdebar-debar tak menentu.
Hisam terdengar mendesah mendengar jawabannya.
"Memangnya aku boleh ikut???
Tiba-tiba Hisam meminta persetujuan darinya dan itu sungguh di luar dugaannya.
"Lho kenapa nggak boleh mas?aku nggak berhak kayaknya ngelarang mas Hisam ikut Reunian sama teman-teman seangkatannya"Elak Binar meski di lubuk hatinya yang paling dalam ada rasa tak merelakan,apalagi dia tau pasti di sana bakal banyak wanita-wanita cantik dan salah satunya adalah mbak Anin,itu artinya selama ini mas Hisam sudah sering chat-chat-an sama mbak Anin,atau mungkin saja dia sudah memaafkan wanita itu,syukurlah kalau demikian adanya,tapi kenapa terdengar menyakitkan yah di hatiku..???Aku nggak bisa membohongi diriku sendiri,kalau sebenarnya aku mulai terbakar api cemburu setiap kali mas Hisam dekat sama cewek lain apalagi itu adalah mbak Anin,cinta masa lalunya.."Batinnya mulai bergejolak dan tidak tenang,Dia mulai gelisah dan sudah nggak konsen lagi nontonnya,Hisam bisa melihat gelagat aneh nya itu.
"Kenapa...??
"Ada apa???
Kok tiba-tiba muka kamu jadi pucat begitu??tanyanya heran.
"Apa..??
Memang iya mukaku sepucat itu??
langsung panik sendiri ketika Hisam bisa membaca gelagatnya.
Hisam tersenyum melihatnya jadi salah tingkah seperti itu.
"Aku mana mungkin bakal berpikir ikut Reunian,sementara nggak ada yang jagain kamu??
Ntah kenapa Binar tak mampu berkata-kata lagi perasaannya sempat terbang ke langit ke tujuh sesaat setelah mendengar ucapan tulus yang keluar dari mulut suaminya itu.
"Benarkah suaminya sekhawatir itu padanya??
"Hei Kenapa malah senyum-senyum begitu?bukannya terima kasih aku mau jagain,Eh malah cengegesan begitu...!!!Protes Hisam.
"Pipi Binar jadi merona malu,
"Sudah sana kamu sebaiknya istirahat,ini sudah hampir jam 10 lewat...!!!
Hisam langsung mengalihkan pembahasan karena tidak tega melihat wajahnya yang menahan rona malu.
"Iya..mas,aku juga sudah capek dan mengantuk banget.
"Aku mau istirahat sekarang...!!!segera mencari alasan agar bisa menghindari suaminya secepat mungkin.
"Eh...tunggu....!!!cegat Hisam
Sontak Binar menghentikan langkahnya dan berbalik menatapnya.
"Ada apa mas...???
"Jalan nya hati-hati dong,Pelan-pelan aja"Tegur Hisam.
"Binar hanya menganggukkam kepalanya sambil memutar badan lagi dan terlihat tersenyum simpul.
"Selamat malam..."Ucap Hisam pelan.
"Selamat malam mas,bisiknya Lirih namun dia nggak tau Hisam masih sempat mendengarnya atau tidak yang jelasnya dia langsung menutup pintu kamarnya secepat mungkin agar bisa menghindari tatapan suaminya yang selalu membuat jantungnya berdebar-debar dan bikin hatinya semakin berbunga-bunga.
"Kembali senyum merekah di bibirnya,
Lalu perlahan menghempaskan tubuhnya di atas pembaringan,
"Namun perlahan senyum itu sirna tatkala menyadari kekeliruannya saat itu,
"Kenapa aku bisa tidak tau diri begini...???
Mas Hisam tidak mungkin mengkhawatirkan aku seperti itu?,dia hanya mengkhawatirkan anak yang aku kandung ini,tidak mungkin aku bisa berharap lebih darinya...???
"Maafkan ibu Nak,Ibu terlanjur bahagia jadi terkadang lupa diri seperti ini...!!!
"Kamu baik-baik yah di dalam perut ibu,jangan bandel dan bikin ibu kecewa,ibu yakin kamu anak yang kuat kelak kamu lahir kamu akan bertemu dengan sosok Ayah yang begitu baik,tampan dan sempurna,jadi jangan khawatir nak Kamu tak akan kekurangan sesuatu apapun kasih sayangnya maupun cintanya, meski suatu hari kelak ibu tak bisa selamanya bersama ayahmu.
Cinta ibu biarlah ibu pendam sendiri dalam hati, ibu sudah sangat bahagia karena kehadiranmu..Baik-baik yah Nak...!!!Bisiknya pelan sambil mengelus-elus perutnya.
Hisam meraih hapenya setelah melihat Binar sudah menghilang di balik pintu, senyumnya masih terlihat di sudut bibirnya,Ntah kenapa dia bisa sesenang itu melihat Binar jadi Salah tingkah seperti itu.
Bukannya membaca atau membalas chat-chat yang masuk dia malah meng"Off kan Hapenya lalu beranjak dari duduknya. setelah memastikan Binar sudah istrahat Dia pun kembali Naik ke kamarnya.
*************$$$$$$$$$$$*************
__ADS_1